<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Business Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/business/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/business/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Nov 2024 02:59:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Business Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/business/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Alasan Pemimpin Enggan Melakukan Perubahan</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/6-alasan-pemimpin-enggan-melakukan-perubahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Oct 2024 02:56:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Teamwork]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu tantangan terbesar seseorang yang memimpin sebuah tim atau perusahaan adalah menghadapi perubahan. Di dunia startup, perubahan justru jadi hal yang bisa datang kapan saja dalam bentuk apa saja. Mulai dari tren teknologi yang terus berkembang pesat, adanya perubahan regulasi, perubahan kebutuhan dan ketertarikan pasar, hingga situasi tim yang tidak bisa terduga. Untuk menghadapi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/6-alasan-pemimpin-enggan-melakukan-perubahan/">6 Alasan Pemimpin Enggan Melakukan Perubahan</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Salah satu tantangan terbesar seseorang yang memimpin sebuah tim atau perusahaan adalah menghadapi perubahan. Di dunia startup, perubahan justru jadi hal yang bisa datang kapan saja dalam bentuk apa saja. Mulai dari tren teknologi yang terus berkembang pesat, adanya perubahan regulasi, perubahan kebutuhan dan ketertarikan pasar, hingga situasi tim yang tidak bisa terduga. Untuk menghadapi itu semua, kamu harus jadi pemimpin yang efektif, pemimpin yang mampu membaca situasi dan menyesuaikan cara kerja serta pendekatannya terhadap tim juga untuk bisnismu.</p>



<p id="a638">Meski begitu, kita semua paham kalau dalam kenyataannya, penyesuaian terhadap perubahan bukanlah hal yang mudah. Gak hanya buat kamu, tapi juga bagi seorang pemimpin yang telah berpengalaman dalam berbisnis. Salah satu hal yang membuat perubahan itu sulit adalah karena kamu memang enggan untuk berubah. Ada banyak alasan mengapa seseorang mungkin enggan untuk melakukan perubahan, meskipun itu diperlukan. Mari kita lihat beberapa alasan umum yang sering membuat pemimpin merasa ragu untuk melakukan penyesuaian.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="7510"><strong>Kehilangan Kontrol</strong></h2>



<p id="b569">Salah satu alasan utama mengapa pemimpin enggan menghadapi perubahan adalah perasaan kehilangan kontrol. Dalam situasi yang stabil, pemimpin memiliki pemahaman mendalam tentang cara kerja tim dan proses bisnis yang sedang berjalan. Namun, ketika ada perubahan besar seperti adopsi teknologi baru, perubahan tim, atau situasi pandemi COVID 19 lalu, pemimpin mungkin merasa kendali mereka atas situasi tersebut menurun. Dalam startup, di mana dinamika pasar bisa berubah dengan sangat cepat, ketidakmampuan untuk mengendalikan semua aspek bisnis bisa terasa sangat menakutkan. Contoh sederhananya, ketika startupmu harus melakukan&nbsp;<em>remote working&nbsp;</em>atau&nbsp;<em>work from home</em>, seorang pemimpin mungkin merasa bahwa ia kehilangan kemampuan untuk mengawasi setiap detail dengan sama efektifnya seperti sebelumnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="aa05"><strong>Ketidakpastian yang Berlebihan</strong></h2>



<p id="26d1">Ketidakpastian adalah musuh utama stabilitas. Ketika pemimpin dihadapkan dengan situasi yang penuh dengan ketidakpastian, mereka cenderung merasa ragu untuk bergerak maju. Dalam berbisnis, perubahan sering kali datang dengan risiko tinggi dan hasil yang belum pasti. Misalnya, kamu harus memutuskan apakah akan menyasar target pasar baru yang potensial, meskipun belum ada data yang cukup untuk mendukung keputusan tersebut. Ketidakpastian ini bisa membuat pemimpin berpikir dua kali sebelum melakukan perubahan yang signifikan, karena takut bahwa hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0691"><strong>Segalanya Akan Terlihat Berbeda</strong></h2>



<p id="b9f0">Perubahan sering kali membawa rasa asing dan ketidaknyamanan, terutama ketika semua hal yang pernah kita kenal terasa berbeda. Pemimpin yang terbiasa dengan proses yang sudah stabil mungkin merasa sulit untuk menyesuaikan diri dengan cara baru dalam mengelola tim atau menggunakan teknologi yang belum pernah mereka gunakan sebelumnya. Contohnya, ketika kamu sebelumnya bekerja di perusahaan yang memiliki struktur hierarkis dan kemudian memilih membangun startup yang strukturnya&nbsp;<em>flat&nbsp;</em>dan cara kerjanya lebih ke pendekatan kolaboratif, kamu mungkin merasa sulit untuk beradaptasi dengan perubahan ini karena perbedaan mendasar dalam cara kerja.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0dec"><strong>Kehilangan ‘Wajah’</strong></h2>



<p id="ed1f">Sebagai seorang pemimpin, kamu sering kali diidentifikasi dengan keputusan-keputusan yang telah kamu buat. Jika kamu harus mengubah atau membatalkan sebuah keputusan besar, kamu mungkin merasa kehilangan muka atau harga diri. Misalnya, jika sebagi founder kamu telah menghabiskan banyak dana investor dalam sebuah proyek yang akhirnya harus dibatalkan karena perubahan arah bisnis, ada rasa malu yang muncul dari keputusan tersebut. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang membuatmu mungkin enggan melakukan perubahan, karena tidak ingin terlihat “gagal” di mata tim atau investor.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="cafb"><strong>Kekhawatiran tentang Kompetensi</strong></h2>



<p id="3120">Perubahan sering kali menguji kemampuan kita sebagai pemimpin. Ketika ada perubahan besar dalam teknologi atau strategi bisnis, pemimpin mungkin merasa bahwa mereka tidak memiliki keterampilan atau pengetahuan yang diperlukan untuk berhasil dalam lingkungan baru tersebut. Di ekosistem startup digital yang sangat dinamis, seorang pemimpin yang sebelumnya merasa sangat kompeten mungkin jadi merasa kurang percaya diri ketika harus mengadopsi teknologi baru atau membuat inovasi yang sebelumnya belum pernah ada. Kekhawatiran ini bisa membuat kamu ragu untuk melakukan perubahan yang sebenarnya sangat dibutuhkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="d968"><strong>Lebih Banyak Pekerjaan</strong></h2>



<p id="bd69">Tidak bisa dimungkiri bahwa perubahan sering kali berarti lebih banyak pekerjaan. Pemimpin harus mengelola transisi, melatih tim, dan mungkin juga mempelajari keterampilan baru. Dalam melakukan keseharian, tambahan beban ini bisa terasa sangat berat. Misalnya, ketika startupmu sedang ekspansi memperluas jangkauan pasarnya ke lebih banyak daerah, kamu mungkin harus menyesuaikan strategi bisnis, mencari mitra lokal, dan memahami regulasi baru, semua ini menambah beban pekerjaanmu yang sudah ada. Apakah kamu siap?</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="8ce3">Meski rasanya akan berat dan membuatmu ‘deg-deg-an’, sebagai pemimpin, kamu harus selalu siap menghadapi perubahan, baik itu perubahan dalam tim, teknologi, atau strategi bisnis. Namun, kamu juga harus memahami bahwa perasaan enggan untuk melakukan perubahan adalah hal yang wajar. Dengan memahami alasan di balik ketakutanmu terhadap perubahan, kamu jadi dapat mengambil langkah yang lebih bijak dalam mengelola transisi dan memastikan bahwa perubahan yang kamu lakukan membawa dampak positif bagi startup dan tim kamu.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="2f1d"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="366c"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em><a href="https://medium.com/@mayastidnastiti?source=post_page---byline--b0972fc84a14--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/6-alasan-pemimpin-enggan-melakukan-perubahan/">6 Alasan Pemimpin Enggan Melakukan Perubahan</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Rekomendasi Buku yang Cocok untuk Founder Startup dan Pebisnis</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/5-rekomendasi-buku-yang-cocok-untuk-founder-startup-dan-pebisnis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 04:30:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Book Recomendations]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Recomendation]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10834</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu cara terbaik untuk belajar adalah berkaca dari pengalaman. Baik itu pengalaman dari diri sendiri atau orang lain yang sudah lebih dulu sukses atau pernah gagal. Maka, buku adalah salah satu referensi paling mudah untuk berbagi inspirasi, wawasan, pengalaman, dan juga pesan moral. Apa saja buku yang cocok dibaca oleh para&#160;founder&#160;dan pebisnis? Cek dulu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-rekomendasi-buku-yang-cocok-untuk-founder-startup-dan-pebisnis/">5 Rekomendasi Buku yang Cocok untuk Founder Startup dan Pebisnis</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="8cf2">Salah satu cara terbaik untuk belajar adalah berkaca dari pengalaman. Baik itu pengalaman dari diri sendiri atau orang lain yang sudah lebih dulu sukses atau pernah gagal.</p>



<p id="bf17">Maka, buku adalah salah satu referensi paling mudah untuk berbagi inspirasi, wawasan, pengalaman, dan juga pesan moral. Apa saja buku yang cocok dibaca oleh para&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;dan pebisnis? Cek dulu rekomendasinya di sini, ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="f129"><strong>1. Born to Shine</strong></h2>



<p id="ae11">Kegagalan adalah awal pahit yang sering dialami oleh pebisnis sukses. Seperti yang terjadi pada merek Kendra Scott Jewelry. Kendra Scott memulai bisnis perhiasannya yang bernilai miliaran dolar dari kegagalan. Bisnis pertamanya gagal setelah 5 tahun dan dia mulai menjual perhiasan buatan tangan dari pintu ke pintu sebagai pekerjaan sampingan.</p>



<p id="3489">Seiring berjalannya waktu, Kendra Scott Jewelry menjadi bisnis bernilai miliaran dolar. Memiliki cabang 100 lokasi ritel di seluruh AS menjadikan merek tersebut disambut hangat oleh para pelanggannya.</p>



<p id="0197">Selama proses menuju kesuksesan, Kendra Scott mengalami perjuangan, resesi, penolakan, dan banyak kisah menarik lainnya yang tersaji dalam buku ini.</p>



<p id="6bea">“Memberikan alat-alat pola pikir wirausaha bisa sangat bermanfaat,” kata Scott. “Saya pikir buku ini bukan hanya untuk pemilik bisnis atau pengusaha, tetapi juga untuk orang-orang yang sedang mengalami transisi dalam hidup mereka.”</p>



<p id="d516">Scott mengatakan bahwa kekurangan dan kegagalan itulah yang membuat kita unik. Sebagai seorang pengusaha, pemimpin bisnis, dan pribadi, menerima rasa sakit ternyata justru bisa membawa kekuatan. Kata “tidak” bisa mengarah ke jawaban “ya” di kesempatan yang akan datang.</p>



<p id="db2f">Buku ini cocok untukmu yang sedang mencari inspirasi dari kisah nyata yang sesuai dengan prinsip wirausaha.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="7e86"><strong>2. Made to Stick</strong></h2>



<p id="5449">Buku ini menjelaskan seni membangun ide yang menarik. Penulisnya, yaitu Chip Heath &amp; Dan Heath, menguraikan tentang enam karakteristik yang diperlukan untuk membuat pesan semakin melekat. Apa saja itu?</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Sederhana</li>



<li>Tidak terduga</li>



<li>Dapat dipercaya</li>



<li>Konkret</li>



<li>Emosional</li>



<li>Cerita</li>
</ul>



<p id="1251">Buatmu yang sedang mencari buku yang bisa menggugah dan menginspirasimu dalam berkomunikasi, Made to Stick adalah pilihan yang tepat.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0c4d"><strong>3. Thinking, Fast, and Slow</strong></h2>



<p id="cb71">Buku ini ditulis oleh Daniel Kahneman yang menjelaskan tentang cara berpikir manusia. Dengan memahami konsep dalam buku ini dan psikologi otak manusia, kamu akan memiliki wawasan lebih tentang memahami manusia dan mempelajari lebih lanjut tentang calon pelangganmu.</p>



<p id="e33f">Menariknya, penulis bisa menjelaskan tentang teori dan logika menggunakan narasi yang menggugah hati pembacanya. Jika kamu penasaran, buku ini&nbsp;<em>recommended&nbsp;</em>untuk dibaca oleh para pebisnis dan orang-orang yang bekerja di bidang kreatif.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0caf"><strong>4. The 4 Hour Workweek</strong></h2>



<p id="f343">Buku ini mendeskripsikan tentang teknik yang bisa kamu terapkan untuk bisa bekerja lebih sedikit, menghasilkan lebih banyak, dan membangun kehidupan yang kamu inginkan. Meskipun terdengar seperti klise, tetapi nyatanya tidak seperti itu.</p>



<p id="9c73">Untuk bisa berhasil, kamu perlu melakukan beberapa&nbsp;<em>hacks&nbsp;</em>dan&nbsp;<em>tools&nbsp;</em>yang bisa diterapkan agar berhasil mendapatkan&nbsp;<em>output&nbsp;</em>secara maksimal dengan sedikit usaha. Misalnya cara mengotomatiskan bisnis agar bisa terus berjalan ketika&nbsp;<em>owner&nbsp;</em>sedang tidak&nbsp;<em>standby,&nbsp;</em>melakukan&nbsp;<em>outsourcing&nbsp;</em>hal-hal kecil di bisnis dengan biaya terjangkau untuk meluangkan waktu yang berharga, dan lain-lain. Jika kamu tertarik dengan&nbsp;<em>hacks&nbsp;</em>terkait produktivitas, maka buku ini cocok untukmu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="5dc2"><strong>5. Winners Never Cheat</strong></h2>



<p id="9943">Buku ini memberikan inspirasi menarik tentang sudut pandang bisnis secara etis. Buku ini adalah karya Jon Huntsman yang masuk daftar Forbes sebagai salah satu orang terkaya di Amerika Serikat.</p>



<p id="5067">Di dalam buku ini, banyak cerita menarik tentang bagaimana membentuk tim dengan nilai tertinggi, berbagi kesuksesan, mengambil tanggung jawab, menjalankan prinsip secara benar, kejujuran, hingga membedakan pesaing denganmu.</p>



<p id="5ff6">Winners Never Cheat sangat direkomendasikan untukmu yang menjadi pengusaha, pemimpin, atau siapa pun yang membutuhkan wawasan menarik tentang bisnis dan etika.</p>



<p id="2424">Lalu, buku mana yang akan kamu baca duluan? Semoga&nbsp;<em>list&nbsp;</em>rekomendasi ini bermanfaat untukmu menghabiskan waktu di akhir pekan, sekaligus memberikan inspirasi, ya.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="d537"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="c08a"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="a0b7"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----ebf9447119c0--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-rekomendasi-buku-yang-cocok-untuk-founder-startup-dan-pebisnis/">5 Rekomendasi Buku yang Cocok untuk Founder Startup dan Pebisnis</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Membuat Siaran Pers untuk Produk Baru? Masukkan 7 Komponen Kunci Ini</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/mau-membuat-siaran-pers-untuk-produk-baru-masukkan-7-komponen-kunci-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2024 03:24:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menulis siaran pers artinya kamu memberikan informasi kepada media tentang perkembangan baru. Ini merupakan pernyataan tertulis singkat yang berfokus pada nilai berita. Misalnya, dalam contoh peluncuran produk, kamu dapat menambahkan nilai berupa fakta menarik dari produk, pengembangan baru dari fitur, inovasi, atau nilai lainnya yang perlu diberitakan. Tidak perlu merasa kesulitas saat harus menulis siaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mau-membuat-siaran-pers-untuk-produk-baru-masukkan-7-komponen-kunci-ini/">Mau Membuat Siaran Pers untuk Produk Baru? Masukkan 7 Komponen Kunci Ini</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="ada3">Menulis siaran pers artinya kamu memberikan informasi kepada media tentang perkembangan baru. Ini merupakan pernyataan tertulis singkat yang berfokus pada nilai berita.</p>



<p id="afdf">Misalnya, dalam contoh peluncuran produk, kamu dapat menambahkan nilai berupa fakta menarik dari produk, pengembangan baru dari fitur, inovasi, atau nilai lainnya yang perlu diberitakan.</p>



<p id="9ceb">Tidak perlu merasa kesulitas saat harus menulis siaran pers. Kamu bisa menggunakan beberapa komponen penting yang harus disertakan. Kamu dapat memasukkan berbagai komponen di bawah ini untuk menarik minat jurnalis dan memberi tahu mereka informasi penting yang dibutuhkan.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="ab01"><strong>1. Judul menarik</strong></h3>



<p id="f5a2">Ini syarat utama untuk menarik perhatian pembaca. Tips dalam menulis judul, kamu harus sertakan nama produk baru dan menyebutkan bahwa produk tersebut baru. Misalnya, sebuah perusahaan susu meluncurkan produk baru berupa susu bervitamin, maka judulnya bisa ditulis dengan: “Baru! Susu Kaya Gizi dengan Vitamin C, Bantu Jaga Imunitasmu”</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="5838"><strong>2. Menyebutkan spesifikasi produk</strong></h3>



<p id="b1e0">Selanjutnya, di paragraf pertama kamu dapat menyebutkan nama produk dan fitur-fitur utama. Jelaskan informasi dengan jelas tentang spesifikasi teknis produk dan manfaatnya untuk pengguna. Kamu dapat menambahkan keunggulan dari produk dengan bahasa yang mudah dipahami.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="0e9d"><strong>3. Visual</strong></h3>



<p id="473d">Artikel yang menarik didukung dengan visual yang menarik dan relevan. Kamu dapat menyertakan foto produk, foto demo, atau video presentasi produk.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="8b24"><strong>4.&nbsp;<em>Company refreshment</em></strong></h3>



<p id="b431">Ini sangat berguna, terutama bagi merek yang masih baru. Beberapa jurnalis mungkin tidak mengenal merekmu dan memerlukan informasi latar belakang perusahaan. Dengan begitu, jurnalis akan lebih memahami mengapa produk yang baru diluncurkan ini menarik. Kamu dapat menyertakan ringkasan singkat tentang bisnismu, pernyataan misi, dan kaitannya dengan produk barumu.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="5b22"><strong>5. Tautan</strong></h3>



<p id="51aa">Jika kamu ingin memberikan informasi tambahan, tuliskan tautan yang mengarah ke&nbsp;<em>landing page,&nbsp;</em>halaman produk, atau postingan blog yang relevan. Kamu juga dapat mempertimbangkan untuk memberi tautan ke akun media sosial perusahaan atau produk tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="6e33"><strong>6. Ketersediaan</strong></h3>



<p id="d8a7">Kapan produk tersebut dapat dibeli? Bagaimana cara membeli produk tersebut? Kamu dapat menjelaskan secara singkat dan jelas, serta tambahkan informasi yang relevan seperti harga promo atau harga member.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="2718"><strong>7. Kontak informasi</strong></h3>



<p id="8350">Kamu dapat menuliskan kontak perusahaan sehingga jurnalis yang tertarik untuk menanyakan pertanyaan lanjutan dapat menghubungimu. Sertakan alamat email, nomor telepon, atau kontak lain yang relevan.</p>



<p id="c57c">Sebagai tambahan informasi, pada umumnya, siaran pers ditulis secara singkat, dengan bahasa yang mudah dipahami, dan ramah pembaca, dengan panjang sekitar 300 hingga 400 kata. Selama ada informasi tambahan yang penting, tidak masalah jika siaran pers ditulis sedikit lebih panjang daripada standarnya.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="837e"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="db78"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="000b"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----80b29c8a5a75--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mau-membuat-siaran-pers-untuk-produk-baru-masukkan-7-komponen-kunci-ini/">Mau Membuat Siaran Pers untuk Produk Baru? Masukkan 7 Komponen Kunci Ini</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Meningkatkan Rasa Respect Karyawan pada Leader? Ini Praktiknya Menurut Penelitian</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/ingin-meningkatkan-rasa-respect-karyawan-pada-leader-ini-praktiknya-menurut-penelitian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jan 2024 03:18:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10252</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada beberapa wawasan menarik yang dapat kita pelajari dari penelitian yang dilakukan oleh Harvard Business Review tentang menunjukkan rasa hormat. Inilah beberapa petunjuk tentang aktivitas sehari-hari yang praktikal dan dapat diterapkan oleh&#160;leader&#160;untuk meningkatkan rasa hormat pada karyawannya. a. Menghargai keberagaman Tema ‘keberagaman’ memang sebenarnya cukup rumit untuk diaplikasikan, terutama di tempat kerja dengan perbedaan latar [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/ingin-meningkatkan-rasa-respect-karyawan-pada-leader-ini-praktiknya-menurut-penelitian/">Ingin Meningkatkan Rasa Respect Karyawan pada Leader? Ini Praktiknya Menurut Penelitian</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="487e">Ada beberapa wawasan menarik yang dapat kita pelajari dari penelitian yang dilakukan oleh Harvard Business Review tentang menunjukkan rasa hormat. Inilah beberapa petunjuk tentang aktivitas sehari-hari yang praktikal dan dapat diterapkan oleh&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>untuk meningkatkan rasa hormat pada karyawannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="ab55"><strong>a. Menghargai keberagaman</strong></h3>



<p id="e8c8">Tema ‘keberagaman’ memang sebenarnya cukup rumit untuk diaplikasikan, terutama di tempat kerja dengan perbedaan latar belakang karyawan yang kompleks. Tetapi, ini tidak berarti mustahil. Beberapa ‘alasan’ umum dari karyawan yang merasa tidak dihargai adalah karena ‘mereka merasa berbeda’ atau ‘merasa tidak cocok’. Mengapa mereka bisa merasa berbeda dan tidak cocok?</p>



<p id="9196">Itulah mengapa penting sekali bagi&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>di startup untuk memperlakukan karyawan secara adil dan setara.&nbsp;<em>Leader&nbsp;</em>perlu tahu apa saja yang menjadi&nbsp;<em>blind spot&nbsp;</em>atau kekhawatiran karyawan. Sebab, karyawan yang merasa diakui, merasa setara, dan cocok, adalah landasan paling awal dari munculnya rasa hormat.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="b29a"><strong>b. Terhubung dengan masalah dan kekhawatiran karyawan</strong></h3>



<p id="5f8b">Faktanya,&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>perlu menjaga tingkat keakraban dengan karyawan untuk membangun rasa hormat. Meskipun, secara realistis,&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>tidak bisa untuk mengetahui segala sesuatu yang terjadi pada setiap karyawan, tetapi itu masih bisa diupayakan. Bagaimana caranya?</p>



<p id="88df"><em>Leader&nbsp;</em>harus berusaha untuk menyampaikan bahwa mereka selalu ada untuk karyawan yang punya masalah dan ingin berbagi kekhawatirannya. Tunjukkan bahwa kamu sebagai&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>punya misi untuk tetap berhubungan dengan sebanyak mungkin karyawan yang kamu bisa, untuk mengetahui kabar mereka dan mendukungnya saat diperlukan. Beberapa pertanyaan yang bisa ‘memancing’ percakapan yang lebih pribadi adalah:</p>



<p id="b620">“Apakah kami memungkinkanmu untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi?”</p>



<p id="38f0">“Bagaimana kabar keluargamu saat ini?”</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="d9be"><strong>c. Dapat dipercaya</strong></h3>



<p id="8204">Tahukah kamu, bahwa perasaan tidak dipercaya dapat menular?</p>



<p id="9cdb">Berdasarkan penelitian dari Harvard Business Review tentang kepercayaan, jika satu orang di tim tidak mempercayai kamu sebagai atasan, hal ini akan menurunkan tingkat kepercayaan anggota tim lainnya secara signifikan. Ini adalah emosi yang menular.</p>



<p id="a7c3">Kepercayaan dapat ditingkatkan oleh tiga faktor, yakni hubungan positif, berbagi keahlian/pengetahuan, dan konsistensi. Jika kamu sebagai&nbsp;<em>leader</em>&nbsp;karyawan dengan hormat, itu juga berkorelasi positif dengan meningkatkan kepercayaan mereka terhadapmu.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="d3ef"><strong>d. Menyelesaikan konflik</strong></h3>



<p id="d11c">Menurut artikel dari Harvard Business Review, konflik dalam sebuah tim ibarat api kecil di hutan. Jika diketahui lebih awal akan mudah dipadamkan, tetapi jika diabaikan dapat menimbulkan kerusakan yang parah. Untuk itu,&nbsp;<em>leader</em>&nbsp;perlu menyelesaikan konflik dengan cepat ketika hal tersebut terjadi.&nbsp;<em>Leader</em>&nbsp;yang penuh hormat tidak akan mundur saat ada konflik. Justru mereka akan bersedia terlibat dalam penyelesaian konflik.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="bd55"><strong>e. Menyeimbangkan ‘hasil’ dengan rasa peduli terhadap orang lain</strong></h3>



<p id="af8b">Saat hasil lebih penting daripada orang yang memberikannya, orang akan merasa tidak dihargai. Untuk itu&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>perlu menyeimbangkan hasil dengan kenyataan yang dihadapi oleh karyawan yang menghasilkannya. Perusahaan dan&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>secara proaktif harus mendengarkan kebutuhan dan masukan dari karyawan untuk membangun budaya kerja yang sehat.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="d547"><strong>f. Mendorong diskusi terbuka atas permasalahan dan perbedaan pendapat</strong></h3>



<p id="7310">Salah satu cara menyampaikan rasa hormat adalah dengan bertanya pada orang lain. Tapi itu saja tidak cukup. Sebagai pemimpin, ada tiga langkah dasar yang dapat dilakukan. Pertama, bertanya dengan jelas dan kontekstual. Kedua, aktif mendengarkan. Ketiga, kamu harus mengambil aksi untuk terlibat. Saat&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>bersedia untuk menampung pendapat, menggali masalah, dan menerima perbedaan yang terjadi, itu menunjukkan bahwa&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>menghargai karyawan sekaligus menaruh rasa hormat.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="5b94"><strong>g. Memberikan umpan balik yang jujur dengan cara yang bermanfaat</strong></h3>



<p id="c5a4">Memberikan umpan balik adalah salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh&nbsp;<em>leader.&nbsp;</em>Alasannya, jika disampaikan dengan cara yang tidak tepat, hasilnya tidak akan baik. Umpan balik harus disampaikan secara jujur dengan cara yang tepat. Misalnya jika seorang karyawan melakukan 90% pekerjaannya dengan benar dan 10% salah, umpan balik yang jujur akan menghasilkan 90% positif dan hanya 10% yang bersifat korektif.</p>



<p id="deb4">Sebaliknya, pada kebanyakan kasus, <em>leader </em>justru memberikan 0% umpan balik positif dan 10% umpan balik korektif. Hal itu justru menyiratkan bahwa <em>leader </em>hanya peduli dengan kesalahan atau kekeliruan. Sikap menunjukkan perilaku negatif, tanpa menyeimbangkannya dengan tanggapan positif, dapat membuat karyawan merasa tidak dihargai.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="9d9c"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="280e"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="c7fc"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----a0543a237f0f--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/ingin-meningkatkan-rasa-respect-karyawan-pada-leader-ini-praktiknya-menurut-penelitian/">Ingin Meningkatkan Rasa Respect Karyawan pada Leader? Ini Praktiknya Menurut Penelitian</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Startup Hybrid?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/apa-itu-startup-hybrid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jan 2024 03:09:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Startup Lessons]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10243</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perusahaan lama atau yang sudah eksis dan besar memang punya banyak sumber daya yang dapat menjadi keunggulan. Sebutlah produk yang sudah punya nama, pelanggan, proses operasional yang matang, lisensi, jalur distribusi, modal, hingga pemasaran. Namun, perusahaan lama ternyata punya satu celah yang dapat menjadi kelemahan, yakni tidak punya kemampuan kewirausahaan untuk mengubah ide nol menjadi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/apa-itu-startup-hybrid/">Apa Itu Startup Hybrid?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="79da">Perusahaan lama atau yang sudah eksis dan besar memang punya banyak sumber daya yang dapat menjadi keunggulan. Sebutlah produk yang sudah punya nama, pelanggan, proses operasional yang matang, lisensi, jalur distribusi, modal, hingga pemasaran.</p>



<p id="2781">Namun, perusahaan lama ternyata punya satu celah yang dapat menjadi kelemahan, yakni tidak punya kemampuan kewirausahaan untuk mengubah ide nol menjadi sebuah hal yang bernilai. Di mana, hal itu justru dimiliki oleh startup yang dapat bertindak dengan fleksibel, cepat, dan juga&nbsp;<em>agile.</em></p>



<p id="32e8">Berdasarkan hal tersebut, muncullah startup&nbsp;<em>hybrid</em>, yang menggabungkan aset perusahaan lama dan kemampuan kewirausahaan dari startup.</p>



<p id="9a39">Bagaimana agar startup<em>&nbsp;hybrid&nbsp;</em>berhasil?</p>



<p id="a3e0">Ada beberapa poin penting yang mempengaruhi keberhasilan startup hibrid. Sebut saja struktur perusahaan, pemimpin, tim, hingga kemampuan kewirausahaan dalam menemukan kebutuhan nyata yang belum terpenuhi dengan cepat. Tantangan bagi perusahaan adalah menyadari bahwa kemampuan kewirausahaan adalah keahlian yang sama pentingnya dengan pemasaran atau keuangan.</p>



<p id="abf8">Mengutip dari artikel Harvard Business Review, penemuan kewirausahaan dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan pelanggan yang sebenarnya. Pengusaha biasanya tidak melakukan hal itu dengan melakukan&nbsp;<em>focus group discussion</em>&nbsp;atau mengandalkan riset pasar bekas. Sebaliknya, mereka malah menerapkan teknik etnografi, menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mewawancarai dan mengamati pelanggan secara mendalam dan tatap muka sebanyak 12 hingga 16 kali (bahkan lebih banyak).</p>



<p id="b986">Penelitian kualitatif yang mendalam dapat mengungkap peluang yang terlewatkan oleh orang lain. Mathias Entenmann, partner BCG X yang menjadi penasihat Heycar, menceritakan sebuah pengalaman menarik. Ia mengatakan, “Awalnya kami mengira pasar mobil bekas sudah cukup jenuh, dan Volkswagen sudah terlambat bertahun-tahun untuk memasukinya. Namun ketika kami melihat lebih dekat, kami menyadari bahwa pasar sudah rusak, dan masih banyak ruang untuk inovasi dan disrupsi.”</p>



<p id="3609">Dengan terlibat secara langsung, VW mengetahui betapa frustasinya para dealer dan konsumen terhadap pasar mobil&nbsp;<em>online&nbsp;</em>yang sering dipenuhi oleh<em>&nbsp;listing&nbsp;</em>palsu.</p>



<p id="7c9c">Fase penemuan seperti itu biasanya berlangsung sekitar 10 minggu dan menghasilkan ratusan ide berdasarkan gesekan yang teridentifikasi di pasar. Tim kemudian menguji setiap ide dengan mengajukan empat pertanyaan sederhana dengan urutan sebagai berikut:</p>



<p id="9455">1. Apakah gesekan itu penting? (berhubungan dengan keinginan)</p>



<p id="1e1a">2. Bisakah ide kita memperbaikinya? (berhubungan dengan kelayakan)</p>



<p id="9792">3. Bisakah kita mengalahkan ide pesaing? (keberlangsungan)</p>



<p id="4401">4. Apakah idenya akan berkembang? (skalabilitas)</p>



<p id="4a41">Setelah beberapa masalah besar teridentifikasi, tim melakukan pembuatan prototipe dan pengujian cepat untuk menentukan kelayakan dan kelangsungan hidup.</p>



<p id="7451">Misalnya, di UPS, tim startup&nbsp;<em>hybrid</em>&nbsp;memperhatikan bahwa pemilik UMKM menghabiskan akhir pekan dengan bekerja lembur untuk mengemas dan mengirimkan tumpukan pesanan.</p>



<p id="6785">Bagaimana jika UPS dapat membangun layanan pergudangan dan logistik&nbsp;<em>end-to-end&nbsp;</em>seperti divisi pemenuhan Amazon, tetapi terbuka untuk semua orang?</p>



<p id="2a33">Bagaimana layanan seperti itu akan dibuat prototipenya?</p>



<p id="a2b4">Nick Basford, wakil presiden UPS untuk ritel global dan e-commerce, menjelaskan tentang menemukan bisnis kecil yang menjual knalpot secara&nbsp;<em>online</em>, menyewa unit penyimpanan untuknya, dan meniru platform yang layak. MVP tersebut ternyata membuktikan bahwa ia berhasil dibangun untuk melayani pelanggan dengan baik, dan startup&nbsp;<em>hybrid</em>&nbsp;UPS, yaitu Ware2Go, telah berkembang secara menguntungkan selama empat tahun terakhir.</p>



<p id="6928">Pada akhirnya, perkembangan teknologi yang semakin meroket ternyata dapat memunculkan kolaborasi antara perusahaan lama dengan startup (perusahaan teknologi). Saat teknologi berhasil mendobrak tantangan yang sudah biasa, perusahaan lama perlu memutar otak untuk bisa menjadi perusahaan teknologi, sebelum startup memahami bisnis perusahaan lama.</p>



<p id="73d8">Ternyata, jika dirancang dan dikelola dengan baik, startup <em>hybrid</em> dapat menciptakan pertumbuhan baru dari aset perusahaan lama yang sudah ada, untuk mencapai proses transformasi, mentransfer wawasan dan kemampuan ke perusahaan lama, serta membantu bisnis untuk meningkatkan skalanya di masa depan.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="1178"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="fec6"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="e539"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----0590c4b230d0--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/apa-itu-startup-hybrid/">Apa Itu Startup Hybrid?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tetap Relevan di Tengah Persaingan Bisnis, Bagaimana Caranya?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/tetap-relevan-di-tengah-persaingan-bisnis-bagaimana-caranya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2023 04:49:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ideation]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Startup Culture]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Competition]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10137</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia bisnis semakin modern dan dinamis, di mana lingkungan bergerak cepat dan banyak hal berhasil dilakukan lewat jarak jauh. Untuk itu,&#160;founder&#160;harus bisa tetap relevan dengan keadaan terkini dan tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan strategi&#160;agile. Strategi&#160;agile&#160;menawarkan hal yang berbeda dari strategi tradisional.&#160;Agile&#160;memprioritaskan tindakan, kemajuan, dan pemikiran cepat, dibandingkan dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tetap-relevan-di-tengah-persaingan-bisnis-bagaimana-caranya/">Tetap Relevan di Tengah Persaingan Bisnis, Bagaimana Caranya?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="b681">Dunia bisnis semakin modern dan dinamis, di mana lingkungan bergerak cepat dan banyak hal berhasil dilakukan lewat jarak jauh. Untuk itu,&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>harus bisa tetap relevan dengan keadaan terkini dan tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan strategi&nbsp;<em>agile.</em></p>



<p id="6ba2">Strategi&nbsp;<em>agile&nbsp;</em>menawarkan hal yang berbeda dari strategi tradisional.&nbsp;<em>Agile</em>&nbsp;memprioritaskan tindakan, kemajuan, dan pemikiran cepat, dibandingkan dengan menganalisis secara berlebihan.</p>



<p id="4b63">Strategi&nbsp;<em>agile</em>&nbsp;tidak menjabarkan tentang perencanaan rinci, melainkan lebih fokus pada melaksanakan implementasi secara berulang. Pada umumnya, ini terdiri dari tiga prinsip, yaitu memahami konteks, mengembangkan strategi, dan melaksanakan tindakan.</p>



<p id="3082">Strategi ini juga menghilangkan kebutuhan rencana yang ekstensif, di mana strategi dapat dirancang dan di saat yang bersamaan dapat diimplementasikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="1314"><strong>Mengapa strategi<em>&nbsp;agile&nbsp;</em>sangat cocok diterapkan untuk startup?</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading">1. <strong>Mendorong fleksibilitas</strong></h3>



<ol class="wp-block-list">
<li></li>
</ol>



<p id="86f0">Startup harus beradaptasi dalam lingkungan yang berubah dengan cepat agar bisa terus tumbuh. Pada umumnya, startup punya keterbatasan terhadap sumber daya, sehingga membutuhkan penyusunan strategi&nbsp;<em>agile</em>&nbsp;yang memungkinkan fleksibilitas.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="7b58"><strong>2. Berpikir kreatif dan menentukan prioritas</strong></h3>



<p id="2257">Strategi&nbsp;<em>agile</em>&nbsp;juga mendorong pemikiran kreatif sehingga kita bisa mengeksplorasi banyak peluang baru. Menyusun strategi&nbsp;<em>agile juga&nbsp;</em>membantu&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>untuk memecahkan masalah dengan titik kritis dan peluang yang bernilai tinggi. Karena keterbatasan sumber daya dan waktu, penting sekali untuk bisa menginvestasikan energi pada bidang yang diperkirakan dapat menghasilkan keuntungan besar.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="5451"><strong>3. Eksekusi yang cepat</strong></h3>



<p id="e6ef">Strategi&nbsp;<em>agile&nbsp;</em>memungkinkan&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;untuk menerapkannya dengan lincah dan diputuskan secara cepat. Misalnya, seperti merespon perubahan pasar dengan cepat dan tren yang muncul.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="4290"><strong>Lalu, bagaimana aturan dan prinsip inti dari&nbsp;<em>agile?</em></strong></h2>



<p id="b8b2">Mengutip dari artikel entrepreneur.com, ada beberapa prinsip utama yang perlu kamu terapkan saat menggunakan strategi&nbsp;<em>agile,&nbsp;</em>yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Fokus pada tantangan yang paling kritis dan peluang bernilai tertinggi, daripada tujuan yang terlalu diagung-agungkan.</li>



<li>Mengatasi tantangan dalam 12 hingga 18 bulan ke depan, alih-alih membuat rencana tiga hingga lima tahun yang kaku.</li>



<li>Masukkan kembali inovasi ke dalam strategi. Hindari membuat tolok ukur praktik terbaik dan sebaliknya, mendorong pemikiran kreatif.</li>



<li>Menggunakan pendekatan strategi yang selalu aktif, daripada memperlakukannya sebagai acara tahunan.</li>



<li>Berpikir sambil melakukan, daripada bekerja di balik pintu ruang rapat yang tertutup.</li>



<li>Melibatkan orang-orang dalam percakapan, daripada hanya mengandalkan analitik dan PowerPoint.</li>



<li>Mengambil kepemilikan dan tanggung jawab atas strategi, alih-alih menyerahkannya kepada konsultan.</li>
</ul>



<p id="35ae">Saat ini adalah waktu yang tepat untuk menantang aturan tradisional yang dirasa sudah tidak relevan dengan situasi saat ini. Akan lebih bijaksana apabila kita dapat memanfaatkan kekuatan dari strategi&nbsp;<em>agile</em>. Untuk itu,&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>dan tim di startup harus menggunakan pola pikir aktif. Terus berpikir sembari bertindak. Mental harus dipupuk untuk dapat menghadapi masa sulit dengan tangguh dan percaya diri. Perkuat strategi dengan fokus untuk menyelesaikan masalah kritis dan melihat celah dan peluang yang bernilai.</p>



<p id="b67a">Semangat terus,&nbsp;<em>founder!</em></p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="4a20"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="2fad"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="b3d0"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----540817033b2f--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tetap-relevan-di-tengah-persaingan-bisnis-bagaimana-caranya/">Tetap Relevan di Tengah Persaingan Bisnis, Bagaimana Caranya?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Memanfaatkan Upselling untuk Meningkatkan Pendapatan!</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/ini-cara-memanfaatkan-upselling-untuk-meningkatkan-pendapatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Oct 2023 04:34:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Product-Market Fit]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Strategy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10122</guid>

					<description><![CDATA[<p>Upselling&#160;artinya menjual produk yang harganya lebih mahal dari yang sudah dimiliki atau dibeli oleh pelanggan. Misalnya, jika pelanggan membeli&#160;handphone&#160;seharga 10 juta dan penjual menawarkan&#160;handphone&#160;lain dengan harga 15 juta, itu adalah&#160;upselling. Upselling&#160;sering dikaitkan dan bersinggungan dengan&#160;cross selling,&#160;di mana&#160;cross selling&#160;umumnya adalah menawarkan produk lain sebagai tambahan atau pelengkap suatu produk. Jika penjual menawarkan&#160;handphone&#160;seharga 15 juta dan&#160;headphone&#160;seharga 2 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/ini-cara-memanfaatkan-upselling-untuk-meningkatkan-pendapatan/">Ini Cara Memanfaatkan Upselling untuk Meningkatkan Pendapatan!</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="6fc0"><em>Upselling</em>&nbsp;artinya menjual produk yang harganya lebih mahal dari yang sudah dimiliki atau dibeli oleh pelanggan. Misalnya, jika pelanggan membeli&nbsp;<em>handphone&nbsp;</em>seharga 10 juta dan penjual menawarkan&nbsp;<em>handphone&nbsp;</em>lain dengan harga 15 juta, itu adalah&nbsp;<em>upselling.</em></p>



<p id="e413"><em>Upselling&nbsp;</em>sering dikaitkan dan bersinggungan dengan&nbsp;<em>cross selling,&nbsp;</em>di mana&nbsp;<em>cross selling&nbsp;</em>umumnya adalah menawarkan produk lain sebagai tambahan atau pelengkap suatu produk. Jika penjual menawarkan&nbsp;<em>handphone&nbsp;</em>seharga 15 juta dan&nbsp;<em>headphone&nbsp;</em>seharga 2 juta, maka hal ini disebut dengan&nbsp;<em>cross selling.</em></p>



<p id="dff0">Dua cara penjualan tersebut pada dasarnya adalah hal yang sama, meskipun produk yang dijual berbeda.&nbsp;<em>Upselling&nbsp;</em>dan&nbsp;<em>cross selling&nbsp;</em>membantu pelanggan mendapatkan nilai lebih dari bisnismu, membantu startup mendapatkan loyalitas lebih tinggi, dan tentunya mempertebal dompet startup!</p>



<p id="b090">Sebenarnya, ada banyak metode untuk melakukan&nbsp;<em>upselling.&nbsp;</em>Namun, kita dapat mengambil wawasan dari contoh metode&nbsp;<em>upselling&nbsp;</em>yang diterapkan oleh beberapa startup di bawah ini:</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="ae8e"><strong>1. Meningkatkan penjualan dalam aplikasi</strong></h2>



<p id="8b0a">Contoh pertama datang dari startup yang menawarkan layanan ruang penyimpanan&nbsp;<em>cloud,&nbsp;</em>yaitu Dropbox. Ketika pelanggan mendekati akhir dari&nbsp;<em>storage&nbsp;</em>yang tersedia, mereka akan diminta untuk melakukan&nbsp;<em>upgrade&nbsp;</em>versi setiap kali pelanggan memeriksa&nbsp;<em>free space&nbsp;</em>yang ada di aplikasi.</p>



<p id="75ca">Jika dilakukan pada waktu dan tempat yang relevan, metode ini akan membantu pelanggan untuk mengetahui dan mengingat bahwa solusi sudah tersedia ketika masalah mereka muncul.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="ec8f"><strong>2. Melakukan&nbsp;<em>upselling&nbsp;</em>pada keranjang belanja</strong></h2>



<p id="e827">Umumnya, metode ini kerap digunakan oleh&nbsp;<em>e-commerce&nbsp;</em>untuk meningkatkan pendapatan mereka. Misalnya, ketika pelanggan ingin memesan bunga untuk acara perayaan, mereka akan ditawarkan opsi hadiah yang ‘lebih baik’. Misalnya, alih-alih ‘hanya’ memesan bunga, pelanggan dapat menambahkan hadiah balon atau boneka beruang.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="9845"><strong>3. Meningkatkan penjualan dalam interaksi dukungan pelanggan</strong></h2>



<p id="7df2">Ini dapat dilakukan ketika sesi&nbsp;<em>live chat&nbsp;</em>dengan pelanggan. Contohnya dengan menawarkan produk yang membantu menyelesaikan masalah mereka. Metode&nbsp;<em>upsell&nbsp;</em>ini populer karena dapat membantu pelanggan menyelesaikan masalahnya dengan menghubungi tim dukungan pelanggan. Tidak hanya itu,&nbsp;<em>upsell&nbsp;</em>dapat memberikan nilai tambah yakni dengan membantu pelanggan menawarkan kenyamanan tambahan dari produk pendukung atau layanan lain yang bisa diberikan oleh startup.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="526e"><strong>4. Melakukan&nbsp;<em>upsell&nbsp;</em>setelah pencapaian kesuksesan pelanggan</strong></h2>



<p id="935c">Ada beberapa&nbsp;<em>timing&nbsp;</em>yang tepat untukmu melakukan&nbsp;<em>upsell,&nbsp;</em>salah satunya ketika pelanggan telah mencapai titik tertentu dalam membangun hubungan jangka panjang dengan produk atau merekmu. Misalnya seperti:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Menjadi pelanggan selama setahun</li>



<li>Menghabiskan sejumlah jam tertentu di aplikasi</li>



<li>Menyelesaikan sejumlah tugas tertentu dalam produk</li>



<li><em>Login</em>&nbsp;beberapa kali</li>



<li>Menginstal integrasi atau&nbsp;<em>add-on</em>&nbsp;tertentu</li>
</ul>



<p id="030b">Titik pencapaian tersebut membuktikan bahwa mereka adalah pelanggan yang kerap menggunakan produkmu. Gunakan momen tersebut sebagai peluang emas untuk mengingatkan pelanggan tentang nilai yang dapat mereka peroleh ketika menggunakan produkmu. Kamu juga perlu memikirkan strategi bagaimana caranya untuk meningkatkan penjualan agar mereka dapat melangkah lebih jauh (lebih lama menggunakan produkmu, merekomendasikan produkmu ke orang lain, dan lain-lain).</p>



<p id="da91">Kemudian, yang menjadi poin penting, kamu dapat memanfaatkan <em>upselling </em>tidak hanya untuk pendapatan saja, tetapi juga untuk memberikan layanan terbaik pada pelanggan, memberikan mereka nilai lebih, dan membuat pelangganmu lebih bahagia ketika menggunakan produkmu.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="085a"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="48d6"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="b69e"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----303e8725850c--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/ini-cara-memanfaatkan-upselling-untuk-meningkatkan-pendapatan/">Ini Cara Memanfaatkan Upselling untuk Meningkatkan Pendapatan!</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Tips Pitching Startup dari Ahlinya</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/belajar-tips-pitching-startup-dari-ahlinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2023 04:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch & Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pitching&#160;menjadi sebuah kesempatan bagi startup untuk unjuk gigi dan ‘memperlihatkan taringnya’ di depan audiens. Kesempatan ini pula yang banyak membuat startup gagal karena gagal menarik perhatian audiens dan investor. Mereka kerap melakukan ‘kesalahan’ seperti menjabarkan terlalu banyak hal, atau melewatkan banyak poin penting yang seharusnya diceritakan. Untuk itu, agar kamu tidak melewatkan kesempatan berharga ketika [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/belajar-tips-pitching-startup-dari-ahlinya/">Belajar Tips Pitching Startup dari Ahlinya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="43a2"><em>Pitching&nbsp;</em>menjadi sebuah kesempatan bagi startup untuk unjuk gigi dan ‘memperlihatkan taringnya’ di depan audiens. Kesempatan ini pula yang banyak membuat startup gagal karena gagal menarik perhatian audiens dan investor. Mereka kerap melakukan ‘kesalahan’ seperti menjabarkan terlalu banyak hal, atau melewatkan banyak poin penting yang seharusnya diceritakan.</p>



<p id="5853">Untuk itu, agar kamu tidak melewatkan kesempatan berharga ketika nanti&nbsp;<em>pitching,&nbsp;</em>kamu perlu melakukan persiapan sedari dini. Lewat artikel ini, kamu dapat menerapkan tips&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>yang dijelaskan oleh pakarnya, yaitu David Beckett, yang telah menjadi pelatih&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>selama belasan tahun untuk perusahaan dan startup, agar berhasil meningkatkan nilai mereka.</p>



<p id="e040">Sudah siapkah kamu? Mari kita mulai dari tips yang paling awal.</p>



<p id="5459"><strong>1. Mendengarkan audiensmu</strong></p>



<p id="82b0">Startup sering terkecoh dengan memberi tahu semua orang tentang produk yang telah dibangun dengan jerih payah dan tetes air mata. Namun faktanya, orang lain bisa jadi tidak peduli sama sekali. Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu lebih menyelami audiensmu. Promosimu harus selaras dan relevan dengan keinginan audiens.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Siapa audiensmu?</li>



<li>Apa yang sangat penting bagi mereka?</li>



<li>Bagaimana agar kamu bisa membuat orang lain terkesan?</li>
</ul>



<p id="eb7a"><strong>2. Fokus pada masalah dan solusinya</strong></p>



<p id="25d2"><em>Pitch&nbsp;</em>yang kamu tulis harus menjawab tentang&nbsp;<em>pain points&nbsp;</em>dan keuntungan yang didapatkan pelanggan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Apa akibat dari&nbsp;<em>pain points&nbsp;</em>yang dialami pelanggan?</li>



<li>Seberapa besar masalah yang mereka miliki?</li>



<li>Apakah mereka akan membayar agar masalah tersebut bisa selesai?</li>



<li>Bagaimana caramu memvalidasinya?</li>
</ul>



<p id="932e"><strong>3. Menetapkan tujuan yang jelas</strong></p>



<p id="a375">Kesimpulannya,&nbsp;<em>pitch&nbsp;</em>yang sukses akan membuat orang lain mengambil tindakan. Jika berbicara tentang investor, maka tindakannya adalah&nbsp;<em>dealing&nbsp;</em>untuk investasi. Namun, startup pada umumnya akan menempuh langkah ini sebelumnya. Misalnya, tindakan untuk membuat pertemuan lanjutan, perkenalan, atau sesederhana audiens memindai kode QR untuk mengetahui informasi lebih lanjut.</p>



<p id="3d6c">Kemudian, yang paling penting adalah menjaga koneksi setelah audiens melakukan tindakan yang kita inginkan. Serta, buatlah tujuan yang jelas dan mudah diingat.</p>



<p id="9efa"><strong>4. Menggunakan&nbsp;<em>post it&nbsp;</em>untuk menyusun alur cerita</strong></p>



<p id="9dfe">Setelah kamu menetapkan tujuan, kini tiba saatnya untuk menyusun strategi dalam mewujudkannya. Kamu dapat memanfaatkan&nbsp;<em>sticky notes&nbsp;</em>atau kertas tempel untuk menuangkan pemikiran dan idemu dan menyusunnya ke dalam alur cerita. Supaya lebih mudah, kamu dapat menggunakan Pitch Canvas yang disusun oleh Beckett, sebuah alat bercerita gratis yang dapat digunakan untuk menyusun promosimu.</p>



<p id="af6f"><strong>5. Tunjukkan nilaimu</strong></p>



<p id="15fa">Bisnis tidak bisa dijabarkan dengan konsep di atas kertas. Bisnis dapat dibuktikan dengan produk dan pelanggan yang tepat. Maka dari itu, investor ingin melihat bukti bahwa kamu dapat melaksanakan rencana dan strategimu. Misalnya, jika kamu punya daya tarik pelanggan, kamu dapat menjelaskan siapa saja yang menggunakan produk tersebut. Jika kamu punya demo, tunjukkan bagaimana demo tersebut bekerja.</p>



<p id="c40c"><strong>6. Pembukaan adalah kuncinya</strong></p>



<p id="ffc0">Investor dapat melihat ribuan penawaran dalam satu tahun dan mereka hampir tidak punya banyak waktu untuk bertele-tele. Untuk itu, syarat pertama yang mutlak harus kamu penuhi adalah menggunakan&nbsp;<em>opening&nbsp;</em>untuk membuat mereka terpikat. Sebab, jika pembukaan ini tidak berhasil memikat audiens, maka bagian selanjutnya hampir dipastikan tidak akan terlalu diperhatikan oleh audiens.</p>



<p id="8bd6"><strong>7. Percantik&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>secara verbal</strong></p>



<p id="e8e0">Setelah kamu memiliki&nbsp;<em>prototype&nbsp;</em>untuk promosi, kamu perlu menjelaskannya secara verbal. Untuk itu, kamu perlu banyak berlatih untuk mengucapkan dengan lantang di depan audiens. Jangan lupa untuk bertanya kepada audiens tentang respon dan masukan dari versi latihanmu, agar kamu dapat menyempurnakan penyampaian&nbsp;<em>pitching</em>nya. Penting sekali untuk mengatur kejelasan, fokus, ritme, serta penekanan terhadap kata-kata penting agar lebih menonjol.</p>



<p id="7e61"><strong>8. Sempurnakan dengan latihan</strong></p>



<p id="b45b">Beckett telah melakukan penelitian tentang kapasitas mendengarkan dan berbicara banyak orang. Kesimpulannya, kamu dapat berbicara maksimal 150 kata per menit. Jika berbicara lebih cepat dari itu, orang lain akan kesulitan untuk mengikuti. Kamu dapat berbicara sedikit lebih lambat agar orang dapat memproses pesan yang disampaikan.</p>



<p id="5788">Cobalah berlatih untuk menyampaikan pesan penting, dengan energi dan kecepatan yang cukup. Pada umumnya, 150 kata akan muat dalam kurang lebih sembilan kalimat. Jika promosinya disampaikan dalam durasi tiga menit, maka jumlahnya sekitar 27 kalimat. Ini dapat menjadi acuan untukmu dalam menyusun cerita agar pesannya dapat diterima oleh audiens dan membuat mereka melakukan tindakan.</p>



<p id="5d1d">Semoga sesi<em> pitching</em> kamu mendapatkan tanggapan yang positif, ya. Semangat terus, <em>Founder!</em></p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="1ad2"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="4dd0"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="86c8"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----3f52f02e29d7--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/belajar-tips-pitching-startup-dari-ahlinya/">Belajar Tips Pitching Startup dari Ahlinya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Hal Penting Bagi Founder Sebelum Membangun Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/5-hal-penting-bagi-founder-sebelum-membangun-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 02:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Development]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9954</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Duh, banyak banget yang perlu dikerjakan…” “Waktu 24 jam sehari rasanya&#160;nggak&#160;cukup!” “Jadi&#160;founder&#160;startup itu super&#160;challenging.” Kira-kira itulah keresahan&#160;founder&#160;startup ketika fase awal membangun startup. Memang faktanya, akan ada banyak hal yang perlu diurus dan dilakukan oleh&#160;founder.&#160;Mungkin saat ini kamu belum mendapatkan&#160;co-founder&#160;yang tepat dan semuanya perlu dilakukan sendiri, tetapi kamu perlu tahu bahwa ada lima hal paling penting [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-hal-penting-bagi-founder-sebelum-membangun-startup/">5 Hal Penting Bagi Founder Sebelum Membangun Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="6ffa">“Duh, banyak banget yang perlu dikerjakan…”</p>



<p id="47da">“Waktu 24 jam sehari rasanya&nbsp;<em>nggak&nbsp;</em>cukup!”</p>



<p id="f49f">“Jadi&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;startup itu super&nbsp;<em>challenging.</em>”</p>



<p id="eaeb">Kira-kira itulah keresahan&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;startup ketika fase awal membangun startup. Memang faktanya, akan ada banyak hal yang perlu diurus dan dilakukan oleh&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Mungkin saat ini kamu belum mendapatkan&nbsp;<em>co-founder&nbsp;</em>yang tepat dan semuanya perlu dilakukan sendiri, tetapi kamu perlu tahu bahwa ada lima hal paling penting sebelum melangkah lebih jauh untuk membangun perusahaanmu. Jadikan ini sebagai prioritas untuk mewujudkan mimpi merealisasikan startupmu.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="adb4"><strong>1. Cari Tahu Minatmu</strong></h3>



<p id="e916">Minat adalah salah satu modal paling efektif dalam mengembangkan startupmu. Dengan minat yang tinggi, kamu seakan punya bahan bakar lebih untuk berjuang mengembangkan usaha. Minat juga akan membawamu membantu banyak orang untuk memecahkan masalah mereka lewat hadirnya produkmu. Startup yang sukses umumnya memiliki&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>yang sangat&nbsp;<em>passionate&nbsp;</em>terhadap apa yang mereka kerjakan. Jika kamu punya banyak minat, justru itu hal yang bagus. Kamu dapat memilih salah satu diantaranya dan fokus untuk mengubahnya menjadi sebuah peluang emas.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="e170"><strong>2. Pastikan Kamu Berada di Pasar yang Tepat</strong></h3>



<p id="0fda">Sebelum membangun startup, kamu perlu melakukan riset mendalam terhadap pasar. Ceruk pasar (<em>niche market</em>) mana yang ingin kamu ambil?</p>



<p id="2b74">Seperti apa target audiens yang ada di pasar tersebut?</p>



<p id="8b38">Bagaimana strateginya agar kamu dapat terjun di pasar dan menjadi pemain sukses di sana?</p>



<p id="2a06">Kamu perlu menjawab pertanyaan ini. Sebab, salah satu alasan utama gagalnya startup karena tidak paham tentang pasar dan kebutuhan dari target marketnya. Dengan memahami tentang pasar, maka kamu akan lebih mudah untuk mengidentifikasi atribut penting seperti harga serta pesan pemasaran yang relevan terhadap target audiens.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="2c3a"><strong>3. Belajar Mengatur Keuangan Sedini Mungkin</strong></h3>



<p id="a357">Startup yang sukses tidak lepas dari&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>yang handal dalam mengelola keuangan. Di tahap awal, pada umumnya banyak&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>yang menggunakan dana&nbsp;<em>bootstrap&nbsp;</em>untuk memulai. Seiring berjalannya waktu,&nbsp;<em>angel investor&nbsp;</em>atau perusahaan investasi lain bisa ikut membantu pendanaan startup. Namun, bagaimanapun alur pendanaannya, keterampilan akan ilmu keuangan adalah hal yang fundamental bagi seorang&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Tidak perlu menjadi yang&nbsp;<em>expert,&nbsp;</em>akan tetapi setidaknya kamu memahami dasar-dasar keuangan agar tidak mudah ditipu oleh pihak lain.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="3cf1"><strong>4. Mengatur Ekspektasi</strong></h3>



<p id="617f">Membangun startup adalah sebuah perjalanan panjang dan berliku. Semua&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>pasti memahami itu. Oleh karenanya, kamu perlu mengatur ekspektasi karena tidak ada kesuksesan yang diraih dalam waktu semalam. Akan ada banyak hal yang perlu ‘ditukar’ untuk bisa mewujudkan mimpimu. Misalnya, kamu tidak bisa ikut teman-teman ‘nongkrong’ di akhir pekan karena perlu menyelesaikan tugas di startup. Jadi, mengatur ekspektasi dan memiliki rencana serta pengendalian diri adalah hal penting yang perlu diterapkan oleh&nbsp;<em>founder.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading" id="c16e"><strong>5. Perlebar Jejaring dan Temukan Mentor</strong></h3>



<p id="3b0f">Startup tidak bisa didirikan oleh satu orang saja. Ini butuh kerja sama kompleks yang terdiri dari banyak orang dengan berbagai latar belakang dan kompetensi keahlian. Untuk itu, kamu perlu memperluas koneksi demi bisa menggaet para talenta yang dibutuhkan. Membangun startup perlu banyak keterampilan dan keahlian yang belum kamu kuasai. Kamu juga memerlukan orang yang tepat sebagai penasihat atau mentor yang dapat mendampingimu untuk terus bergerak maju. Kamu dapat memanfaatkan jaringan alumni, konferensi, dan sumber daya lainnya untuk membentuk koneksi yang berharga dengan rekan kerja dan mentor.</p>



<p id="b2be">Jadi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>startup memang sangat menantang, tetapi dengan taktik yang tepat seperti menerapkan tips di artikel ini, akan membantumu untuk memulai startupmu dengan lebih kuat. Semangat&nbsp;<em>founder</em>!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="e93d"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="4922"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="e885"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----ac3b2b976acb--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-hal-penting-bagi-founder-sebelum-membangun-startup/">5 Hal Penting Bagi Founder Sebelum Membangun Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Personal Runway sebagai Titik Kritis Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/pentingnya-personal-runway-sebagai-titik-kritis-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 02:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai&#160;founder, penting sekali untuk memastikan startup punya&#160;runway&#160;yang cukup sehingga proses operasional bisa terus berjalan. Mengutip dari Forbes,&#160;runway&#160;startup adalah jumlah waktu yang dimiliki startup sebelum kehabisan uang. Jadi, andaikata waktu pahit itu datang, yakni rekening bank startup habis, maka startup akan bangkrut dan semuanya sudah selesai. Namun, hal tersebut tidak selalu benar, loh. Faktanya, startup baru [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pentingnya-personal-runway-sebagai-titik-kritis-startup/">Pentingnya Personal Runway sebagai Titik Kritis Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="3625">Sebagai&nbsp;<em>founder</em>, penting sekali untuk memastikan startup punya&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;yang cukup sehingga proses operasional bisa terus berjalan. Mengutip dari Forbes,&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;startup adalah jumlah waktu yang dimiliki startup sebelum kehabisan uang. Jadi, andaikata waktu pahit itu datang, yakni rekening bank startup habis, maka startup akan bangkrut dan semuanya sudah selesai.</p>



<p id="afea">Namun, hal tersebut tidak selalu benar, loh. Faktanya, startup baru akan disebut ‘bangkrut’ apabila rekening bank pribadi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>adalah nol. Mirisnya, startup tidak akan benar-benar bangkrut sampai&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;juga bangkrut. Yang menjadi masalah,&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>sering terlalu fokus pada keuangan startup. Dampak negatifnya, mereka mengabaikan kemampuan pribadi untuk bisa terus bertahan.</p>



<p id="f4c3">Menurut Will Schroter dalam artikelnya yang diterbitkan di startups.com, ia menyebutkan istilah ‘<em>personal runway</em>’ yang artinya jumlah waktu yang dapat&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>gunakan untuk tetap hidup dan bisa memenuhi kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan), terlepas dari sisi kesehatan startup.</p>



<p id="fca1">Dengan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>mengetahui tentang&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>dan letak titik kritisnya, ini akan sangat penting untuk keberhasilan startup. Bagaimanapun, melepaskan semua pendapatan pribadi demi membantu bisnis bisa disebut sebagai ‘penyelamatan’, tetapi pada akhirnya&nbsp;<em>founder-</em>lah yang akan tumbang. Startup dapat bertahan satu bulan tanpa aktivitas apa pun, sedangkan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>tidak akan bisa menjalani hidup sebulan tanpa makan.</p>



<p id="8b92">Selama&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>punya kemampuan untuk mencukupi kebutuhannya, mereka akan punya kendali untuk menjalankan startup.&nbsp;<em>Founder&nbsp;</em>punya waktu untuk bertemu dengan pelanggan, investor, hingga pers.&nbsp;<em>Founder&nbsp;</em>tetap bisa menjalani keseharian dan menjaga roda bisnis berputar, meski mungkin ada banyak hal yang dibatasi jumlahnya untuk menjaga ‘dompet’ tetap cukup. Jadi,&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>perlu memahami betul bahwa&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>bisa jadi inti kesehatan dari startup.</p>



<p id="722d">Ada satu cerita menarik dari pemodal ventura Fred Wilson, yang menceritakan pada Will Schroter dan menuliskannya di startups.com. Selama pemilihan presiden tahun 2008,&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;Airbnb menghadiri Konvensi Nasional Partai Demokrat di Denver untuk mengumpulkan uang dengan menjual sekotak “Obama O’s” dan “Cap’n McCains” masing-masing seharga $40. Mereka mengumpulkan $25.000 dalam waktu singkat. Kotak-kotak yang tidak mereka jual, mereka makan untuk menghemat uang makanan. Mereka memastikan&nbsp;<em>personal runway</em>&nbsp;membuat mereka tetap hidup cukup lama untuk mencapai langkah berikutnya.</p>



<p id="77db">Lalu, bagaimana cara mempertahankan&nbsp;<em>personal runway</em>&nbsp;agar startup bisa terus melaju?</p>



<p id="0c1a">Memperpanjang&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>bisa dalam bentuk membuka usaha konsultasi sampingan, bekerja paruh waktu, atau mengurangi pengeluaran pribadi. Dalam startup, waktu menjadi modal yang berharga untuk&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki model bisnis, menyesuaikan produk, dan mencari lebih banyak pelanggan. Semakin panjang&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>dari&nbsp;<em>founder,&nbsp;</em>maka semakin lama waktu yang dimiliki untuk dapat menyelesaikan masalah di startup.</p>



<p id="8142">Itu semua akan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>lakukan demi menghindari startup jatuh bangkrut dan diri sendiri juga bangkrut. Tidak ada seorang pun yang ingin upayanya bangkrut. Karyawan mungkin bisa&nbsp;<em>resign&nbsp;</em>dan harus turun dari kapal. Tapi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>harus memegang kendali sepenuhnya dan menjaga kemudi agar kapal tetap mengapung cukup lama dan bisa berlayar ke jalur yang aman.</p>



<p id="c00a">Gimana,<em>&nbsp;founder?</em>&nbsp;Sudah siap mendirikan dan mempertahankan keberlangsungan startupmu? Ikuti terus blog #1000StartupDigital untuk dapat banyak tips lainnya agar kamu bisa jadi&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;yang semakin handal!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="8204"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="5114"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="33be"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----e9eb0b44d1bf--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pentingnya-personal-runway-sebagai-titik-kritis-startup/">Pentingnya Personal Runway sebagai Titik Kritis Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
