<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pitching Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/pitching/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/pitching/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Oct 2024 03:47:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Pitching Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/pitching/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ingin Dapat Seed Funding? Siapkan Dulu Hal Ini</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/ingin-dapat-seed-funding-siapkan-dulu-hal-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Sep 2024 03:44:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10880</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa itu&#160;seed funding? Seed funding&#160;adalah sarana bagi startup untuk melanjutkan perkembangan yang sudah dikerjakan di tahap awal lewat MVP menggunakan dana dari investor terakreditasi. Misalnya seperti dana dari&#160;venture capital,&#160;angel investor,&#160;atau&#160;crowdsourcing.&#160;Seed funding&#160;umumnya jadi investasi kedua setelah&#160;pre-seed funding. Seed funding&#160;digunakan untuk apa saja, sih? Kapan harus mengumpulkan&#160;seed funding? Kamu harus mulai mengumpulkan modal awal 4–6 bulan sebelum [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/ingin-dapat-seed-funding-siapkan-dulu-hal-ini/">Ingin Dapat Seed Funding? Siapkan Dulu Hal Ini</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h3 class="wp-block-heading" id="ac74"><strong>Apa itu&nbsp;<em>seed funding</em>?</strong></h3>



<p id="0429"><em>Seed funding&nbsp;</em>adalah sarana bagi startup untuk melanjutkan perkembangan yang sudah dikerjakan di tahap awal lewat MVP menggunakan dana dari investor terakreditasi. Misalnya seperti dana dari&nbsp;<em>venture capital</em>,&nbsp;<em>angel investor,</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>crowdsourcing</em>.&nbsp;<em>Seed funding&nbsp;</em>umumnya jadi investasi kedua setelah&nbsp;<em>pre-seed funding.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading" id="51cb"><strong><em>Seed funding&nbsp;</em>digunakan untuk apa saja, sih?</strong></h3>



<ol class="wp-block-list">
<li>Mengembangkan versi produk atau layanan yang siap dijual.</li>



<li>Merekrut tim <em>engineer, designer, </em>dan lain-lain.</li>



<li>Mendapatkan pelanggan dengan mengeluarkan biaya pemasaran dan mendapatkan validasi atas asumsi utama produk/layananmu (mencapai <em>product-market fit</em>).</li>
</ol>



<h3 class="wp-block-heading" id="29d5"><strong>Kapan harus mengumpulkan&nbsp;<em>seed funding</em>?</strong></h3>



<p id="3101">Kamu harus mulai mengumpulkan modal awal 4–6 bulan sebelum selesai menggunakan dana dari putaran&nbsp;<em>pre-seed.</em></p>



<p id="f8f6">Waktu tersebut akan memberimu dan tim kesempatan untuk berkomunikasi dengan investor lama dan baru, serta menunjukkan kepada mereka bahwa startupmu layak mendapatkan putaran pendanaan berikutnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="6c35"><strong>Seberapa banyak dana yang dibutuhkan dalam&nbsp;<em>seed funding</em>?</strong></h3>



<p id="f8bf">Itu semua tergantung dari banyak faktor, terutama kebutuhan startup, industri, dan pasar. Namun, secara umum, dalam&nbsp;<em>seed funding&nbsp;</em>harus tersedia dana untuk menemukan&nbsp;<em>product-market fit.&nbsp;</em>Jika kamu ada di pasar yang besar,&nbsp;<em>product-market fit&nbsp;</em>umumnya disertai pendapatan yang signifikan dan kemampuan untuk menghasilkan laba.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="83a5"><strong>Apa saja yang harus disiapkan untuk&nbsp;<em>seed funding</em>?</strong></h3>



<p id="4240">Ada tiga dokumen utama yang perlu kamu siapkan, yaitu:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Ringkasan eksekutif.</li>



<li><em>Pitch deck teaser</em> dan <em>pitch deck</em> lengkap.</li>



<li>Video ketika menyampaikan <em>pitch deck teaser.</em></li>
</ol>



<p id="99f3">Ketiga dokumen tersebut adalah aset yang bisa kamu gunakan untuk menarik perhatian investor dan mempermudah mereka dalam melakukan evaluasi. Maka dari itu, pertimbangkan untuk menulis semua hal yang perlu diketahui oleh publik tentang startupmu.</p>



<p id="40c5"><strong>1. Ringkasan eksekutif</strong></p>



<p id="35be">Tuliskan satu hingga dua halaman yang mencakup semua informasi tentang visi, produk, tim, daya tarik,&nbsp;<em>market size</em>, dan keuangan minimum (pendapatan, jika ada, dan penggalangan dana sebelumnya dan saat ini). Komponen yang paling penting adalah info kontak sehingga investor dapat menghubungimu jika mereka tertarik.</p>



<p id="4aab"><strong>2.&nbsp;<em>Pitch deck</em></strong></p>



<p id="e2a8">Berisikan data yang disajikan secara visual dan disampaikan lewat&nbsp;<em>storytelling.&nbsp;</em>Sedangkan&nbsp;<em>teaser pitch deck&nbsp;</em>adalah versi lebih pendek dari&nbsp;<em>pitch deck</em>. Pastikan&nbsp;<em>pitch deck&nbsp;</em>milikmu sudah mengandung semua komponen ini:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Nama perusahaan, logo, dan slogan.</li>



<li>Visi: bagaimana dampaknya terhadap dunia jika kamu berhasil mencapai tujuan?</li>



<li>Masalah: apa yang ingin kamu selesaikan untuk pelanggan atau pengguna?</li>



<li>Pelanggan: siapa pelanggan atau pengguna produkmu?</li>



<li>Solusi: apa yang telah kamu buat dan bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut?</li>



<li><em>Total Addressable Market</em>/total pasar yang tersedia (TAM): harus lebih dari $1 miliar, yang menunjukkan pasar cukup besar untuk mempertahankan pendapatan $100 juta.</li>



<li>Lanskap pasar: siapa lagi yang memecahkan masalah, dan bagaimana kamu bisa menjadi 10x lebih baik?</li>



<li>Traksi saat ini: buat daftar statistik/rencana utama untuk penskalaan dan akuisisi pelanggan di masa mendatang.</li>



<li>Model bisnis: bagaimana kamu menghasilkan uang dan apa saja unit ekonomi dan <em>margin</em> kotornya?</li>



<li>Tim: siapa kamu, seperti apa latar belakangmu, dan kamu punya semuanya yang bisa membuatmu berhasil.</li>



<li>Penggalangan dana: berapa banyak yang telah kamu kumpulkan, berapa banyak yang akan kamu kumpulkan, dan apa yang akan kamu lakukan dengan modal tersebut?</li>
</ul>



<p id="f21a"><strong>3. Tambahan video</strong></p>



<p id="fcd4">Video yang membahas&nbsp;<em>slide</em>&nbsp;penting dalam&nbsp;<em>teaser deck</em>&nbsp;akan memberikan sentuhan personal pada&nbsp;<em>deck</em>&nbsp;tersebut. Investor melihat begitu banyak&nbsp;<em>deck</em>, sehingga video dengan penyampaian yang bersemangat dapat membantumu untuk lebih menonjol.</p>



<p id="a36b">Itu tadi persiapan yang bisa kamu lakukan sebelum melakukan&nbsp;<em>seed funding.&nbsp;</em>Semoga semuanya lancar dan berhasil, ya!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="e49e"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="6ae8"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="437c"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----09832e55dd7b--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/ingin-dapat-seed-funding-siapkan-dulu-hal-ini/">Ingin Dapat Seed Funding? Siapkan Dulu Hal Ini</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Founder: Panduan Singkat untuk Elevator Pitch</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/tips-founder-panduan-singkat-untuk-elevator-pitch/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 04:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch & Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa itu&#160;elevator pitch? Dikutip dari situs Asana,&#160;elevator pitch&#160;adalah kesempatan untuk membagikan ringkasan singkat tentang merek dan penawaran produk. Tetapi,&#160;pitch&#160;juga bisa menjadi kesempatan untuk menjalin relasi nyata yang dapat digunakan nantinya. Berapa waktu yang ideal untuk melakukan&#160;elevator pitch? Durasi adalah hal penting yang kerap diabaikan ketika membuat&#160;elevator pitch.&#160;Elevator pitch&#160;yang terlalu panjang tidak akan efektif. Jadi pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tips-founder-panduan-singkat-untuk-elevator-pitch/">Tips Founder: Panduan Singkat untuk Elevator Pitch</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h2 class="wp-block-heading" id="7390">Apa itu<em>&nbsp;elevator pitch</em>?</h2>



<p id="cd13">Dikutip dari situs Asana,&nbsp;<em>elevator pitch</em>&nbsp;adalah kesempatan untuk membagikan ringkasan singkat tentang merek dan penawaran produk. Tetapi,&nbsp;<em>pitch</em>&nbsp;juga bisa menjadi kesempatan untuk menjalin relasi nyata yang dapat digunakan nantinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="28c1">Berapa waktu yang ideal untuk melakukan&nbsp;<em>elevator pitch</em>?</h2>



<p id="f66e">Durasi adalah hal penting yang kerap diabaikan ketika membuat&nbsp;<em>elevator pitch</em>.&nbsp;<em>Elevator pitch</em>&nbsp;yang terlalu panjang tidak akan efektif. Jadi pada umumnya, durasi&nbsp;<em>elevator pitch</em>&nbsp;tergantung pada topik dan orang yang akan menjadi target&nbsp;<em>pitch</em>nya. Namun secara garis besar,&nbsp;<em>pitch</em>&nbsp;harus dilakukan sesingkat mungkin dengan memilih poin penting dengan seksama.</p>



<p id="513a">Menurut penelitian yang dilakukan oleh Microsoft, rata-rata orang memiliki rentang perhatian sekitar delapan detik. Maka, durasi&nbsp;<em>elevator pitch</em>&nbsp;yang ideal adalah tidak lebih dari 30 detik.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="6589">Apa yang perlu dilakukan sebelum&nbsp;<em>elevator pitch</em>?</h2>



<h3 class="wp-block-heading" id="b0ca"><strong>1. Menjelaskan tentang proposisi nilai</strong></h3>



<p id="66b6">Mengkomunikasikan tentang proposisi nilai adalah salah satu poin yang harus disampaikan saat&nbsp;<em>elevator pitch</em>. Ini menjadi intisari dan daya tarik dari apa yang kamu tawarkan ke pelanggan.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="508b"><strong>2. Menyiapkan diri dengan penuh percaya diri</strong></h3>



<p id="59a3">Menyiapkan<em>&nbsp;elevator pitch</em>&nbsp;dengan percaya diri dan lancar butuh persiapan matang. Kamu bisa banyak berlatih seolah-olah sedang berbicara di atas panggung.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="a874"><strong>3. Mengatur nada bicara, intonasi, dan artikulasi</strong></h3>



<p id="7ee9">Usahakan atur tempo dengan stabil saat berbicara dan gunakan bahasa tubuh yang baik. Menyampaikan&nbsp;<em>pitch</em>&nbsp;dengan terburu-buru akan membuat pesan ‘mengalir’ terlalu cepat dan tidak dipahami audiens.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="6a79"><strong>Tips<em>&nbsp;elevator pitch</em>&nbsp;dari para&nbsp;<em>founder</em></strong></h2>



<p id="384f">“Gunakan kerangka untuk membantumu menguraikan&nbsp;<em>elevator pitch</em>, seperti nama startupmu, siapa target pengguna, masalah pengguna, solusi yang bisa kamu berikan untuk masalah pengguna, serta bagaimana solusimu lebih baik daripada yang lain.”</p>



<p id="8c76">Michael Lisovetsky — HomeSwipe</p>



<p id="6ad4">“Buat kalimatmu menarik perhatian. Kuncinya, bedakan dirimu dari orang banyak, karena pikiran manusia pada dasarnya ingin tahu. Jadi, tariklah minat orang-orang dengan mengidentifikasi kualitas unik tentang bisnismu.”</p>



<p id="024c">Ashu Dubey — 12 Lab</p>



<p id="93f8">“Kalimat singkat kadang tidak memuat proposisi nilai dari startupmu. Tidak masalah menggunakan dua kalimat, yang lebih penting adalah waktu. Usahakan kamu bisa menjelaskannya dalam waktu kurang dari 30 detik.”</p>



<p id="11ac">Kaya DeMatteo — Bad Rhino</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="9816"><strong>Contoh<em>&nbsp;elevator pitch</em>&nbsp;(sumber dari situs Asana)</strong></h2>



<h3 class="wp-block-heading" id="d7f0">Contoh pertama</h3>



<p id="1ddb">Tim kami benar-benar kesulitan untuk beralih menjadi pekerja jarak jauh. Komunikasi tidak tertata dan orang-orang kesulitan menemukan informasi yang benar untuk menyelesaikan proyek. Tapi, untungnya, kami menemukan solusi untuk masalah kami.</p>



<p id="d875">Menerapkan alat manajemen proyek tidak hanya menambahkan produktivitas, tapi juga meningkatkan keseluruhan kerja sama tim. Setiap perusahaan memilih alat berbeda, tapi saya dapat tanpa ragu menyatakan bahwa perangkat lunak kami adalah yang terbaik dalam menghubungkan gol dengan pekerjaan yang dibutuhkan untuk mencapainya.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="cdac">Contoh kedua</h3>



<p id="5420">Dalam industri mana pun atau sehebat apa pun dalam bekerja, pekerjaan memang rumit. Tapi, perangkat lunak manajemen proyek yang baik bisa membantu meningkatkan produktivitas dan komunikasi. Saya belum pernah melewatkan batas waktu selama bertahun-tahun. Jika tertarik dengan cara perangkat lunak tersebut membantu tim-mu, hubungi saya dan saya bisa menjelaskan selengkapnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="d6a5">Contoh ketiga</h3>



<p id="6960">Kami punya pelanggan yang sepenuhnya beralih menjadi pekerja jarak jauh tahun ini dan butuh bantuan untuk memastikan batas waktu tercapai. Dengan bantuan kami, mereka bisa mendapatkan kembali hingga 10% dari waktu kerja mereka dan fokus pada hal yang lebih penting seperti perencanaan strategis.</p>



<p id="2bbf">Jadi, apa kamu sudah siap untuk menyampaikan&nbsp;<em>pitch</em>&nbsp;pertamamu?</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="6cf5"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="a4e1"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="7c93"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----d99bc168d925--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tips-founder-panduan-singkat-untuk-elevator-pitch/">Tips Founder: Panduan Singkat untuk Elevator Pitch</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Tips Presentasi Business Pitching dengan Sukses</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/7-tips-presentasi-business-pitching-dengan-sukses/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 03:12:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10246</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa itu&#160;business pitching? Disebut juga dengan promosi bisnis, yaitu segala jenis peluang yang bisa kamu presentasikan dalam jangka waktu terbatas. Pada dasarnya, di&#160;pitching&#160;kamu akan menceritakan&#160;siapa dirimu, apa yang kamu lakukan, dan masalah apa yang dipecahkan oleh bisnismu. Promosi bisnis dapat dilakukan secara tatap muka, telepon, atau saluran digital seperti situs web. Mengapa harus melakukan&#160;business pitching? [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/7-tips-presentasi-business-pitching-dengan-sukses/">7 Tips Presentasi Business Pitching dengan Sukses</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="45ce">Apa itu&nbsp;<em>business pitching</em>?</p>



<p id="5706">Disebut juga dengan promosi bisnis, yaitu segala jenis peluang yang bisa kamu presentasikan dalam jangka waktu terbatas. Pada dasarnya, di&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>kamu akan menceritakan<em>&nbsp;</em>siapa dirimu, apa yang kamu lakukan, dan masalah apa yang dipecahkan oleh bisnismu. Promosi bisnis dapat dilakukan secara tatap muka, telepon, atau saluran digital seperti situs web.</p>



<p id="d00e">Mengapa harus melakukan&nbsp;<em>business pitching</em>?</p>



<p id="b66d">Promosi bisnis adalah cara untuk membujuk target audiens agar mau terhubung dan terlibat dengan apa yang ditawarkan. Promosi bisnis yang ciamik berhasil menjelaskan masalah yang dapat dipecahkan oleh bisnismu, serta dampaknya terhadap pasar dalam sebuah industri.</p>



<p id="31a5">Mempresentasikan&nbsp;<em>business pitching&nbsp;</em>adalah sebuah keterampilan yang dapat dilatih. Dan tentu saja, kamu juga bisa melakukannya dengan sering berlatih dan menerapkan beberapa tips penting ini:</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="708f"><strong>1. Tahu angka cantikmu</strong></h3>



<p id="8076">Promosi bisnis adalah tentang mengemas ‘angka cantik’ menjadi hal yang bernilai bagi orang lain. ‘Angka cantik’ ini bisa berupa apa pun yang jadi bagian dalam perjalanan bisnismu. Misalnya, jumlah basis pelanggan, harga pokok penjualan, jumlah penjualan tahunan, lalu lintas situs web setiap bulan, margin keuntungan, investasi sebelumnya, dan lain-lain.</p>



<p id="2d06">Namun, angka saja tidak cukup. Itu perlu disampaikan dengan cerita yang menggugah dan relevan bagi target audiensnya. Angka besar dan fantastis tidak ada artinya apabila tidak diceritakan dengan menarik, karena pesannya tidak akan sampai. Oleh karena itu, ini sangat berhubungan dengan tips yang ada di poin selanjutnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="3213"><strong>2. Menceritakan pengalamanmu</strong></h3>



<p id="e92c">Harvard Business Review melakukan survei pada tahun 2006, di mana investor senior tidak hanya berfokus pada angka-angka di balik bisnis. Mereka ternyata juga tertarik dengan pengalaman&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Misalnya, jika kamu mencoba menjual selang baru ke pemadam kebakaran, memiliki pengalaman di industri pemadam kebakaran (dan menyoroti hal itu dalam promosi), itu bisa lebih penting bagi investor daripada seberapa murah harga selang air yang dijual.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="e304"><strong>3. Menyesuaikan topik dengan nada bicara</strong></h3>



<p id="9a37">Kita tidak bisa menyamaratakan promosi bisnis karena audiensnya akan selalu berbeda. Misalnya, ketika kamu menyampaikan promosi bisnis pada&nbsp;<em>angel investor,&nbsp;</em>maka kamu dapat fokus untuk menyampaikan pesan terhadap produk atau layanan yang dapat mendongkrak nilai bisnismu. Sementara, jika target audiensnya adalah calon pelanggan, kamu bisa lebih fokus pada&nbsp;<em>pain points&nbsp;</em>atau titik rasa sakit yang mereka alami dan bagaimana produkmu dapat mengatasi masalah mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="8a21"><strong>4. Menyesuaikan Call to Action (CTA)</strong></h3>



<p id="0ae3">Ini berhubungan dengan poin ketiga.&nbsp;<em>Call to Action&nbsp;</em>sangat berkaitan dengan siapa target audiens dari promosi bisnisnya. Intinya, semakin bertarget, promosimu akan semakin persuasif dan tajam.</p>



<p id="1fd2">Misalnya, kamu dapat menggunakan CTA ‘learn more’ agar produk, bisnis, atau layananmu dapat mendorong investor bertindak.</p>



<p id="eac5">CTA ‘buy now’ digunakan untuk calon pelanggan agar mereka merasa ‘terdesak’ untuk membeli produk sekarang juga.</p>



<p id="7668">Lain lagi dengan CTA ‘join us’ yang dapat kamu tampilkan di situs karir untuk merekrut karyawan baru.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="1a34">5. Mempertimbangkan untuk mengajak mitra saat&nbsp;<em>pitching</em></h3>



<p id="7592">Promosi adalah tentang menjual tim dan menekankan keahlian setiap orang yang kamu miliki. Itu alasannya, mengapa punya banyak suara sangat penting ketika&nbsp;<em>pitching.&nbsp;</em>Jadi, apabila kamu punya mitra, pelanggan, atau juru bicara yang dapat memperkuat pesanmu, cobalah untuk menyertakan mereka dalam promosi. Catatan pentingnya, mitra tersebut harus dapat meningkatkan merek bisnismu.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="f0b3"><strong>6. Mengenali pesaing</strong></h3>



<p id="8a67">Produkmu tidak diciptakan untuk satu orang saja. Pasti ada pesaing sejenis yang punya solusi serupa. Oleh karena itu, penting sekali untuk memberikan penawaran yang unik dalam promosi bisnismu. Salah satu caranya dengan mengenali pesaing, target pasar yang dilayani, dan perbedaan utama antara bisnis pesaing dengan bisnismu. Dengan memahami pesaingmu, kamu lebih siap untuk menjawab pertanyaan dari target audiens, “Mengapa kami membutuhkan produkmu?”</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="43fc"><strong>7. Membagikan kisah pribadi</strong></h3>



<p id="be84">Cerita personal dapat memberikan sentuhan emosi yang menarik dalam promosi bisnis. Banyak <em>pitching </em>yang dibuka dengan masalah sederhana yang diceritakan lewat kisah pribadi sehingga target audiens akan lebih mudah merasa terhubung. Setelah merasa terhubung, mereka akan lebih terbuka untuk terlibat dan meningkatkan peluang untuk menindaklanjuti CTA yang kamu tawarkan.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="b7a9"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="cfb3"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="0d67"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----bb66ab28687b--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/7-tips-presentasi-business-pitching-dengan-sukses/">7 Tips Presentasi Business Pitching dengan Sukses</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Tips Pitching Startup dari Ahlinya</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/belajar-tips-pitching-startup-dari-ahlinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2023 04:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch & Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pitching&#160;menjadi sebuah kesempatan bagi startup untuk unjuk gigi dan ‘memperlihatkan taringnya’ di depan audiens. Kesempatan ini pula yang banyak membuat startup gagal karena gagal menarik perhatian audiens dan investor. Mereka kerap melakukan ‘kesalahan’ seperti menjabarkan terlalu banyak hal, atau melewatkan banyak poin penting yang seharusnya diceritakan. Untuk itu, agar kamu tidak melewatkan kesempatan berharga ketika [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/belajar-tips-pitching-startup-dari-ahlinya/">Belajar Tips Pitching Startup dari Ahlinya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="43a2"><em>Pitching&nbsp;</em>menjadi sebuah kesempatan bagi startup untuk unjuk gigi dan ‘memperlihatkan taringnya’ di depan audiens. Kesempatan ini pula yang banyak membuat startup gagal karena gagal menarik perhatian audiens dan investor. Mereka kerap melakukan ‘kesalahan’ seperti menjabarkan terlalu banyak hal, atau melewatkan banyak poin penting yang seharusnya diceritakan.</p>



<p id="5853">Untuk itu, agar kamu tidak melewatkan kesempatan berharga ketika nanti&nbsp;<em>pitching,&nbsp;</em>kamu perlu melakukan persiapan sedari dini. Lewat artikel ini, kamu dapat menerapkan tips&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>yang dijelaskan oleh pakarnya, yaitu David Beckett, yang telah menjadi pelatih&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>selama belasan tahun untuk perusahaan dan startup, agar berhasil meningkatkan nilai mereka.</p>



<p id="e040">Sudah siapkah kamu? Mari kita mulai dari tips yang paling awal.</p>



<p id="5459"><strong>1. Mendengarkan audiensmu</strong></p>



<p id="82b0">Startup sering terkecoh dengan memberi tahu semua orang tentang produk yang telah dibangun dengan jerih payah dan tetes air mata. Namun faktanya, orang lain bisa jadi tidak peduli sama sekali. Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu lebih menyelami audiensmu. Promosimu harus selaras dan relevan dengan keinginan audiens.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Siapa audiensmu?</li>



<li>Apa yang sangat penting bagi mereka?</li>



<li>Bagaimana agar kamu bisa membuat orang lain terkesan?</li>
</ul>



<p id="eb7a"><strong>2. Fokus pada masalah dan solusinya</strong></p>



<p id="25d2"><em>Pitch&nbsp;</em>yang kamu tulis harus menjawab tentang&nbsp;<em>pain points&nbsp;</em>dan keuntungan yang didapatkan pelanggan.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Apa akibat dari&nbsp;<em>pain points&nbsp;</em>yang dialami pelanggan?</li>



<li>Seberapa besar masalah yang mereka miliki?</li>



<li>Apakah mereka akan membayar agar masalah tersebut bisa selesai?</li>



<li>Bagaimana caramu memvalidasinya?</li>
</ul>



<p id="932e"><strong>3. Menetapkan tujuan yang jelas</strong></p>



<p id="a375">Kesimpulannya,&nbsp;<em>pitch&nbsp;</em>yang sukses akan membuat orang lain mengambil tindakan. Jika berbicara tentang investor, maka tindakannya adalah&nbsp;<em>dealing&nbsp;</em>untuk investasi. Namun, startup pada umumnya akan menempuh langkah ini sebelumnya. Misalnya, tindakan untuk membuat pertemuan lanjutan, perkenalan, atau sesederhana audiens memindai kode QR untuk mengetahui informasi lebih lanjut.</p>



<p id="3d6c">Kemudian, yang paling penting adalah menjaga koneksi setelah audiens melakukan tindakan yang kita inginkan. Serta, buatlah tujuan yang jelas dan mudah diingat.</p>



<p id="9efa"><strong>4. Menggunakan&nbsp;<em>post it&nbsp;</em>untuk menyusun alur cerita</strong></p>



<p id="9dfe">Setelah kamu menetapkan tujuan, kini tiba saatnya untuk menyusun strategi dalam mewujudkannya. Kamu dapat memanfaatkan&nbsp;<em>sticky notes&nbsp;</em>atau kertas tempel untuk menuangkan pemikiran dan idemu dan menyusunnya ke dalam alur cerita. Supaya lebih mudah, kamu dapat menggunakan Pitch Canvas yang disusun oleh Beckett, sebuah alat bercerita gratis yang dapat digunakan untuk menyusun promosimu.</p>



<p id="af6f"><strong>5. Tunjukkan nilaimu</strong></p>



<p id="15fa">Bisnis tidak bisa dijabarkan dengan konsep di atas kertas. Bisnis dapat dibuktikan dengan produk dan pelanggan yang tepat. Maka dari itu, investor ingin melihat bukti bahwa kamu dapat melaksanakan rencana dan strategimu. Misalnya, jika kamu punya daya tarik pelanggan, kamu dapat menjelaskan siapa saja yang menggunakan produk tersebut. Jika kamu punya demo, tunjukkan bagaimana demo tersebut bekerja.</p>



<p id="c40c"><strong>6. Pembukaan adalah kuncinya</strong></p>



<p id="ffc0">Investor dapat melihat ribuan penawaran dalam satu tahun dan mereka hampir tidak punya banyak waktu untuk bertele-tele. Untuk itu, syarat pertama yang mutlak harus kamu penuhi adalah menggunakan&nbsp;<em>opening&nbsp;</em>untuk membuat mereka terpikat. Sebab, jika pembukaan ini tidak berhasil memikat audiens, maka bagian selanjutnya hampir dipastikan tidak akan terlalu diperhatikan oleh audiens.</p>



<p id="8bd6"><strong>7. Percantik&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>secara verbal</strong></p>



<p id="e8e0">Setelah kamu memiliki&nbsp;<em>prototype&nbsp;</em>untuk promosi, kamu perlu menjelaskannya secara verbal. Untuk itu, kamu perlu banyak berlatih untuk mengucapkan dengan lantang di depan audiens. Jangan lupa untuk bertanya kepada audiens tentang respon dan masukan dari versi latihanmu, agar kamu dapat menyempurnakan penyampaian&nbsp;<em>pitching</em>nya. Penting sekali untuk mengatur kejelasan, fokus, ritme, serta penekanan terhadap kata-kata penting agar lebih menonjol.</p>



<p id="7e61"><strong>8. Sempurnakan dengan latihan</strong></p>



<p id="b45b">Beckett telah melakukan penelitian tentang kapasitas mendengarkan dan berbicara banyak orang. Kesimpulannya, kamu dapat berbicara maksimal 150 kata per menit. Jika berbicara lebih cepat dari itu, orang lain akan kesulitan untuk mengikuti. Kamu dapat berbicara sedikit lebih lambat agar orang dapat memproses pesan yang disampaikan.</p>



<p id="5788">Cobalah berlatih untuk menyampaikan pesan penting, dengan energi dan kecepatan yang cukup. Pada umumnya, 150 kata akan muat dalam kurang lebih sembilan kalimat. Jika promosinya disampaikan dalam durasi tiga menit, maka jumlahnya sekitar 27 kalimat. Ini dapat menjadi acuan untukmu dalam menyusun cerita agar pesannya dapat diterima oleh audiens dan membuat mereka melakukan tindakan.</p>



<p id="5d1d">Semoga sesi<em> pitching</em> kamu mendapatkan tanggapan yang positif, ya. Semangat terus, <em>Founder!</em></p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="1ad2"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="4dd0"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="86c8"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----3f52f02e29d7--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/belajar-tips-pitching-startup-dari-ahlinya/">Belajar Tips Pitching Startup dari Ahlinya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memahami Kekuatan Storytelling untuk Presentasi Memukau di Temu Gagasan Rintisan: Persuasi &#038; Presentasi</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/memahami-kekuatan-storytelling-untuk-presentasi-memukau-di-temu-gagasan-rintisan-persuasi-presentasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Apr 2023 09:42:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch & Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Rintisan]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Startup story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8931</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bertemu dan menggali inti Rintisan bersama founder startup Jahitin dan Dynamic Buzz! Kemampuan persuasi dan presentasi sangat diperlukan oleh seorang founder startup, karena hal itu dapat memengaruhi keberhasilan bisnismu. Memiliki kemampuan tersebut dapat memudahkanmu dalam menjelaskan dan meyakinkan tentang visi, misi, dan value bisnismu kepada investor hingga pelanggan. Guna meningkatkan kemampuan persuasi dan presentasimu, Gerakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/memahami-kekuatan-storytelling-untuk-presentasi-memukau-di-temu-gagasan-rintisan-persuasi-presentasi/">Memahami Kekuatan Storytelling untuk Presentasi Memukau di Temu Gagasan Rintisan: Persuasi &amp; Presentasi</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bertemu dan menggali inti Rintisan bersama founder startup Jahitin dan Dynamic Buzz!</p>



<p>Kemampuan persuasi dan presentasi sangat diperlukan oleh seorang founder startup, karena hal itu dapat memengaruhi keberhasilan bisnismu. Memiliki kemampuan tersebut dapat memudahkanmu dalam menjelaskan dan meyakinkan tentang visi, misi, dan value bisnismu kepada investor hingga pelanggan.</p>



<p>Guna meningkatkan kemampuan persuasi dan presentasimu, Gerakan Nasional #1000StartupDigital menyelenggarakan acara Temu Gagasan yang sekaligus menjadi momen perilisan volume terbaru buku saku Rintisan, serta menjadi ruang temu para peserta untuk berjejaring.</p>



<p>Di acara Temu Gagasan edisi Persuasi &amp; Presentasi yang diadakan pada Sabtu, 15 Maret 2023 lalu, para peserta mendapat tips dan trik langsung dari ahlinya tentang cara memahami berbagai strategi yang harus disiapkan ketika hendak meyakinkan seseorang atau pihak-pihak tertentu.</p>



<p>Pada panel diskusi “The Power of Words: Crafting Persuasive Story for Powerful Presentations”, Asri Wijayanti,<em> Founder</em> dan CEO Jahitin dan Dayang Melati, <em>Founder</em> dan CEO Dynamic Buzz berbagi wawasan tentang teknik-teknik persuasi dan presentasi yang bisa diterapkan agar berhasil mempersuasi audiens, mulai dari menyusun narasi, mempersiapkan visual aids dan properties, hingga membangun kepercayaan diri saat <em>pitching</em>.</p>



<p>Asri Wijayanti dari Jahitin membagikan tiga teknik <em>pitching</em> yang pernah dia dapatkan dari mentornya. Dimulai dari trik pertama, yakni selalu ingat bahwa penonton tidak punya ekspektasi apa pun ketika kita sedang <em>pitching</em>. Kedua, lakukan afirmasi untuk meningkatkan kepercayaan diri dan merangsang pikiran positif. Ketiga, lakukan latihan senam vokal agar tidak ada kata atau kalimat yang salah ucap, karena hal ini sangat krusial selama sesi pitching berlangsung.</p>



<p>Kemudian Dayang Melati dari Dynamic Buzz menambahkan trik <em>pitching</em> lainnya yang bisa dipraktikkan, yakni dengan menerapkan teknik <em>storytelling</em>. Menurut Dayang, storytelling sangat penting untuk menyulap sebuah presentasi menjadi lebih menarik untuk didengar. Dayang menyarankan untuk selalu menyebutkan atau menampilkan angka agar bisa menarik perhatian audiens. Tak hanya itu, storytelling juga harus diikuti dengan visual yang memukau agar audiens lebih mudah memahami informasi yang disajikan.</p>



<p>Jam terbang memang tidak bisa bohong untuk bisa menyempurnakan kemampuan presentasi, tapi di acara Temu Gagasan edisi kali ini, Asri dan Dayang juga membagikan tips agar kamu lebih percaya diri saat pitching di depan investor.</p>



<p>Menurut Dayang, seseorang harus memiliki role model untuk dipelajari teknik andalannya untuk kemudian dimodifikasi sesuai gayamu. Selain itu, seseorang juga harus memiliki rasa percaya diri yang kuat sebelum akhirnya bisa meyakinkan orang lain.</p>



<p>“<em>We need to have a really clear vivid role model</em>, sehingga teman-teman bisa melihat rahasia dia, baru habis itu modifikasi dengan style yang teman-teman nyaman. Lalu yang kedua adalah we need to believe in ourselves. Kalau kita tidak percaya kepada diri kita, <em>we are a joke</em>. Mau ngapain aja kalau we don’t believe we can handle this things, yaudah gain experience aja dulu. Karena ketika kita bangun bisnis, kalau orangnya nggak percaya sama dirinya sendiri it will be nothing.”</p>



<p>Kemudian Asri juga membagikan bagaimana cara agar seseorang bisa lebih percaya diri saat pitching. Caranya adalah dengan terus berlatih di depan kaca, merekam diri sendiri saat latihan untuk mengetahui kelemahan yang perlu diperbaiki, dan membuat storyline agar persiapannya lebih matang.</p>



<p>“Jadi, aku akan percaya diri ketika aku sudah memastikan apa yang teman-teman tonton sebelum ini, caranya dengan latihan pitching di depan kaca. Lalu yang kedua biasanya aku record untuk mengetahui mana kata-kata yang kurang bagus jika disampaikan. Kemudian buatlah storyline agar lebih siap.”</p>



<p>Acara Temu Gagasan ini dihadiri oleh berbagai peserta, seperti pembaca setia buku saku Rintisan, calon pendiri startup, dan anak muda yang baru merintis bisnis. Jangan lewatkan kesempatanmu untuk ikut serta dalam acara Temu Gagasan berikutnya dengan memantau media sosial #1000StartupDigital agar kamu tidak kelewatan saat pendaftaran dibuka.</p>



<p>Sampai jumpa di acara Temu Gagasan berikutnya!</p>



<p>. . .</p>



<p>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</p>



<p>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</p>



<p>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/memahami-kekuatan-storytelling-untuk-presentasi-memukau-di-temu-gagasan-rintisan-persuasi-presentasi/">Memahami Kekuatan Storytelling untuk Presentasi Memukau di Temu Gagasan Rintisan: Persuasi &amp; Presentasi</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Sukses Startup: Rangkai Cerita yang Menarik Didengar</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/tips-sukses-startup-rangkai-cerita-yang-menarik-didengar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2022 07:41:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Storytelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8412</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa jadinya sebuah startup tanpa cerita yang mengiringi langkahnya? *** Dalam dunia startup, kemampuan bercerita menjadi salah satu kunci kesuksesan; baik dalam membangun ketenaran, hingga mendapatkan&#160;funding&#160;yang diinginkan. Setiap promosi — baik itu untuk VC atau prospek penjualan — adalah sebuah cerita. Cerita yang baik alur yang menarik dan mampu menghubungkan pendengar dengan tujuan yang ingin [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tips-sukses-startup-rangkai-cerita-yang-menarik-didengar/">Tips Sukses Startup: Rangkai Cerita yang Menarik Didengar</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="dff7"><em>Apa jadinya sebuah startup tanpa cerita yang mengiringi langkahnya?</em></p>



<p id="1ec4"><em>***</em></p>



<p id="3668">Dalam dunia startup, kemampuan bercerita menjadi salah satu kunci kesuksesan; baik dalam membangun ketenaran, hingga mendapatkan&nbsp;<em>funding&nbsp;</em>yang diinginkan.</p>



<p id="357d">Setiap promosi — baik itu untuk VC atau prospek penjualan — adalah sebuah cerita. Cerita yang baik alur yang menarik dan mampu menghubungkan pendengar dengan tujuan yang ingin dicapai oleh startup. Salah satu faktor nomor utama yang menentukan kesuksesan cerita startupmu: Antusiasme.</p>



<p id="66e2">Dalam banyak kasus, sebuah cerita berhasil ketika kamu menghubungkan ide atau tindakan yang lebih kecil dengan sesuatu yang lebih besar — ​​tujuan, gerakan, emosi. Hal ini berkaitan dengan bagaimana kamu membuat orang mengikutimu dalam sebuah perjalanan yang tengah kamu lalui; apakah mereka pelanggan yang mengikuti kamu melalui produk kamu, atau karyawan yang setuju dengan jam kerja awal yang melelahkan untuk menjadi bagian dari visi kamu. Keterampilan ini begitu penting bahkan sejak startupmu baru memiliki satu karyawan saja, sebab kamu bertanggung jawab menjaga mereka tetap terhubung dengan impian tentang apa yang kamu bangun bersama — melalui masa-masa tersulit. kamu harus melihatnya sebagai bagian integral dari pekerjaan kamu, sama atau bahkan lebih penting daripada keterampilan produk, teknik, atau desain kamu.</p>



<p id="bc2a">Lantas, apa hal yang membuat sebuah cerita tentang startup serta produknya menjadi begitu manis dan menarik didengar audiens?</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Menghubungkan ke Misi</strong></li>
</ol>



<p id="1597">Motivasi utama yang kerap menggerakkan seseorang adalah ketika mereka merasa sedang melakukan dan berkontribusi terhadap sesuatu yang penting. Motivasi seperti ini menjadi bagian dari kekuatan utama perusahaan. “Setiap tempat yang saya kunjungi, ada masa-masa sulit dan memanfaatkan dorongan ini adalah alasan terpenting kami mempertahankan bakat dan berhasil melewatinya. Ketika saya berada di Marinir, kami mengalami banyak hari-hari sulit yang tak terbayangkan, “ ujar Don Faul, CEO perusahaan teknologi olahraga Athos. Baginya, cerita yang berhasil menghubungkan misi dan motivasi kerja anggota tim akan membuat segenal tim merasa yakin bahwa pekerjaannya begitu penting, dan oleh karena itu komitmen terhadap pekerjaan menjadi sangat penting.</p>



<p id="edbb"><strong>2. Memperkuat Emosi</strong></p>



<p id="1e82">Selain menggarisbawahi tujuan, cerita yang bagus membangkitkan emosi — emosi manusia yang nyata dan apa adanya.</p>



<p id="eb55">Ingat juga bahwa orang menempelkan emosi pada individu dan kerap menyelami dunia melalui mata orang lain. Semakin banyak kamu dapat menceritakan kisah tentang orang-orang nyata yang terhubung dengan tujuan yang lebih dalam, semakin banyak audiens kamu akan merasa dan tidak hanya mendengar apa yang kamu coba sampaikan kepada mereka.</p>



<p id="5d35">Misalnya, kamu dapat menyoroti pekerjaan satu anggota tim secara khusus, dan menjelaskan bagaimana hal itu mendorong seluruh perusahaan lebih dekat ke metrik penting perusahaan. Kamu dapat menekankan tingkat keahlian yang mereka bawa ke pekerjaan mereka, bagaimana mereka membantu rekan satu tim yang membutuhkan, bagaimana kedalaman kepercayaan mereka pada perusahaan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ketika kamu berbicara tentang perasaan tulus yang dimiliki seseorang, kamu membantu orang lain memahami apa yang dirasakan orang lain dan berada di tempat emosional yang sama.</p>



<p id="d1b9"><strong>3. Menunjukkan bahwa kamu fokus memperbaiki diri demi melayani</strong></p>



<p id="e156">Latihan akan membuat semua perbedaan pada kualitas cerita yang kamu ceritakan. Faul ingat ketika dia pertama kali mulai fokus pada storytelling di Google, dia sering terlihat kering dan tidak terlalu menginspirasi. Dia meluangkan waktu berjam-jam untuk mengolah ceritanya menjadi lebih mengalir dan apa adanya. Tapi dia tidak bisa melakukan ini tanpa menemukan dorongannya sendiri — dan dorongan tersebut berasal dari keinginan melayani anggota timnya.</p>



<p id="760c">“Saya sangat percaya bahwa para pemimpin di perusahaan harus melayani anggota timnya. Mereka perlu memastikan bahwa mereka memiliki semua yang mereka butuhkan untuk berhasil,” kata Faul. “Salah satu kebutuhan paling kritis yang mereka miliki adalah gambaran lengkap tentang mengapa mereka harus muncul dan mencurahkan hati mereka ke dalam pekerjaan mereka setiap hari. Itu tidak baik untuk dimiliki, itu kebutuhan dasar.”</p>



<p id="8c81">Jika kamu mengalami kesulitan dalam memprioritaskan penceritaan di perusahaan kamu, ia merekomendasikan untuk membingkai ulang keterampilan dengan cara ini. Ini adalah layanan yang kamu berikan kepada karyawan kamu — lebih penting daripada katering makan siang atau peralatan hebat. Berikan waktu pada tingkat kepentingan itu.</p>



<p id="91d1"><strong>4. Menempatkan Diri kamu di Tempat Mereka</strong></p>



<p id="f304">Anggota tim akan semakin semangat bekerja ketika mendengar cerita apa pun yang menunjukkan bahwa kamu pernah berada di tempat mereka sebelumnya, dan bahwa kamu — sebagai pemimpin mereka — memahami pengalaman mereka. Mereka ingin tahu bahwa orang-orang yang membentuk strategi dan membuat keputusan bagi mereka pernah berada di sepatu yang sama dan memahami dampak keputusan mereka terhadap orang-orang.</p>



<p id="6731">Mereka ingin tahu bahwa mereka berada di jalan yang sama menuju kesuksesan. Mereka ingin merasa aman, didengar, dan dihargai. Semakin kamu dapat menjelaskan bahwa kamu pernah berada di posisi mereka dan menghadapi jenis tantangan yang mereka hadapi, maka cerita kepemimpinan kamu akan semakin efektif.</p>



<p id="3899">Kamu perlu menunjukkan bahwa sebagai pemimpin, kamu mampu merasakan frustrasi, ketakutan, stres, dan kekecewaan yang dihadapi tim kamu di sepanjang jalan. Sebagai seorang manajer, kredibilitasmu datang dari menyediakan peta jalan bagi anggota tim untuk bertahan dan tumbuh lebih kuat dari tantangan serupa.</p>



<p id="dff2">Empat hal di atas adalah formula utama yang bisa mengantar startupmu ke puncak kesuksesan: membangun cerita inspiratif yang mampu menggerakkan anggota tim dan audiensmu.</p>



<p id="e52d">Selamat bercerita, founders!</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p id="8ea7"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="e3e4"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="e908"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tips-sukses-startup-rangkai-cerita-yang-menarik-didengar/">Tips Sukses Startup: Rangkai Cerita yang Menarik Didengar</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyelami Seni Mempengaruhi Orang Lewat Persuasi</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/menyelami-seni-mempengaruhi-orang-lewat-persuasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2022 07:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Startup story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=7601</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hampir di setiap kesempatan dalam kehidupan kita, akan ada waktu saat kita membutuhkan persuasi atau seni mempengaruhi orang lain. Mulai dari menjual barang, melakukan wawancara, hingga mungkin mengajak orang lain untuk menjadi&#160;co-founder,&#160;atau mitra kerja. Uniknya, seni persuasi akan selalu berbeda kondisinya, apa yang berhasil dalam situasi A, bisa jadi tidak berhasil dalam situasi B. Itu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/menyelami-seni-mempengaruhi-orang-lewat-persuasi/">Menyelami Seni Mempengaruhi Orang Lewat Persuasi</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="41e4">Hampir di setiap kesempatan dalam kehidupan kita, akan ada waktu saat kita membutuhkan persuasi atau seni mempengaruhi orang lain. Mulai dari menjual barang, melakukan wawancara, hingga mungkin mengajak orang lain untuk menjadi&nbsp;<em>co-founder,&nbsp;</em>atau mitra kerja. Uniknya, seni persuasi akan selalu berbeda kondisinya, apa yang berhasil dalam situasi A, bisa jadi tidak berhasil dalam situasi B. Itu artinya, orang yang melakukan seni persuasi harus menguasai teknik dalam mempengaruhi orang lain, yang sifatnya kondisional. Itulah mengapa disebut dengan ‘seni’ karena tidak ada aturan bakunya. Untuk itu, kamu perlu mengetahui beberapa hal yang penting dan berpengaruh ketika akan melakukan persuasi. Cek dulu di bawah ini, ya.</p>



<p id="1339">1. Adanya timbal balik</p>



<p id="d616">Seperti prinsip sebab akibat, jika kita membantu seseorang, orang tersebut akan lebih mungkin untuk membantumu apabila kamu membutuhkannya. Kata ‘mungkin’ memang harus disematkan karena tidak semua orang merasa perlu melakukan tindakan timbal balik. Namun pada umumnya, mayoritas orang tidak suka jika merasa berhutang kepada orang lain dan akan berusaha untuk ‘menyeimbangkannya’. Analoginya sama seperti stan di toko yang memberikan sampel makanan atau sampel produk dengan tujuan membuat konsumen lebih rentan untuk membeli produk setelah mencoba sampelnya.</p>



<p id="906f">2. Komitmen dan konsistensi</p>



<p id="22f7">Jika kamu bisa membuat seseorang berkomitmen pada sesuatu, mereka punya peluang lebih besar untuk menindaklanjutinya. Misalnya, jika seorang pemimpin meninggalkan ruangan rapat tanpa menyetujui keputusan, maka setiap orang yang hadir punya peluang lebih kecil dalam menyatakan komitmen atau mengerjakan tugas yang diberikan.</p>



<p id="e7e6">3.&nbsp;<em>Social proof</em></p>



<p id="19a9">Contoh dari&nbsp;<em>social proof&nbsp;</em>adalah kesaksian dan penggunaan dari para ahli, misalnya seperti ‘Bayangkan 9 dari 10 pekerja kantoran profesional menggunakan alat ini’. Hal ini adalah contoh penggunaan bukti sosial dalam mempengaruhi orang lain.</p>



<p id="cf4f">4. Menyukai</p>



<p id="75e1">Memang ini terkesan subjektif, namun jika kita percaya dengan orang lain, rasanya kita relatif kenal, dekat, atau menyukai orang tersebut. Rasa kepercayaan dan pengaruh dapat timbul dari rasa suka. Umumnya, kita akan lebih menyukai orang yang punya kemiripan dan yang menarik. Menarik dalam arti dapat diajak diskusi dan ‘nyambung’ saat diskusi, atau bisa jadi menarik karena orang tersebut memiliki&nbsp;<em>value&nbsp;</em>lebih. Jadi, merupakan hal yang wajar apabila jika ada seseorang yang menyukaimu, mereka akan punya kecenderungan untuk mengatakan ‘ya’ kepadamu.</p>



<p id="136e">5. Menciptakan kelangkaan</p>



<p id="5428">Dengan kelangkaan, orang akan cenderung lebih percaya dan tergerak untuk bertindak. Misalnya melakukan pembelian atau hal lainnya. Jika kamu dapat menciptakan urgensi, maka orang akan lebih mungkin untuk melakukan tindakan dan terdorong atas persuasimu.</p>



<p id="e5d1">6. Membangun hubungan</p>



<p id="62d9">Berbicara tentang seni persuasi, erat kaitannya dengan membangun hubungan. Karena, akan lebih mudah meyakinkan orang yang kamu kenal. Kamu tidak akan tahu orang tersebut jika tidak berusaha untuk terhubung dengan mereka. Koneksi yang dijalin tidak hanya membantu mengekspresikan ide dan argumen, namun juga membantu meningkatkan rasa percaya audiens. Terlebih jika kamu mengetahui apa saja yang diinginkan audiens, maka kamu dapat memasukkannya ke dalam penawaran sehingga kamu punya proposisi yang saling menguntungkan.</p>



<p id="443e">7. Mempelajari informasi dan latar belakang audiens</p>



<p id="786c">Menggali informasi tentang audiens, entah itu rekan kerja, atasan, karyawan, hingga klien, akan membantumu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang cara mereka berpikir dan berkomunikasi. Dari situ, kamu bisa membuat strategi komunikasi yang sesuai dengan pola pikir dan gaya komunikasi mereka.</p>



<p id="50cb">8. Mengamati dan mendengarkan dengan aktif</p>



<p id="c533">Untuk bisa persuasi, kita harus bisa bertindak sebagai komunikator yang terampil. Artinya, membangun hubungan dua arah secara aktif, baik menjadi pendengar yang aktif dan pengamat yang teliti. Untuk itu, kamu bisa mencoba untuk mencermati hal-hal tentang bagaimana audiens mengungkapkan rasa setuju dan tidak setuju. Selain itu, kamu perlu memahami cara mereka menunjukkan rasa pedulinya, bahkan ketika mereka tidak mau berkomitmen.</p>



<p id="ab51">9. Menyajikan ide&nbsp;<em>win-win&nbsp;</em>kepada audiens</p>



<p id="3a49">Tidak ada orang yang ingin dirugikan. Ini adalah kodrat manusia yang menjadi kebutuhan. Agar berhasil dalam persuasi, kamu sebaiknya memberi kesempatan dan menunjukkan bahwa kamu membantu mereka untuk ‘menang’. Kamu perlu berlatih untuk bisa menyampaikan pendapat dengan mantap dan meyakinkan, sehingga orang dapat dengan mudah menilai dan melihat apa keuntungan yang bisa mereka dapatkan. Cari tahu apa saja tujuan mereka dan hubungkan dengan ide-idemu. Setelah itu, bantu mereka mencapai tujuan dengan ide-ide yang kamu miliki sehingga kamu punya&nbsp;<em>positioning&nbsp;</em>yang kuat.</p>



<p id="5a9a">10. Kelola emosi</p>



<p id="e8d6">Banyak studi menunjukkan bahwa emosi sangat berkaitan dengan proses pengambilan keputusan. Emosi yang kamu tunjukkan ke orang lain akan berpengaruh, apakah mereka akan setuju atau tidak kepadamu. Jika orang lain merasa tidak yakin dengan apa yang kamu bicarakan, kemungkinan besar mereka tidak akan setuju terhadapmu. Untuk itu, penting sekali untuk menunjukkan emosi yang positif pada orang lain. Tunjukkan bahwa kamu percaya diri ketika mengungkapkan ide sehingga akan lebih mudah dalam melakukan persuasi.</p>



<p id="c102"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="cccf"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="c19f"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/menyelami-seni-mempengaruhi-orang-lewat-persuasi/">Menyelami Seni Mempengaruhi Orang Lewat Persuasi</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trik Pitching Menginspirasi: Buatlah Mengalir seperti Cerita</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/trik-pitching-menginspirasi-buatlah-mengalir-seperti-cerita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2022 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=7263</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dari ratusan pidato, ditemukan bahwa penyaji yang paling efektif menggunakan teknik yang sama dengan para pendongeng hebat: bercerita dan mengingatkan orang tentang kondisi terkini, kemudian mengungkapkan cara menuju kondisi yang lebih baik dengan analogi konflik yang perlu diselesaikan. Ketegangan dari konflik tersebut membantu para pencerita membujuk penonton untuk mengadopsi pola pikir baru atau berperilaku berbeda [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/trik-pitching-menginspirasi-buatlah-mengalir-seperti-cerita/">Trik Pitching Menginspirasi: Buatlah Mengalir seperti Cerita</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="f151">Dari ratusan pidato, ditemukan bahwa penyaji yang paling efektif menggunakan teknik yang sama dengan para pendongeng hebat: bercerita dan mengingatkan orang tentang kondisi terkini, kemudian mengungkapkan cara menuju kondisi yang lebih baik dengan analogi konflik yang perlu diselesaikan.</p>



<p id="76ef">Ketegangan dari konflik tersebut membantu para pencerita membujuk penonton untuk mengadopsi pola pikir baru atau berperilaku berbeda — untuk beralih dari ‘apa yang ada’ menjadi ‘apa yang bisa terjadi’. Dengan mengikuti struktur cerita tiga bagian (awal, tengah, akhir), mereka menciptakan pesan yang mudah dicerna, diingat, dan diceritakan kembali.</p>



<p id="69b6">Jika divisualisasikan, kira-kira seperti inilah struktur cerita yang bersifat persuasif:</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/1400/0*mjI8R3GFemozM9kJ" alt=""/><figcaption><em>Sumber: hbr.org</em></figcaption></figure>



<p id="a4d1">Nah, supaya&nbsp;<em>pitching</em>&#8211;<em>my</em>&nbsp;berhasil&nbsp;<em>goal,&nbsp;</em>kamu bisa meramunya seperti cerita; mengalir, memiliki plot twist, mengandung ‘konflik’, dan tentunya dilengkapi solusi untuk menyudahi ‘konflik’ tersebut. Kamu bisa meramu presentasi dengan langkah ini:</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0f12"><strong>1. Rangkai ‘pembukaan’ yang bisa menjadi kenangan para audiens</strong></h2>



<p id="0b24">Mulailah dengan menggambarkan kehidupan seperti yang dirasakan anggota tim. Buatlah mereka mengangguk setuju dengan yang kamu ceritakan. Dalam situasi ini, anggukan anggota tim bisa menjadi salah satu ukuran apa kamu berhasil membawa mereka turut ke dalam suasana yang kamu bangun, serta mengartikulasikan hal yang mereka pahami dan rasakan. Hal ini menciptakan ikatan antara kamu dan mereka, sehingga lebih mudah membuka mereka untuk mendengar ide-ide kamu.</p>



<p id="ee06">Setelah kamu bercerita tentang apa yang terjadi, perkenalkan visi kamu tentang apa yang bisa terjadi. Kamu bisa menunjukkan perbedaan signifikan terkait kondisi saat ini dan visi yang ingin kamu tawarkan. Contohnya:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong><em>What is</em></strong><em>&nbsp;</em>(apa yang&nbsp;<strong>telah</strong>&nbsp;terjadi): “kita gagal mencapai sebagian target keuangan Q3 karena kekurangan staf.”</p><p><strong><em>What could be</em></strong><em>&nbsp;</em>(apa yang&nbsp;<strong>bisa</strong>&nbsp;terjadi): “namun, kita bisa menyelesaikan masalah ini dengan menggandeng beberapa klien besar.”</p></blockquote>



<p id="3466">Setelah kamu menentukan celah itu, gunakan sisa presentasi untuk menjembataninya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="019c"><strong>2. Kembangkan bagian tengah&nbsp;<em>pitching</em></strong></h2>



<p id="119c">Setelah anggota tim menyadari bahwa kondisi mereka sedang tidak baik-baik saja, terus mainkan kontras antara apa yang ada dan apa yang bisa terjadi.</p>



<p id="7e8e">Misalnya, kondisi pendapatan startupmu sedang menurun, tetapi kamu ingin memotivasi karyawan untuk terus meningkatkan kinerjanya. Kamu dapat menyusun bagian tengah presentasi seperti ini:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong><em>What is</em>:</strong>&nbsp;Kita tidak mencapai target Q3 sebesar sekitar 15 persen.</p><p><strong><em>What could be</em>:</strong>&nbsp;Performa kita harus lebih baik di Q4 agar kita bisa membayar bonus.</p><p><strong><em>What is</em>:</strong>&nbsp;Kita memiliki enam klien baru..</p><p><strong><em>What could be</em>:</strong>&nbsp;Dua di antaranya berpotensi menghasilkan lebih banyak pendapatan daripada yang dilakukan klien terbaik kita saat ini.</p><p><strong><em>What is</em>:&nbsp;</strong>Klien baru akan meminta kita siapkan teknologi&nbsp;<em>virtual reality&nbsp;</em>untuk mendukung kerjanya di dalam startup ini.</p><p><strong><em>What could be</em>:&nbsp;</strong>Kita akan mendatangkan pakar untuk membantu proses implementasi teknologi terbaru yang dibutuhkan.</p></blockquote>



<p id="d8d1">Saat kamu bergerak bolak-balik antara apa yang ada dan apa yang bisa terjadi, penonton akan lebih terpikat mendengarkan presentasimu hingga akhir.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="6860"><strong>3. Tutup dengan&nbsp;<em>set goal&nbsp;</em>bersama</strong></h2>



<p id="bcf7">Tentu kamu tidak ingin mengakhiri&nbsp;<em>pitching</em>&nbsp;dengan memberi daftar tugas yang memberatkan. Sertakan ajakan bagi para anggota tim untuk bertindak. Buat ajakan tersebut itu menginspirasi sehingga orang ingin betul-betul bergerak dan mengambil tindakan. Jelaskan apa yang disebut dengan ‘kebahagiaan baru’ (<em>new bliss</em>): betapa jauh lebih baik dunia mereka ketika mereka mengadopsi ide-ide kamu.</p>



<p id="71c6">Jadi, jika misalnya kamu ingin menutup presentasi tentang kondisi Q3 seperti contoh di atas, kamu dapat menutupnya dengan cara ini:</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><strong><em>Call to action</em></strong>: Dibutuhkan kerja ekstra dari semua departemen untuk membuat nomor Q4, dan dengan begitu kita dapat mengirimkan produk ke klien baru kita tepat waktu dan tanpa kesalahan.</p><p><strong><em>New bliss</em>:</strong>&nbsp;Saya paham kita hampir patah arang — tetapi bertahanlah di sana. Ini adalah kesempatan kita untuk bekerja sama seperti tim juara, dan segalanya akan menjadi lebih mudah jika kita berhasil. Dan apa&nbsp;<em>reward&nbsp;</em>yang bisa kita ambil jika memenuhi target Q4? Tentu saja bonus, ditambah hari libur di akhir tahun.</p></blockquote>



<p id="c89c">Dengan menentukan target serta ‘imbalan’ di masa depan, kamu menunjukkan kepada anggota tim bahwa semangat serta peningkatan kinerja mereka akan sepadan dengan usaha mereka. Itu akan memenuhi kebutuhan mereka, bukan hanya kebutuhanmu.</p>



<p id="ab45">Sebuah&nbsp;<em>pitching</em>&nbsp;atau presentasi memang hanya sebuah alat bantu untuk menyampaikan ide besar kepada para anggota tim. Namun, jika kamu tahu bagaimana cara menyampaikan presentasi yang menginspirasi, tentu alat ini akan membantumu menggerakkan anggota tim mencapai&nbsp;<em>goal&nbsp;</em>bersama. Jadi, selamat menginspirasi lewat presentasi!</p>



<hr class="wp-block-separator has-css-opacity"/>



<p id="d4f2"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="19bf"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="6d72"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/trik-pitching-menginspirasi-buatlah-mengalir-seperti-cerita/">Trik Pitching Menginspirasi: Buatlah Mengalir seperti Cerita</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Jurus 3 Elevator Pitch yang Bisa Bikin Calon Investor Segera Jatuh Cinta</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/mengenal-jurus-3-elevator-pitch-yang-bisa-bikin-calon-investor-segera-jatuh-cinta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2021 07:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=6729</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seorang filsuf bernama Seneca pernah berkata, “Keberuntungan terjadi kala persiapan bertemu dengan peluang di saat yang tepat”. Nah, walau begitu, ada hal yang bisa kita lakukan agar keberuntungan bisa kian mantap: menyiapkan ‘amunisi’ yang tepat ketika peluang itu akhirnya mengetuk. Salah satu amunisi yang bisa kamu siapkan adalah Elevator Pitch, atau disebut juga sebagai “Quickpitch”. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mengenal-jurus-3-elevator-pitch-yang-bisa-bikin-calon-investor-segera-jatuh-cinta/">Mengenal Jurus 3 Elevator Pitch yang Bisa Bikin Calon Investor Segera Jatuh Cinta</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/1400/0*3YB7UtMroG5n-Gmy" alt=""/><figcaption>Photo by&nbsp;<a href="https://unsplash.com/@martinpechy?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral" rel="noreferrer noopener" target="_blank">Martin Péchy</a>&nbsp;on&nbsp;<a href="https://unsplash.com/?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral" rel="noreferrer noopener" target="_blank">Unsplash</a></figcaption></figure>



<p id="393c">Seorang filsuf bernama Seneca pernah berkata, “Keberuntungan terjadi kala persiapan bertemu dengan peluang di saat yang tepat”. Nah, walau begitu, ada hal yang bisa kita lakukan agar keberuntungan bisa kian mantap: menyiapkan ‘amunisi’ yang tepat ketika peluang itu akhirnya mengetuk.</p>



<p id="4f35">Salah satu amunisi yang bisa kamu siapkan adalah Elevator Pitch, atau disebut juga sebagai “Quickpitch”. Amunisi ini penting untuk kamu siapkan sedari awal karena kamu tidak pernah tahu di mana peluang itu akan datang — bisa di acara networking, di terminal MRT, bahkan di antrean kopi di Starbucks.</p>



<p id="99f4">Jika kamu menemukan peluang berbicara dengan seseorang yang bisa menjadi calon investor/pengguna/mitra/konektor — apakah kamu siap untuk mempromosikannya dengan cara yang cepat dan kuat?</p>



<p id="552f">Susan Wojcicki, CEO YouTube pernah berkata, biasanya orang membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menjelaskan kepadanya apa yang mereka lakukan dan apa nilainya. Padahal, jika mereka tidak bisa melakukan itu dalam satu menit, mereka telah kehilangan dia.</p>



<p id="eaf5">Dan Susan tidak sendirian… Di zaman yang meluas dan serba cepat, jika kita belum menarik perhatian seseorang dalam 30 detik (beberapa bahkan mungkin menyebut 10 detik) maka kita telah membuang kesempatan itu.</p>



<p id="66b5">Hati-hati, hanya menyatakan apa yang kamu lakukan atau apa yang dilakukan perusahaan kamu dengan istilah yang rumit atau membosankan berpotensi membuat percakapan berlangsung secara canggung, kemudian berhenti begitu saja.</p>



<p id="e8cf">Karenanya, ada 3 pitch elevator yang harus kamu miliki dan inilah cara membuatnya siap untuk digunakan:</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="ea36"><strong>1. Pitch Elevator (yang Sesungguhnya)</strong></h2>



<p id="21da">Salah satu contoh penggunaan&nbsp;<em>elevator pitch&nbsp;</em>yang sesungguhnya dilakukan dalam sebuah acara Elevator World Tour, di mana 100 startup mendapatkan kesempatan untuk melakukan pitching kepada investor di lift dan bersaing mendapatkan harga tunai yang cukup besar.</p>



<p id="ce0d">Ini telah terjadi di Paris, Toronto, Tel Aviv dan banyak lagi — dan selalu di gedung yang sangat tinggi di mana waktu dari lantai dasar ke atas dan kembali ke bawah ditempuh selama rata-rata 1 menit 26 detik.</p>



<p id="9c7d">Karenanya, siapkan&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>yang dapat dilakukan dalam waktu satu menit dengan ruang sekitar 30 detik untuk tanya jawab.</p>



<p id="66c2">Apa saja formula isi dari&nbsp;<em>pitch&nbsp;</em>ini? Masalah yang kamu pecahkan + solusi kamu + beberapa fakta mengejutkan tentang pasar atau sesuatu yang menakjubkan yang telah kamu capai.</p>



<p id="1646">Dengan formula ini, kamu akan lebih mudah menarik minat mereka untuk mengajukan pertanyaan dan melanjutkan percakapan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0ad4"><strong>2. Pitch “Jabat Tangan”</strong></h2>



<p id="503e">Inilah yang biasanya terjadi di acara networking; orang-orang berseliweran, mengobrol, dan ungkapan “jadi apa yang kamu lakukan?” adalah pertanyaan yang tentunya kamu tunggu-tunggu.</p>



<p id="0bcd">Dalam kesempatan ini, kamu memiliki sekitar 20 detik untuk mengambilnya. Dan isinya masih tetap sama seperti formula sebelumnya: Masalah + Solusi + Fakta yang menarik tetapi lebih ringkas.</p>



<p id="b2ac">Pitch ini adalah versi yang lebih pendek, namun kuat.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="2c41"><strong>3. Pitching “Eyeblink”</strong></h2>



<p id="c160">Coba bayangkan ini: kamu tengah berada di sebuah konferensi, lalu melihat Mark Zuckerberg berjalan melewati kamu dan kamu memiliki perusahaan yang sempurna untuk akuisisi Facebook.</p>



<p id="09d5">Tentu Zuck tidak akan berdiri menunggu kamu, kan? Kamulah yang harus secara proaktif melakukan pitching dan membuatnya tertarik mendengarkanmu, sehingga dia merasa waktunya tak terbuang sia-sia saat mendengarkan pitching-mu.</p>



<p id="c949">Seperti namanya,&nbsp;<em>eyeblink&nbsp;</em>pitching dilakukan dalam tempo waktu yang singkat: hanya dalam sekejap mata. Karenanya,&nbsp;<em>eyeblink&nbsp;</em>pitch membutuhkan kemampuan meramu kata-kata yang langsung menarik perhatian orang sasaranmu</p>



<p id="59a9">Idealnya, siapkan sekitar 6–7 “Eyeblink” yang berbeda untuk disesuaikan dan ditujukan ke orang yang tepat.</p>



<p id="4d85">Jika mengajukan penawaran kepada investor atau pengguna potensial, ubahlah sedikit dengan menyentuh&nbsp;<em>pain point&nbsp;</em>yang lebih sesuai secara personal bagi masing-masing mereka.</p>



<p id="54bc">Seorang investor mungkin lebih tertarik pada&nbsp;<em>pain point</em>&nbsp;pengguna dan bagaimana hal itu akan menghasilkan uang, sementara para pengguna potensial akan lebih mudah tertarik dengan memahami bagaimana hal itu dapat membuat hidup mereka lebih baik.</p>



<p id="6f85">Buat Elevator Pitch kamu, lalu buat beberapa versi. Setelah itu, keluarlah dan berlatih, berlatih, dan berlatih pada siapa saja dan semua orang.</p>



<p id="aee4">Semakin nyaman kamu merasa saat berupaya memberi pitching terbaik bagi para calon investor atau pengguna, maka semakin kamu bisa menjadi kreatif dan mengubahnya sesuai kebutuhan setiap orang yang berbeda secara cepat.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="9bb8"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="77b9"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="1c2c"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p><em>— Tulisan ini dibuat oleh </em>Sattwika Duhita.</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mengenal-jurus-3-elevator-pitch-yang-bisa-bikin-calon-investor-segera-jatuh-cinta/">Mengenal Jurus 3 Elevator Pitch yang Bisa Bikin Calon Investor Segera Jatuh Cinta</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Strategi Pitching untuk Memikat Angel Investor</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/begini-strategi-pitching-untuk-memikat-angel-investor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2021 08:55:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Angel Investor]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Pitching]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=6262</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu sumber pendanaan perusahaan bisa didapatkan dari investor. Inilah yang membuat banyak perusahaan berlomba-lomba untuk memikat investor yang mau mendanai perusahaan mereka. Tingginya kompetisi antar perusahaan membuat proses pencarian investor tidak mudah. Jika ingin&#160;startup&#160;kamu mendapat suntikan dana dari&#160;angel investor, pastikan kamu menyajikan informasi penting dengan cara yang menarik. Ikuti strategi&#160;pitching&#160;berikut ini agar kamu dapat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/begini-strategi-pitching-untuk-memikat-angel-investor/">Begini Strategi Pitching untuk Memikat Angel Investor</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/PItching-to-Angel-Investor-B-1024x682.png" alt="" class="wp-image-7010" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/PItching-to-Angel-Investor-B-1024x682.png 1024w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/PItching-to-Angel-Investor-B-300x200.png 300w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/PItching-to-Angel-Investor-B-768x512.png 768w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/PItching-to-Angel-Investor-B.png 1400w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p id="f31a">Salah satu sumber pendanaan perusahaan bisa didapatkan dari investor. Inilah yang membuat banyak perusahaan berlomba-lomba untuk memikat investor yang mau mendanai perusahaan mereka. Tingginya kompetisi antar perusahaan membuat proses pencarian investor tidak mudah.</p>



<p id="83d6">Jika ingin&nbsp;<em>startup&nbsp;</em>kamu mendapat suntikan dana dari&nbsp;<em>angel investor</em>, pastikan kamu menyajikan informasi penting dengan cara yang menarik. Ikuti strategi&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>berikut ini agar kamu dapat memikat&nbsp;<em>angel investor</em>.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="08b8">Mulailah dengan Elevator Pitch</h1>



<p id="8dde">Hal pertama yang dapat kamu kirim ke&nbsp;<em>angel investor&nbsp;</em>adalah&nbsp;<em>elevator pitch</em>&nbsp;berisi penjelasan singkat seputar masalah yang kamu pecahkan, solusi yang kamu tawarkan, dan seberapa besar pasar yang kamu tawarkan dengan solusi tersebut.</p>



<p id="d0b0"><em>Elevator pitch&nbsp;</em>adalah presentasi singkat yang menjelaskan tentang bisnis kamu beserta rekam jejaknya. Pastikan kamu mencakup semua poin penting saat melakukan&nbsp;<em>elevator pitch&nbsp;</em>untuk menarik perhatian&nbsp;<em>angel investor</em>. Sebuah&nbsp;<em>elevator pitch&nbsp;</em>yang baik dapat membantu&nbsp;<em>angel investor&nbsp;</em>menentukan apakah mereka akan berinvestasi di perusahaan kamu atau tidak.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="cf4b">Memilah Informasi Penting</h1>



<p id="b4b6">Ketika&nbsp;<em>angel investor&nbsp;</em>menanggapi email kamu, mereka akan memberi jawaban singkat antara “tidak” atau “iya” yang berarti meminta informasi lebih lanjut. Sebagian besar&nbsp;<em>angel investor&nbsp;</em>akan meminta&nbsp;<em>executive summary&nbsp;</em>atau&nbsp;<em>pitch deck&nbsp;</em>perusahaan kamu. Mereka lebih tertarik dengan informasi singkat sebelum menentukan apakah mereka ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan perusahaan kamu dan membuat kesepakatan atau tidak.</p>



<p id="4041">Sebaiknya jangan membanjiri email investor dengan setiap informasi terkini yang kamu miliki karena takut mereka tidak melihat semuanya. Mungkin mereka sedang meninjau penawaran lain di saat bersamaan sehingga mereka tidak dapat meninjau penawaranmu meskipun mereka menginginkannya. Cukup beritahu mereka bahwa kamu menyediakan informasi lebih lanjut jika dibutuhkan.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="f35c">Membuat Ringkasan Business Plan</h1>



<p id="8041">Dilansir dalam&nbsp;<em>Startups.com</em>, sebagian besar investor memilih&nbsp;<em>pitch deck&nbsp;</em>daripada&nbsp;<em>executive summary</em>&nbsp;dalam satu dekade terakhir.&nbsp;<em>Executive summary&nbsp;</em>adalah tulisan format naratif sebanyak dua sampai tiga halaman yang berisikan tentang rencana bisnis kamu.</p>



<p id="96a8">Menyusun&nbsp;<em>business plan&nbsp;</em>sangat penting, karena dapat digunakan sebagai alat untuk mencari dana, sarana komunikasi bisnis, mempermudah menjalankan usaha, serta menjadi bahan untuk menyusun strategi dan evaluasi bisnis.</p>



<p id="3468">Untuk menyusun&nbsp;<em>business plan</em>, kamu harus mengenali bisnis kamu secara menyeluruh dan mendalam, tentukan arah dan tujuan yang jelas, tentukan target pasar yang tepat, dan tulis rencana bisnis kamu.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="c683">Menunjukkan Pitch Deck</h1>



<p id="4649">Seorang&nbsp;<em>founder startup&nbsp;</em>perlu menyiapkan beberapa hal untuk mencari investor, mulai dari membuat&nbsp;<em>prototype&nbsp;</em>hingga membuat presentasi singkat.</p>



<p id="04bc">Pada dasarnya sebuah&nbsp;<em>pitch deck&nbsp;</em>adalah rencana bisnis yang disampaikan secara ringkas. Para investor menyukai&nbsp;<em>pitch deck</em>, karena lebih singkat, cenderung menonjolkan visual daripada teks, dan biasanya hanya berisi 10 sampai 20&nbsp;<em>slide&nbsp;</em>dokumen presentasi.</p>



<p id="b633">Karena kamu memiliki waktu yang sangat terbatas untuk presentasi di depan para investor, buatlah&nbsp;<em>pitch deck&nbsp;</em>sesingkat mungkin tapi tetap menggambarkan keseluruhan informasi mengenai&nbsp;<em>startup&nbsp;</em>kamu. Ini akan menjadi dokumen yang ditinjau oleh investor setelah&nbsp;<em>meeting&nbsp;</em>denganmu.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="ba12">Memahami Tujuan Meeting Pitch</h1>



<p id="aef2">Setelah&nbsp;<em>angel investor&nbsp;</em>meninjau materimu dan membuat keputusan bahwa mereka tertarik untuk mengadakan pertemuan bisnis denganmu, susunlah jadwal untuk&nbsp;<em>meeting pitch</em>&nbsp;guna membangun hubungan. Siapkan pula ide baru, karena investor mungkin akan berinvestasi pada pengusaha yang mereka sukai dengan ragam ide yang memukau.</p>



<p id="ea26">Selama&nbsp;<em>meeting pitch</em>, kamu akan menunjukkan&nbsp;<em>pitch deck&nbsp;</em>dan menjawab sejumlah pertanyaan. Tujuannya untuk menemukan aspek bisnis yang sesuai dengan investor. Tidak masalah jika investor menghabiskan waktu 60 menit hanya untuk membicarakan satu&nbsp;<em>slide</em>. Cobalah untuk tetap fokus dan berikan yang terbaik.</p>



<p id="4020">Tujuan dari&nbsp;<em>meeting pitch&nbsp;</em>pertama bukan untuk langsung mencapai kesepakatan, melainkan untuk membangun hubungan secara natural yang di kemudian hari berpotensi mengarah pada kesepakatan.</p>



<p id="92ff">Selamat mencoba strategi&nbsp;<em>pitching&nbsp;</em>di atas dan jadilah diri sendiri untuk meyakinkan investor.</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p><em>— Tulisan ini dibuat oleh Yurista Andina.</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@yuristaandina?source=post_page-----1bb85e69b8b4-----------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/begini-strategi-pitching-untuk-memikat-angel-investor/">Begini Strategi Pitching untuk Memikat Angel Investor</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
