<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Networking Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/category/networking/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/category/networking/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 May 2024 12:12:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Networking Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/category/networking/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penting tapi Sering Dilupakan: Mengukur Network Effect Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/penting-tapi-sering-dilupakan-mengukur-network-effect-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2024 12:09:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10655</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apakah kamu pernah mendengar tentang&#160;network effect?&#160;Network effect&#160;atau efek jaringan adalah salah satu hal penting dalam bisnis perangkat lunak. Ini menandakan bahwa pemangku kepentingan (pesaing, mitra kerja, pelanggan, investor, dan lain-lain) bisa berubah seiring dengan perubahan jaringan yang ada di pasar. Bagi founder, kamu perlu paham tentang&#160;network effect&#160;dan dampaknya bagi startupmu.&#160;Network effect&#160;ini akan berbeda-beda, tergantung dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/penting-tapi-sering-dilupakan-mengukur-network-effect-startup/">Penting tapi Sering Dilupakan: Mengukur Network Effect Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="bb4d">Apakah kamu pernah mendengar tentang&nbsp;<em>network effect</em>?&nbsp;<em>Network effect&nbsp;</em>atau efek jaringan adalah salah satu hal penting dalam bisnis perangkat lunak. Ini menandakan bahwa pemangku kepentingan (pesaing, mitra kerja, pelanggan, investor, dan lain-lain) bisa berubah seiring dengan perubahan jaringan yang ada di pasar.</p>



<p id="14fd">Bagi founder, kamu perlu paham tentang&nbsp;<em>network effect&nbsp;</em>dan dampaknya bagi startupmu.&nbsp;<em>Network effect&nbsp;</em>ini akan berbeda-beda, tergantung dari produk, audiens, pasar, dan lingkungannya, sehingga ukurannya tidak bisa disamakan untuk semua orang. Di bawah ini ada penjelasan tentang metrik atau ukuran yang berhubungan dengan akuisisi dan juga pesaing.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="00dd"><strong>A. Metrik yang berhubungan dengan akuisisi</strong></h3>



<p id="7913">Berapa persen pengguna barumu yang didapatkan secara organik?</p>



<p id="a0e7">Saat bisnis masih jalan di awal, pada umumnya pengguna akan didapatkan secara organik. Namun,&nbsp;<em>network effect&nbsp;</em>ini memberikan dampak pangsa pasar pengguna organik yang akan meningkat seiring berjalannya waktu. Pengguna organik yang akan meningkat.</p>



<p id="381c">Contohnya, startup dengan&nbsp;<em>direct-side network effect&nbsp;</em>seperti Facebook. Di awal, Facebook perlu memaksimalkan akuisisi berbayar untuk mendapatkan pengguna. Selanjutnya, pengguna Facebook yang mengalami peningkatan dan terus tumbuh akan mengajak teman mereka untuk bergabung di platform<em>&nbsp;</em>itu. Itu akibat dari pengalaman pengguna yang memuaskan, dan mereka ingin berteman atau berkomunikasi lewat Facebook.</p>



<p id="a3b6">Sedangkan, startup dengan&nbsp;<em>two side network effect&nbsp;</em>seperti Airbnb, eBay, dan lainnya, pengguna organik baru tumbuh seiring dengan semakin banyaknya pemasok yang mendaftar di apikasi (sebutlah orang yang menyewakan rumah). Itu akan menimbulkan efek meningkatnya pengguna dan pembeli yang ingin bergabung dengan jaringan. Tujuannya agar pengguna bisa mendapatkan akses, di mana potensi pendapatannya semakin beragam jika bergabung dengan platform<em>&nbsp;</em>tersebut.</p>



<p id="0a35">Jadi, dapat diambil kesimpulan bahwa akuisisi berbayar tidak selalu buruk. Banyak startup seperti Facebook dan Uber berinvestasi untuk bisa memperoleh pengguna baru, terutama di pasar baru. Tapi, startup yang ingin berkembang, akan mengurangi porsi akuisisi berbayarnya saat mereka sudah berhasil menyentuh sejumlah besar pengguna.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="1b9a"><strong>B. Metrik yang berhubungan dengan pesaing</strong></h3>



<p id="bae4">Pengguna juga menggunakan layanan serupa. Pertanyaannya, berapa banyak penggunamu yang menggunakan layanan sejenis? Berapa banyak pengguna yang aktif di&nbsp;<em>platform&nbsp;</em>tersebut?</p>



<p id="ea41">Itu disebut dengan&nbsp;<em>multi-tenanting,&nbsp;</em>di mana sangat penting untuk memahami apakah penggunamu juga menggunakan layanan dari pesaing. Bukan hanya pesaing secara&nbsp;<em>head to head,&nbsp;</em>tetapi juga layanan lain yang bisa menggunakan fungsi produkmu.</p>



<p id="1009">Misalnya, salon kecantikan A yang ada di pinggir jalan akan punya pesaing salon kecantikan B yang lokasinya di seberang jalan. Tapi, mereka juga harus waspada bahwa pesaing lainnya adalah toko kosmetik daring, di mana para perempuan bisa membelanjakan uangnya untuk membeli produk kecantikan.</p>



<p id="4029">Yang kerap terjadi, startup yang mampu mereplikasi suatu jaringan, maka perusahaan tersebut juga dapat menambahkan fungsionalitas yang dapat meniadakan kebutuhan akan produk lain.</p>



<p id="fb3f">Contohnya, Facebook mengembangkan fitur Stories dan menambahkan fitur tersebut ke berbagai aplikasinya, termasuk Instagram, yang pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan Snapchat.</p>



<p id="bf33">Memang mengukur&nbsp;<em>multi-tenanting&nbsp;</em>adalah hal yang menantang. Kamu bisa melakukan survei terhadap pengguna dan bertanya apakah mereka menggunakan layanan lain. Kamu juga bisa menggali lebih dalam tentang&nbsp;<em>churn&nbsp;</em>atau penurunan penggunaan&nbsp;<em>platform,&nbsp;</em>dan mencari tahu apakah pengguna tersebut berpindah ke layanan lain. Saat kamu sudah tahu seberapa besar jumlahnya, kamu dapat meningkatkan produkmu sehingga pengguna tidak terlalu tergoda untuk menggunakan produk pesaing. Misalnya, Grab meluncurkan layanan&nbsp;<em>loyalty program&nbsp;</em>bagi pengendara dan bonus untuk pengemudi untuk meningkatkan retensi, sekaligus mengurangi penggunaan produk pesaing.</p>



<p id="6e66">Dengan memahami <em>network effect, </em>kamu bisa mengatur strategi terbaik dalam melakukan penawaran dan permintaan, memberikan perhatian khusus pada bagian pasar dan unit yang relevan, serta memperluas jaringan untuk semakin tumbuh dan terlibat dalam bisnis.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="9f92"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="2889"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="0335"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----55f7a7ef9859--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/penting-tapi-sering-dilupakan-mengukur-network-effect-startup/">Penting tapi Sering Dilupakan: Mengukur Network Effect Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahasia Menulis Pesan Jika Kamu Ingin Mendekati Profesional di LinkedIn</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/rahasia-menulis-pesan-jika-kamu-ingin-mendekati-profesional-di-linkedin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 03:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10347</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Apakah kamu punya LinkedIn?” Hampir sebagian besar, profesional yang bekerja akan memiliki akun LinkedIn. Tapi, bagaimana jika pertanyaannya menjadi, ‘Akun LinkedIn milikmu, bisa digunakan untuk apa saja?” Jika jawabannya, “Untuk menuliskan CV dan pengalaman kerja” “Untuk pamer promosi dapat jabatan baru di beranda” “Karena untuk syarat melamar pekerjaan harus punya LinkedIn”, maka, sebenarnya LinkedIn fungsinya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/rahasia-menulis-pesan-jika-kamu-ingin-mendekati-profesional-di-linkedin/">Rahasia Menulis Pesan Jika Kamu Ingin Mendekati Profesional di LinkedIn</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="3025">“Apakah kamu punya LinkedIn?”</p>



<p id="29e8">Hampir sebagian besar, profesional yang bekerja akan memiliki akun LinkedIn.</p>



<p id="adae">Tapi, bagaimana jika pertanyaannya menjadi, ‘Akun LinkedIn milikmu, bisa digunakan untuk apa saja?”</p>



<p id="cbeb">Jika jawabannya,</p>



<p id="425a">“Untuk menuliskan CV dan pengalaman kerja”</p>



<p id="e1a4">“Untuk pamer promosi dapat jabatan baru di beranda”</p>



<p id="96a9">“Karena untuk syarat melamar pekerjaan harus punya LinkedIn”,</p>



<p id="0dfa">maka, sebenarnya LinkedIn fungsinya bisa lebih dari hal itu.</p>



<p id="79b1">Ya, LinkedIn ternyata bisa untuk melakukan “pendekatan” dengan para profesional yang kamu incar. Baik itu agar kamu bisa mendapatkan pekerjaan baru, mentor baru, atau mencari nasihat dari para profesional.</p>



<p id="6a69">Langsung saja, temukan inspirasinya lewat artikel ini. Jadi, baca sampai habis, ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="763e"><strong>Jika kamu mencari nasihat tentang jalur karir atau perubahan pekerjaan&nbsp;<em>(job change</em>)</strong></h2>



<p id="2020">Saat kamu menghubungi seseorang yang belum pernah kamu kenal secara langsung, ini dinamakan dengan&nbsp;<em>cold outreach.&nbsp;</em>Tips pertama, kamu perlu berterus terang dan spesifik tentang hal yang ditanyakan dan mengapa itu penting. Dengan begitu, kamu akan menciptakan suasana yang tepat agar orang yang kamu hubungi bisa memberikan respon yang tepat. Kamu dapat memikirkan tentang jenis panduan yang kamu inginkan. Selanjutnya, kamu bisa mengidentifikasi orang yang paling relevan untuk didekati.</p>



<p id="77b8">Jadilah untuk lugas dan tidak bertele-tele. Itu akan membantu penerima menghilangkan rasa ambigu, menghemat waktu, serta energi mereka. Di bawah ini adalah pesan LinkedIn yang bisa dijadikan inspirasi bagimu dalam mendekati para profesional untuk meminta nasihat karir.</p>



<p id="e003">“Erica, perjalanan profesional Anda sangat berkesan bagi saya. Saya sangat tertarik untuk membangun karir saya sebagai [sebutkan perannya]. Karena Anda pernah berada di posisi itu, maukah Anda punya waktu untuk memberi saya sedikit nasihat untuk melakukan hal ini? Saya sangat menghargai panggilan singkat atau pesan&nbsp;<em>chat&nbsp;</em>jika hal itu membuat Anda nyaman.”</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="b33e"><strong>Jika kamu bertanya tentang lowongan pekerjaan atau proses perekrutan</strong></h2>



<p id="2816">Saat kamu sedang menulis rancangan pesan, putuskan apakah orang yang akan kamu hubungi perlu memperkenalkan dirimu pada perekrut, membuat rujukan internal, atau mungkin menjawab pertanyaan tentang peran pekerjaan. Kamu dapat menghubungi profesional yang merupakan rekan satu tim yang bekerja erat dengan peran tersebut, atau orang yang akan menjadi atasan secara langsung.</p>



<p id="2d69">Contohnya adalah pesan ini:</p>



<p id="1851">Hai Cameron, saya melihat perusahaan Anda sedang merekrut asisten pemasaran. Karena sepertinya Anda akan bekerja secara langsung dengan orang ini, akan sangat menyenangkan mendengar pendapat Anda tentang peran tersebut. Saya ingin mendapatkan kejelasan tentang peran dan tanggung jawab sebelum saya melamar. Apakah Anda punya waktu beberapa menit untuk membicarakannya dengan saya dalam satu atau dua minggu ke depan?</p>



<p id="cff9">Usahakan kamu tidak menanyakan hal yang tidak penting dan terdengar basa-basi, misalnya seperti:</p>



<p id="7a73">“Saya ingin tahu, apakah kamu sedang membuka lowongan pekerjaan sebagai ….?”</p>



<p id="c2aa">Kamu bahkan dapat mengecek lowongan pekerjaan yang tersedia pada halaman LinkedIn atau situs karir perusahaan tersebut, daripada harus membuang waktumu dan menanyakan hal tersebut pada orang lain di LinkedIn.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="7f9a"><strong>Jika kamu sedang mendekati calon mentor</strong></h2>



<p id="c6fb">Sebaiknya, sebelum kamu mengirimkan undangan untuk terhubung, kamu perlu mengecek apakah orang tersebut tertarik untuk menjadi mentor atau tidak.</p>



<p id="e1ad">Kamu bisa mencari mentor yang menunjukkan bahwa mereka berpengalaman di bidang tersebut dan menunjukkan tanda untuk bersedia menjadi mentor.</p>



<p id="eb42">Pesan di bawah ini bisa menjadi inspirasimu:</p>



<p id="6082">Divya, postingan Anda tentang edtech di forum pendidikan STEM benar-benar menggugah pikiran! Saya telah magang di beberapa perusahaan rintisan di bidang ini dan sangat antusias dengan langkah saya selanjutnya, tetapi rasanya akan lebih bermanfaat apabila saya bisa menggunakan beberapa panduan dari profesional berpengalaman seperti Anda. Apakah Anda terbuka untuk mengobrol tentang hal ini?</p>



<p id="dcf4"><strong>Jika kamu mencari bantuan setelah kehilangan pekerjaan baru-baru ini</strong></p>



<p id="169e">Sebenarnya, hal ini hampir mirip dengan pelamar kerja seperti yang sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya. Namun, sebagai tambahan informasi, para pencari kerja harus berusaha untuk memulai percakapan tentang pengalaman mereka, apa yang mereka cari, dan siapa yang mereka rasa mungkin berguna bagi mereka.</p>



<p id="e23e">Di bawah ini adalah contoh pesan yang bisa kamu sampaikan agar orang lain mengetahui alasanmu menghubungi mereka:</p>



<p id="ffb0">Eitan, saya ingin bergabung dengan tim yang digerakkan oleh misi seperti Anda dan kebetulan melihat postingan rekan Anda tentang peran manajer produk. Apakah Anda orang yang tepat untuk saya tanya tentang salah satu persyaratan teknis? Beri tahu saya jika saya dapat mengirim email sesuai keinginan Anda.</p>



<p id="08b2">Itu tadi adalah beberapa pesan yang bisa kamu jadikan inspirasi ketika ingin menghubungi orang lain melalui LinkedIn. Memang, awalnya mungkin terasa menakutkan atau <em>deg-degan </em>karena kamu menghubungi orang yang belum pernah ditemui. Mungkin ada rasa takut ditolak, takut tidak dibalas, bahkan diabaikan. Tetapi, kita tidak akan tahu jika tidak mencobanya terlebih dahulu, kan? Jadi, selamat mencoba, ya! Semoga kamu berhasil mengembangkan jaringan profesionalmu.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="d5e7"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="f033"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="042e"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----84b94de53639--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/rahasia-menulis-pesan-jika-kamu-ingin-mendekati-profesional-di-linkedin/">Rahasia Menulis Pesan Jika Kamu Ingin Mendekati Profesional di LinkedIn</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Pertanyaan yang Perlu Kamu Pastikan Sebelum Menjalin Kemitraan Bisnis</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/7-pertanyaan-yang-perlu-kamu-pastikan-sebelum-menjalin-kemitraan-bisnis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Oct 2023 04:27:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business Model]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Team Work]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business Partnerships]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10116</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam dunia bisnis yang kompetitif, menjalin kemitraan bisnis adalah salah satu langkah strategis yang bisa kamu lakukan. Namun, sebelum kamu terjun ke dalam kolaborasi tersebut, ada beberapa pertanyaan yang perlu kamu pertimbangkan dengan matang. Lewat sederet pertanyaan ini, kamu dapat memastikan bahwa kemitraan bisnis yang kamu bangun memiliki dasar yang kuat dan berpotensi sukses di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/7-pertanyaan-yang-perlu-kamu-pastikan-sebelum-menjalin-kemitraan-bisnis/">7 Pertanyaan yang Perlu Kamu Pastikan Sebelum Menjalin Kemitraan Bisnis</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="f92f">Dalam dunia bisnis yang kompetitif, menjalin kemitraan bisnis adalah salah satu langkah strategis yang bisa kamu lakukan. Namun, sebelum kamu terjun ke dalam kolaborasi tersebut, ada beberapa pertanyaan yang perlu kamu pertimbangkan dengan matang. Lewat sederet pertanyaan ini, kamu dapat memastikan bahwa kemitraan bisnis yang kamu bangun memiliki dasar yang kuat dan berpotensi sukses di masa depan. Yuk, lihat dari daftar pertanyaan yang pertama!</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="87d3">1. Apakah kita punya tujuan yang sama?</h2>



<p id="d466">Meskipun keuangan biasanya menjadi motivasi bersama, seberapa besar dan seberapa keras seseorang menginginkannya perlu menjadi pertimbangan penting. Seringkali mitra datang dengan perbedaan finansial yang signifikan denganmu.</p>



<p id="b0ae">Misalnya ada dua orang yang terlibat dalam suatu bisnis startup, di mana salah satu mitra telah sukses secara finansial sebelumnya. Bagi mitra tersebut, bisnis startup ini hanyalah suatu hal yang santai atau tidak menjadi prioritasnya. Namun, mitra yang lain memiliki kondisi sebaliknya, sehingga mereka sangat butuh bisnis tersebut bisa sukses.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="2216">2. Seberapa keras kita akan bekerja?</h2>



<p id="655e">Pertimbangan ini termasuk seberapa banyak jam kerja mereka, apakah mereka akan menjawab email di malam hari atau akhir pekan, atau apakah mereka bersedia untuk bekerja saat hari libur ketika dibutuhkan.</p>



<p id="b6c0">Mengatasi aspek umum ini sangat penting untuk membentuk ekspektasi dan kesepakatan konkret sejak awal. Adanya perbedaan dalam kebiasaan kerja dapat diatasi dengan memberikan kompensasi yang sesuai. Dalam konteks ini, kesetaraan tidak berarti adil secara ekuitas.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="7bb3">3. Bagaimana kita menghargai kontribusi masing-masing?</h2>



<p id="ca55">Ada sebuah contoh kasus di mana dalam perusahaan pakaian ada dua mitra yang memiliki peran berbeda, yakni salah satu mengurus desain, sedangkan yang lain mengurus bisnis. Meskipun perusahaannya sukses, tetapi ada kalanya perasaan tidak dihargai muncul di antara kedua mitra tersebut. Mereka memiliki pandangan berbeda tentang nilai kontribusi mereka. Salah satu mitra berpendapat bahwa desainnya sangat penting, sementara mitra lainnya berpendapat bahwa penjualan produk yang dihasilkan dari desain itulah yang menjadi&nbsp;<em>value&nbsp;</em>utama.</p>



<p id="8450">Hal ini menunjukkan betapa pentingnya mengakui bahwa semua kontribusi dari setiap pihak sangat berharga dan layak mendapat pengakuan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0740">4. Bagaimana cara kita dalam mengambil keputusan sulit?</h2>



<p id="59bb">Situasi di mana kamu dan mitra dituntut untuk membuat keputusan sulit mungkin akan muncul di masa mendatang. Sebelum situasi tersebut terjadi, penting bagi kamu dan mitra untuk menentukan cara mengambil keputusan yang tepat di situasi tersebut.</p>



<p id="7197">Mitra bisnis seringkali membagi hak pengambilan keputusan, misalnya satu mitra bertanggung jawab atas keputusan pemasaran, sedangkan mitra lainnya bertanggung jawab atas keputusan terkait&nbsp;<em>human resources</em>. Namun, pertimbangkan juga bagaimana cara untuk mengambil keputusan sulit yang melibatkan perbedaan antara kamu dan mitra, terutama keputusan yang berisiko tinggi.</p>



<p id="bfde">Sebaiknya kamu dan mitra perlu menetapkan rencana atau mekanisme khusus untuk mengatasi perbedaan pendapat yang kuat dalam mengambil keputusan sulit tersebut sejak awal agar tidak mengganggu stabilitas dan keberlanjutan bisnis di masa depan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="c9e2">5. Bagaimana cara kita mengatasi konflik?</h2>



<p id="7e74">Setiap orang memiliki gaya mengatasi konflik yang berbeda-beda. Beberapa orang merasa nyaman dengan perdebatan yang sengit, sementara orang lain mungkin merasa bahwa perdebatan sengit sebagai sesuatu yang menakutkan atau mengganggu. Nah, sebelum konflik serius pertama kali muncul, penting bagi kamu dan mitra untuk memahami gaya penyelesaian konflik satu sama lain.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="04bf">6. Apa strategi yang kita gunakan dalam mengelola bisnis?</h2>



<p id="1fda">Bagaimana rencana bisnis disusun dan diimplementasikan dapat menjadi sumber konflik antara kamu dan mitra, apalagi jika keduanya memiliki pandangan berbeda. Dalam kasus ini, komunikasi terbuka, pengertian satu sama lain, dan bersedia untuk menemukan kesepakatan adalah kunci dalam mengatasi risiko terjadinya konflik dalam kemitraan bisnis.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="1e93">7. Bagaimana akhir dari kemitraan bisnis kita?</h2>



<p id="32aa">Setiap kemitraan pada akhirnya akan berakhir, entah itu berakhir dengan kegembiraan, kesedihan, atau justru gabungan keduanya. Oleh karena itu, penting bagi kamu dan mitra bisnis untuk merencanakan bagaimana kemitraan tersebut akan berakhir sejak awal. Buatlah perencanaan seperti pembagian aset, kepemilikan, dan hak kekayaan intelektual.</p>



<p id="0f18">Selain itu, penting juga untuk menetapkan perjanjian mengenai protokol komunikasi saat salah satu atau beberapa mitra ingin keluar dari kemitraan, serta perjanjian tentang larangan untuk menggaet karyawan atau pelanggan yang sudah ada. Dengan memiliki perjanjian yang jelas, kamu dan mitra dapat berpisah dengan damai.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="2263"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="729f"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="9a3d"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@yuristaandina?source=post_page-----0be4e4b4d99e--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/7-pertanyaan-yang-perlu-kamu-pastikan-sebelum-menjalin-kemitraan-bisnis/">7 Pertanyaan yang Perlu Kamu Pastikan Sebelum Menjalin Kemitraan Bisnis</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Penting Public Relation untuk Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/tips-penting-public-relation-untuk-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2023 01:45:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Collaboration]]></category>
		<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Public Relation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9936</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai startup, penting untuk mempelajari tentang&#160;public relation&#160;(PR), terutama menjalin koneksi dengan media. Alasannya, publikasi di media merupakan salah satu cara promosi yang bisa dilakukan agar startup bisa dikenal oleh lebih banyak orang. Berikut adalah beberapa poin penting yang bisa kamu aplikasikan untuk membuat startupmu lebih menonjol dengan mendalami PR. 1. Menomorsatukan Produk di Atas Segalanya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tips-penting-public-relation-untuk-startup/">Tips Penting Public Relation untuk Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="92f5">Sebagai startup, penting untuk mempelajari tentang&nbsp;<em>public relation&nbsp;</em>(PR), terutama menjalin koneksi dengan media. Alasannya, publikasi di media merupakan salah satu cara promosi yang bisa dilakukan agar startup bisa dikenal oleh lebih banyak orang. Berikut adalah beberapa poin penting yang bisa kamu aplikasikan untuk membuat startupmu lebih menonjol dengan mendalami PR.</p>



<p id="e48e"><strong>1. Menomorsatukan Produk di Atas Segalanya</strong></p>



<p id="7997">Setiap program PR yang sukses selalu mengandalkan produk di atas segalanya. Meskipun bagi startup yang berada di tahap awal pada umumnya mengalami keterbatasan anggaran, tahanlah godaan untuk melakukan perilisan produk secara terburu-buru.</p>



<p id="755f">Pastikan produk yang akan dirilis sudah dilakukan pengujian dan disempurnakan secara memadai. Mengapa begitu? Sebab pers dan kritikus lain akan sangat mencermati produk yang rilis. Bahkan, seorang PR profesional yang sangat ahli pun tidak dapat memberikan kompensasi atas produk yang buruk. Pastikan produkmu memukau pelanggan dan juga kalangan media sejak hari pertama diluncurkan. Jika hal itu berhasil, maka publisitas besar akan menyusul di kemudian hari.</p>



<p id="8ffe"><strong>2. Berinvestasi pada&nbsp;<em>Public Relation</em></strong></p>



<p id="d9ab">Salah satu hal yang patut dipertimbangkan ketika berbicara tentang investasi startup adalah berinvestasi terhadap&nbsp;<em>public relation.&nbsp;</em>Hal itu dapat menciptakan manfaat yang luas dan terukur dalam mencapai tujuan bisnis. PR yang tepat dapat menciptakan kredibilitas sehingga publik dapat mempercayai startupmu.</p>



<p id="f70e">Investasi yang telah dikeluarkan tidak akan percuma karena kepercayaan pada startup dapat dikonversikan langsung ke penjualan. Seperti kisah dari Brian Chesky, salah satu pendiri Airbnb, “Airbnb berhasil mendapatkan lebih dari 0,5 juta artikel pada tahun lalu, pada tahun 2020. Dan kami memiliki pangsa media yang sama banyaknya dengan gabungan sebagian besar perusahaan perjalanan besar lainnya.”</p>



<p id="27d4"><strong>3. Matangkan&nbsp;<em>Elevator Pitch</em></strong></p>



<p id="7fd0"><em>Elevator pitch</em>&nbsp;adalah senjata paling ampuh untuk memikat investor, jurnalis, atau pihak lain yang ingin diajak kerja sama. Terutama dalam industri media, melibatkan jurnalis sejak awal merupakan pekerjaan paling menantang. Untuk itu, kamu perlu matangkan&nbsp;<em>elevator pitch</em>, sehingga jika tiba waktu yang tepat untuk menyuguhkannya pada orang lain, kamu sudah siap untuk mengambil kesempatan emas tersebut.</p>



<p id="96e7">Buatlah presentasi secara singkat. Jangan terlalu panjang, usahakan tidak lebih dari beberapa paragraf pendek yang bisa habis dibaca dalam waktu kurang dari satu menit. Kamu hanya punya waktu singkat untuk mencuri hati jurnalis, maka susunlah ide sebagai&nbsp;<em>teaser&nbsp;</em>yang dirancang dengan memikat.</p>



<p id="6080"><strong>4. Ketahui Siapa Jurnalis yang Menjadi Targetmu</strong></p>



<p id="e93b">Kamu dapat menargetkan jurnalis tertentu yang sesuai dengan industrimu. Agar lebih mudah, buatlah dokumen yang menjelaskan tentang daftar reporter dan publikasi yang telah mereka tulis. Karena, semakin tepat kamu menentukan jurnalis mana yang akan diajak kerja sama, maka kamu punya peluang makin tinggi untuk sukses.</p>



<p id="fcb4">Salah cara ini dapat kamu lakukan adalah menentukan audiens. Kemudian, kamu dapat melakukan riset tentang latar belakang jurnalis. Temukan berita yang relevan dengan apa yang ingin kamu sampaikan. Misalnya, pertanyaan seperti apa yang sekiranya akan jurnalis jawab? Tren apa yang muncul dalam cerita mereka? Cerita mana yang memiliki&nbsp;<em>engagement&nbsp;</em>paling banyak? Dan kira-kira mengapa?</p>



<p id="4cc1">Berikut adalah beberapa tips yang dapat diadopsi ketika membuat&nbsp;<em>pitch:</em></p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Buatlah secara singkat dan tepat sasaran.</li>



<li>Buatlah secara personal. ‘Mengapa kamu menghubungi mereka?’</li>



<li>Buat&nbsp;<em>hook&nbsp;</em>atau kalimat yang sangat menonjol dan mengajak mereka untuk ‘mengiyakan’ ajakanmu.</li>
</ol>



<p id="263b"><strong>5. Buat Narasi yang Berdampak</strong></p>



<p id="a9db">Pada umumnya, jurnalis tidak menulis tentang produk baru “XYZ”, akan tetapi mereka meliput dalam konteks artikel yang punya kategori lebih besar atau dikaitkan dengan tren terkini. Untuk itu, kamu dapat mengemas ide cerita yang relevan dengan isu terkini, tentang bagaimana perusahaanmu bisa membuat dampak penting, atau bisa bersaing di pasar karena memberikan nilai unik pada pelanggan.</p>



<p id="69b5">Startup yang baik memiliki kekuatan public relations yang kuat. Selamat membangun<em>&nbsp;public relations, founder!</em></p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="907e"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="5c50"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="50e6"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----a938204bb2b7--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tips-penting-public-relation-untuk-startup/">Tips Penting Public Relation untuk Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Kesalahpahaman tentang Membangun Jaringan yang Perlu Dihindari</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/5-kesalahpahaman-tentang-membangun-jaringan-yang-perlu-dihindari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 05:09:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai pendiri startup, atau menjadi salah satu anggota dari startup, kamu perlu membangun jaringan selama karirmu berlangsung. Membangun jaringan dengan orang-orang yang tepat akan mengajarkanmu banyak hal baru, membuat ide kreatif dan inovatif mengalir dengan lancar, serta memberikan banyak dampak positif lainnya. Namun, ada beberapa persepsi salah yang terbentuk ketika seseorang sedang membangun jaringan. Kamu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-kesalahpahaman-tentang-membangun-jaringan-yang-perlu-dihindari/">5 Kesalahpahaman tentang Membangun Jaringan yang Perlu Dihindari</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="4bfb">Sebagai pendiri startup, atau menjadi salah satu anggota dari startup, kamu perlu membangun jaringan selama karirmu berlangsung. Membangun jaringan dengan orang-orang yang tepat akan mengajarkanmu banyak hal baru, membuat ide kreatif dan inovatif mengalir dengan lancar, serta memberikan banyak dampak positif lainnya. Namun, ada beberapa persepsi salah yang terbentuk ketika seseorang sedang membangun jaringan. Kamu perlu mengetahui hal ini untuk menghindarkanmu dari asumsi keliru tentang&nbsp;<em>networking.&nbsp;</em>Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang kesalahpahaman dalam membangun jaringan, seperti yang dilansir dari artikel yang ditulis oleh Herminia Ibarra dan dipublikasikan melalui Harvard Business Review.</p>



<p id="ce5e">1. Membangun jaringan itu membuang-buang waktu</p>



<p id="8aa1">Ada kesalahpahaman yang umum terjadi ketika orang ingin membangun jaringan, maka hal tersebut akan membuang waktu berharga mereka. Terutama ketika hubungan tersebut tidak berkaitan langsung dengan tugas yang dikerjakan. Sebenarnya, hal ini tidak sepenuhnya benar, karena semuanya tergantung pada jenis jaringan yang kamu miliki, serta bagaimana caramu membangunnya. Menjangkau orang-orang yang dianggap penting secara strategis untuk kebutuhanmu memiliki peluang besar untuk berhasil.</p>



<p id="3f55">2. Orang tertentu punya bakat dalam membangun jaringan</p>



<p id="d4c7">Ada mitos yang mengatakan bahwa orang yang memiliki kepribadian extrovert cenderung punya bakat dalam membangun jaringan. Padahal membangun jaringan tidak ada kaitannya dengan kepribadian tertentu. Jika seseorang memiliki anggapan bahwa ia tidak memiliki bakat untuk bisa membangun jaringan, maka mereka tidak mau ‘menginvestasikan’ waktu dan energi mereka karena tidak percaya bahwa usaha yang menjadi penentunya. Hal ini senada dengan yang dimuat dalam makalah akademis oleh Kuwabara, Hildebrand, dan Zou, “jika kamu percaya bahwa jaringan adalah keterampilan yang dapat dikembangkan, kamu akan lebih termotivasi untuk memperbaikinya, bekerja lebih keras, dan mendapatkan hasil yang lebih baik untukmu daripada orang lain dengan&nbsp;<em>fix mindset.</em></p>



<p id="3bc7">3. Hubungan terbentuk secara alami</p>



<p id="cb03">Kesalahpahaman berikutnya adalah hubungan dapat terbentuk secara alami atau spontan, terutama bagi orang-orang yang saling menyukai. Masalahnya apabila kesalahpahaman ini dilanjutkan, maka akan menghasilkan jaringan yang tidak menambah nilai atau mungkin hubungan yang tidak ‘berguna’. Penelitian menunjukkan selama puluhan tahun dalam psikologi sosial, orang akan lebih mengandalkan diri sendiri dalam membentuk dan memelihara hubungan dengan orang-orang yang homogen, atau sekilas seperti kita (dan yang kita nyaman untuk dikenal karena sering bertemu). Jaringan seperti ini akan sulit memberikan kita masukan yang beragam dan diperlukan untuk memahami lingkungan di sekitar kita. Hubungan seperti ini juga kurang dapat diandalkan untuk bisa membuat keputusan yang baik. Untuk itu, kita sangat perlu untuk mengembangkan jaringan profesional secara terencana, bukan hanya mengandalkan hubungan karena faktor ‘nyaman’ atau dekat saja.</p>



<p id="af8c">4. Hubungan tercipta untuk mementingkan keuntungan diri sendiri</p>



<p id="8759">Asumsi tersebut tidak sepenuhnya benar, tergantung konteks hubungan yang seperti apa. Jika seseorang membina hubungan, secara etika, akan lebih tepat apabila hubungan tersebut saling memberikan keuntungan satu sama lain. Atau bahasa lainnya adalah hubungan yang tidak mementingkan diri sendiri, hubungan yang tidak tulus, atau bahkan hubungan yang manipulatif. Untuk itu, usahakan dalam membina setiap jaringan, selalu berikan sesuatu nilai lebih sebagai timbal balik serta memberi kembali sebanyak yang didapatkan.</p>



<p id="c948">5. Jaringan dengan orang yang paling dekat adalah yang paling berharga</p>



<p id="547b">Konsep seperti ini tidak benar, karena sejatinya semua jaringan adalah berharga apabila dibina dengan tepat. Hubungan dengan orang-orang yang sudah mengenal kita secara baik serta hubungan dengan orang yang sama sekali baru, adalah sama-sama penting. Justru membangun jaringan dengan orang-orang baru akan memberikan kita informasi baru, wawasan lebih luas, serta cara pandang yang lebih terbuka.</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p id="f7ce"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="d708"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="1ae7"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-kesalahpahaman-tentang-membangun-jaringan-yang-perlu-dihindari/">5 Kesalahpahaman tentang Membangun Jaringan yang Perlu Dihindari</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Founder Gak Cuma Harus Jago Pitching, Tapi Juga Berjejaring</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/founder-gak-cuma-harus-jago-pitching-tapi-juga-berjejaring/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2022 07:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Research]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Startup story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=7605</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kalau ditanya, apa saja sih, kesibukan sebagai&#160;founder? Ternyata, tidak hanya berkutat di urusan teknis saja ya, seperti membangun MVP, berkonsultasi dengan mentor,&#160;pitching,&#160;dan lain-lain. Tapi,&#160;founder&#160;juga punya tugas lain yang harus selalu dikembangkan, lho. Salah satunya adalah berjejaring. Karena, dengan mengembangkan jaringan, banyak manfaat yang bisa didapatkan. Misalnya memperluas pertemanan, mendapatkan informasi penting, hingga menunjang karir dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/founder-gak-cuma-harus-jago-pitching-tapi-juga-berjejaring/">Founder Gak Cuma Harus Jago Pitching, Tapi Juga Berjejaring</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="e032">Kalau ditanya, apa saja sih, kesibukan sebagai&nbsp;<em>founder</em>?</p>



<p id="6663">Ternyata, tidak hanya berkutat di urusan teknis saja ya, seperti membangun MVP, berkonsultasi dengan mentor,&nbsp;<em>pitching,&nbsp;</em>dan lain-lain. Tapi,&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;juga punya tugas lain yang harus selalu dikembangkan, lho. Salah satunya adalah berjejaring. Karena, dengan mengembangkan jaringan, banyak manfaat yang bisa didapatkan. Misalnya memperluas pertemanan, mendapatkan informasi penting, hingga menunjang karir dan bisnis. Menurut Herminia Ibarra dan Mark Lee Hunter dalam artikelnya yang dipublikasikan di Harvard Business Review, ada beberapa jenis jaringan yang umumnya digunakan pemimpin dalam mengembangkan karirnya. Berikut adalah penjelasannya:</p>



<p id="7669"><strong>Jaringan operasional</strong></p>



<p id="b55f">Jaringan ini diarahkan untuk melakukan tugas yang diberikan seseorang secara lebih efektif. Jaringan ini melibatkan hubungan yang lebih kuat dengan teman-teman yang berkaitan dengan pekerjaan. Dalam jaringan ini, pemimpin perlu membangun hubungan yang baik dengan orang-orang yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan mereka. Misalnya laporan langsung dengan atasan, teman-teman dalam unit operasional, tim internal lainnya, serta pihak luar seperti pemasok, distributor, dan pelanggan. Tujuan dari membina jaringan operasional ini adalah menyelesaikan kerja sama dan koordinasi di antara orang-orang terkait dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ada.</p>



<p id="c046"><strong>Jaringan pribadi</strong></p>



<p id="5962">Jaringan ini berhubungan dengan orang lain dari luar organisasi untuk belajar dan menemukan peluang demi kemajuan pribadi. Contohnya adalah ketika bergabung dengan asosiasi profesional, kelompok alumni, klub, hingga komunitas yang sesuai dengan minat pribadi. Tujuannya agar mendapatkan perspektif dan ilmu baru yang memungkinkan individu untuk maju dalam karir. Memperluas lingkaran perkenalan pribadi dapat memberikan manfaat seperti mendapat rujukan, informasi, hingga dukungan pengembangan seperti adanya pembinaan atau pendampingan. Jaringan pribadi umumnya punya sifat tidak terikat dan eksternal, contohnya berhubungan dengan orang-orang yang punya kesamaan dengan kita.</p>



<p id="716f"><strong>Jaringan strategis</strong></p>



<p id="e431">Jaringan ini berhubungan dengan pelayanan dan tujuan bisnis. Seorang pemimpin yang ada di jaringan ini punya tujuan untuk mendapatkan peluang baru bagi peningkatan perusahaan. Maka, jaringan strategis adalah tingkat yang paling tinggi dan seseorang yang bisa naik ke jaringan ini artinya dapat melalui ujian kepemimpinan. Untuk dapat mengembangkan jaringan ini adalah&nbsp;<em>leverage</em>, yaitu mengumpulkan informasi, dukungan, dan sumber daya dari satu sektor jaringan untuk mencapai hasil di sektor lain. Contoh nyata dari jaringan ini adalah dapat meyakinkan satu orang dalam jaringan untuk mendapatkan orang lain yang tidak ada dalam jaringan.</p>



<p id="c8de">Selanjutnya, salah satu cara yang sangat baik dalam membangun jejaring adalah dengan mengikuti kegiatan atau&nbsp;<em>event&nbsp;</em>yang berkaitan dengan startup. Contohnya dengan mengikuti Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, kamu bisa mendapatkan pertemanan dengan para&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;hingga para mentor yang ahli di bidangnya. Program ini adalah pembinaan untuk kamu yang ingin membuat solusi teknologi untuk berbagai permasalahan di Indonesia lewat startup digital. Tidak hanya itu saja, kamu bisa mendapatkan wawasan, bimbingan, serta jaringan dari ekosistem startup digital seluruh Indonesia. Caranya bagaimana? Kamu bisa unduh aplikasi 1000 Startup Digital lewat Google Play Store atau App Store. Dapatkan akses ke ratusan video, artikel, dan kelas tentang dasar-dasar mendirikan startup dari nol. Jangan lupa ajak teman-teman startupmu yang lain, ya!</p>



<p id="211a"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="a6a4"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="7e06"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/founder-gak-cuma-harus-jago-pitching-tapi-juga-berjejaring/">Founder Gak Cuma Harus Jago Pitching, Tapi Juga Berjejaring</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resep Kunci Jadi Founder Berdampak: Membangun Jejaring Penuh Makna</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/resep-kunci-jadi-founder-berdampak-membangun-jejaring-penuh-makna/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 May 2022 10:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=7607</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membangun jaringan yang penuh makna bukanlah perkara mudah. Namun, apa sebetulnya yang termasuk dalam jejaring ‘penuh makna’ bagi&#160;founder&#160;startup? Berjejaring menjadi salah satu kunci kekuatan seorang&#160;founder&#160;dalam mengembangkan startup. Semua peluang yang berpotensi berdampak baik dalam hidup&#160;founder&#160;dapat muncul dari hubungan jejaring yang berkualitas dan bermakna. Sayangnya, tak bisa dipungkiri bahwa ada pula jejaring yang bisa menjerumuskan&#160;founder&#160;atau hanya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/resep-kunci-jadi-founder-berdampak-membangun-jejaring-penuh-makna/">Resep Kunci Jadi Founder Berdampak: Membangun Jejaring Penuh Makna</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="47c3"><em>Membangun jaringan yang penuh makna bukanlah perkara mudah. Namun, apa sebetulnya yang termasuk dalam jejaring ‘penuh makna’ bagi&nbsp;</em>founder&nbsp;<em>startup?</em></p>



<p id="cc33">Berjejaring menjadi salah satu kunci kekuatan seorang&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>dalam mengembangkan startup.</p>



<p id="4269">Semua peluang yang berpotensi berdampak baik dalam hidup&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;dapat muncul dari hubungan jejaring yang berkualitas dan bermakna. Sayangnya, tak bisa dipungkiri bahwa ada pula jejaring yang bisa menjerumuskan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>atau hanya sekadar basa-basi, tidak jujur, dan terasa canggung.</p>



<p id="9f89">Terlalu banyak orang membayangkan “jaringan” mereka sebagai daftar nama yang dapat mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan akhir. Hal ini adalah sebuah kesalahan. Kamu dapat melakukannya secara berbeda — dan ketika kamu melakukannya, kamu akan memiliki keuntungan yang kuat.</p>



<p id="9f2a">Jika kamu ingin membangun jaringan yang efektif dan bermakna, kamu harus fokus pada apa yang dapat kamu lakukan untuk orang lain, bukan apa yang dapat mereka tawarkan kepada kamu. Jika ditelusuri lebih dalam, setiap orang memiliki empat jenis jaringan: Tidak Kenal, Kenal, Karib, dan Bermakna&nbsp;<em>(Unfamiliar, Familiar, Intimate, and Meaningful).</em></p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/1400/0*32P0T3H3S-wUGHIQ" alt=""/></figure>



<p id="9348">Cukup mudah membedakan jaringan kamu yang Tidak Kenal dan Kenal — orang-orang yang tidak kamu kenal sama sekali dan kenalan yang cukup kamu kenal. Jaringan Karib umumnya mencakup orang-orang yang sudah kamu kenal baik dan dekat. Namun, Jaringan Bermakna kamu adalah jaringan pribadi kamu yang sebenarnya dari hubungan yang mendalam dan berbasis pertemanan. Ini adalah Jaringan Bermakna kamu yang akan memungkinkan kamu untuk memiliki dampak dengan karier dan kehidupan yang kamu inginkan.</p>



<p id="9260">Ada tiga langkah untuk menyambut lebih banyak orang ke dalam Jaringan Bermakna-mu:</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Membawa orang-orang dari Jaringan Tidak Dikenal kamu ke Jaringan Kenal kamu dengan membuat kontak awal dan membentuk koneksi.</li><li>Membawa orang-orang dari Jaringan Kenal kamu ke Jaringan Karib kamu dengan mengenal mereka dengan baik, memahami kesamaan kamu, dan menemukan cara agar kamu dapat membantu mereka.</li><li>Membawa orang-orang dari Jaringan Karib kamu ke Jaringan Bermakna kamu dengan berinvestasi dalam membuat hidup mereka lebih baik dengan cara yang penting.</li></ol>



<p id="0023">Keberhasilan kamu dalam membangun jaringan didasarkan pada satu pola pikir yang sangat penting: bahwa kamu melakukannya berdasarkan keinginan kamu untuk mengetahui, menghargai, dan membantu orang lain.</p>



<p id="a50f">Ini adalah satu-satunya cara untuk membangun hubungan yang nyata, berkelanjutan, serta bermakna. Bantuan yang kamu berikan kepada orang lain menentukan dampak dan kehidupan kamu. Ketika kamu mengambil pendekatan ini, sesuatu yang baik dapat terjadi: hubungan yang kamu bangun akan terus terjaga selama bertahun-tahun dan dapat kembali membantu kamu dengan cara yang tak terduga dan sering kali mengubah hidup.</p>



<p id="02e8"><strong>Buat seseorang yang awalnya tak kamu kenal menjadi kenal lebih dekat</strong></p>



<p id="831b">Banyak orang menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk bertemu orang-orang dengan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman yang menarik dan memperkaya… dan gagal untuk mengenal mereka.</p>



<p id="d6d5">Untuk membuat lompatan besar dengan seseorang dari&nbsp;<em>Unfamiliar Network&nbsp;</em>(tidak kenal)<em>&nbsp;ke Familiar Network&nbsp;</em>(kenal)<em>,</em>&nbsp;andalkan tiga tindakan berikut:</p>



<p id="89e0"><strong>Tunjukkan sisi hangatmu secara pribadi, memulai percakapan singkat namun berkesan, ingat nama orangnya.</strong></p>



<p id="2a75"><strong>Setelah kenal lebih dekat, lalu apa?</strong></p>



<p id="42ae">Kini setelah kenal lebih dekat, kamu memiliki strategi untuk menunjukkan keramahan, mengatasi kecanggungan, dan membuat orang nyaman. Semakin banyak kamu melakukan ini, semakin mudah membangun jejaring yang lebih dekat. Selanjutnya, kamu memiliki kesempatan untuk benar-benar mengenal sekelompok orang yang ingin kamu kenal lebih dekat.</p>



<p id="1753">Saat membangun hubungan lebih dekat, terdapat sebuah kesalahan yang berpotensi terjadi dan tanpa sadar dilakukan: terlalu banyak menceritakan tentang diri sendiri karena merasa sudah dekat.</p>



<p id="0e60">Jadi jangan bicara tentang dirimu sendiri. Mulai sekarang, gunakan setiap interaksi sebagai kesempatan untuk menghargai orang lain dengan menyelidiki pekerjaan dan minat mereka. Hindari godaan untuk membicarakan diri sendiri. Pivot pertanyaan mereka tentang kamu dan kembali ke mereka. Perhatikan betapa bersemangatnya orang ini mengambil kesempatan untuk memberi tahu kamu lebih banyak tentang dirinya.</p>



<p id="1bbc">Nah, jika kamu sudah berhasil membangun hubungan hingga di tahap ini, maka artinya kamu sudah selangkah lebih karib dengannya! <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f609.png" alt="😉" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>



<p id="02f1"><strong>Bagaimana agar jejaring yang karib menjadi lebih bermakna?</strong></p>



<p id="ef01">Saat mengenal orang lebih baik, kamu dapat memutuskan apakah kamu ingin membangun hubungan yang baik dan dekat. Hanya ada satu cara untuk membawa seseorang ke Jaringan Bermakna: lakukan sesuatu yang penting serta bermakna bagi mereka.</p>



<p id="81e2">Ada beberapa cara untuk membangun jejaring karib menjadi lebih bermakna:</p>



<p id="470b"><strong>1. Berbagi ilmu.</strong>&nbsp;Temukan area yang beririsan dalam hal keahlian dan peluangmu untuk membagikan hal-hal yang kamu tahu akan mencerahkan orang lain. Ini bisa sesederhana menghubungkan wawasan menarik dan relevan yang kamu ketahui, mengirim artikel melalui email, atau mengirim buku dengan catatan. Tetapi itu hanya berguna ketika kamu telah memikirkannya matang-matang, dan kamu membagikan sesuatu yang penting bagi orang lain.</p>



<p id="5fdd"><strong>2. Buat koneksi.</strong>&nbsp;Salah satu cara terbaik untuk membantu orang lain di jaringan kamu adalah dengan memperluas jaringan mereka masing-masing. Kumpulkan dua orang yang akhirnya melakukan bisnis atau menjadi teman dan pengaruh kamu bertambah.</p>



<p id="97f9">Di awal karier, jaringanmu relatif lemah dan membutuhkan usaha untuk memulai. Berusahalah untuk mengenal dan berguna bagi orang-orang yang duduk di titik pusat jaringan yang penting.</p>



<p id="4ac0"><strong>3. Menawarkan dukungan dan persahabatan.</strong>&nbsp;Saat mendapatkan pekerjaan baru, promosi, kemenangan besar, kamu akan dibanjiri ucapan selamat. Beberapa turut senang bersamamu; orang lain melihat kesuksesanmu sebagai peluang yang memungkinkan bagi diri mereka sendiri. Ketika sebaliknya kamu tengah menghadapi kegagalan, mungkin segala ucapan serta sapaan dari orang lain akan lebih jarang kamu dapatkan; dan kamu hanya mendengar dari teman sejati Anda.</p>



<p id="773a">Sekarang, giliranmu menjadi salah satu teman sejati bagi orang lain. Orang-orang di jaringanmu membutuhkan kamu ketika mereka sedang berjuang. Ingatlah bahwa kamu sedang membangun jaringan orang-orang yang benar-benar kamu sukai dan ingin melihat mereka berhasil.</p>



<p id="674c">Semakin banyak kamu berinteraksi dengan mereka–terutama di situasi berat–semakin banyak orang akan menantikannya, dan semakin besar kemungkinan mereka mengingatmu sebagai kawan dengan nasehat yang terbaik ketika mereka membutuhkan saran, bantuan, dan sebagainya.</p>



<p id="ab2b"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="584d"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="49e1"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/resep-kunci-jadi-founder-berdampak-membangun-jejaring-penuh-makna/">Resep Kunci Jadi Founder Berdampak: Membangun Jejaring Penuh Makna</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
