fbpx

Penting tapi Sering Dilupakan: Mengukur Network Effect Startup

Apakah kamu pernah mendengar tentang network effectNetwork effect atau efek jaringan adalah salah satu hal penting dalam bisnis perangkat lunak. Ini menandakan bahwa pemangku kepentingan (pesaing, mitra kerja, pelanggan, investor, dan lain-lain) bisa berubah seiring dengan perubahan jaringan yang ada di pasar.

Bagi founder, kamu perlu paham tentang network effect dan dampaknya bagi startupmu. Network effect ini akan berbeda-beda, tergantung dari produk, audiens, pasar, dan lingkungannya, sehingga ukurannya tidak bisa disamakan untuk semua orang. Di bawah ini ada penjelasan tentang metrik atau ukuran yang berhubungan dengan akuisisi dan juga pesaing.

A. Metrik yang berhubungan dengan akuisisi

Berapa persen pengguna barumu yang didapatkan secara organik?

Saat bisnis masih jalan di awal, pada umumnya pengguna akan didapatkan secara organik. Namun, network effect ini memberikan dampak pangsa pasar pengguna organik yang akan meningkat seiring berjalannya waktu. Pengguna organik yang akan meningkat.

Contohnya, startup dengan direct-side network effect seperti Facebook. Di awal, Facebook perlu memaksimalkan akuisisi berbayar untuk mendapatkan pengguna. Selanjutnya, pengguna Facebook yang mengalami peningkatan dan terus tumbuh akan mengajak teman mereka untuk bergabung di platform itu. Itu akibat dari pengalaman pengguna yang memuaskan, dan mereka ingin berteman atau berkomunikasi lewat Facebook.

Sedangkan, startup dengan two side network effect seperti Airbnb, eBay, dan lainnya, pengguna organik baru tumbuh seiring dengan semakin banyaknya pemasok yang mendaftar di apikasi (sebutlah orang yang menyewakan rumah). Itu akan menimbulkan efek meningkatnya pengguna dan pembeli yang ingin bergabung dengan jaringan. Tujuannya agar pengguna bisa mendapatkan akses, di mana potensi pendapatannya semakin beragam jika bergabung dengan platform tersebut.

Jadi, dapat diambil kesimpulan bahwa akuisisi berbayar tidak selalu buruk. Banyak startup seperti Facebook dan Uber berinvestasi untuk bisa memperoleh pengguna baru, terutama di pasar baru. Tapi, startup yang ingin berkembang, akan mengurangi porsi akuisisi berbayarnya saat mereka sudah berhasil menyentuh sejumlah besar pengguna.

B. Metrik yang berhubungan dengan pesaing

Pengguna juga menggunakan layanan serupa. Pertanyaannya, berapa banyak penggunamu yang menggunakan layanan sejenis? Berapa banyak pengguna yang aktif di platform tersebut?

Itu disebut dengan multi-tenanting, di mana sangat penting untuk memahami apakah penggunamu juga menggunakan layanan dari pesaing. Bukan hanya pesaing secara head to head, tetapi juga layanan lain yang bisa menggunakan fungsi produkmu.

Misalnya, salon kecantikan A yang ada di pinggir jalan akan punya pesaing salon kecantikan B yang lokasinya di seberang jalan. Tapi, mereka juga harus waspada bahwa pesaing lainnya adalah toko kosmetik daring, di mana para perempuan bisa membelanjakan uangnya untuk membeli produk kecantikan.

Yang kerap terjadi, startup yang mampu mereplikasi suatu jaringan, maka perusahaan tersebut juga dapat menambahkan fungsionalitas yang dapat meniadakan kebutuhan akan produk lain.

Contohnya, Facebook mengembangkan fitur Stories dan menambahkan fitur tersebut ke berbagai aplikasinya, termasuk Instagram, yang pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan Snapchat.

Memang mengukur multi-tenanting adalah hal yang menantang. Kamu bisa melakukan survei terhadap pengguna dan bertanya apakah mereka menggunakan layanan lain. Kamu juga bisa menggali lebih dalam tentang churn atau penurunan penggunaan platform, dan mencari tahu apakah pengguna tersebut berpindah ke layanan lain. Saat kamu sudah tahu seberapa besar jumlahnya, kamu dapat meningkatkan produkmu sehingga pengguna tidak terlalu tergoda untuk menggunakan produk pesaing. Misalnya, Grab meluncurkan layanan loyalty program bagi pengendara dan bonus untuk pengemudi untuk meningkatkan retensi, sekaligus mengurangi penggunaan produk pesaing.

Dengan memahami network effect, kamu bisa mengatur strategi terbaik dalam melakukan penawaran dan permintaan, memberikan perhatian khusus pada bagian pasar dan unit yang relevan, serta memperluas jaringan untuk semakin tumbuh dan terlibat dalam bisnis.

. . .

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.

Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!

Bagikan artikel ini