<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Growth Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/growth/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/growth/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 May 2023 04:32:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Growth Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/growth/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Taktik Growth Hacking yang Bisa Diterapkan di Startupmu</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/taktik-growth-hacking-yang-bisa-diterapkan-di-startupmu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Apr 2023 03:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Growth]]></category>
		<category><![CDATA[Growth Hacking]]></category>
		<category><![CDATA[Scaleup]]></category>
		<category><![CDATA[Startuo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8943</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak orang membicarakan tentang ‘pertumbuhan’. Untuk mendongkrak X, maka kita perlu melakukan pertumbuhan Y. Kurang lebih konsep seperti itu yang dapat diadopsi. Namun sebenarnya, jika dikaitkan dengan bisnis, masih banyak pengusaha yang masih belum jelas tentang apa itu pertumbuhan. Terlebih tentang&#160;growth hacking, serta bagaimana cara kerjanya. Memanfaatkan&#160;growth hacking&#160;secara efektif, beberapa perusahaan yang memulai dari 0 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/taktik-growth-hacking-yang-bisa-diterapkan-di-startupmu/">Taktik Growth Hacking yang Bisa Diterapkan di Startupmu</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="c912">Banyak orang membicarakan tentang ‘pertumbuhan’. Untuk mendongkrak X, maka kita perlu melakukan pertumbuhan Y. Kurang lebih konsep seperti itu yang dapat diadopsi. Namun sebenarnya, jika dikaitkan dengan bisnis, masih banyak pengusaha yang masih belum jelas tentang apa itu pertumbuhan. Terlebih tentang&nbsp;<em>growth hacking</em>, serta bagaimana cara kerjanya. Memanfaatkan<em>&nbsp;growth hacking</em>&nbsp;secara efektif, beberapa perusahaan yang memulai dari 0 berhasil mencapai tingkat kesuksesan. Contohnya datang dari Slack, yang tumbuh dan memiliki 500.000&nbsp;<em>daily active users&nbsp;</em>hanya dalam waktu setahun. Sebuah pencapaian yang luar biasa.</p>



<p id="772d"><em>Growth hacking</em>, atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan peretasan pertumbuhan, merupakan metode untuk mencari tahu cara terbaik dalam mengembangkan perusahaan. Misalnya, memanfaatkan penjenamaan (<em>branding</em>), pengembangan desain, statistik, hingga analitik.&nbsp;<em>Growth hacking</em>&nbsp;mengacu pada istilah untuk bertumbuh dengan cara yang tidak biasa, atau di luar cara konvensional pada umumnya. Taktik ini terbukti dapat mengubah permainan dan mempercepat peningkatan skala perusahaan. Beberapa taktiknya seperti yang ada di artikel berikut, sesuai yang dikutip dari artikel Forbes.com:</p>



<p id="0f37"><strong>Menciptakan budaya pertumbuhan</strong></p>



<p id="eed0">Jika ingin melakukan&nbsp;<em>growth hacking,&nbsp;</em>kata kuncinya adalah ‘tumbuh’. Jadikan tumbuh sebagai kebiasaan dan budaya kerja. Pemimpin harus berani mendorong anggota timnya untuk mencoba hal baru. Mencoba hal baru artinya mengambil peluang lebih besar untuk bereksperimen, sekaligus mengambil risiko untuk gagal. Hadapi itu sebagai bagian dari perjalanan ketika bertumbuh.</p>



<p id="32ab"><strong>Fokus pada keterlibatan</strong></p>



<p id="5449">Agar&nbsp;<em>growth hacking&nbsp;</em>berhasil, semua yang berkepentingan harus terlibat ke dalam sistem. Contohnya jika ingin membuat konten, maka pelajari dulu apa kata kunci paling relevan agar pengguna mau terlibat dengan konten yang dibuat oleh kita. Kamu perlu mencari tahu, tayangan dan konten seperti apa yang mereka butuhkan dan nikmati setiap harinya. Tujuannya agar kamu berhasil membangun titik kontak penting serta hubungan yang kuat dengan mereka.</p>



<p id="5716"><strong>Jadikan data sebagai acuan ketika membuat keputusan</strong></p>



<p id="e652">Perusahaan perlu melakukan pengelolaan pada data dengan lebih cermat dan hati-hati. Mulai sekarang, kumpulkan data tentang segala hal, misalnya perilaku pelanggan, kampanye pemasaran, angka penjualan, barang yang kurang diminati, dan lain-lain. Kamu dapat menggunakan data tersebut untuk meningkatkan kinerja atau tujuan apapun yang ingin kamu capai.</p>



<p id="39e4"><strong>Akuisisi pelanggan</strong></p>



<p id="70fa">Perusahaan perlu menaruh perhatian penuh terhadap akuisisi pelanggan, karena tanpa pelanggan baru, bisnis akan sulit untuk tumbuh. Buatlah strategi yang mendukung peningkatan akuisisi pelanggan serta luangkan waktu dan investasikan sumber daya yang relevan untuk hal ini.</p>



<p id="7bab"><strong>Mempertahankan pelanggan terbaik</strong></p>



<p id="87e0">Selain meningkatkan akuisisi pelanggan, perusahaan juga perlu untuk selalu mengelola pelanggan lama. Alasannya, mempertahankan pelanggan membutuhkan biaya yang lebih murah daripada mendapatkan pelanggan baru. Selain itu, pelanggan yang puas dengan pelayanan kita tentu akan dengan senang hati untuk merekomendasikan kepada rekan-rekannya untuk menggunakan produk kita. Jadi, jangan lupakan tentang retensi pelanggan sebagai bagian dari strategi pertumbuhanmu, ya.</p>



<p id="adc2"><strong>Inovasi pemasaran secara berkelanjutan</strong></p>



<p id="7258">Memenangkan persaingan di pasar tidak lepas dari upaya melakukan inovasi secara berkelanjutan. Untuk berinovasi, maka kamu perlu menciptakan budaya untuk selalu terbuka terhadap ide-ide dan mendorong para anggota tim untuk berkreasi. Dengan mengamati apa yang sedang terjadi di industri serta pergerakan trennya, kamu dapat beberapa langkah jauh lebih maju daripada pesaingmu.</p>



<p id="10e2"><strong>Membangun merek yang kuat</strong></p>



<p id="e9cb">Salah satu aset terbesar perusahaan adalah merek. Sebab, banyak orang yang menjatuhkan keputusan pembelian karena mereka merasa relevan terhadap merek tersebut, bukan hanya melihat dari segi produk saja. Untuk itu, kamu perlu selalu memperkuat citra merek di mata pelanggan. Perusahaan juga perlu terbuka terhadap umpan balik yang diberikan oleh pelanggan, dan teruslah meningkatkan pelayanan dan mutu produk berdasarkan data-data yang sudah didapatkan.</p>



<p id="8c0f"><strong>Merampingkan proses operasional</strong></p>



<p id="937f"><em>Growth hacking&nbsp;</em>berkaitan erat dengan efisiensi, di mana semakin efisien operasional perusahaan, maka kamu akan mengeluarkan dana sesuai dengan kebutuhan. Hal ini berdampak pada semakin banyak sumber daya yang ada untuk dapat diinvestasikan kembali ke dalam inisiatif pertumbuhan.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="8d8d"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="973f"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="c520"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/taktik-growth-hacking-yang-bisa-diterapkan-di-startupmu/">Taktik Growth Hacking yang Bisa Diterapkan di Startupmu</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Startup yang Gagal Sustain Ternyata Melewatkan Tahapan Ini</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/startup-yang-gagal-sustain-ternyata-melewatkan-tahapan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2023 04:32:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Growth]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Startup Lessons]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>
		<category><![CDATA[Successful Entrepreneurs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8680</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam artikel kali ini, kita akan membandingkan cerita dari tiga perusahaan rintisan berbeda yang berkaitan dengan profitabilitas dan pertumbuhan, dilansir dari artikel yang dipublikasikan oleh Harvard Business Review. Mari kita mulai ceritanya. Yang pertama datang dari King Digital Entertainment, yang mengukuhkan dirinya sebagai pengembang game gratis populer di smartphone. Basis penggunanya tumbuh secara eksponensial, berkat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/startup-yang-gagal-sustain-ternyata-melewatkan-tahapan-ini/">Startup yang Gagal Sustain Ternyata Melewatkan Tahapan Ini</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="0761">Dalam artikel kali ini, kita akan membandingkan cerita dari tiga perusahaan rintisan berbeda yang berkaitan dengan profitabilitas dan pertumbuhan, dilansir dari artikel yang dipublikasikan oleh Harvard Business Review. Mari kita mulai ceritanya.</p>



<p id="2cbe">Yang pertama datang dari King Digital Entertainment, yang mengukuhkan dirinya sebagai pengembang game gratis populer di smartphone. Basis penggunanya tumbuh secara eksponensial, berkat game fenomenal, Candy Crush Saga. Dari pertengahan 2012 hingga pertengahan 2013 perusahaan mengalami peningkatan pendapatan 12 kali lipat tetapi peningkatan biayanya hanya enam kali lipat. Dampaknya adalah peningkatan pendapatan operasional hampir 70 kali lipat, dari €10,5 juta menjadi €716 juta.</p>



<p id="81f7">Yang kedua adalah SoundCloud, sebagai platform berbagi audio online, sekaligus kompetitor sengit Spotify dan Apple Music. Dari 2012 hingga 2013, basis penggunanya tumbuh 15 kali lipat, yakni dari 10 juta menjadi 150 juta pengguna terdaftar. Namun, pendapatannya meningkat kurang dari 50%, dari €8 juta menjadi €11 juta, sementara biaya operasionalnya tumbuh 75%, dari €16,5 juta menjadi €28,5 juta.</p>



<p id="0413">Yang ketiga adalah WeWork, sebuah perusahaan rekan kerja yang terkenal, telah mengumpulkan $10 miliar dalam bentuk ekuitas dan utang. Pendapatan teratasnya berlipat ganda selama lima tahun berturut-turut, dan keanggotaannya tumbuh 10 kali lipat. Tetapi selama periode yang sama, biaya operasi meningkat dari $400 juta menjadi hampir $2 miliar, menyebabkan kerugian yang signifikan dan semakin dalam.</p>



<p id="a3d9">Menurutmu, dari studi kasus ketiga perusahaan rintisan di atas, manakah perusahaan yang&nbsp;<em>sustain</em>?</p>



<p id="d6d2">Jika kamu menjawab perusahaan yang pertama, atau King Digital Entertainment, maka jawabannya benar. King Digital Entertainment berhasil menjadi bisnis yang menguntungkan dan stabil. Mengapa King Digital Entertainment bisa sukses?</p>



<p id="4d04">Ternyata mereka terlibat dalam tahap perkembangan yang disebut ekstrapolasi, di mana sebuah perusahaan mengeksplorasi opsi pertumbuhan yang menguntungkan sambil mengeksploitasi skala dan ruang lingkup ekonomi. Ekstrapolasi adalah hal yang berbeda dari teori organisasi tradisional, yang mengatakan bahwa bisnis berada dalam mode eksplorasi atau mode eksploitasi.</p>



<p id="4f13">Perbedaannya, eksplorasi melibatkan pencarian&nbsp;<em>product market fit</em>. Ini akan menentukan apakah pelanggan memiliki masalah yang harus dipecahkan dan bersedia membeli produk yang dijual oleh perusahaan.</p>



<p id="8e24">Lain halnya dengan eksploitasi, dimulai ketika pendapatan terjadi dengan cepat dan pertumbuhan laba melambat. Pada fase ini perusahaan bertujuan untuk memperkuat keunggulan kompetitifnya dengan menyempurnakan model bisnis dan berusaha untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang secara bertahap demi mendapatkan keuntungan yang stabil.</p>



<p id="e7f4">Baik eksplorasi atau eksploitasi adalah tahapan yang sangat terkenal. Umumnya startup memulai dengan eksploitasi. Namun menurut pandangan penulis artikel Harvard Business Review, yaitu Jeffrey F. Rayport, Davide Sola, dan Martin Kupp, ekstrapolasi adalah fase kritis yang sering diabaikan oleh perusahaan. Tahap ekstrapolasi memiliki dua tujuan besar. Pertama, mengkonfirmasi sejauh mana&nbsp;<em>product market fit&nbsp;</em>berjalan, yang menunjukkan apakah permintaan dan penawaran menjanjikan. Kedua, adalah&nbsp;<em>profit market fit.&nbsp;</em>Ini menunjukkan peningkatan pendapatan yang cepat, serta menunjukkan bahwa setiap pelanggan baru mendatangkan pendapatan tambahan dan hanya menimbulkan biaya marjinal. Inilah kunci menuju pertumbuhan yang menguntungkan. Pada intinya, perusahaan harus membangun model bisnis yang berhasil meningkatkan pendapatan sambil mengurangi biaya unit variabel dan menahan biaya tetap.</p>



<p id="149c">Bagaimana agar ekstrapolasi berhasil? Ini disebutkan dalam ‘<em>the theory of constraint process’</em>, yang pertama kali dikodifikasikan oleh Eliyahu Goldratt dalam buku klasiknya, The Goal, yang menyatakan bahwa perusahaan dapat melakukannya dengan mengikuti lima langkah berikut:</p>



<p id="0e00">1. Artikulasikan sasaran pertumbuhan (misalnya, “mencapai peningkatan pendapatan lima kali lipat dan peningkatan margin operasi 10 kali lipat”) dan memeriksa apakah sumber untuk mencapai hal tersebut sudah tersedia. Sasaran yang dipilih akan dipengaruhi sebagian oleh realitas pasar, model bisnis, dan sebagian oleh tingkat ambisi tim pendiri.</p>



<p id="584f">2. Tentukan asumsi kritis yang mendasari model bisnismu. Ini harus didasarkan pada penilaian faktor apa yang harus ada untuk menghasilkan pertumbuhan. Misalnya, untuk meningkatkan pendapatan 10 kali lipat, kamu mungkin memerlukan lima kali pelanggan lebih banyak yang melakukan pembelian tiga kali lebih sering daripada yang dilakukan pelangganmu pada masa sekarang.</p>



<p id="60a1">3. Identifikasi kendala model bisnis atau segala rintangan yang menghambatmu mencapai tujuan pertumbuhan. Tuliskan pula secara urut solusi untuk mengatasinya. Misalnya, manajer mungkin menemukan bahwa biaya input tertentu merupakan kendala yang sangat besar atau pasarnya terlalu kecil. Teori kendala memberi tahu kita bahwa tidak ada rantai yang lebih kuat dari mata rantai terlemahnya, dan pemikiran itu berlaku untuk model bisnis. Setiap model akan memiliki satu atau lebih kendala yang membatasi keluarannya.</p>



<p id="2396">4. Kembangkan cara untuk meremediasi kendala yang paling signifikan. Kuncinya adalah menerapkan ‘eksperimen strategis’, di mana kamu dapat memvalidasi adaptasi atau inovasi dalam skala kecil sebelum menerapkannya ke seluruh bisnis.</p>



<p id="aec6">5. Setelah kendala pertama tidak lagi menjadi penghalang pertumbuhan, pilih kendala berikutnya dan perbaiki. Lanjutkan proses berulang ini sampai semua kendala yang signifikan telah teratasi.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="22a9"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="f254"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="ce40"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/startup-yang-gagal-sustain-ternyata-melewatkan-tahapan-ini/">Startup yang Gagal Sustain Ternyata Melewatkan Tahapan Ini</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profitabilitas vs Growth, Mana yang Lebih Penting?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/profitabilitas-vs-growth-mana-yang-lebih-penting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 06:29:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Business Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Growth]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pembicaraan mengenai keuntungan dan pertumbuhan di startup sudah lama menjadi pembahasan yang cukup alot. Agar bisnis dapat terus&#160;survive,&#160;profitabilitas atau keuntungan dan pertumbuhan sangat penting bagi startup. Bagaimanapun, profitabilitas sangat penting untuk keberadaan perusahaan, sedangkan pertumbuhan juga punya peran besar untuk memainkan kelangsungan hidup jangka panjang. Dilansir dari bothsidesofthetable.com, supaya dapat tumbuh lebih cepat, bisnis membutuhkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/profitabilitas-vs-growth-mana-yang-lebih-penting/">Profitabilitas vs Growth, Mana yang Lebih Penting?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="a082">Pembicaraan mengenai keuntungan dan pertumbuhan di startup sudah lama menjadi pembahasan yang cukup alot. Agar bisnis dapat terus&nbsp;<em>survive,&nbsp;</em>profitabilitas atau keuntungan dan pertumbuhan sangat penting bagi startup. Bagaimanapun, profitabilitas sangat penting untuk keberadaan perusahaan, sedangkan pertumbuhan juga punya peran besar untuk memainkan kelangsungan hidup jangka panjang.</p>



<p id="8e64">Dilansir dari bothsidesofthetable.com, supaya dapat tumbuh lebih cepat, bisnis membutuhkan sumber daya hari ini untuk mendanai pertumbuhan yang mungkin tidak akan datang selama 6 bulan hingga satu tahun. Ini semua diwakili dengan staf penjualan.</p>



<p id="8f9e">Misalnya jika kamu mempekerjakan 6 perwakilan penjualan senior di bulan Januari dengan gaji 120 juta / tahun, maka kamu telah mengambil biaya tambahan 60 juta per bulan, namun staf penjualan ini mungkin tidak akan menutup bisnis baru selama 6 bulan. Profitabilitas kamu akan turun selama 2 kuartal sementara di sisi lain, pertumbuhanmu mungkin meningkat secara dramatis di kuartal 3–12. Dari ilustrasi ini, sudahkan kamu memahami perbedaan peran dari profitabilitas dan pertumbuhan?</p>



<p id="ed9c">Pada umumnya, 70–80% dari biaya sebagian besar startup adalah biaya gaji karyawan. Dengan kata lain, apabila perusahaan ada di fase tidak menguntungkan, ada peluang besar di mana mereka mengembangkan staf mereka di atas pendapatan yang diperoleh. Jika ternyata perusahaan tidak punya neraca yang kuat dan tidak dapat mempekerjakan lebih banyak orang, itu bukanlah suatu masalah. Namun konsekuensinya dapat menyebabkan pertumbuhan yang lebih lambat, sehingga profitabilitas perlu lebih dikedepankan.</p>



<p id="deb9">Ketika mengevaluasi perusahaan, apa yang harus diprioritaskan, profitabilitas atau pertumbuhan? Perusahaan yang berkembang, seperti layaknya banyak startup mungkin belum bisa menghasilkan keuntungan. Di sisi lain, hal itu memberikan peluang investasi yang besar. Sedangkan kurangnya profitabilitas bisa menjadi peringatan bahwa ada sesuatu yang tidak ‘pas’ yang sedang terjadi di perusahaan.</p>



<p id="e716">Jadi, mana yang lebih penting?</p>



<p id="431f">Pertanyaan ini dapat dijawab dengan mempertimbangkan, “apa tujuanmu dalam perusahaan?”</p>



<p id="c894">Misalnya, apakah kamu berencana menjalankan bisnis yang lebih kecil dengan mempertahankan keuntungan yang sehat? Apakah kamu akan ‘menjual’ perusahaan dalam beberapa waktu mendatang? Apakah kamu ingin meningkatkan nilai jual di mata VC dan membangun perusahaan yang tumbuh lebih cepat?</p>



<p id="2198">Evaluasi hal-hal yang menjadi penentu tujuan perusahaanmu. Misalnya, jika kamu ingin meningkatkan nilai dan bekerjasama dengan VC, kamu perlu mempertimbangkan ulang bahwa sering kali investor punya kecenderungan untuk memedulikan pertumbuhan daripada keuntungan. Bagaimana pun VC tidak akan pernah mendanai perusahaan yang pertumbuhannya lambat.</p>



<p id="39cd">Berbicara mengenai pendapatan, ada satu hal menarik yang perlu didalami lebih lanjut. Perhatikanlah ‘kualitas’ pendapatan. Apakah kamu menjual satu atau beberapa lini produk?</p>



<p id="c466">Apakah 20% pelanggan menghasilkan 80% pendapatan?</p>



<p id="e049">Atau apakah 3 pelanggan yang melakukan pembelian terbesar mewakili 80% pendapatan?</p>



<p id="b49d">Hal di atas dinamakan konsentrasi pendapatan. Semakin terkonsentrasi pendapatan perusahaanmu, maka risiko penurunan pendapatan di masa depan akan semakin tinggi.</p>



<p id="b8cb">Kemudian, bagaimana cara menyeimbangkan profitabilitas dan pertumbuhan bagi startup?</p>



<p id="493b">Dilansir dari usechalkboard.com, baik profitabilitas dan pertumbuhan sangat bergantung pada faktor-faktor seperti:</p>



<p id="1b70">-Produk atau layanan</p>



<p id="c077">-Pasar tempat bisnismu berada</p>



<p id="2f94">-Apakah kamu termasuk pemain pertama</p>



<p id="ba25">-Model bisnis</p>



<p id="dabe">-Biaya akuisisi pelanggan</p>



<p id="2a7f">-Pendapatan per pelanggan</p>



<p id="14f9">-Arus kas</p>



<p id="56ce">Berdasarkan faktor tersebut, kamu dapat mengambil langkah berikut untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan profitabilitas:</p>



<p id="f766">-Pastikan bahwa kamu memiliki cukup uang tunai untuk mengelola pengeluaran selama enam bulan.</p>



<p id="64f5">-Mengurangi penjualan atau siklus konversi tunai.</p>



<p id="c5ee">-Investasi dalam pertumbuhan seharusnya hanya terjadi setelah kamu melampaui target keuntungan.</p>



<p id="f4e7">-Bersedia mengubah produk atau layanan dan harganya untuk mendapatkan kecocokan pasar yang tepat.</p>



<p id="d980">-Pahami nilai setiap pelanggan dan fokus pada mereka yang memberimu pendapatan maksimum.</p>



<p id="a7db">-Fokus pada retensi pelanggan dan dorong pelanggan yang sudah ada untuk merujuk pelanggan baru.</p>



<p id="399b">Kesimpulannya, memilih antara kedua hal di atas kembali lagi kepada tujuan perusahaanmu. Namun, jangan lupakan untuk terus mengedepankan kemampuan dalam menyesuaikan strategi saat realita di pasar mulai berubah secara cepat, tidak semata memilih antara profitabilitas atau pertumbuhan saja.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="108f"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="b7c2"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="48d9"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/profitabilitas-vs-growth-mana-yang-lebih-penting/">Profitabilitas vs Growth, Mana yang Lebih Penting?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profit dan Pertumbuhan Startup, Mana yang Jadi Prioritas?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/profit-dan-pertumbuhan-startup-mana-yang-jadi-prioritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2021 07:15:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Growth]]></category>
		<category><![CDATA[Profit]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=6195</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ada banyak alasan mengapa seseorang membangun startup, salah satunya mendapat profit atau laba.&#160; Profit bisnis merupakan salah satu tujuan utama sebuah perusahaan atau pelaku bisnis. Bahkan perusahaan yang sudah berhasil mendapatkan profit pun akan terus mencari cara untuk meningkatkan keuntungan perusahaan mereka.&#160; Meningkatkan profit bukan hal mudah, tapi bukan pula hal yang mustahil. Kamu harus [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/profit-dan-pertumbuhan-startup-mana-yang-jadi-prioritas/">Profit dan Pertumbuhan Startup, Mana yang Jadi Prioritas?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1003" height="665" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/11/Screen-Shot-2021-11-10-at-13.54.34.png" alt="" class="wp-image-6196" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/11/Screen-Shot-2021-11-10-at-13.54.34.png 1003w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/11/Screen-Shot-2021-11-10-at-13.54.34-300x199.png 300w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/11/Screen-Shot-2021-11-10-at-13.54.34-768x509.png 768w" sizes="(max-width: 1003px) 100vw, 1003px" /></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Ada banyak alasan mengapa seseorang membangun <em>startup</em>, salah satunya mendapat profit atau laba.&nbsp;</p></blockquote>



<p>Profit bisnis merupakan salah satu tujuan utama sebuah perusahaan atau pelaku bisnis. Bahkan perusahaan yang sudah berhasil mendapatkan profit pun akan terus mencari cara untuk meningkatkan keuntungan perusahaan mereka.&nbsp;</p>



<p>Meningkatkan profit bukan hal mudah, tapi bukan pula hal yang mustahil. Kamu harus terus berinovasi dan menyusun strategi jitu agar berhasil mencapai target. Bahkan dalam kondisi tertentu, kamu harus berani mengambil keputusan berisiko agar bisa meningkatkan profit dan pertumbuhan perusahaan.</p>



<p>Di antara profit dan pertumbuhan, mana yang harus kamu prioritaskan lebih dulu? Terkadang, kedua hal ini menjadi dilema yang tak berujung. Daripada terjebak dalam dilema, sebaiknya simak penjelasan berikut ini. </p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Profit menjadi prioritas nomor satu</strong></h2>



<p>Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.</p>



<p>Pepatah di atas menggambarkan bahwa di balik setiap keberhasilan dibutuhkan perjuangan. Sama halnya ketika kamu ingin mendapat profit sebagai imbalan atas kerja keras kamu dan tim di perusahaan.</p>



<p>Ada orang yang berani mengambil risiko selama perjalanan menuju kesuksesan. Tak tanggung-tanggung, mereka mempertaruhkan segalanya demi bisa tumbuh dan berkembang. Namun, harus diingat bahwa setiap langkah yang kamu ambil punya risiko, salah satunya kebangkrutan.&nbsp;</p>



<p>Ngeri banget, ‘kan? Niat mau untung, malah buntung deh.</p>



<p>Oleh sebab itu, penting bagi kamu sebagai pelaku bisnis untuk selalu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari setiap keputusan yang akan kamu ambil.</p>



<p>Tidak ada pebisnis yang mau bangkrut. Cerdas dalam menyusun strategi adalah kuncinya. Itulah mengapa dibutuhkan <em>plan B, plan C, </em>dan seterusnya agar tidak sakit saat kamu terjatuh.&nbsp;</p>



<p>Profitabilitas bukan hanya tentang menghasilkan uang, tetapi juga menciptakan jalur menuju <em>startup </em>yang panjang umur. Bahkan 1 keuntungan memungkinkan kamu untuk bertahan selamanya, tetapi 1 kerugian yang terjadi secara berulang dapat memberikan hasil yang berbeda.&nbsp;</p>



<p>Sebaiknya, kamu fokus pada kiat-kiat agar <em>startup </em>berumur panjang dan meraih profit daripada mempertaruhkan segalanya dan terjerumus ke jurang gelap berupa kebangkrutan.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pertumbuhan adalah bagian dari keuntungan</strong></h2>



<p>Apabila keuntungan sudah tercapai, ada potensi perusahaan kamu mengalami pertumbuhan. Itulah mengapa pertumbuhan disebut sebagai bagian dari keuntungan.&nbsp;</p>



<p>Pikirkan keseimbangan antara alokasi keuntungan dan alokasi pertumbuhan perusahaan, sehingga kamu tidak condong pada satu hasil saja. Langsung menyabet keduanya bukan masalah.&nbsp;</p>



<p>Kelemahan dari alokasi ini adalah kecepatan pertumbuhan perusahaan menjadi kurang cepat. Akan tetapi hal ini mungkin baik-baik saja. Memiliki pertubuhan perusahaan yang cepat memang menyenangkan selama tidak mengorbankan umur panjang.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Pahami dua kategori jaminan</strong></h2>



<p>Pada dasarnya ada dua kategori jaminan yang perlu kamu ketahui, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Jaminan yang dapat ditarik kembali dengan mudah, seperti mengurangi anggaran pemasaran.&nbsp;</li><li>Jaminan yang sulit ditarik kembali atau permanen, seperti merekrut karyawan baru.</li></ul>



<p>Sayangnya, banyak pendiri <em>startup </em>yang tidak memisahkan kedua kategori tersebut dan menganggap setiap jaminan pada proses pertumbuhan perusahaan adalah hal yang sama.</p>



<p>Sebaiknya bedakan setiap kategori jaminan dan pahami keduanya dengan baik. Sebagai langkah awal, kamu bisa membuat jaminan yang dapat ditarik kembali terlebih dahulu, kemudian ketika kamu sudah merasa menjadi <em>pro-player</em>, barulah kamu membuat jaminan yang sulit ditarik kembali atau permanen.&nbsp;</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Identifikasi penyebab keberhasilan sebelumnya</strong></h2>



<p>Setiap <em>startup </em>berhak untuk tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik.&nbsp;</p>



<p>Pertumbuhan adalah sesuatu yang kamu peroleh dengan menciptakan keuntungan. Ada waktunya kamu berinvestasi dengan kerugian untuk mencapai keuntungan. Namun, investasi tersebut harus memiliki batas waktu agar kamu bisa segera meraup keuntungan.</p>



<p>Daripada menginvestasikan uang berjuta-juta tanpa strategi yang matang untuk mencapai hal-hal yang belum tentu terjadi, sebaiknya coba identifikasi faktor-faktor yang mendukung pencapaian sebelumnya, yakni faktor yang membantu kamu mencapai keuntungan.&nbsp;</p>



<p>Pikirkan satu per satu jawabannya dan rancang strategi baru. Dengan begitu, potensi <em>startup </em>kamu untuk berkembang akan lebih besar.&nbsp;</p>



<p>Sebelum mengambil keputusan, pikirkan matang-matang terlebih dahulu baik dari segi kelebihan maupun kekurangannya. Salah berpijak hanya akan mendatangkan kerugian. Terapkan pula strategi menjadikan profit sebagai prioritas sebelum pertumbuhan perusahaan seperti yang dijelaskan di atas. Selamat berbisnis!</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p>Referensi:</p>



<p><a href="https://www.startups.com/library/expert-advice/focus-on-profit-or-growth">https://www.startups.com/library/expert-advice/focus-on-profit-or-growth</a></p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p><em>— Tulisan ini dibuat oleh Yurista Andina</em>.</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/profit-dan-pertumbuhan-startup-mana-yang-jadi-prioritas/">Profit dan Pertumbuhan Startup, Mana yang Jadi Prioritas?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
