<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Metrics Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/category/metrics/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/category/metrics/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 May 2024 12:33:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Metrics Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/category/metrics/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bagaimana Kita Tahu Saat Sudah Mencapai Product Market Fit?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/bagaimana-kita-tahu-saat-sudah-mencapai-product-market-fit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Apr 2024 12:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metrics]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10673</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu tahapan untuk memvalidasi jika produk sudah mencapai pasar dan bertemu dengan pelanggan ideal adalah melalui&#160;Product Market Fit&#160;(PMF). Ini adalah momen saat produk mendapatkan atensi yang kuat dari target pasar. Itu artinya, produkmu berhasil memenuhi dan memuaskan kebutuhan pasar. Ada beberapa tanda untuk mengetahui apakah kamu sudah mencapai PMF atau belum. Pada umumnya, startup [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/bagaimana-kita-tahu-saat-sudah-mencapai-product-market-fit/">Bagaimana Kita Tahu Saat Sudah Mencapai Product Market Fit?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="077a">Salah satu tahapan untuk memvalidasi jika produk sudah mencapai pasar dan bertemu dengan pelanggan ideal adalah melalui&nbsp;<em>Product Market Fit</em>&nbsp;(PMF).</p>



<p id="a23b">Ini adalah momen saat produk mendapatkan atensi yang kuat dari target pasar. Itu artinya, produkmu berhasil memenuhi dan memuaskan kebutuhan pasar.</p>



<p id="222b">Ada beberapa tanda untuk mengetahui apakah kamu sudah mencapai PMF atau belum. Pada umumnya, startup akan merasakan tarikan pada pasar secara tiba-tiba dan signifikan, serta penawaran yang bertahap dan bertambah.</p>



<p id="a6bf">Namun, hal itu tidak bisa dijadikan patokan utama, apakah kamu sudah mencapai PMF atau belum. Untuk itu, kamu perlu melakukan pengukuran menggunakan metrik. Apa saja metrik-metrik itu?</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="1ad1"><strong>1. Survei</strong></h3>



<p id="c14c">Salah satu cara paling efektif untuk mengukur PMF adalah dengan survei. Namun, kamu tidak boleh mengandalkan pengukuran PMF hanya lewat survei saja. Alasannya, survei bisa mengandung bias, sehingga kamu bisa menggabungkannya dengan metrik lainnya untuk membuktikan apakah kamu sudah mencapai PMF atau belum.</p>



<p id="5e84">Dua jenis survei yang dapat kamu gunakan adalah survei&nbsp;<em>Product Market Fit</em>&nbsp;dan survei<em>&nbsp;Net Promoter Score</em>&nbsp;(NPS).</p>



<p id="3e82">Membahas tentang survei pertama, yaitu survei PMF, kamu bisa menggunakan beberapa pertanyaan. Misalnya, “bagaimana perasaan Anda jika tidak dapat lagi menggunakan produk ini?”</p>



<p id="01f5">Kamu dapat menyertakan pilihan ganda yang berisi “sangat kecewa”, “agak kecewa”, “tidak kecewa”, dan “T/A (saat ini saya tidak menggunakan produk ini).</p>



<p id="5eca">&#x200d;Jika lebih dari 40% responden menjawab “sangat kecewa”, maka kamu sudah mencapai PMF. Semakin tinggi persentasenya, berarti semakin kuat PMF-mu.</p>



<p id="9c29">Kamu juga dapat menambahkan pertanyaan terbuka seperti, “tolong beri tahu kami lebih banyak tentang mengapa Anda akan kecewa&nbsp;<strong>atau</strong>&nbsp;tidak akan kecewa jika produk kami dihentikan.”</p>



<p id="74d6">Berikut adalah contoh inspirasi pertanyaan yang relevan ditanyakan dalam survei PMF:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>“Alternatif apa yang akan Anda gunakan terhadap produk kami?”</li>



<li>“Apa manfaat terbesar yang Anda terima dari produk kami?”</li>



<li>“Sudahkah Anda merekomendasikan produk kami kepada seseorang?”</li>



<li>“Menurut Anda, tipe orang seperti apa yang paling mendapat manfaat dari produk kami?”</li>



<li>“Bagaimana kami dapat meningkatkan produk kami agar dapat memenuhi kebutuhan Anda dengan lebih baik?”</li>
</ul>



<p id="e76a">Yang kedua adalah&nbsp;<em>Net Promoter Score</em>&nbsp;(NPS). Ini memberitahumu tentang seberapa puas pelangganmu dan seberapa besar kemungkinan pelangganmu merekomendasikan produkmu pada orang lain.</p>



<p id="ccb5">Kamu bisa melontarkan pertanyaan ini, “seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan produk kami kepada teman atau kolega?”</p>



<p id="32ea">Bedanya dengan survei PMF, pada NPS kamu harus memberikan pilihan dalam ukuran&nbsp;<strong>skala</strong>, bukan jawaban pilihan ganda. Misalnya, angka 1 melambangkan ‘tidak mungkin’ dan angka 10 melambangkan ‘sangat mungkin’.</p>



<p id="2193">Selanjutnya kamu dapat menindaklanjuti pertanyaan utama dengan pertanyaan terbuka, seperti “apa alasan utama skor yang Anda berikan?” dan “apa yang dapat kami lakukan untuk meningkatkan skor Anda?”</p>



<p id="ea1b">Siapa pun yang menjawab pertanyaan utama dengan skor 9 atau 10 dianggap sebagai promotor produkmu, dan siapa pun yang menjawab dengan skor 1 hingga 6 dianggap sebagai pencela (detractors). Skor 7 dan 8 dianggap pasif dan tidak menjadi faktor NPS.</p>



<p id="d7e9">Untuk mengetahui NPS, gunakan persamaan ini:</p>



<p id="6980"><strong>NPS = persentase promotor — persentase pencela (<em>detractors</em>).</strong></p>



<p id="f5d7">Skor 30–70 dianggap sebagai hasil yang bagus dan mungkin mengindikasikan PMF.</p>



<p id="4156">Namun, kamu perlu hati-hati bahwa NPS dapat menghasilkan&nbsp;<em>false positive,&nbsp;</em>atau positif palsu. Artinya, orang yang tidak puas dengan produkmu mungkin karena tidak mau repot mengisi surveinya. Maka, kamu perlu menggunakan metrik lainnya dan tidak hanya mengandalkan NPS saja.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="5e9a"><strong>2. Rasio LTV : CAC</strong></h3>



<p id="9384">LTV adalah&nbsp;<em>Life Time Value,</em>&nbsp;yaitu jumlah rata-rata uang yang dikeluarkan pelanggan untuk bisnismu sepanjang hubungannya dengan bisnismu. Dengan kata lain, LTV adalah prediksi atas nilai keseluruhan pendapatan yang bisa kamu dapatkan dari pelanggan tersebut.</p>



<p id="a7dd">Sedangkan CAC adalah<em>&nbsp;Customer Acquisition Cost,</em>&nbsp;atau total biaya yang harus dikeluarkan oleh startup untuk mendapatkan pelanggan baru yang membayar selama periode waktu tertentu.</p>



<p id="74d1">Kemudian, untuk bisa mengukur PMF, kamu bisa mulai dengan mengartikan apa artinya menjadi pelanggan yang diakuisisi. Misalnya, itu berarti siapapun yang sudah berlangganan daring selama satu bulan atau lebih untuk produkmu.</p>



<p id="f643">Selanjutnya kamu dapat menghitung LTV dengan rumus ini:</p>



<p id="0dbe"><strong>LTV = Nilai Pembelian Rata-Rata * Jumlah Pembelian Rata-Rata * Umur Pelanggan Rata-Rata.</strong></p>



<p id="10c5">Kemudian, cari CAC setiap pelanggan yang diperoleh dengan rumus:</p>



<p id="7a18"><strong>CAC = (Harga Pokok Penjualan + Biaya Pemasaran) / Jumlah Pelanggan Baru yang Diperoleh.</strong></p>



<p id="19bf">Terakhir, bagi LTV dengan CAC untuk menemukan rasionya. Jika hasilnya LTV:CAC adalah 3:1 atau lebih tinggi, ini dianggap sebagai tolok ukur keberhasilan pertumbuhan dan dapat menunjukkan bahwa kamu telah mencapai PMF.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="337b"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="32f2"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="5c5b"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----982b7e751d65--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/bagaimana-kita-tahu-saat-sudah-mencapai-product-market-fit/">Bagaimana Kita Tahu Saat Sudah Mencapai Product Market Fit?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Burn Rate dan Runway Bagi Startup Tahap Awal</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/pentingnya-burn-rate-dan-runway-bagi-startup-tahap-awal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 06:11:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metrics]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8505</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam startup, ada istilah penting yang kerap digunakan sebagai acuan sebagai pengambilan keputusan terkait dengan pendanaan. Kali ini kita akan membahas tentang&#160;burn rate&#160;dan juga&#160;runway&#160;pada startup serta bagaimana cara menentukan&#160;burn rate&#160;dan&#160;runway. Berikut adalah penjelasannya. Apa itu&#160;burn rate? Burn rate&#160;adalah metrik yang harus diketahui dan digunakan oleh startup yang berada pada&#160;early stage.&#160;Burn rate&#160;juga dapat didefinisikan sebagai jumlah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pentingnya-burn-rate-dan-runway-bagi-startup-tahap-awal/">Pentingnya Burn Rate dan Runway Bagi Startup Tahap Awal</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="02c1">Dalam startup, ada istilah penting yang kerap digunakan sebagai acuan sebagai pengambilan keputusan terkait dengan pendanaan. Kali ini kita akan membahas tentang&nbsp;<em>burn rate</em>&nbsp;dan juga&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;pada startup serta bagaimana cara menentukan&nbsp;<em>burn rate</em>&nbsp;dan<em>&nbsp;runway</em>. Berikut adalah penjelasannya.</p>



<p id="d257"><strong>Apa itu&nbsp;<em>burn rate</em>?</strong></p>



<p id="ade4"><em>Burn rate</em>&nbsp;adalah metrik yang harus diketahui dan digunakan oleh startup yang berada pada&nbsp;<em>early stage</em>.&nbsp;<em>Burn rate</em>&nbsp;juga dapat didefinisikan sebagai jumlah uang tunai yang keluar dari rekening bank perusahaan setiap bulan. Dilansir dari metabeta.com, ada dua jenis<em>&nbsp;burn rate</em>, yaitu:</p>



<p id="e59b"><em>Gross burn rate</em>&nbsp;adalah jumlah total biaya operasional yang dimiliki perusahaan setiap bulan (uang yang kamu keluarkan)</p>



<p id="9b49"><em>Net burn rate</em>&nbsp;adalah jumlah uang dari arus kas keluar setelah dikurangi arus kas masuk (uang yang hilang, atau arus kas negatif).</p>



<p id="9748">Agar lebih mudah, maka&nbsp;<em>burn rate</em>&nbsp;dapat dihitung dengan cara:</p>



<p id="d71c"><em>Gross burn rate</em>&nbsp;= uang tunai dari operasional</p>



<p id="4117">Atau dapat juga dihitung sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP, atau menggunakan istilah COGS yaitu&nbsp;<em>Cost of Goods Sold</em>) + biaya operasional (OPEX yaitu&nbsp;<em>operational expenses</em>).</p>



<p id="c960">Contohnya apabila setiap bulan kamu menerima uang masuk sebesar Rp3 juta dan membelanjakan Rp10 juta setiap bulan, maka&nbsp;<em>gross burn rate</em>&nbsp;adalah Rp10 juta. Sedangkan<em>&nbsp;net burn rate&nbsp;</em>adalah Rp7 juta. Artinya, jika kamu punya Rp50 juta di rekening bank, maka kamu punya 7 bulan tersisa sebelum kamu kehabisan uang tunai.</p>



<p id="be48">Kamu bisa mengecek berapa HPP serta OPEX dari startupmu dari laporan arus kas perusahaan atau melalui&nbsp;<em>platform&nbsp;</em>keuangan yang digunakan.</p>



<p id="2003">Lalu, apa gunanya jika kita sudah mengetahui berapa besaran&nbsp;<em>burn rate</em>?</p>



<p id="297c">Metrik digunakan sebagai pendukung dalam pengambilan keputusan. Founder dan investor umumnya menggunakan&nbsp;<em>gross burn rate</em>&nbsp;untuk membandingkan startup dengan perusahaan lain yang serupa.&nbsp;<em>Gross burn rate</em>&nbsp;mengindikasikan apakah perusahaan melakukan pengeluaran secara efisien atau berlebihan, sehingga pendiri dapat mengevaluasi dan membenahi cara mengeluarkan dana dengan lebih efisien.</p>



<p id="be9d">Sedangkan metrik&nbsp;<em>net burn rate</em>&nbsp;berguna dalam menghitung&nbsp;<em>runway,&nbsp;</em>yaitu berapa lama waktu yang dibutuhkan startup untuk dapat bertahan dalam bisnis menggunakan dana yang ada di rekening (<em>cash on hand</em>). Dengan mengetahui<em>&nbsp;burn rate&nbsp;</em>serta&nbsp;<em>runway</em>, pendiri dapat mempertimbangkan apakah mereka perlu memulai fundraising agar masa&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;bertambah panjang. Atau mungkin melakukan strategi lain seperti memangkas biaya-biaya yang kurang efektif dan lebih fokus untuk mengeluarkan biaya untuk hal yang prioritas.</p>



<p id="a53b">Dilansir dari metabeta.com, ini adalah simulasi tentang seberapa penting menghitung&nbsp;<em>burn rate&nbsp;</em>serta&nbsp;<em>runway&nbsp;</em>pada startup. Jika startup memiliki €1 juta di bank dan&nbsp;<em>net burn rate</em>&nbsp;sebesar €250 ribu, itu berarti mereka menghabiskan uang dengan cepat dan akan kehabisan uang dalam 4 bulan. Mereka perlu berinvestasi setidaknya €4,5 juta untuk memperpanjang&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;selama 18 bulan (umumnya inilah rata-rata&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;yang ‘aman’ pada startup). Perhitungan&nbsp;<em>burn rate</em>&nbsp;dan<em>&nbsp;runway</em>&nbsp;dapat menjadi informasi untuk investor ketika bernegosiasi (apabila&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;pendek) atau pada startup (jika&nbsp;<em>runway&nbsp;</em>minimal 6 bulan).</p>



<p id="bd49">Selanjutnya, seperti apa tingkat <em>burn rate </em>yang dianggap baik? Sebenarnya <em>burn rate </em>bervariasi, namun yang dapat menjadi indikator adalah waktu tersisa yang dimiliki oleh startup. Umumnya, pendiri harus memiliki rencana matang selama 12 bulan ke depan. Menurut Mark Suster, “Penciptaan nilai startup harus setidaknya 3x jumlah uang tunai yang kamu ‘bakar’ atau kamu menyia-nyiakan nilai investor.” Menurutnya, startup perlu segera memonetisasi bisnis karena 99% perusahaan tidak mampu jika hanya berfokus pada pertumbuhan. Jadi, rencanakan strategi monetisasi sedini mungkin sebelum <em>runway</em>mu semakin memendek dan dana di rekening semakin menipis. Semangat ya <em>founder</em>!</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p id="b0a8"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="035e"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="856b"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pentingnya-burn-rate-dan-runway-bagi-startup-tahap-awal/">Pentingnya Burn Rate dan Runway Bagi Startup Tahap Awal</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menghitung Biaya Akuisisi Pelanggan?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/bagaimana-menghitung-biaya-akuisisi-pelanggan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2022 06:08:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metrics]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8502</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertumbuhan bisnis pada startup dapat diukur dengan melacak aktivitas pemasaran serta penjualan dalam kanal digital. Pertumbuhan bisnis ini dapat berupa mencapai strategi&#160;digital marketing&#160;seperti&#160;ads, kampanye, dan lain-lain. Beberapa pertumbuhan ini harus diukur dan dilacak, apakah fungsinya sudah berjalan dengan maksimal atau perlu dilakukan evaluasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menghitung CAC (Customer Acquisition Cost) atau yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/bagaimana-menghitung-biaya-akuisisi-pelanggan/">Bagaimana Menghitung Biaya Akuisisi Pelanggan?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="32c0">Pertumbuhan bisnis pada startup dapat diukur dengan melacak aktivitas pemasaran serta penjualan dalam kanal digital. Pertumbuhan bisnis ini dapat berupa mencapai strategi&nbsp;<em>digital marketing</em>&nbsp;seperti&nbsp;<em>ads</em>, kampanye, dan lain-lain. Beberapa pertumbuhan ini harus diukur dan dilacak, apakah fungsinya sudah berjalan dengan maksimal atau perlu dilakukan evaluasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menghitung CAC (<em>Customer Acquisition Cost</em>) atau yang disebut dengan biaya akuisisi pelanggan.</p>



<p id="92da">Dilansir dari metabeta.com,&nbsp;<em>Customer Acquisition Cost&nbsp;</em>(CAC) atau disebut dengan biaya akuisisi pelanggan merupakan metrik yang mengukur jumlah uang yang dikeluarkan perusahaan untuk mendatangkan pelanggan baru. CAC berguna bagi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>untuk menelaah profitabilitas perusahaan dalam jangka waktu pendek dan panjang. Tidak hanya itu, CAC juga punya peran dalam proses pengambilan keputusan investor. CAC memiliki kaitan dengan metrik LTV (<em>Life Time Value</em>) yang memberikan investor wawasan tentang seperti apa laba atas investasi itu (<em>Return on Investment&nbsp;</em>atau ROI).</p>



<p id="33e5">Bagaimana cara menghitung CAC?</p>



<p id="e54a">(Total pengeluaran yang berhubungan dengan aktivitas penjualan + pemasaran) : jumlah pelanggan baru</p>



<p id="f01e">Pengeluaran ini termasuk dengan:</p>



<p id="8a80">&#8211; Gaji staf pemasaran &amp; penjualan (termasuk pajak gaji)</p>



<p id="a04c">&#8211; Biaya iklan</p>



<p id="4692">&#8211; Produksi kolateral pemasaran</p>



<p id="79b7">&#8211; Biaya perjalanan terkait penjualan (staf penjualan atau manajemen yang melakukan perjalanan ke klien atau pameran dagang)</p>



<p id="96b8">&#8211; Biaya untuk&nbsp;<em>subscribe tools&nbsp;</em>yang berhubungan dengan penjualan dan pemasaran</p>



<p id="ae28">Contohnya apabila startup mengeluarkan Rp20 juta untuk kegiatan pemasaran dan penjualan serta menghasilkan 200.000 orang pelanggan baru, maka CAC = Rp20 juta : 200.000 = Rp100</p>



<p id="eada">Kemudian, ada dua metrik lain yang punya kaitan erat dengan CAC serta memberikan wawasan yang lebih baik tentang kinerja perusahaan. Apa saja metrik tersebut?</p>



<p id="3d12"><strong>1. Rasio LTV:CAC</strong></p>



<p id="5491">Ini adalah rasio biaya dalam mengakuisisi satu pelanggan dan nilai yang dibawa pelanggan ke perusahaan selama masa pakainya. Untuk bisnis dengan model bisnis&nbsp;<em>subscription</em>, pelanggan yang pernah menang idealnya diharapkan untuk datang lagi. Maksudnya, kamu dapat memenangkan lebih banyak dari pelanggan tersebut, dengan sedikit biaya hingga nol untuk mendapatkannya.</p>



<p id="7bb7"><strong>2. CAC&nbsp;<em>payback</em></strong></p>



<p id="89f7">Dilansir dari metabeta.com, CAC merupakan jumlah waktu di mana bisnis memulihkan uang yang dihabiskan untuk mendapatkan pelanggannya. Contohnya kamu punya CAC $1.000 tetapi kamu mendapatkan $50/bulan dari pelanggan baru. Artinya, kamu membutuhkan waktu 20 bulan untuk memulihkan uang yang kamu keluarkan untuk mendapatkan pelanggan tersebut. Umumnya hal ini terlalu lama, sehingga CAC harus dipangkas agar lebih optimal.</p>



<p id="007b">Apa keuntungan yang didapatkan dengan mengetahui dan menghitung CAC? Proses penganggaran perusahaanmu akan lebih terstruktur. Kamu dapat membagi segmentasi dalam&nbsp;<em>funneling&nbsp;</em>yang digunakan untuk menggaet pelanggan. Misalnya Google Ads,&nbsp;<em>backlink, cold email,&nbsp;</em>dan lain-lain. Dari data tersebut, lacaklah satu-persatu. Maka, kamu dapat mengetahui mana yang memiliki kinerja lebih baik.</p>



<p id="afb1">Selanjutnya, rasio LTV:CAC memberikan informasi penting bagi pendiri dan investor tentang apa yang diharapkan dari ROI. Serta, memberi tahu kapan perusahaan akan mencapai BEP (<em>Break Even Point</em>) atau titik impas dan mulai memperoleh keuntungan.</p>



<p id="e17f">Ketika menghitung CAC, kamu harus mempertimbangkan beberapa faktor yang mempengaruhi apakah CAC milikmu sudah tergolong sehat atau belum. Hal ini dipengaruhi oleh jenis model bisnis, tahap perusahaan, jenis industri, serta metrik penting lainnya yang berpengaruh pada CAC. Ketika kamu mulai membandingkan, cobalah untuk mengecek perusahaan yang serupa dengan perusahaanmu.</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p id="a6aa"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="add6"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="110a"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/bagaimana-menghitung-biaya-akuisisi-pelanggan/">Bagaimana Menghitung Biaya Akuisisi Pelanggan?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manfaatkan Metrik Ini untuk Melejitkan Retensi Pengguna Loyal</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/manfaatkan-metrik-ini-untuk-melejitkan-retensi-pengguna-loyal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 06:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metrics]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8499</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pertumbuhan startup dinilai dari produknya yang terus berkembang. Salah satu tandanya adalah dengan bertambahnya pengguna baru dan tingkat retensi pengguna yang tinggi. Pengguna yang menggunakan produk secara berulang artinya menjadikan produk sebagai solusi dari permasalahan mereka. Hal ini dapat diukur dengan metrik yang disebut dengan ‘stickiness’. Dilansir dari metabeta.com,&#160;stickiness&#160;adalah metrik yang mengukur jumlah orang yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/manfaatkan-metrik-ini-untuk-melejitkan-retensi-pengguna-loyal/">Manfaatkan Metrik Ini untuk Melejitkan Retensi Pengguna Loyal</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="636f">Pertumbuhan startup dinilai dari produknya yang terus berkembang. Salah satu tandanya adalah dengan bertambahnya pengguna baru dan tingkat retensi pengguna yang tinggi. Pengguna yang menggunakan produk secara berulang artinya menjadikan produk sebagai solusi dari permasalahan mereka. Hal ini dapat diukur dengan metrik yang disebut dengan ‘<em>stickiness</em>’.</p>



<p id="7b25">Dilansir dari metabeta.com,&nbsp;<em>stickiness</em>&nbsp;adalah metrik yang mengukur jumlah orang yang sangat terlibat dengan suatu produk. Keterlibatan pengguna yang tinggi artinya mereka sangat tertarik dengan produk dan berulang kali kembali menggunakannya.&nbsp;<em>Founder&nbsp;</em>dapat menggunakan metrik ini ketika akan melakukan&nbsp;<em>fundraising</em>.</p>



<p id="90fd">Tingkat&nbsp;<em>stickiness&nbsp;</em>yang tinggi dapat menandakan bahwa produkmu mencapai&nbsp;<em>product-market fit&nbsp;</em>dan pengguna benar-benar jatuh cinta dengan produkmu. Selanjutnya, bagaimana cara mengukur&nbsp;<em>stickiness</em>?</p>



<p id="12ac">Untuk mendapatkan persentase dari&nbsp;<em>stickiness</em>, kamu membutuhkan dua metrik lainnya yang saling berhubungan. Metrik tersebut adalah&nbsp;<strong>DAU (<em>Daily Active User</em>)</strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>MAU (<em>Monthly Active User</em>)</strong>. Di mana kedua metrik ini bisa diperoleh? Kamu dapat mengeceknya melalui&nbsp;<em>tools analytics.&nbsp;</em>Baik DAU atau MAU juga dapat dilihat secara individual untuk menilai aktivasi dan retensi pengguna. Namun, jika dikaitkan, DAU dan MAU memiliki hubungan satu sama lain yang memberikan informasi yang baik dalam pengambilan keputusan.</p>



<p id="02c5">Secara definisi, dilansir dari metabeta.com, DAU menilai jumlah orang yang berinteraksi dengan produk setiap hari dan mendaftar pada tanggal sebelumnya. Sedangkan MAU mengukur jumlah orang yang berinteraksi dengan produk setiap bulan. Kemudian,&nbsp;<em>stickiness</em>&nbsp;adalah rasio antara jumlah orang yang menggunakan produk selama sebulan, dan dihitung setiap harinya.</p>



<p id="13ce">Persentase&nbsp;<em>stickiness</em>&nbsp;= DAU/MAU</p>



<p id="3a52">Misalnya, kamu memiliki 300 pengguna aktif bulanan, 30 di antaranya berinteraksi dengan produk setiap hari, maka&nbsp;<em>stickiness</em>&nbsp;produkmu adalah 10%.</p>



<p id="7af7">DAU dan MAU mengukur keaktifan pengguna. Dari sini, pendiri harus bisa memutuskan seperti apakah definisi ‘aktif’ yang ingin ditetapkan oleh tim. Definisi ‘aktif’ bisnis A tentu saja berbeda dengan bisnis B. Sebagai contoh, keaktifan pengguna Facebook dinilai dari jumlah foto yang diposting atau banyaknya permintaan pertemanan. Sedangkan Slack mengukur keaktifan dengan jumlah pesan yang dikirimkan lewat obrolan. Untuk itu, penting sekali bagi pendiri atau manajer produk untuk menentukan target keterlibatan atau keaktifan pengguna serta tindakan apa yang mereka lakukan.</p>



<p id="e6b9">Dalam menghitung DAU, jumlah pengguna baru tidak boleh diikutsertakan dari total jumlah DAU karena tidak&nbsp;<em>fair.&nbsp;</em>Pengguna baru serta pengguna aktif akan bercampur dan penghitungan&nbsp;<em>stickiness</em>&nbsp;menjadi bias.</p>



<p id="524f">DIkutip dari metabeta.com, standar DAU/MAU adalah 10–20%, dan hanya segelintir perusahaan yang mencapai 50% (sumber menurut Sequoia Capital). Mixpanel menerbitkan laporan tolok ukur pada tahun 2017, menunjukkan bahwa&nbsp;<em>stickiness</em>&nbsp;20% itu tergolong bagus, sedangkan di atas 25% adalah luar biasa.</p>



<p id="ca08">Kesimpulannya, dengan menghitung&nbsp;<em>stickiness</em>, maka pendiri dapat merencanakan strategi, apakah perusahaan perlu menambahkan biaya pemasaran dan penjualan tambahan? Tujuannya untuk meningkatkan&nbsp;<em>stickiness</em>&nbsp;dan mencegah pengguna melakukan&nbsp;<em>churn.&nbsp;</em>Dari tambahan dana untuk biaya pemasaran dan penjualan, pendiri misalnya bisa menerapkan notifikasi, penawaran, hingga panduan bantuan.</p>



<p id="4316">Kemudian akan lebih baik jika pendiri melakukan segmentasi pengguna yang punya keterlibatan tinggi daripada pengguna yang lain. Fungsinya agar pendiri dan tim lebih memahami tentang bagaimana pengalaman ‘pengguna spesial’ ini terhadap produk. Selanjutnya, pendiri dapat mengukur seperti apa ‘pengguna spesial’ ini menghabiskan waktunya di <em>platform</em>, tindakan apa yang diambil, tombol apa yang di klik, dan mengapa mereka melewatkan fitur tertentu. Ini akan sangat berguna dalam meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p id="4e02"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="8dff"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="91df"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/manfaatkan-metrik-ini-untuk-melejitkan-retensi-pengguna-loyal/">Manfaatkan Metrik Ini untuk Melejitkan Retensi Pengguna Loyal</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Salah Memperkirakan Metrik? Mungkin Ini Sebabnya</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/salah-memperkirakan-metrik-mungkin-ini-sebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2022 05:52:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metrics]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Product]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8490</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam membangun sebuah bisnis digital kamu perlu mengetahui metrik-metrik yang menentukan bagaimana perkembangan bisnis kamu. Metrik ini digunakan untuk melacak semua jenis data serta memiliki proses OKR terperinci dengan tim. Oleh karena itu, selain untuk mengukur data kamu juga perlu untuk meningkatkan bisnis yang kamu miliki. Namun sebelum itu, perlu untuk mengetahui definisi dari metrik. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/salah-memperkirakan-metrik-mungkin-ini-sebabnya/">Salah Memperkirakan Metrik? Mungkin Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="ac3a">Dalam membangun sebuah bisnis digital kamu perlu mengetahui metrik-metrik yang menentukan bagaimana perkembangan bisnis kamu. Metrik ini digunakan untuk melacak semua jenis data serta memiliki proses OKR terperinci dengan tim. Oleh karena itu, selain untuk mengukur data kamu juga perlu untuk meningkatkan bisnis yang kamu miliki.</p>



<p id="4da9">Namun sebelum itu, perlu untuk mengetahui definisi dari metrik.</p>



<p id="8320"><strong>Definisi Metrik</strong></p>



<p id="b5ed">Metrik adalah sesuatu yang dapat diukur dan diukur. Ada dua jenis utama metrik yaitu (1) Metrik alur yang digunakan mengukur sesuatu selama periode waktu tertentu (contoh: Pendapatan bulanan, Pengguna Aktif Mingguan), dan (2) metrik saham yang digunakan sebagai gambaran kuantitatif (contohnya: Uang Tunai, Piutang Usaha, Ekuitas). Sedangkan metrik bisnis biasanya diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori yaitu pemasaran, penjualan, keuangan, produk, operasi, dampak, dll. Beberapa komponen yang ada dalam metrik antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Indikator = merupakan metrik yang memiliki hubungan yang relevan dengan bisnis yaitu memberikan wawasan bisnis yang berguna mengenai topik tertentu.</li>



<li>KPI (<em>key performance indicator</em>) = merupakan indikator penting yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan. Aturan umum praktis dalam metrik adalah menjaga jumlah KPI Anda serendah mungkin.</li>
</ul>



<p id="763f"><strong>Jenis-jenis Metrik</strong></p>



<p id="21b6">Berikut ini merupakan beberapa jenis matriks yang harus dilacak dalam bisnis apapun yang salah satunya adalah&nbsp;<em>startup</em>.</p>



<p id="04d8"><strong><em>Vanity Metrics</em>&nbsp;(Metrik Kesombongan)</strong></p>



<p id="6124">Metrik ini yang paling sering digunakan seperti untuk mengetahui kunjungan situs web, pendaftaran baru, jumlah kepala, dan pekerjaan yang dibuat. Area yang biasa menonjolkan&nbsp;<em>vanity metrics&nbsp;</em>ini adalah media sosial. Hal ini mencakup halaman yang disukai, postingan yang disukai&nbsp;<em>followers</em>, dan lain-lain sebagai pengaruh saluran pada bisnis. Biasanya kinerja bisnis ini ditampilkan secara nyata jika bisnis kamu termasuk ke dalam bisnis&nbsp;<em>influencer</em>.</p>



<p id="70e3"><strong><em>Performance Metrics</em></strong></p>



<p id="b484">Metrik ini digunakan untuk membantu mengidentifikasi pola serta konsekuensi jangka panjang dari tindakan serta rencana yang kamu buat. Biasanya hal-hal yang diukur oleh pendiri atau manajer dalam matriks ini adalah Pendapatan, MRR, COGS, Margin kotor, Pengguna Aktif Bulanan,&nbsp;<em>Churn</em>,&nbsp;<em>Billings</em>, ACV, dan sebagainya. Hal ini bagus untuk mengetahui serta melacak hasil evaluasi keberhasilan strategi yang telah diterapkan sebelumnya. Namun meskipun begitu, hal ini belum cukup dan sulit untuk ditingkatkan karena bergantung pada serangkaian faktor keberhasilan seperti pemasaran konten, branding, nilai produk, tim penjualan, unit pengambilan keputusan pelanggan atau pengadaan, proses orientasi, kepuasan pelanggan,&nbsp;<em>churn</em>, dan keberuntungan (pertama-tama).</p>



<p id="86fc"><strong><em>Decision Metrics</em></strong></p>



<p id="d1dc">Metrik ini digunakan untuk mengukur tindakan serta keluaran data dan bukan hasil. Biasanya hal ini mencakup Jumlah posting media sosial per hari, Pelanggan baru mendaftar minggu ini, Panggilan penjualan, Prospek baru ditambahkan ke CRM,&nbsp;<em>Bug</em>&nbsp;diperbaiki, atau Tiket pelanggan ditutup. Hal-hal tersebut biasanya memiliki hubungan untuk kamu menentukan keputusan. Meskipun metrik ini mudah untuk ditingkatkan, tetapi mereka juga kadang sulit untuk diukur karena tidak memiliki relevansi jangka panjang. Tapi akan sulit bagi kamu untuk meningkatkan kinerja bisnis apabila tanpa menetapkan keputusan yang tepat, tanpa memahami keputusan yang perlu dibuat, tanpa melacak data, atau tanpa menggunakan data untuk mengambil keputusan. Oleh karena itu agar metrik ini dapat lebih relevan, kamu dapat menambahkan “anotasi” ke diagram seperti log anotasi atau log riwayat. Hal ini berguna untuk kamu mengambil keputusan.</p>



<p id="4fef"><strong><em>Coincident Metrics</em></strong></p>



<p id="e825">Metrik ini digunakan untuk membandingkan kinerja atau penetapan tujuan kamu yang mana hal ini dapat membantu kamu dalam memahami kekuatan pasar, dinamika ekonomi secara keseluruhan atau kategori, dan persaingan.</p>



<p id="829c">Itulah beberapa metrik yang perlu kamu ketahui untuk mengelola sebuah <em>startup</em>. Jangan lupa untuk fokus terhadap detail-detail yang ada agar kamu tidak salah untuk memperkirakan metrik dalam bisnis kamu.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="ef61"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="03ab"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="ca04"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/salah-memperkirakan-metrik-mungkin-ini-sebabnya/">Salah Memperkirakan Metrik? Mungkin Ini Sebabnya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
