<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MVP Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/mvp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/mvp/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Apr 2023 04:28:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>MVP Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/mvp/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bagaimana Mengatur Pricing pada MVP yang Akan Rilis?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/bagaimana-mengatur-pricing-pada-mvp-yang-akan-rilis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 06:24:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[MVP]]></category>
		<category><![CDATA[Pricing Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[Product Development]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8610</guid>

					<description><![CDATA[<p>dan tentu saja momen pertama yang ‘cukup menegangkan’. Startup harus mendapatkan harga yang tepat ketika akan meluncurkan MVP, atau produk akan ‘mati’ ketika diluncurkan. Tantangannya, tidak ada aturan baku dalam menentukan harga produk baru. Tidak ada jawaban presisi yang mengajarkan bagaimana perusahaan bisa masuk ke pasar baru dengan sukses dan pelanggan memperoleh nilai dari produk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/bagaimana-mengatur-pricing-pada-mvp-yang-akan-rilis/">Bagaimana Mengatur Pricing pada MVP yang Akan Rilis?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="0527">dan tentu saja momen pertama yang ‘cukup menegangkan’. Startup harus mendapatkan harga yang tepat ketika akan meluncurkan MVP, atau produk akan ‘mati’ ketika diluncurkan. Tantangannya, tidak ada aturan baku dalam menentukan harga produk baru.</p>



<p id="9cad">Tidak ada jawaban presisi yang mengajarkan bagaimana perusahaan bisa masuk ke pasar baru dengan sukses dan pelanggan memperoleh nilai dari produk yang ditawarkan. Namun jangan khawatir, beberapa penjelasan di bawah ini dapat menjadi wawasan bagimu ketika akan meluncurkan MVP. Terutama saat menentukan&nbsp;<em>pricing&nbsp;</em>yang tepat, yang dikutip dari jproco.medium.com.</p>



<p id="3cc5"><strong>Tidak perlu takut membebankan biaya</strong></p>



<p id="a88d">Jika kamu merasa tidak nyaman membebankan biaya dalam jumlah penuh ketika produk muncul setelah MVP, itu artinya kamu belum siap merilis MVP. Jadi, jangan paksa untuk sesegera mungkin merilisnya tanpa persiapan yang matang.</p>



<p id="1a08">Gambarannya seperti ini, ketika MVP telah rilis, maka semua beban dianggap ditimpakan pada produsen produk, dengan sesedikit mungkin dibebankan kepada konsumen produk. Untuk itu, agar pelanggan tetap mendapatkan nilai yang mereka harapkan, kamu dapat menjalankan uji coba dengan MVP dan membebankan harga diskon untuk sementara waktu. Beri penjelasan bahwa diskon hanya tersedia selama durasi program uji coba dan setelah itu akan diterbitkan dengan harga ‘penuh’.</p>



<p id="c452"><strong>Gunakan trik psikologis dengan memanfaatkan harga penetrasi</strong></p>



<p id="5aeb">Bagaimanapun, di dunia ini tidak ada yang gratis. Ada penukar dari kata ‘gratis’. Sebagai contoh, kamu tetap harus membayar jumlah minimal Rp100 Ribu untuk bisa mendapatkan&nbsp;<em>cashback&nbsp;</em>Rp20 Ribu. Gratis tidak semata-mata gratis, karena kamu tetap harus membutuhkan kuota internet untuk memproses&nbsp;<em>cashback&nbsp;</em>melalui aplikasi. Sampai di sini, mungkin kamu sudah lebih memahami apa konteks dari ‘tidak ada yang gratis di dunia ini.’</p>



<p id="2175">Hal serupa sama seperti barang digital. Jika kamu ingin memberikan MVP secara gratis, kamu hanya boleh melakukannya sebagai program promosi. Misalnya promo harus dibatasi, untuk jenis pelanggan tertentu, untuk waktu yang singkat, dan hanya sampai kuantitas tertentu.</p>



<p id="813f">Ada hal-hal yang ‘tidak tampak’ yang perlu dibebankan dari kata ‘MVP yang gratis’. Misalnya data dari kontak pengguna dan umpan balik.</p>



<p id="caed">Jika startup punya strategi merebut pangsa pasar, kamu bisa memanfaatkan dalam penetapan harga&nbsp;<em>penetration pricing</em>. Contohnya adalah menagih pelanggan $1 untuk produk seharga $15, atau $10 untuk produk seharga $100. Kelihatannya memang ‘rugi’. Tapi, penetrasi harga memainkan beberapa hal penting.</p>



<p id="4881">Pertama, kamu mendapatkan data kontak pengguna dan informasi pembayaran yang berharga.</p>



<p id="2d56">Kedua, ini membuat trik psikologis di mata pengguna agar tidak ‘menyia-nyiakan produk’ karena mereka telah mengeluarkan sejumlah uang untuk itu. Sebab, ada kecenderungan untuk menyia-nyiakan apa yang telah kita dapatkan secara gratis. Contoh jika kamu mendapatkan tiket gratis ke konser musik, mungkin bisa dengan mudah kamu tidak menghadirinya jika memang tidak ingin datang.</p>



<p id="ec3e">Beda halnya jika kamu memberi ‘beban sedikit’ dalam bentuk harga kepada pengguna, maka mereka akan memberi perhatian yang layak untuk produk yang kamu ciptakan, dan tidak menyia-nyiakan karena mendapat produk ‘gratisan’.</p>



<p id="6f63"><strong>Jangan&nbsp;<em>testing&nbsp;</em>terhadap harga produk, namun lakukan&nbsp;<em>testing&nbsp;</em>pada harga diskon</strong></p>



<p id="0763">Melakukan&nbsp;<em>testing&nbsp;</em>seperti A/B&nbsp;<em>testing&nbsp;</em>pada harga produk rasanya tidak etis. Itu dapat berakibat pada pelanggan yang kecewa (jika mereka mengetahuinya). Jika ingin melakukan&nbsp;<em>testing,&nbsp;</em>lakukanlah pada harga diskon. Atau mungkin kamu dapat menguji produk dengan titik harga yang dipilih, dan dipasarkan dengan segmen yang cukup besar untuk memberikan perbandingan hasil yang signifikan. Pada intinya, kamu dapat melakukan cara apapun asalkan etis, tidak membuat kesal pelanggan, dan kamu mendapatkan data yang valid dari hasil&nbsp;<em>testing.&nbsp;</em>Misalnya ketika kamu mulai mencari tahu tingkat konversi pada beberapa titik harga, sebut saja $1, $5, $20, dan mulai terlihat adanya penolakan, maka kamu akan lebih memahami di titik mana pelanggan menemukan nilai dari produkmu.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="0954"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="eb83"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="b74e"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/bagaimana-mengatur-pricing-pada-mvp-yang-akan-rilis/">Bagaimana Mengatur Pricing pada MVP yang Akan Rilis?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitos, Fakta, dan Pertimbangan Penting saat Membuat MVP</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/mitos-fakta-dan-pertimbangan-penting-saat-membuat-mvp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2021 08:14:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produk]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[MVP]]></category>
		<category><![CDATA[Rintisan]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=5762</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sekelompok anak muda membahas dan berdebat tentang ide startup serta rencana apa yang harus mereka eksekusi ke dalam MVP. Menimbang banyak hal dan memutuskan, fitur apa yang paling baik untuk dimasukkan ke produk, fitur mana yang tidak perlu dimasukkan, hingga menghabiskan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Familiar dengan situasi seperti ini? Kondisi di atas umum terjadi saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mitos-fakta-dan-pertimbangan-penting-saat-membuat-mvp/">Mitos, Fakta, dan Pertimbangan Penting saat Membuat MVP</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.07.20.png" alt="" class="wp-image-5770" width="840" height="794" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.07.20.png 609w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.07.20-300x284.png 300w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.07.20-24x24.png 24w" sizes="(max-width: 840px) 100vw, 840px" /></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Sekelompok anak muda membahas dan berdebat tentang ide <em>startup </em>serta rencana apa yang harus mereka eksekusi ke dalam MVP. Menimbang banyak hal dan memutuskan, fitur apa yang paling baik untuk dimasukkan ke produk, fitur mana yang tidak perlu dimasukkan, hingga menghabiskan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Familiar dengan situasi seperti ini?</p><p>Kondisi di atas umum terjadi saat <em>startup </em>memasuki fase membangun MVP. Namun, apakah mereka sebenarnya sudah mengetahui dan memahami tentang MVP? Seringkali, <em>startup </em>terjebak dalam mitos tentang MVP seperti:</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-14.59.59.png" alt="" class="wp-image-5763" width="841" height="319" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-14.59.59.png 622w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-14.59.59-300x113.png 300w" sizes="(max-width: 841px) 100vw, 841px" /></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Padahal, faktanya</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.00.50.png" alt="" class="wp-image-5764" width="842" height="320" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.00.50.png 622w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.00.50-300x114.png 300w" sizes="(max-width: 842px) 100vw, 842px" /></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Ya, MVP adalah proses yang dilakukan berulang-ulang hingga tercapai sebuah hasil yang bisa digunakan oleh calon pelanggan. Dilansir dari ycombinator.com, berikut adalah beberapa pertanyaan yang layak dipertimbangkan saat membangun MVP:</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="638" height="535" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.01.38.png" alt="" class="wp-image-5765" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.01.38.png 638w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.01.38-300x252.png 300w" sizes="(max-width: 638px) 100vw, 638px" /></figure>



<p>Saat kamu membangun produk atau layanan, pasti akan ada banyak asumsi. Misalnya, kamu berasumsi sudah mengetahui apa saja yang dicari oleh pengguna, seperti apa desain yang tepat, bagaimana pemasaran dijalankan, model bisnis apa yang paling cocok, dan lain-lain. Masalahnya, kamu tidak tahu asumsi mana yang salah, dan mana yang benar. Lantas, bagaimana cara mengetahuinya?</p>



<p>Ujilah asumsi dengan menempatkan produkmu di depan pengguna secepat mungkin. Dengan ini, kamu akan tahu mana yang harus dikoreksi, mana yang harus dicoret dari daftar, dan mana yang perlu ditambahkan. Ini proses yang sangat berharga, yaitu mendapatkan umpan balik tentang produkmu dari pengguna secepat mungkin.</p>



<p>Proses ini tidak dilakukan sekali, melainkan berulang-ulang. Akan ada banyak sekali percobaan dan kesalahan yang dilakukan, tetapi itu wajar.</p>



<p>Sekali lagi, MVP lebih tepatnya bukan merupakan sebuah produk, melainkan sebuah proses. Kita akan menyebut hal ini dengan pendekatan MVP <em>as a process</em>. Mari lanjut ke contoh, ya.</p>



<p>Sebuah tim ingin membuat produk yang pelanggannya adalah pemilik restoran. Nantinya produk tersebut bisa jadi berupa mobile apps dengan beberapa fitur seperti kalender, galeri foto, fitur chat, ulasan restoran, sinkronisasi ke media sosial, fitur pemesanan yang mudah, kupon diskon, dan lain-lain.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Lalu, kira-kira seperti apa MVP yang harus mereka buat?</h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Menggunakan pendekatan MVP <em>as a process</em>, berikut adalah tahapannya:</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.03.29.png" alt="" class="wp-image-5766" width="839" height="428" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.03.29.png 614w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.03.29-300x153.png 300w" sizes="(max-width: 839px) 100vw, 839px" /></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Katakanlah asumsi paling berisiko adalah pemilik restoran ingin membuat mobile apps, sehingga MVPnya mungkin seperti mock up dari mobile apps. Kemudian, para anggota tim turun ke lapangan untuk melakukan riset dan mewawancarai pemilik restoran, mereka menanyakan beberapa pertanyaan seperti berikut:</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.04.21.png" alt="" class="wp-image-5767" width="839" height="613" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.04.21.png 615w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.04.21-300x219.png 300w" sizes="(max-width: 839px) 100vw, 839px" /></figure>



<p>Kamu juga bisa menunjukkan mock up yang sudah kamu buat secara sederhana, dan peragakan apakah hal tersebut bisa menjadi solusi yang tepat untuk masalah yang mereka hadapi.</p>



<p>Setelah melakukan riset di lapangan, kamu dan anggota tim mendapatkan fakta bahwa ternyata para pemilik restoran tidak punya minat besar untuk memiliki mobile apps yang dapat mendukung operasional restoran. Berita buruknya, mungkin kamu dan tim akan kecewa. Namun, kabar baiknya, kamu tidak perlu membuang waktu terlalu lama untuk melakukan pengembangan produk dan penambahan fitur yang tidak perlu. Di sisi lain, kamu mendapatkan fakta bahwa para pemilik restoran yang tidak tertarik pada mobile apps, justru tertarik pada situs yang desainnya sederhana dan mudah digunakan. Voila!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Eksperimen sudah dilakukan dan kamu mendapatkan validasinya. Bukankah ini sebuah kemajuan?</h2>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Tapi, jalan masih panjang. Proses membangun MVP belum selesai. Kamu harus mengulangi tahapan MVP <em>as a process </em>untuk membangun MVP dari data eksperimen yang paling baru.</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.05.43.png" alt="" class="wp-image-5768" width="839" height="317" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.05.43.png 490w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.05.43-300x113.png 300w" sizes="(max-width: 839px) 100vw, 839px" /></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Asumsi berikutnya mungkin adalah pembuatan static website untuk beberapa pemilik restoran yang menyatakan minatnya serta melihat respon mereka.</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.06.29.png" alt="" class="wp-image-5769" width="842" height="255" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.06.29.png 551w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/10/Screen-Shot-2021-10-29-at-15.06.29-300x91.png 300w" sizes="(max-width: 842px) 100vw, 842px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Dan beberapa pertanyaan lain untuk uji asumsi yang dapat kamu klarifikasi langsung ke para pemilik restoran.</h2>



<p>Dari riset, para pemilik restoran bersedia membayar situs tersebut dengan mekanisme pembayaran beberapa bulan layanan dengan metode transfer otomatis (ini sekaligus memastikan kamu tidak membuang waktu untuk membuat sistem penagihan), kemudian membuatkan situs untuk mereka.</p>



<p>Tanyakan kembali, apa saja eksperimen terkecil dan paling minimal untuk menguji asumsi tersebut?</p>



<p>MVP mu mungkin adalah landing page yang menjelaskan apa yang akan kamu tawarkan ke pelanggan, menunjukkan mock up situs sebelumnya, dan membuat kolom pengisian alamat alamat e-mail pelanggan untuk pemberitahuan tentang update selanjutnya jika kamu sudah meluncurkan produk dalam versi beta. Kemudian kamu bisa memasang iklan sebagai pemasaran agar trafik landing page bisa diakses sesuai dengan target pelanggan yang tepat. Secara singkat, inilah proses MVP. Jangan lupa untuk selalu menguji MVPmu menggunakan pertimbangan dua pertimbangan penting di atas dan menggunakan metode MVP <em>as a process </em>untuk mendapatkan hasil yang maksimal.</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mitos-fakta-dan-pertimbangan-penting-saat-membuat-mvp/">Mitos, Fakta, dan Pertimbangan Penting saat Membuat MVP</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
