<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Founders Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/founders/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/founders/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Dec 2024 03:25:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Founders Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/founders/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengenal Wafa Taftazani Founder yang Banting Setir dengan Tiga Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/mengenal-wafa-taftazani-founder-yang-banting-setir-dengan-tiga-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 03:18:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Cakap Startup]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10961</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kamu merupakan karyawan yang sedang mempertimbangkan jadi&#160;full-time founder? Coba baca kisah Wafa Taftazani yang juga punya perjalanan serupa hingga akhirnya berhasil memiliki tiga startup sekaligus. Wafa Taftazani atau sering disebut Wafa memiliki latar belakang keluarga yang bekerja dalam sektor publik. Situasi tersebut nyatanya tidak menjadi hambatan untuk ia eksplor berbagai hal untuk menata masa depannya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mengenal-wafa-taftazani-founder-yang-banting-setir-dengan-tiga-startup/">Mengenal Wafa Taftazani Founder yang Banting Setir dengan Tiga Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="05b5">Kamu merupakan karyawan yang sedang mempertimbangkan jadi&nbsp;<em>full-time founder</em>? Coba baca kisah Wafa Taftazani yang juga punya perjalanan serupa hingga akhirnya berhasil memiliki tiga startup sekaligus.</p>



<p id="92d8">Wafa Taftazani atau sering disebut Wafa memiliki latar belakang keluarga yang bekerja dalam sektor publik. Situasi tersebut nyatanya tidak menjadi hambatan untuk ia eksplor berbagai hal untuk menata masa depannya sebagai pebisnis. Dengan latar belakang dan ekspektasi keluarganya, sejak SMA, Wafa sudah tertarik pada isu-isu hubungan internasional dan bercita-cita menjadi diplomat.</p>



<p id="6d35">Setelah sempat bekerja di industri keuangan dan mengumpulkan banyak pengalaman, Wafa akhirnya punya kepercayaan diri kuat untuk memulai startupnya sendiri. Pengalaman kerja di industri keuangan dan&nbsp;<em>e-commerce</em>&nbsp;membentuk fondasi yang kuat baginya. Wafa memulai startup pertamanya yakni Moda Rakyat bersama tiga co-founders, yang akhirnya diakuisisi oleh Fast Financial Group. Wafa juga membentuk dua startup lainnya, UpBanx dan Visi Gamers, yang masih dikerjakan secara paralel.</p>



<p id="7276">Wafa memulai kariernya di jalur yang umum diambil oleh banyak orang — bekerja di perusahaan besar yang menawarkan stabilitas finansial dan keamanan. Namun, di balik kenyamanan itu, ia merasakan ada sesuatu yang kurang. Ada dorongan kuat untuk melakukan sesuatu yang lebih berarti, untuk menciptakan sesuatu yang bisa memberi dampak nyata bagi banyak orang. Pikiran ini terus menghantuinya hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengambil langkah besar yang tidak banyak orang berani lakukan: meninggalkan zona nyaman dan terjun ke dunia wirausaha.</p>



<p id="dcf3">Keputusan ini tentu bukan tanpa risiko. Meninggalkan pekerjaan yang mapan untuk memulai sesuatu dari nol memerlukan keberanian besar. Namun, bagi Wafa, rasa takut gagal tidak pernah menjadi penghalang. Ia percaya bahwa setiap kegagalan adalah pelajaran, dan setiap pelajaran membawa dirinya selangkah lebih dekat ke tujuan. Dengan keyakinan itu, ia mulai merancang langkah-langkah untuk membangun startup pertamanya</p>



<p id="8f2b">Perjalanan Wafa dimulai dengan Modal Rakyat, sebuah&nbsp;<em>platform</em>&nbsp;<em>peer-to-peer lending</em>&nbsp;yang dirancang untuk menghubungkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan para pendana individu. Di Indonesia, UMKM seringkali menghadapi hambatan besar dalam mendapatkan akses pendanaan dari lembaga keuangan formal. Wafa melihat celah ini sebagai peluang untuk menciptakan dampak yang nyata. Dengan Modal Rakyat, ia membantu ribuan UMKM mendapatkan modal usaha, sekaligus memberikan opsi investasi yang menarik bagi masyarakat umum. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam kariernya sebagai&nbsp;<em>entrepreneur</em>.</p>



<p id="d3b6">Namun, Wafa tidak berhenti di sana. Keberhasilannya di sektor keuangan memberinya kepercayaan diri untuk menjelajahi industri lain yang sedang tumbuh, yaitu&nbsp;<em>gaming</em>. Ia mendirikan VCGamers, sebuah&nbsp;<em>marketplace</em>&nbsp;yang memungkinkan&nbsp;<em>gamer</em>&nbsp;untuk bertransaksi&nbsp;<em>item</em>&nbsp;dan layanan&nbsp;<em>gaming</em>. Dengan memahami komunitas&nbsp;<em>gamer</em>&nbsp;yang unik dan dinamis, Wafa merancang VCGamers sebagai&nbsp;<em>platform</em>&nbsp;yang tidak hanya melayani kebutuhan praktis, tetapi juga memberdayakan komunitasnya. Lewat kesuksesan VCGamers inilah ia menunjukkan kemampuannya untuk membaca tren dan menciptakan solusi inovatif di industri yang spesifik.</p>



<p id="2c6b">Melihat peluang lain di tengah perkembangan pesat ekonomi kreator, Wafa mendirikan UpBanx, sebuah&nbsp;<em>platform fintech</em>&nbsp;yang dikhususkan untuk kreator konten dan merek. UpBanx dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik para kreator, seperti manajemen pendapatan dan kolaborasi dengan&nbsp;<em>brand</em>. Dengan menggabungkan layanan perbankan digital dan teknologi Web3, Wafa membawa UpBanx ke panggung global, termasuk menjadi bagian dari Y Combinator batch Winter 2022. Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat posisinya sebagai&nbsp;<em>entrepreneur</em>, tetapi juga menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi.</p>



<p id="16fb">Setiap langkah dalam perjalanan Wafa mencerminkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan komitmen untuk menciptakan dampak yang berarti. Dari membantu UMKM, memberdayakan&nbsp;<em>gamer</em>, hingga mendukung kreator konten, ia telah menunjukkan bahwa inovasi dapat melahirkan solusi yang relevan bagi berbagai sektor. Perjalanan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar dan mengambil langkah konkret menuju perubahan.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="4d12">Kamu bisa mengetahui kisah inspiratif perjalanan dari Wafa Taftazani di&nbsp;<a href="https://www.youtube.com/watch?v=3-Mgi4rYWv4&amp;t=19s" rel="noreferrer noopener" target="_blank">Cakap Startup Season 2 Ep. 4: “Wafa Taftazani: Banting Setir Sampai Punya 3 Startup”</a>&nbsp;yang tayang eksklusif di kanal Youtube dan Forum 1000 Startup Digital.</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/mengenal-wafa-taftazani-founder-yang-banting-setir-dengan-tiga-startup/">Mengenal Wafa Taftazani Founder yang Banting Setir dengan Tiga Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Menggunakan AI dengan Bijak? Ini 8 Pertanyaan yang Harus Kamu Jawab</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/sudah-menggunakan-ai-dengan-bijak-ini-8-pertanyaan-yang-harus-kamu-jawab/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 03:08:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Founders Insight]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10934</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat ini, penggunaan AI (Artificial Intelligence) semakin meningkat, terutama dengan munculnya teknologi seperti ChatGPT dan Midjourney. Banyak yang bertanya bagaimana AI bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja? Bisakah kita mempercayai AI untuk membuat keputusan penting? Apakah AI akan mengambil alih pekerjaan manusia? Dengan kehebatan AI yang diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti OpenAI dan Microsoft, setiap startup [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/sudah-menggunakan-ai-dengan-bijak-ini-8-pertanyaan-yang-harus-kamu-jawab/">Sudah Menggunakan AI dengan Bijak? Ini 8 Pertanyaan yang Harus Kamu Jawab</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="a399">Saat ini, penggunaan AI (<em>Artificial Intelligence</em>) semakin meningkat, terutama dengan munculnya teknologi seperti ChatGPT dan Midjourney. Banyak yang bertanya bagaimana AI bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja? Bisakah kita mempercayai AI untuk membuat keputusan penting? Apakah AI akan mengambil alih pekerjaan manusia?</p>



<p id="025a">Dengan kehebatan AI yang diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti OpenAI dan Microsoft, setiap startup harus mempertimbangkan dampak operasional dan etika dari teknologi ini. Sebagai pendiri atau pemimpin startup, penting bagi kamu untuk memahami bagaimana AI bekerja, risikonya, dan cara menggunakannya secara bertanggung jawab. Berikut adalah delapan pertanyaan yang perlu kamu jawab!</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="a581">1. Bagaimana Mempersiapkan Startup untuk Menggunakan AI?</h2>



<p id="3e93">Sebelum memulai menggunakan AI, pastikan startup kamu memiliki data yang berkualitas dan tim yang paham cara mengelola data tersebut. AI hanya seefektif data yang dimasukkan ke dalamnya, jadi penting untuk memiliki pondasi yang kuat dalam manajemen data. Pertimbangkan pula untuk menginvestasikan waktu dan sumber daya dalam melatih tim kamu cara menggunakan AI secara efisien.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0217">2. Apakah AI Akan Menyelesaikan Masalah Perusahaan?</h2>



<p id="32a1">Tidak semua masalah startup bisa diatasi dengan AI. Identifikasi masalah spesifik yang benar-benar membutuhkan solusi berbasis AI. Apakah AI akan membantu dalam meningkatkan pengalaman pelanggan, efisiensi operasional, atau pengambilan keputusan bisnis? Pastikan AI tidak hanya digunakan karena tren, tetapi karena bisa memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perusahaan kamu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="1208">3. Apakah Penggunaan AI Sesuai dengan Nilai dan Misi Startup Kamu?</h2>



<p id="00e7">Setiap startup memiliki nilai dan misi yang ditanamkan. Penggunaan AI harus sejalan dengan prinsip-prinsip tersebut. Pertimbangkan bagaimana AI akan memengaruhi hubungan dengan pelanggan, karyawan, dan mitra bisnis. Apakah penggunaan AI akan memperkuat brand kamu atau justru mengurangi kepercayaan pelanggan?</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="3739">4. Bagaimana Dampak Penggunaan AI terhadap Karyawan?</h2>



<p id="e506">Penerapan AI seringkali membawa perubahan besar dalam cara kerja tim. Apakah AI akan menggantikan peran karyawan atau justru memberdayakan mereka untuk lebih fokus pada tugas-tugas kreatif dan strategis? Sebagai pemimpin startup, penting untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi teknologi dan keterlibatan karyawan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="84d5">5. Apakah Startup Kamu Siap Menghadapi Tantangan Keamanan dan Privasi?</h2>



<p id="40ba">Penggunaan AI sering kali melibatkan pemrosesan data besar-besaran, yang dapat menimbulkan risiko keamanan dan privasi. Startup kamu harus memiliki rencana dalam melindungi data pelanggan dan mematuhi peraturan yang berlaku. Pastikan ada kebijakan keamanan untuk mencegah kebocoran data atau penyalahgunaan informasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0332">6. Apakah Kamu Memiliki Rencana untuk Mengelola Bias dalam AI?</h2>



<p id="a061">Salah satu tantangan terbesar dalam AI adalah mengelola bias yang mungkin ada dalam data atau algoritma. Bias ini bisa mempengaruhi hasil keputusan yang dibuat oleh AI dan menimbulkan ketidakadilan bagi pengguna atau pelanggan. Startup kamu harus proaktif dalam mengidentifikasi dan mengatasi bias dalam penggunaan teknologi AI.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="c6a5">7. Bagaimana Startup Kamu Akan Memantau dan Mengevaluasi Penggunaan AI?</h2>



<p id="d881">Seperti teknologi lainnya, penggunaan AI harus dievaluasi secara berkala. Startup perlu menetapkan metrik yang jelas untuk mengukur keberhasilan penggunaan AI, baik dari segi produktivitas maupun dampaknya terhadap pengalaman pelanggan. Dengan memantau penggunaan AI secara terus-menerus, startup kamu dapat mengoptimalkan kinerja dan memastikan bahwa AI benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="ffaa">8. Apakah Kamu Siap Bertanggung Jawab atas Keputusan yang Dibuat oleh AI?</h2>



<p id="d2c7">Keputusan yang dihasilkan oleh AI dapat berdampak luas, mulai dari keputusan bisnis hingga interaksi dengan pelanggan. Sebagai pendiri startup, kamu harus siap untuk bertanggung jawab atas keputusan tersebut. Pastikan ada mekanisme untuk meninjau dan mengoreksi kesalahan jika terjadi keputusan yang salah atau merugikan.</p>



<p id="2b65">Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, startup kamu akan lebih siap untuk mengadopsi AI secara bertanggung jawab. Teknologi AI memang menjanjikan, tetapi tanpa persiapan yang matang dan pendekatan yang etis, penggunaannya bisa menimbulkan risiko baru. Sebaliknya, dengan memahami risiko dan peluang, startup kamu dapat memanfaatkan AI untuk berinovasi dan mendorong pertumbuhan startup-mu.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="068f"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="ee9d"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="09e4"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@ristianadputri?source=post_page---byline--ae92c3dc981d--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/sudah-menggunakan-ai-dengan-bijak-ini-8-pertanyaan-yang-harus-kamu-jawab/">Sudah Menggunakan AI dengan Bijak? Ini 8 Pertanyaan yang Harus Kamu Jawab</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membahas Tantangan dan Peluang Sektor Healthcare di Indonesia lewat Acara Connect-ED</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/membahas-tantangan-dan-peluang-sektor-healthcare-di-indonesia-lewat-acara-connect-ed/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2024 03:09:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Connect-ED]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Connected]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Healthcare]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10856</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi di sektor kesehatan telah mengalami lonjakan signifikan, terutama dengan maraknya penggunaan telemedicine sebagai solusi praktis di tengah pandemi COVID-19. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tantangan dan kebutuhan dalam sektor kesehatan semakin kompleks, menuntut adanya inovasi yang lebih maju. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, teknologi kesehatan (healthtech) tidak hanya berhenti pada telemedicine, tetapi berkembang lebih [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/membahas-tantangan-dan-peluang-sektor-healthcare-di-indonesia-lewat-acara-connect-ed/">Membahas Tantangan dan Peluang Sektor Healthcare di Indonesia lewat Acara Connect-ED</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="bd7a">Perkembangan teknologi di sektor kesehatan telah mengalami lonjakan signifikan, terutama dengan maraknya penggunaan telemedicine sebagai solusi praktis di tengah pandemi COVID-19. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tantangan dan kebutuhan dalam sektor kesehatan semakin kompleks, menuntut adanya inovasi yang lebih maju.</p>



<p id="9b0b">Untuk menjawab kebutuhan tersebut, teknologi kesehatan (<em>healthtech</em>) tidak hanya berhenti pada telemedicine, tetapi berkembang lebih jauh menuju integrasi teknologi canggih seperti&nbsp;<em>Artificial Intelligence</em>&nbsp;(AI),&nbsp;<em>Internet of Medical Things</em>&nbsp;(IoMT), dan analisis&nbsp;<em>big data</em>&nbsp;untuk menciptakan layanan kesehatan yang lebih efisien, efektif, dan mudah diakses.</p>



<p id="85c8">Oleh sebab itu, Gerakan Nasional 1000 Startup Digital kembali menyelenggarakan acara Connect-ED pada Kamis, 11 September 2024 di MARKAS Jakarta yang membahas seputar perkembangan dan tantangan dalam sektor&nbsp;<em>healthcare&nbsp;</em>di Indonesia. Connect-ED sendiri dirancang untuk memperkuat ekosistem startup dengan menyediakan wadah bagi para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri, dan investor. Tujuannya adalah mendukung visi Indonesia sebagai ‘Global Innovator’ pada tahun 2045 melalui peningkatan kematangan digital di berbagai sektor industri.</p>



<p id="cc19">Pada edisi kedua ini, Connect-ED mengangkat topik “Next Steps in Healthtech: Moving Beyond Telemedicine to Tech-Driven Healthcare”. Ada pun beberapa hal yang ingin dicapai, antara lain membangun jaringan dan kolaborasi antar&nbsp;<em>stakeholders</em>, mengidentifikasi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai kematangan digital pada sektor kesehatan di Indonesia, dan mengidentifikasi bentuk dukungan yang dapat diberikan oleh masing-masing&nbsp;<em>stakeholder&nbsp;</em>untuk memaksimalkan peluang di sektor industri kesehatan.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/v2/resize:fit:700/0*Wozo4ZnorgXVq0to" alt="" style="width:840px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Dokumentasi foto pada acara Connect-ED: Healthcare</figcaption></figure>
</div>


<p id="85ce">“Kebutuhan akan transformasi digital di sektor kesehatan tentunya akan menjadi prioritas pemerintah, tetapi juga pada sisi lain menjadi&nbsp;<em>opportunity&nbsp;</em>bagi pengembang teknologi atau&nbsp;<em>digital technopreneur</em>&nbsp;di bidang kesehatan,” ujar Andianto Haryoko, ST, MSi selaku Perencana Ahli Madya/Koordinator Ekosistem dan Pemanfaatan TIK, Bappenas.</p>



<p id="2277">Andianto juga menambahkan, “Ke depan (<em>healthcare</em>) menjadi&nbsp;<em>opportunity&nbsp;</em>yang luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia, karena 10 tahun mendatang diproyeksikan Asia termasuk Indonesia akan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi global yang cukup signifikan, sehingga menjadi penting bagi pemerintah untuk mendorong transformasi di sisi kesehatan dan juga sekaligus mendorong para&nbsp;<em>players&nbsp;</em>di sisi kesehatan digital ke depan.”</p>



<p id="57f7">Acara ini terbagi menjadi tiga sesi utama, yaitu diskusi panel,&nbsp;<em>sharing session</em>, dan&nbsp;<em>networking session</em>. Pada diskusi panel, moderator dan pembicara akan berkumpul untuk mendalami isu-isu utama dalam industri&nbsp;<em>healthcare</em>. Diskusi ini dipandu oleh Hafidz Alhadi L (Chairman Association of Healthtech Indonesia), serta pembicara yang hadir adalah Levana Sani (Co-Founder Nalagenetics), Maria Marcia (Investment Professional, East Ventures), dan Patota Tambunan (COO GovTech Health Technology Transformation Office, Kementerian Kesehatan).</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter is-resized"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/v2/resize:fit:700/0*12cn6vOB6_j9cpOg" alt="" style="width:830px;height:auto"/><figcaption class="wp-element-caption">Dokumentasi foto pada acara Connect-ED: Healthcare</figcaption></figure>
</div>


<p id="ef07">“Inovasi di bidang&nbsp;<em>healthtech&nbsp;</em>sekarang kita bicara<em>&nbsp;sophisticated technology,</em>&nbsp;karena sebelumnya&nbsp;<em>healthtech&nbsp;</em>yang kita kenal cuma&nbsp;<em>telemedicine</em>, kemudian&nbsp;<em>electronic medical record</em>, tapi sekarang sudah ada genomik, kemudian sudah ada IoT dan lain-lain. Ini akan jadi masa depan yang luar biasa untuk industri kesehatan<em>&nbsp;in general</em>&nbsp;di Indonesia,” ujar Hafidz.</p>



<p id="3126">Setelah diskusi panel, acara dilanjutkan dengan<em>&nbsp;sharing session</em>&nbsp;di mana peserta dapat menyampaikan pendapat mereka terkait tantangan, solusi, dan saran untuk industri&nbsp;<em>healthtech&nbsp;</em>yang lebih baik. Kemudian acara ditutup dengan&nbsp;<em>networking session&nbsp;</em>yang memberikan ruang kepada para peserta untuk membangun koneksi dan kolaborasi.</p>



<p id="0037">Kami berharap acara Connect-ED dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam perjalanan menuju masa depan&nbsp;<em>healthtech&nbsp;</em>yang lebih baik di Indonesia. Sampai jumpa di acara Connect-ED berikutnya! Jangan lupa follow media sosial Gerakan Nasional 1000 Startup Digital untuk mendapatkan informasi terkini.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="8d6c"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="1e74"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="1729"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@yuristaandina?source=post_page-----dadd1e8e32a0--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/membahas-tantangan-dan-peluang-sektor-healthcare-di-indonesia-lewat-acara-connect-ed/">Membahas Tantangan dan Peluang Sektor Healthcare di Indonesia lewat Acara Connect-ED</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Kualitas yang Harus Dimiliki Investor Pertama Startupmu</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/5-kualitas-yang-harus-dimiliki-investor-pertama-startupmu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2024 04:51:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendanaan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Funding]]></category>
		<category><![CDATA[Investors]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10846</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai&#160;early-stage startup founder, mencari investor mungkin terasa menegangkan bukan? Tekanan yang kamu rasakan saat ini sangat wajar, karena keputusan ini akan memengaruhi arah dan keberhasilan jangka panjang startupmu. Agar tidak salah pilih, berikut adalah 5 kualitas penting yang harus kamu pertimbangkan saat memilih investor pertama. 1. Kesamaan Visi dan Antusiasme Penting untuk menemukan investor yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-kualitas-yang-harus-dimiliki-investor-pertama-startupmu/">5 Kualitas yang Harus Dimiliki Investor Pertama Startupmu</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="62a5">Sebagai&nbsp;<em>early-stage startup founder</em>, mencari investor mungkin terasa menegangkan bukan? Tekanan yang kamu rasakan saat ini sangat wajar, karena keputusan ini akan memengaruhi arah dan keberhasilan jangka panjang startupmu. Agar tidak salah pilih, berikut adalah 5 kualitas penting yang harus kamu pertimbangkan saat memilih investor pertama.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="d2e4">1. Kesamaan Visi dan Antusiasme</h2>



<p id="742d">Penting untuk menemukan investor yang benar-benar memahami dan menyukai visi serta misi startupmu. Cari investor yang bukan hanya memberikan dana, tetapi juga mereka yang sejalan dengan solusi yang kamu tawarkan dan dampak yang ingin kamu capai. Keterhubungan ini akan menciptakan rasa komitmen bersama yang mendalam, memperkuat kerja sama kamu dalam mencapai tujuan.</p>



<p id="c60f">Misalnya, jika investor lebih tertarik pada industri yang berbeda dengan startup kamu, maka bisa jadi mereka tidak sepenuhnya memahami apa yang kamu kerjakan. Pilihlah investor yang sejalan dengan tujuan jangka panjang startupmu dan bisa memberikan wawasan strategis yang sesuai dengan arah perkembangan startup kamu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="482e">2. Jaringan Koneksi yang Luas</h2>



<p id="7e29">Investor dengan jaringan koneksi yang kuat dapat membuka banyak pintu untuk masa depan startupmu. Mereka bisa mengenalkanmu pada mitra strategis, talenta terbaik, pemasok andal, hingga saluran distribusi yang efisien. Memanfaatkan jaringan ini akan memberikan keunggulan kompetitif dan fondasi yang solid untuk pertumbuhan jangka panjang startupmu.</p>



<p id="46a0">Carilah investor yang bisa menghubungkanmu dengan tokoh-tokoh berpengaruh di industri atau sesuai dengan target pasarmu. Jaringan mereka bisa membantu kamu mendapatkan wawasan baru dan kesempatan yang belum kamu jangkau sebelumnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="a5ec">3. Pengetahuan dan Pengalaman yang Mendalam</h2>



<p id="3243">Pilih investor yang memiliki rekam jejak investasi yang sukses. Pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan dan meraih hasil yang positif akan memberikan kamu panduan yang berharga. Selain itu, investor yang mengerti industri spesifik dari startupmu akan lebih mampu memberikan strategi yang relevan dan berguna.</p>



<p id="c347">Memanfaatkan keahlian mereka bisa membantu kamu memahami target pasar dengan lebih baik, menyempurnakan penawaran produk atau layananmu, serta merumuskan<em>&nbsp;Go-To-Market Strategy</em>&nbsp;yang efektif.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="4e2a">4. Transparansi dan Rasa Hormat</h2>



<p id="66ce">Investor yang jujur dan terbuka tentang harapan dan komitmennya akan berdampak pada kemitraan yang kuat. Transparansi adalah kunci untuk membangun kepercayaan dan memudahkan kamu dalam membuat keputusan yang lebih baik. Pastikan investor yang kamu pilih memiliki rekam jejak dalam memenuhi janji dan mendukung pendirinya dalam berbagai situasi.</p>



<p id="83c7">Umpan balik dari perusahaan portofolio mereka bisa memberikan gambaran tentang seberapa dapat diandalkan investor tersebut. Bagaimana cara mereka bertindak dan memilih kata akan meningkatkan kredibilitas dan memperkuat hubunganmu dengan investor.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="7ac1">5. Kemampuan Komitmen Jangka Panjang</h2>



<p id="6915">Investor yang siap mendukung kamu melewati berbagai tantangan dan perubahan arah menunjukkan dedikasi yang lebih dari sekadar dukungan finansial. Lagipula, mereka harus siap berdampingan dengan kamu dalam berbagai fase pertumbuhan startup. Inilah yang akan membantu startupmu saat menghadapi ketidakpastian dan memanfaatkan peluang yang ada.</p>



<p id="dfe7">Selalu perhatikan bagaimana investor mengelola dananya. Misalnya, dana yang berada di akhir siklusnya mungkin tidak memiliki sumber daya untuk mendukung kebutuhan startup yang terus berkembang. Pilihlah investor yang memiliki kemampuan finansial untuk mendukung kebutuhan jangka panjang startup kamu.</p>



<p id="0f66">Dengan mempertimbangkan kualitas-kualitas ini, kamu bisa menghindari keputusan yang dibuat berdasarkan keberuntungan dan sebaliknya, memilih investor yang benar-benar cocok untuk kesuksesan jangka panjang startup kamu.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="4f56"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="7831"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="3424"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@yuristaandina?source=post_page-----b37ff518721c--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-kualitas-yang-harus-dimiliki-investor-pertama-startupmu/">5 Kualitas yang Harus Dimiliki Investor Pertama Startupmu</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pusing Cari Co-founder? Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/pusing-cari-co-founder-ini-7-cara-yang-bisa-kamu-coba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Aug 2024 04:23:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Team Work]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10828</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sudah jadi hal yang wajar bagi para&#160;founder&#160;ketika di awal masa merintis bisnis akan kebingungan dalam mencari&#160;co-founder&#160;yang bisa membantu merealisasikan ide bisnisnya. Kalau kamu sedang mencari&#160;co-founder&#160;tapi bingung harus mulai dari mana, artikel ini bisa menjadi panduan dan memberimu wawasan menarik. Yuk, mulai! 1. Lingkup Pertemananmu Ini adalah tempat paling mudah dan dekat dalam mencari calon&#160;co-founder&#160;startupmu. Coba [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pusing-cari-co-founder-ini-7-cara-yang-bisa-kamu-coba/">Pusing Cari Co-founder? Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="2bc7">Sudah jadi hal yang wajar bagi para&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;ketika di awal masa merintis bisnis akan kebingungan dalam mencari&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;yang bisa membantu merealisasikan ide bisnisnya. Kalau kamu sedang mencari&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;tapi bingung harus mulai dari mana, artikel ini bisa menjadi panduan dan memberimu wawasan menarik. Yuk, mulai!</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="90f1"><strong>1. Lingkup Pertemananmu</strong></h2>



<p id="22ac">Ini adalah tempat paling mudah dan dekat dalam mencari calon<em>&nbsp;co-founder&nbsp;</em>startupmu. Coba pikirkan teman-teman dekatmu dan catat dengan siapa sekiranya kamu bisa cocok bekerja sama dengan salah satunya.</p>



<p id="4fcf">Pastikan bahwa salah satu temanmu itu bisa mengerjakan ide bisnis yang punya karakteristik yang kamu cari. Jadi, bukan ‘mentang-mentang’ teman dekat, lantas kamu langsung menjadikan mereka sebagai&nbsp;<em>co-founder&nbsp;</em>karena mereka cocok diajak bekerja sama. Pastikan kamu punya kriteria yang mumpuni dan tetap objektif dalam memilih, ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="3336"><strong>2. Koneksi dari Temanmu</strong></h2>



<p id="e8c4">Kalau poin pertama ternyata gak ada yang cocok, tenang, kamu masih cari koneksi dari temannya-teman.</p>



<p id="4321">Kamu bisa bertanya pada temanmu, apakah mereka punya teman yang cocok untuk menjadi&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;startupmu. Jangan sepelekan koneksi ini karena bisa menjadi sumber mitra bisnis yang potensial, lho.</p>



<p id="3bec">Ceritakan seperti apa kriteria&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;yang kamu cari pada temanmu, sehingga ia bisa membantumu dalam berjejaring.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="9d8d"><strong>3. Rekan di Universitas</strong></h2>



<p id="da8b">Kalau kamu masih kuliah, ini masa yang paling pas untuk mencari&nbsp;<em>co-founder</em>, terutama kalau kamu sudah tahu bahwa kamu akan membangun startup selama masih kuliah ataupun setelah lulus nanti.</p>



<p id="afa6">Kamu bisa berkenalan dengan orang-orang di kelas dan lingkungan sosial yang tepat, di mana mereka punya&nbsp;<em>skill&nbsp;</em>dan sifat yang kamu jadikan kriteria sebagai&nbsp;<em>co-founder</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="d5ed"><strong>4. Tempat Bekerja Sebelumnya</strong></h2>



<p id="67d9">Tempat kerja adalah salah satu&nbsp;<em>sweet spot&nbsp;</em>untuk mencari kandidat&nbsp;<em>co-founder</em>. Itu karena kita sedikit banyak mengetahui performa dan kinerja mereka saat bekerja.</p>



<p id="1795">Kamu bisa mengingat-ingat dan membuat daftar orang-orang yang tepat dan cakap untuk menjadi mitra bisnismu. Kamu bisa mengajak mereka bertemu, minum kopi, dan berdiskusi tentang ide bisnismu. Tanyakan apa pendapat mereka tentang hal tersebut dan jangan segan untuk mengajak mereka menjadi bagian dari perjalanan bisnismu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="45a8"><strong>4. Berjejaring di Media Sosial</strong></h2>



<p id="9dfb">Sekarang, kita coba peruntungan yang lebih luas lagi cakupannya lewat media sosial. Kamu bisa memanfaatkan media sosial seperti Twitter/X untuk mencari&nbsp;<em>co-founder</em>. Misalnya dengan mencari lewat&nbsp;<em>hashtag</em>&nbsp;yang relevan terkait startup atau industri yang kamu jalani.</p>



<p id="0f7d">Cara terbaik untuk menemukan<em>&nbsp;co-founder</em>&nbsp;lewat media sosial adalah secara organik, yaitu dengan sering menulis status, berinteraksi dengan orang-orang yang mengikutimu,&nbsp;<em>repost</em>, atau membalas komentar orang lain. Jika kamu aktif di platform media sosial secara teratur, kamu punya peluang lebih untuk bisa terhubung dengan calon&nbsp;<em>co-founder</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="c584"><strong>5. Koneksi di LinkedIn</strong></h2>



<p id="694f">Kamu juga bisa memanfaatkan situs yang menghubungkan jaringan profesional via LinkedIn. Cobalah untuk bergabung dengan grup LinkedIn yang berbeda dengan industrimu atau grup startup secara&nbsp;<em>general</em>. Dari situ, kamu bisa terhubung dengan orang-orang yang tertarik untuk mengerjakan proyek bersama. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur pengalaman kerja, sertifikasi, dan informasi lain yang tertera dalam profil LinkedIn dari kandidat&nbsp;<em>co-founder</em>.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="bc32"><strong>6. Acara dan Konferensi</strong></h2>



<p id="5731">Ini adalah salah satu tempat yang paling cocok untuk mendapatkan&nbsp;<em>co-founder</em>, terutama jika acara dan konferensinya berhubungan dengan industri atau startup. Kamu bisa berkenalan langsung dengan mereka, bertukar nomor kontak, dan wawasan penting yang bisa memberikanmu gambaran terkait profil&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;yang tepat.</p>



<p id="88ae">Rutinlah untuk mencari informasi tentang acara dan konferensi terdekat yang ada di kota atau sekitar tempatmu tinggal, yang bisa dijangkau. Cobalah untuk proaktif menghubungi&nbsp;<em>contact person&nbsp;</em>dari acara tersebut untuk mendapatkan informasi paling valid dan berguna demi kepentinganmu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="9553"><strong>7. Inkubator dan Akselerator</strong></h2>



<p id="5517">Wadah&nbsp;<em>offline&nbsp;</em>selanjutnya yang bisa kamu manfaatkan adalah lewat program inkubator dan akselerator. Di mana, kamu akan bertemu dengan beberapa pendiri lain, mentor, dan penasihat yang mungkin bisa menghubungkanmu dengan&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;yang ada di luar program.</p>



<p id="5a92">Manfaatkanlah kesempatan untuk mengenal banyak orang di program tersebut, dan tanyakan apa yang sedang mereka kerjakan. Mungkin kamu akan menemukan orang yang memiliki ide serupa dan memutuskan untuk menggabungkan kekuatan.</p>



<p id="58db">Namun, kamu perlu lebih jeli dan seksama ketika mencari&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;lewat kedua program ini. Sebab umumnya, akselerator bersifat lebih kompetitif dan mengharuskanmu untuk memiliki MVP sebagai bahan pertimbangan dan penilaian dari penyelenggara acara. Sebaliknya, program inkubator umumnya lebih ‘santai’ dan lebih cocok untuk startup.</p>



<p id="a010">Ibarat pepatah, ada 1000 jalan menuju Roma, maka mencari&nbsp;<em>co-founder</em>&nbsp;pun juga banyak jalannya. Kamu perlu menemukan jalan yang tepat untuk bisa menemukan tujuan yang tepat. Tapi, bagaimana bisa tahu jalannya jika tidak mencobanya? Jadi, selamat berusaha, ya<em>&nbsp;founder</em>!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="ddc8"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="daed"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="55b3"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----f1e75d07cde1--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pusing-cari-co-founder-ini-7-cara-yang-bisa-kamu-coba/">Pusing Cari Co-founder? Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hidupkan Presentasimu dengan Memikat Pembelajar Visual, Auditori, dan Kinestetik, Begini Caranya</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/hidupkan-presentasimu-dengan-memikat-pembelajar-visual-auditori-dan-kinestetik-begini-caranya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 02:55:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch & Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10804</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bayangkan kamu sedang berada di sebuah rapat, mempresentasikan ide brilian yang sudah kamu kerjakan, tapi presentasimu tidak beda jauh dari&#160;kembang api yang dilemparkan ke kolam&#160;yang mana ide tersebut meredup tanpa meninggalkan kesan. Masalahnya bukan hanya pada ide atau gaya presentasimu, tapi seringkali penyebabnya adalah kurangnya keterlibatan audiens. Lantas, bagaimana caranya memastikan ide yang kamu presentasikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/hidupkan-presentasimu-dengan-memikat-pembelajar-visual-auditori-dan-kinestetik-begini-caranya/">Hidupkan Presentasimu dengan Memikat Pembelajar Visual, Auditori, dan Kinestetik, Begini Caranya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="006f">Bayangkan kamu sedang berada di sebuah rapat, mempresentasikan ide brilian yang sudah kamu kerjakan, tapi presentasimu tidak beda jauh dari&nbsp;<em>kembang api yang dilemparkan ke kolam</em>&nbsp;yang mana ide tersebut meredup tanpa meninggalkan kesan.</p>



<p id="83de">Masalahnya bukan hanya pada ide atau gaya presentasimu, tapi seringkali penyebabnya adalah kurangnya keterlibatan audiens. Lantas, bagaimana caranya memastikan ide yang kamu presentasikan berhasil diterima oleh audiens?</p>



<p id="acdd">Untuk membuat presentasimu lebih menarik, coba pertimbangkan tiga tipe utama gaya belajar:&nbsp;<strong>visual, auditori, dan kinestetik</strong>,<strong>&nbsp;</strong>karena audiensmu akan terdiri dari campuran pembelajar ini. Kamu mungkin tidak tahu preferensi belajar setiap orang, jadi untuk mencapai sebanyak mungkin orang, kamu bisa mengembangkan keterampilan presentasi yang menarik bagi setiap gaya belajar. Yuk, Simak caranya di bawah ini!</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="3121">1. Untuk Pembelajar Auditori</h2>



<p id="ba23">Pembelajar auditori cenderung menyerap informasi dengan mendengarkan. Mereka lebih mudah menangkap ide melalui cerita atau narasi yang memikat. Kamu bisa memulai presentasimu dengan cerita yang relevan dengan ide yang kamu sampaikan.</p>



<p id="68d7"><strong>Penelitian menunjukkan bahwa pendengar lebih mungkin mengingat fakta ketika disampaikan dalam bentuk cerita.</strong></p>



<p id="204f">Contohnya yang pernah dilakukan oleh Richard Branson, pendiri Virgin Group, ia dikenal menggunakan&nbsp;<em>storytelling&nbsp;</em>dalam presentasinya. Salah satunya ketika meluncurkan Virgin Atlantic, Branson sering menceritakan kisah pribadinya tentang bagaimana ia merasa frustrasi dengan pengalaman penerbangan yang buruk dan bagaimana hal itu mendorongnya untuk menciptakan maskapai yang lebih baik.</p>



<p id="fe1e">Metode ini dapat membuat ide yang kamu sampaikan seakan-akan hidup di benak audiens. Ketika menggunakan teknik ini, kamu juga bisa memberi variasi pada nada, ritme, dan jeda untuk menciptakan pengalaman mendengarkan yang menarik.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="5e50">2. Untuk Pembelajar Visual</h2>



<p id="6fab">Selanjutnya adalah strategi presentasi yang bisa kamu terapkan untuk pembelajar visual. Mereka cenderung lebih mudah memahami informasi yang disajikan secara visual. Oleh sebab itu, unakan grafik, bagan berwarna, dan gambar yang menggambarkan poin-poin penting dari ide kamu. Kamu juga bisa menunjukkan prototipe, video demo, atau animasi dalam presentasimu.</p>



<p id="53df">Steve Jobs adalah contoh terbaik dalam menggunakan alat bantu visual selama presentasi produk. Presentasinya minimalis namun kuat, dengan fokus pada gambar berkualitas tinggi dan grafik sederhana. Misalnya, saat peluncuran iPhone pada tahun 2007, ia menggunakan&nbsp;<em>visual storytelling</em>&nbsp;yang membuat audiensnya terpukau. Kamu bisa meniru pendekatan ini dengan membuat presentasi yang jelas dan menarik secara visual.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="fe42">3. Untuk Pembelajar Kinestetik</h2>



<p id="bc6f">Kemudian ada pembelajar kinestetik yang cenderung memahami konsep dengan berinteraksi secara fisik. Kamu bisa menyertakan elemen yang dapat disentuh atau dipegang oleh audiens, seperti prototipe produk atau model interaktif yang akan membuat konsep lebih nyata dan mudah diingat.</p>



<p id="c8fb">Sebagai contoh, Joe Rohde yang merupakan desainer dan eksekutif di Walt Disney Imagineering, menggunakan tali di lapangan untuk menggambarkan layout Disneyland Paris. Dengan berjalan melalui tali tersebut, audiens bisa merasakan skala dan dinamika tata letak taman tersebut. Kamu bisa menciptakan aktivitas atau simulasi yang melibatkan audiens secara fisik, sehingga mereka dapat lebih mudah memahami ide yang kamu sampaikan.</p>



<p id="a839">Menggabungkan elemen visual, auditori, dan kinestetik dalam presentasimu merupakan cara yang bagus untuk memastikan bahwa tidak ada ide yang terlewatkan. Dengan pendekatan ini, kamu tidak hanya menyampaikan ide, tetapi juga membuatnya menjadi pengalaman yang berkesan bagi semua audiens. Jadi, jangan hanya berkomunikasi, tapi buat ide kamu tak terlupakan dengan melibatkan setiap gaya belajar. Selamat mencoba!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="ce8d"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="d9a3"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="bb09"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@yuristaandina?source=post_page-----05dcdd2c63eb--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/hidupkan-presentasimu-dengan-memikat-pembelajar-visual-auditori-dan-kinestetik-begini-caranya/">Hidupkan Presentasimu dengan Memikat Pembelajar Visual, Auditori, dan Kinestetik, Begini Caranya</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karyawan Lama Cemas karena Founder yang Dulunya Dekat, Kini ‘Terasa Jauh’, Harus Bagaimana?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/karyawan-lama-cemas-karena-founder-yang-dulunya-dekat-kini-terasa-jauh-harus-bagaimana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Oct 2023 04:53:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ideation]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Development]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saat startup semakin berkembang dan menambahkan lebih banyak personil seperti karyawan baru di&#160;entry level&#160;dan juga manajer, karyawan awal bisa jadi merasa kehilangan sosok&#160;founder. Bayangkan sepertinya baru kemarin kamu sebagai&#160;founder&#160;bekerja dan duduk dengan enam orang karyawanmu, berbagi ruang yang sama, bahkan menggunakan meja yang sama. Obrolan ringan hingga berat semuanya dapat mengalir bebas, menjalin komunikasi dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/karyawan-lama-cemas-karena-founder-yang-dulunya-dekat-kini-terasa-jauh-harus-bagaimana/">Karyawan Lama Cemas karena Founder yang Dulunya Dekat, Kini ‘Terasa Jauh’, Harus Bagaimana?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="e164">Saat startup semakin berkembang dan menambahkan lebih banyak personil seperti karyawan baru di&nbsp;<em>entry level&nbsp;</em>dan juga manajer, karyawan awal bisa jadi merasa kehilangan sosok&nbsp;<em>founder.</em></p>



<p id="976f">Bayangkan sepertinya baru kemarin kamu sebagai&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>bekerja dan duduk dengan enam orang karyawanmu, berbagi ruang yang sama, bahkan menggunakan meja yang sama. Obrolan ringan hingga berat semuanya dapat mengalir bebas, menjalin komunikasi dan hubungan yang dekat dengan semua personil.</p>



<p id="d077">Kemudian, saat startup sudah semakin maju dan membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia, karyawan lama mungkin merasakan kecemasan karena&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>yang dulunya dekat dan mudah ditemui sehari-hari, sekarang terasa jauh. Jadi, apa yang perlu dilakukan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>untuk mengatasi hal ini?</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="25e6"><strong>1. Mendiskusikan dengan tim secara transparan</strong></h2>



<p id="1476">Startup yang semakin berkembang, perlu mengubah alur penyampaian informasi, cara kerja, dan mungkin banyak hal lainnya. Hal ini alamiah karena startup terus bertumbuh, akan tetapi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>dan tim perlu mengelola ekspektasi. Dari yang semula semua informasi bisa menyebar dengan cepat karena semua tim bekerja dalam ruang yang sama, kini tentu saja berbeda.&nbsp;<em>Founder</em>&nbsp;perlu mengungkapkan keterbukaan informasi pada anggota timnya.</p>



<p id="f9b0">Misalnya, “Ini kabar yang menggembirakan karena startup kita semakin berkembang. Namun, ini artinya kita juga perlu mengubah cara kerja yang lama, dan sebagian dari kita tidak akan lagi mengetahui segala informasi dibandingkan sebelumnya.”</p>



<p id="5ad6">Di sisi lain, ini adalah kesempatan tepat untuk&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>agar bisa bertanya pada tim tentang apa saja yang mereka butuhkan dan di mana kesenjangan terbesar yang mereka rasakan. Ceritakan kepada mereka bahwa kamu sebagai&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>mampu membantu mereka. Namun, perlu digarisbawahi bahwa kamu mungkin tidak dapat memenuhi semua permintaan mereka. Contohnya, tidak semua karyawan akan tahu masalah yang ada di level direksi seperti yang mungkin terjadi di masa lalu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="ebe4"><strong>2. Memastikan bahwa kamu sebagai&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>mudah dihubungi oleh anggota tim</strong></h2>



<p id="b7d0">Ini adalah salah satu cara untuk membangun kedekatan dengan karyawan.&nbsp;<em>Founder&nbsp;</em>perlu meluangkan waktu baik secara terstruktur atau tidak terstruktur. Misalnya dengan membuat jam kantor terbuka atau makan siang dan belajar untuk anggota tim selain bawahan langsung dari&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Mengagendakan ‘jam buka kantor’ sebagai contoh 1–2 jam per minggu, artinya siapa saja dapat mampir ke kantor dan membuka sesi diskusi singkat dengan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>(atau menggunakan&nbsp;<em>video conference&nbsp;</em>jika jarak jauh).</p>



<p id="5692">Kamu juga dapat memperjelas bahwa sesi diskusi tersebut bertujuan untuk mengobrol atau melontarkan ide, bukan untuk pengambilan keputusan atau membuat strategi yang membutuhkan jangka waktu lama dalam membahasnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="fdcc"><strong>3. Menetapkan batasan dan mendorong ‘karyawan lama’ untuk rajin berkonsultasi dengan atasannya</strong></h2>



<p id="c208">Bagi sebagian ‘karyawan lama’, sosok&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>bisa jadi teman dekat karena dahulu sering berdiskusi langsung dalam satu ruangan. Namun, sekarang situasinya menjadi berbeda. Sebagai&nbsp;<em>founder,&nbsp;</em>kamu tetap bisa bersikap terbuka untuk mendengarkan ide atau keluhan mereka, akan tetapi kamu bisa mengarahkan mereka ke atasan barunya dalam mengambil keputusan.</p>



<p id="b036">Dengan begitu, kamu menetapkan batasan sekaligus menjalin komunikasi yang terbuka dengan karyawan lama. Sebenarnya hal ini tidak berlaku untuk karyawan lama saja dan dapat diaplikasikan untuk semua karyawan. Cara tersebut dapat membangun hubungan komunikasi yang menciptakan budaya transparansi, percaya, dan hormat di antara anggota tim startup.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="7855"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="8b02"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="719c"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----8336f24ff96b--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/karyawan-lama-cemas-karena-founder-yang-dulunya-dekat-kini-terasa-jauh-harus-bagaimana/">Karyawan Lama Cemas karena Founder yang Dulunya Dekat, Kini ‘Terasa Jauh’, Harus Bagaimana?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Hal Penting Bagi Founder Sebelum Membangun Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/5-hal-penting-bagi-founder-sebelum-membangun-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Sep 2023 02:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Development]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9954</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Duh, banyak banget yang perlu dikerjakan…” “Waktu 24 jam sehari rasanya&#160;nggak&#160;cukup!” “Jadi&#160;founder&#160;startup itu super&#160;challenging.” Kira-kira itulah keresahan&#160;founder&#160;startup ketika fase awal membangun startup. Memang faktanya, akan ada banyak hal yang perlu diurus dan dilakukan oleh&#160;founder.&#160;Mungkin saat ini kamu belum mendapatkan&#160;co-founder&#160;yang tepat dan semuanya perlu dilakukan sendiri, tetapi kamu perlu tahu bahwa ada lima hal paling penting [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-hal-penting-bagi-founder-sebelum-membangun-startup/">5 Hal Penting Bagi Founder Sebelum Membangun Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="6ffa">“Duh, banyak banget yang perlu dikerjakan…”</p>



<p id="47da">“Waktu 24 jam sehari rasanya&nbsp;<em>nggak&nbsp;</em>cukup!”</p>



<p id="f49f">“Jadi&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;startup itu super&nbsp;<em>challenging.</em>”</p>



<p id="eaeb">Kira-kira itulah keresahan&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;startup ketika fase awal membangun startup. Memang faktanya, akan ada banyak hal yang perlu diurus dan dilakukan oleh&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Mungkin saat ini kamu belum mendapatkan&nbsp;<em>co-founder&nbsp;</em>yang tepat dan semuanya perlu dilakukan sendiri, tetapi kamu perlu tahu bahwa ada lima hal paling penting sebelum melangkah lebih jauh untuk membangun perusahaanmu. Jadikan ini sebagai prioritas untuk mewujudkan mimpi merealisasikan startupmu.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="adb4"><strong>1. Cari Tahu Minatmu</strong></h3>



<p id="e916">Minat adalah salah satu modal paling efektif dalam mengembangkan startupmu. Dengan minat yang tinggi, kamu seakan punya bahan bakar lebih untuk berjuang mengembangkan usaha. Minat juga akan membawamu membantu banyak orang untuk memecahkan masalah mereka lewat hadirnya produkmu. Startup yang sukses umumnya memiliki&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>yang sangat&nbsp;<em>passionate&nbsp;</em>terhadap apa yang mereka kerjakan. Jika kamu punya banyak minat, justru itu hal yang bagus. Kamu dapat memilih salah satu diantaranya dan fokus untuk mengubahnya menjadi sebuah peluang emas.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="e170"><strong>2. Pastikan Kamu Berada di Pasar yang Tepat</strong></h3>



<p id="0fda">Sebelum membangun startup, kamu perlu melakukan riset mendalam terhadap pasar. Ceruk pasar (<em>niche market</em>) mana yang ingin kamu ambil?</p>



<p id="2b74">Seperti apa target audiens yang ada di pasar tersebut?</p>



<p id="8b38">Bagaimana strateginya agar kamu dapat terjun di pasar dan menjadi pemain sukses di sana?</p>



<p id="2a06">Kamu perlu menjawab pertanyaan ini. Sebab, salah satu alasan utama gagalnya startup karena tidak paham tentang pasar dan kebutuhan dari target marketnya. Dengan memahami tentang pasar, maka kamu akan lebih mudah untuk mengidentifikasi atribut penting seperti harga serta pesan pemasaran yang relevan terhadap target audiens.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="2c3a"><strong>3. Belajar Mengatur Keuangan Sedini Mungkin</strong></h3>



<p id="a357">Startup yang sukses tidak lepas dari&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>yang handal dalam mengelola keuangan. Di tahap awal, pada umumnya banyak&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>yang menggunakan dana&nbsp;<em>bootstrap&nbsp;</em>untuk memulai. Seiring berjalannya waktu,&nbsp;<em>angel investor&nbsp;</em>atau perusahaan investasi lain bisa ikut membantu pendanaan startup. Namun, bagaimanapun alur pendanaannya, keterampilan akan ilmu keuangan adalah hal yang fundamental bagi seorang&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Tidak perlu menjadi yang&nbsp;<em>expert,&nbsp;</em>akan tetapi setidaknya kamu memahami dasar-dasar keuangan agar tidak mudah ditipu oleh pihak lain.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="3cf1"><strong>4. Mengatur Ekspektasi</strong></h3>



<p id="617f">Membangun startup adalah sebuah perjalanan panjang dan berliku. Semua&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>pasti memahami itu. Oleh karenanya, kamu perlu mengatur ekspektasi karena tidak ada kesuksesan yang diraih dalam waktu semalam. Akan ada banyak hal yang perlu ‘ditukar’ untuk bisa mewujudkan mimpimu. Misalnya, kamu tidak bisa ikut teman-teman ‘nongkrong’ di akhir pekan karena perlu menyelesaikan tugas di startup. Jadi, mengatur ekspektasi dan memiliki rencana serta pengendalian diri adalah hal penting yang perlu diterapkan oleh&nbsp;<em>founder.</em></p>



<h3 class="wp-block-heading" id="c16e"><strong>5. Perlebar Jejaring dan Temukan Mentor</strong></h3>



<p id="3b0f">Startup tidak bisa didirikan oleh satu orang saja. Ini butuh kerja sama kompleks yang terdiri dari banyak orang dengan berbagai latar belakang dan kompetensi keahlian. Untuk itu, kamu perlu memperluas koneksi demi bisa menggaet para talenta yang dibutuhkan. Membangun startup perlu banyak keterampilan dan keahlian yang belum kamu kuasai. Kamu juga memerlukan orang yang tepat sebagai penasihat atau mentor yang dapat mendampingimu untuk terus bergerak maju. Kamu dapat memanfaatkan jaringan alumni, konferensi, dan sumber daya lainnya untuk membentuk koneksi yang berharga dengan rekan kerja dan mentor.</p>



<p id="b2be">Jadi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>startup memang sangat menantang, tetapi dengan taktik yang tepat seperti menerapkan tips di artikel ini, akan membantumu untuk memulai startupmu dengan lebih kuat. Semangat&nbsp;<em>founder</em>!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="e93d"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="4922"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="e885"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----ac3b2b976acb--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-hal-penting-bagi-founder-sebelum-membangun-startup/">5 Hal Penting Bagi Founder Sebelum Membangun Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Personal Runway sebagai Titik Kritis Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/pentingnya-personal-runway-sebagai-titik-kritis-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Sep 2023 02:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai&#160;founder, penting sekali untuk memastikan startup punya&#160;runway&#160;yang cukup sehingga proses operasional bisa terus berjalan. Mengutip dari Forbes,&#160;runway&#160;startup adalah jumlah waktu yang dimiliki startup sebelum kehabisan uang. Jadi, andaikata waktu pahit itu datang, yakni rekening bank startup habis, maka startup akan bangkrut dan semuanya sudah selesai. Namun, hal tersebut tidak selalu benar, loh. Faktanya, startup baru [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pentingnya-personal-runway-sebagai-titik-kritis-startup/">Pentingnya Personal Runway sebagai Titik Kritis Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="3625">Sebagai&nbsp;<em>founder</em>, penting sekali untuk memastikan startup punya&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;yang cukup sehingga proses operasional bisa terus berjalan. Mengutip dari Forbes,&nbsp;<em>runway</em>&nbsp;startup adalah jumlah waktu yang dimiliki startup sebelum kehabisan uang. Jadi, andaikata waktu pahit itu datang, yakni rekening bank startup habis, maka startup akan bangkrut dan semuanya sudah selesai.</p>



<p id="afea">Namun, hal tersebut tidak selalu benar, loh. Faktanya, startup baru akan disebut ‘bangkrut’ apabila rekening bank pribadi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>adalah nol. Mirisnya, startup tidak akan benar-benar bangkrut sampai&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;juga bangkrut. Yang menjadi masalah,&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>sering terlalu fokus pada keuangan startup. Dampak negatifnya, mereka mengabaikan kemampuan pribadi untuk bisa terus bertahan.</p>



<p id="f4c3">Menurut Will Schroter dalam artikelnya yang diterbitkan di startups.com, ia menyebutkan istilah ‘<em>personal runway</em>’ yang artinya jumlah waktu yang dapat&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>gunakan untuk tetap hidup dan bisa memenuhi kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan), terlepas dari sisi kesehatan startup.</p>



<p id="fca1">Dengan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>mengetahui tentang&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>dan letak titik kritisnya, ini akan sangat penting untuk keberhasilan startup. Bagaimanapun, melepaskan semua pendapatan pribadi demi membantu bisnis bisa disebut sebagai ‘penyelamatan’, tetapi pada akhirnya&nbsp;<em>founder-</em>lah yang akan tumbang. Startup dapat bertahan satu bulan tanpa aktivitas apa pun, sedangkan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>tidak akan bisa menjalani hidup sebulan tanpa makan.</p>



<p id="8b92">Selama&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>punya kemampuan untuk mencukupi kebutuhannya, mereka akan punya kendali untuk menjalankan startup.&nbsp;<em>Founder&nbsp;</em>punya waktu untuk bertemu dengan pelanggan, investor, hingga pers.&nbsp;<em>Founder&nbsp;</em>tetap bisa menjalani keseharian dan menjaga roda bisnis berputar, meski mungkin ada banyak hal yang dibatasi jumlahnya untuk menjaga ‘dompet’ tetap cukup. Jadi,&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>perlu memahami betul bahwa&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>bisa jadi inti kesehatan dari startup.</p>



<p id="722d">Ada satu cerita menarik dari pemodal ventura Fred Wilson, yang menceritakan pada Will Schroter dan menuliskannya di startups.com. Selama pemilihan presiden tahun 2008,&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;Airbnb menghadiri Konvensi Nasional Partai Demokrat di Denver untuk mengumpulkan uang dengan menjual sekotak “Obama O’s” dan “Cap’n McCains” masing-masing seharga $40. Mereka mengumpulkan $25.000 dalam waktu singkat. Kotak-kotak yang tidak mereka jual, mereka makan untuk menghemat uang makanan. Mereka memastikan&nbsp;<em>personal runway</em>&nbsp;membuat mereka tetap hidup cukup lama untuk mencapai langkah berikutnya.</p>



<p id="77db">Lalu, bagaimana cara mempertahankan&nbsp;<em>personal runway</em>&nbsp;agar startup bisa terus melaju?</p>



<p id="0c1a">Memperpanjang&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>bisa dalam bentuk membuka usaha konsultasi sampingan, bekerja paruh waktu, atau mengurangi pengeluaran pribadi. Dalam startup, waktu menjadi modal yang berharga untuk&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki model bisnis, menyesuaikan produk, dan mencari lebih banyak pelanggan. Semakin panjang&nbsp;<em>personal runway&nbsp;</em>dari&nbsp;<em>founder,&nbsp;</em>maka semakin lama waktu yang dimiliki untuk dapat menyelesaikan masalah di startup.</p>



<p id="8142">Itu semua akan&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>lakukan demi menghindari startup jatuh bangkrut dan diri sendiri juga bangkrut. Tidak ada seorang pun yang ingin upayanya bangkrut. Karyawan mungkin bisa&nbsp;<em>resign&nbsp;</em>dan harus turun dari kapal. Tapi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>harus memegang kendali sepenuhnya dan menjaga kemudi agar kapal tetap mengapung cukup lama dan bisa berlayar ke jalur yang aman.</p>



<p id="c00a">Gimana,<em>&nbsp;founder?</em>&nbsp;Sudah siap mendirikan dan mempertahankan keberlangsungan startupmu? Ikuti terus blog #1000StartupDigital untuk dapat banyak tips lainnya agar kamu bisa jadi&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;yang semakin handal!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="8204"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="5114"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="33be"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----e9eb0b44d1bf--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/pentingnya-personal-runway-sebagai-titik-kritis-startup/">Pentingnya Personal Runway sebagai Titik Kritis Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dear Founder, Kamu Pasti Relate dengan Keresahan Ini!</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/dear-founder-kamu-pasti-relate-dengan-keresahan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Sep 2023 01:48:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business Model]]></category>
		<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagai sosok di balik berdirinya startup, menjadi&#160;founder&#160;ternyata punya kisahnya sendiri yang jarang diketahui orang lain. Keresahan inilah yang membuat kita semakin&#160;respect&#160;akan kerja keras seorang&#160;founder&#160;yang punya andil besar dalam perkembangan bisnis atau startup. Lalu, apa saja keresahan yang hanya dipahami oleh seorang&#160;founder? Jauh di dalam diri seorang&#160;founder, ada rasa kesepian yang datang menghantui. Kamu harus berjuang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/dear-founder-kamu-pasti-relate-dengan-keresahan-ini/">Dear Founder, Kamu Pasti Relate dengan Keresahan Ini!</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="7cea">Sebagai sosok di balik berdirinya startup, menjadi&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;ternyata punya kisahnya sendiri yang jarang diketahui orang lain. Keresahan inilah yang membuat kita semakin&nbsp;<em>respect</em>&nbsp;akan kerja keras seorang&nbsp;<em>founder</em>&nbsp;yang punya andil besar dalam perkembangan bisnis atau startup.</p>



<p id="126e">Lalu, apa saja keresahan yang hanya dipahami oleh seorang&nbsp;<em>founder</em>?</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Merasa Kesepian</strong></li>
</ol>



<p id="0a95">Jauh di dalam diri seorang<em>&nbsp;founder</em>, ada rasa kesepian yang datang menghantui. Kamu harus berjuang membesarkan startup. Kamu juga tidak bisa sembarangan ‘mengeluh’ atau bercerita tentang permasalahanmu ke orang lain karena tidak semua orang mengalami hal yang sama. Jika dilihat sekilas, tampaknya&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>dikelilingi oleh partner kerja dan banyak orang yang punya hubungan baik dengan mereka. Namun sejatinya, hanya sedikit dari mereka yang bisa disebut ‘teman’. Saat semua karyawan di startup pergi makan siang, mereka bisa saja membicarakan banyak hal, mengeluh tentang pekerjaan, dan lain-lain. Namun tidak dengan&nbsp;<em>founder.&nbsp;</em>Kamu tidak bisa pergi makan siang dan mengeluh dengan sembarang orang tentang apa yang menjadi kegelisahanmu.</p>



<p id="8932"><strong>2. Sering Mengalami Keraguan</strong></p>



<p id="0722">Sebagai salah satu pengambil keputusan, maka setiap jalan yang dipilih harus tepat bagi semua pihak. Padahal, kamu tidak akan pernah tahu, apakah pilihanmu paling tepat sehingga rasa ragu kerap muncul ketika kamu dihadapkan pada banyaknya persimpangan. Bagaimanapun,&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>tidak akan pernah tahu apakah yang mereka lakukan berhasil atau tidak. Yang hanya bisa dilakukan adalah berupaya semaksimal mungkin dan berharap semuanya akan berjalan (entah nanti jalannya macet, banyak gelombang, atau ‘mulus’, sekali lagi kita tidak akan pernah tahu).</p>



<p id="0b4b"><strong>3. Berusaha untuk Tidak Egois</strong></p>



<p id="3708">Memikirkan kepentingan bersama di atas kepentingan sendiri. Itulah tugas saat kamu jadi<em>&nbsp;founder.</em>&nbsp;Harus rela berkorban baik itu dari segi waktu, materi, tenaga, dan sumber daya apa saja yang kamu miliki.&nbsp;<em>Founder&nbsp;</em>adalah pihak terakhir yang menerima pembayaran, yang meluangkan banyak energi dan pemikirannya untuk kebaikan startup, dan yang berjuang ‘mati-matian’ agar startup bisa terus&nbsp;<em>survive.</em></p>



<p id="315d"><strong>4. Belajar Berkawan dengan Kegagalan</strong></p>



<p id="b233"><em>Fail fast, learn fast.</em>&nbsp;Ini yang sering terjadi di startup. Masalahnya, terkadang kegagalan diikuti beberapa situasi lain yang kurang menyenangkan, seperti kecemasan, rasa bersalah, kehilangan uang, sampai pertaruhan integritas.</p>



<p id="fd33"><strong>5. Punya Ikatan</strong></p>



<p id="0616">Menjadi pemilik dari startup, tentu punya rasa ikatan yang besar terhadap apa yang kamu bangun mulai dari nol. Ketika yang lain bisa saja pergi saat merugi, tapi&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>harus bangkit dan membangun semangat lagi, bahkan saat kamu kehilangan banyak hal.</p>



<p id="e944">Menjadi<em>&nbsp;founder</em>&nbsp;startup memang tidak mudah. Ada banyak pengorbanan, tapi akan ada banyak peluang dan pengalaman tak terlupakan juga yang datang menantimu. Yang paling penting, kamu bisa berkontribusi untuk banyak orang disekitarmu dengan masalah yang kamu pecahkan. Jadi, terus semangat dan pantang menyerah, ya!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="dd09"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="df75"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="a44d"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----b46e053f6c7f--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/dear-founder-kamu-pasti-relate-dengan-keresahan-ini/">Dear Founder, Kamu Pasti Relate dengan Keresahan Ini!</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
