<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Team Building Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/team-building/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/team-building/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Aug 2024 05:00:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Team Building Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/team-building/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Langkah Mengembangkan Tim Penasihat yang Ideal untuk Startup</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/5-langkah-mengembangkan-tim-penasihat-yang-ideal-untuk-startup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 04:55:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kewirausahaan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Team Building]]></category>
		<category><![CDATA[Team Buildng]]></category>
		<category><![CDATA[Team Collaboration]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10849</guid>

					<description><![CDATA[<p>Membangun tim yang tepat adalah kunci untuk meraih kesuksesan jangka panjang dalam dunia startup. Namun, sering kali tim ideal yang kita bayangkan tidak sesuai dengan kenyataan. Memilih tim yang salah ternyata bisa membawa dampak yang sangat negatif bagi perusahaan yang sedang dibangun. Dalam artikel Harvard Business Review berjudul “Why Start-Ups Fail,” Tom Eisenmann menekankan bahwa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-langkah-mengembangkan-tim-penasihat-yang-ideal-untuk-startup/">5 Langkah Mengembangkan Tim Penasihat yang Ideal untuk Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Membangun tim yang tepat adalah kunci untuk meraih kesuksesan jangka panjang dalam dunia startup. Namun, sering kali tim ideal yang kita bayangkan tidak sesuai dengan kenyataan. Memilih tim yang salah ternyata bisa membawa dampak yang sangat negatif bagi perusahaan yang sedang dibangun.</p>



<p id="f4b3">Dalam artikel Harvard Business Review berjudul “<a href="https://hbr.org/2021/05/why-start-ups-fail" rel="noreferrer noopener" target="_blank">Why Start-Ups Fail</a>,” Tom Eisenmann menekankan bahwa “sekelompok pemangku kepentingan, termasuk karyawan, mitra strategis, dan investor, dapat berperan dalam kehancuran sebuah perusahaan.” Artinya, tim yang kamu bangun mungkin bisa menjadi bumerang.</p>



<p id="5227">Pada artikel ini, kita akan membahas pentingnya membangun tim penasihat yang solid dan bagaimana cara menjalankannya dengan efektif, berdasarkan artikel dari Entrepreneur yang berjudul “<a href="https://www.entrepreneur.com/growing-a-business/you-need-an-advisory-team-more-than-ever-heres-why/474899" rel="noreferrer noopener" target="_blank">You Need an Advisory Team More Than Ever. Here’s Why — and How to Run One Effectively</a>.”</p>



<p id="be4b">Tim penasihat yang sukses bukan hanya memiliki pengalaman yang relevan, tetapi juga kesadaran diri, kecerdasan emosional, dan kematangan dalam praktik. Penasihat yang ideal juga harus mampu beradaptasi dengan budaya dan dinamika kepemimpinan startup, menjaga visi founder tetap konsisten, dan memberikan pandangan yang objektif dan berwawasan saat membuat keputusan penting.</p>



<p id="d090">Kebutuhan akan penasihat yang solid semakin mendesak dibandingkan lima tahun lalu. Saat ini, banyak founder mendapatkan pendanaan di tahap awal karier mereka tanpa banyak pengalaman yang bisa dijadikan acuan.</p>



<p id="157c">Menurut&nbsp;<a href="https://carta.com/learn/startups/fundraising/seed-funding/" rel="noreferrer noopener" target="_blank">Carta</a>, pada tahun 2023, rata-rata dana awal yang diberikan oleh investor ke startup adalah sekitar 3,1 juta Dolar AS. Ini berarti founder startup harus siap mengelola uang dalam jumlah besar sejak awal. Selain itu, produk yang dikembangkan saat ini menjadi semakin rumit, sehingga memerlukan keahlian khusus untuk mengelolanya. Semua faktor ini dapat membuat pengeluaran menjadi lebih cepat dan memperpendek waktu yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan.</p>



<p id="ba24">Oleh karena itu, sangat penting bagi founder untuk mengenali dan merekrut dewan penasihat sejak awal, dan melakukannya dengan benar. Berikut adalah beberapa cara untuk menarik, merekrut, dan mempertahankan penasihat terbaik untuk startup.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="d42c"><strong>1. Pahami kebutuhan dan identifikasi kekurangan</strong></h2>



<p id="abd7">Setiap perusahaan memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Seorang founder muda mungkin memiliki kecerdasan lebih namun kurang pengalaman, sedangkan veteran industri mungkin kurang memahami tren konsumen terbaru. Sebagai founder, penting untuk menilai lanskap awal perusahaan, mengidentifikasi kekuatan, menemukan kekurangan, dan merekrut penasihat dengan keahlian yang relevan untuk mengatasinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="fd43"><strong>2. Kembangkan sistem kompensasi khusus untuk penasihat</strong></h2>



<p id="c9fa">Seringkali founder menunda pembentukan tim penasihat hingga perusahaan lebih berkembang dan memilih menggunakan dukungan informal dari rekan-rekan terdekat. Meskipun ini bisa menghemat waktu dan biaya dalam jangka pendek, pada akhirnya ini akan menghasilkan nilai tambah yang lebih rendah selama periode awal yang kritis. Lebih baik untuk menetapkan sistem kompensasi penasihat sejak awal, seperti pemberian ekuitas dengan jangka waktu tertentu (biasanya satu hingga dua tahun), berdasarkan kontribusi dan tahap perusahaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="be63"><strong>3. Buat daftar tujuan yang disepakati bersama</strong></h2>



<p id="5a6a">Semakin jelas kamu mengomunikasikan tujuan kepada penasihat, semakin efektif mereka dalam memberikan kontribusi. Sebelum menandatangani kontrak, buatlah daftar tujuan dan harapan yang meliputi jumlah jam yang akan dihabiskan, kehadiran dalam pertemuan, dan ketersediaan untuk nasihat. Daftar ini mirip dengan deskripsi pekerjaan dan akan membantu kamu dan penasihat memahami di area mana mereka dapat memberikan nilai tambah.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="4c87"><strong>4. Perkenalan dan komunikasi rutin</strong></h2>



<p id="1b9e">Setelah tim penasihat terbentuk, adakan pertemuan untuk memperkenalkan anggota satu sama lain. Semakin merasa terlibat, semakin besar komitmen mereka. Selain itu, lakukan komunikasi yang rutin dengan pembaruan yang realistis tentang keadaan perusahaan. Menyembunyikan tantangan hanya akan menghambat kemampuan tim penasihat untuk memberikan bantuan yang diperlukan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="cc68"><strong>5. Evaluasi dan sesuaikan tim secara berkala</strong></h2>



<p id="60ee">Sebagai founder, kamu mungkin merasa emosional terhadap penasihat yang telah membantu membesarkan perusahaan. Namun, seiring perkembangan perusahaan, kebutuhan kamu bisa berubah. Evaluasi secara berkala apakah tim penasihat masih sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dan jangan ragu untuk melakukan perubahan jika diperlukan.</p>



<p id="98e2">Dalam menghadapi tantangan abad ke-21, kita diingatkan bahwa tidak ada satu orang atau kelompok founder yang bisa melakukan semuanya sendiri. Meskipun tuntutan pasar tinggi, tim penasihat yang dibangun dengan baik sering kali menjadi kunci untuk kesuksesan jangka panjang, asalkan dibangun dengan cara tepat.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="fa9f"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="2768"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em><a href="https://medium.com/@ristianadputri?source=post_page-----1e86b1753b6e--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-langkah-mengembangkan-tim-penasihat-yang-ideal-untuk-startup/">5 Langkah Mengembangkan Tim Penasihat yang Ideal untuk Startup</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>17 Pertanyaan yang Bisa Membangun Keterbukaan Antar Tim</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/17-pertanyaan-yang-bisa-membangun-keterbukaan-antar-tim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2021 03:47:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya Startup]]></category>
		<category><![CDATA[Founders]]></category>
		<category><![CDATA[Startup Culture]]></category>
		<category><![CDATA[Team Building]]></category>
		<category><![CDATA[Teamwork]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=5201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dear founders, seberapa dalam sih kamu memahami anggota tim-mu? Memiliki komunikasi yang baik dalam sebuah tim adalah salah satu kondisi ideal untuk mendukung proses kerja. Namun bagi para&#160;founders, kelancaran komunikasi juga dibutuhkan agar bisa mengenal dan memahami karakter dari tiap anggotanya secara personal. Ketika anggota tim-mu merasa diperhatikan, mereka akan lebih terbuka dengan kamu. Sebagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/17-pertanyaan-yang-bisa-membangun-keterbukaan-antar-tim/">17 Pertanyaan yang Bisa Membangun Keterbukaan Antar Tim</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/17-pertanyaan-untuk-keterbukaan-tim-1024x682.png" alt="" class="wp-image-7008" srcset="https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/17-pertanyaan-untuk-keterbukaan-tim-1024x682.png 1024w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/17-pertanyaan-untuk-keterbukaan-tim-300x200.png 300w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/17-pertanyaan-untuk-keterbukaan-tim-768x512.png 768w, https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2022/02/17-pertanyaan-untuk-keterbukaan-tim.png 1400w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p><em>Dear founders, seberapa dalam sih kamu memahami anggota tim-mu?</em></p></blockquote>



<p id="d2bf">Memiliki komunikasi yang baik dalam sebuah tim adalah salah satu kondisi ideal untuk mendukung proses kerja. Namun bagi para&nbsp;<em>founders</em>, kelancaran komunikasi juga dibutuhkan agar bisa mengenal dan memahami karakter dari tiap anggotanya secara personal. Ketika anggota tim-mu merasa diperhatikan, mereka akan lebih terbuka dengan kamu. Sebagai pemimpin<em>,&nbsp;</em>sangat<em>&nbsp;</em>penting membangun rasa percaya dan keterbukaan dari anggota tim. Hal tersebut akan mengeratkan kekompakan di startup-mu.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"><p>Budaya komunikasi yang efektif dan lancar dalam perusahaan, bisa meningkatkan produktivitas dan motivasi kerja. Selain itu, komunikasi yang baik juga akan membuat tim kamu saling bertoleransi juga bisa menghargai perbedaan-perbedaan yang ada.</p></blockquote>



<p id="0996">Pokoknya, banyak deh hal positif yang bisa kamu dapat ketika budaya komunikasi di startup-mu terbentuk dengan baik. Jadi, buat para&nbsp;<em>founders&nbsp;</em>yang belum membenahi cara berkomunikasi dengan tim, yuk pelan-pelan mulai diperbaiki supaya suasana kerja jadi lebih nyaman.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="0aef">Ada banyak cara buat membentuk budaya komunikasi yang ideal di startup, salah satu cara yang diterapkan Eric Blondeel dan Moufeed Kaddoura dalam tulisannya&nbsp;<a href="https://www.ycombinator.com/library/46-making-culture-a-tangible-metric">Making Culture a Tangible Metric</a>, yaitu membiasakan komunikasi dua arah dengan setiap anggota tim dalam bentuk sesi&nbsp;<em>1-on-1</em>&nbsp;yang dilakukan secara berkala. Cara ini bisa membuat&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>mendapat&nbsp;<em>feedback&nbsp;</em>atas budaya yang terbentuk dalam startup-nya. Selain membangun keterbukaan, sesi&nbsp;<em>1-on-1</em>&nbsp;dengan anggota tim bisa membuat&nbsp;<em>founder&nbsp;</em>mengevaluasi berbagai hal, baik dalam dirinya ataupun dalam startup-nya.</h2>



<p id="7275">Buat para&nbsp;<em>founders</em>, mungkin terkadang kamu lupa kalau tim-mu juga perlu didengar. Sesi&nbsp;<em>1-on-1</em>&nbsp;ini bisa jadi cara awal untuk kamu terapkan dalam startup-mu.</p>



<p id="3478">Lalu, apa saja kira-kira yang harus ditanyakan dalam sesi&nbsp;<em>1-on-1&nbsp;</em>tersebut? Pertanyaan seperti apa yang membuat tiap anggota tim bisa terbuka dengan kamu? Tenang, coba deh ajak ngobrol anggota tim kamu sambil tanya-tanya beberapa hal berikut.</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Apakah kamu terdorong untuk menemukan cara-cara baru dalam menyelesaikan pekerjaanmu di sini?</li><li>Apakah pekerjaan sekarang ini bisa kamu golongkan sebagai salah satu dari pencapaian hidupmu?</li><li>Apakah peralatan dan sumber daya yang ada sudah membantumu bekerja dengan baik?</li><li>Selama bekerja di sini apakah kamu memiliki tujuan yang jelas?</li><li>Apakah keterampilan dan kemampuanmu sudah dimaksimalkan dengan baik oleh tim atau perusahaan ini?</li><li>Apakah tim kamu sudah lengkap? Keterampilan apa yang harus ditambah?</li><li>Apakah kamu merasa perusahaan sudah mengkomunikasikan kepada karyawan dengan baik tentang hal-hal yang akan mempengaruhi mereka dalam bekerja?</li><li>Apakah kamu merasa perusahaan membantumu mencapai tujuan karir?</li><li>Seberapa besar suasana perasaan memengaruhi pekerjaanmu?</li><li>Berapa persen kepuasanmu dalam melakukan setiap pekerjaan di sini?</li><li>Kalau belum puas 100%, apa yang bisa diubah untuk mencapai 100%?</li><li>Apa saran kamu untuk meningkatkan&nbsp;<em>growth&nbsp;</em>perusahaan ini?</li><li>Bagaimana caramu untuk menjadi lebih baik dari sekarang?</li><li>Hal apa yang membuat kamu merasa tidak aman atau cemas di tempat kerja?</li><li>Bagaimana kehidupanmu selepas bekerja? Apakah semuanya baik-baik saja?</li><li>Di mana kamu ingin berada di masa depan?</li><li>Apakah ada pengembangan pribadi atau profesional yang ingin kamu kejar?</li></ol>



<p id="8e4e">Kamu perlu membuat suasana senyaman mungkin saat melakukan sesi&nbsp;<em>1-on-1</em>&nbsp;ini. Pertanyaan di atas bisa kamu sesuaikan juga dengan budaya komunikasi yang ada di startup-mu ya. Kalau kamu merasa keberatan untuk melakukannya satu per satu dengan anggota tim, kamu juga bisa terapkan cara yang sama namun dalam bentuk forum atau kelompok-kelompok kecil. Misal, jadwal sesi bulan ini dengan tim kreatif, bulan berikutnya dengan para&nbsp;<em>project officer</em>, bulan berikutnya lagi dengan tim&nbsp;<em>finance,&nbsp;</em>dan seterusnya.</p>



<p id="c01e">Jadi gimana? Sudah ada belum kebiasaan rutin di startup kamu yang bisa membangun kepercayaan dan keterbukaan? Kalau belum, yuk mulai bangun budaya komunikasi yang baik dari sekarang.</p>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p id="e192"><a href="https://1000startupdigital.id/"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</p>



<p id="dcae">Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</p>



<p id="5b98">Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/17-pertanyaan-yang-bisa-membangun-keterbukaan-antar-tim/">17 Pertanyaan yang Bisa Membangun Keterbukaan Antar Tim</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
