17 Pertanyaan yang Bisa Membangun Keterbukaan Antar Tim

Dear founders, seberapa dalam sih kamu memahami anggota tim-mu?

Photo by Leon on Unsplash

Memiliki komunikasi yang baik dalam sebuah tim adalah salah satu kondisi ideal untuk mendukung proses kerja. Namun bagi para founders, kelancaran komunikasi juga dibutuhkan agar bisa mengenal dan memahami karakter dari tiap anggotanya secara personal. Ketika anggota tim-mu merasa diperhatikan, mereka akan lebih terbuka dengan kamu. Sebagai pemimpinsangat penting membangun rasa percaya dan keterbukaan dari anggota tim. Hal tersebut akan mengeratkan kekompakan di startup-mu.

Budaya komunikasi yang efektif dan lancar dalam perusahaan, bisa meningkatkan produktivitas dan motivasi kerja. Selain itu, komunikasi yang baik juga akan membuat tim kamu saling bertoleransi juga bisa menghargai perbedaan-perbedaan yang ada.

Pokoknya, banyak deh hal positif yang bisa kamu dapat ketika budaya komunikasi di startup-mu terbentuk dengan baik. Jadi, buat para founders yang belum membenahi cara berkomunikasi dengan tim, yuk pelan-pelan mulai diperbaiki supaya suasana kerja jadi lebih nyaman.

Ada banyak cara buat membentuk budaya komunikasi yang ideal di startup, salah satu cara yang diterapkan Eric Blondeel dan Moufeed Kaddoura dalam tulisannya Making Culture a Tangible Metric, yaitu membiasakan komunikasi dua arah dengan setiap anggota tim dalam bentuk sesi 1-on-1 yang dilakukan secara berkala. Cara ini bisa membuat founder mendapat feedback atas budaya yang terbentuk dalam startup-nya. Selain membangun keterbukaan, sesi 1-on-1 dengan anggota tim bisa membuat founder mengevaluasi berbagai hal, baik dalam dirinya ataupun dalam startup-nya.

Buat para founders, mungkin terkadang kamu lupa kalau tim-mu juga perlu didengar. Sesi 1-on-1 ini bisa jadi cara awal untuk kamu terapkan dalam startup-mu.

Lalu, apa saja kira-kira yang harus ditanyakan dalam sesi 1-on-1 tersebut? Pertanyaan seperti apa yang membuat tiap anggota tim bisa terbuka dengan kamu? Tenang, coba deh ajak ngobrol anggota tim kamu sambil tanya-tanya beberapa hal berikut.

  1. Apakah kamu terdorong untuk menemukan cara-cara baru dalam menyelesaikan pekerjaanmu di sini?
  2. Apakah pekerjaan sekarang ini bisa kamu golongkan sebagai salah satu dari pencapaian hidupmu?
  3. Apakah peralatan dan sumber daya yang ada sudah membantumu bekerja dengan baik?
  4. Selama bekerja di sini apakah kamu memiliki tujuan yang jelas?
  5. Apakah keterampilan dan kemampuanmu sudah dimaksimalkan dengan baik oleh tim atau perusahaan ini?
  6. Apakah tim kamu sudah lengkap? Keterampilan apa yang harus ditambah?
  7. Apakah kamu merasa perusahaan sudah mengkomunikasikan kepada karyawan dengan baik tentang hal-hal yang akan mempengaruhi mereka dalam bekerja?
  8. Apakah kamu merasa perusahaan membantumu mencapai tujuan karir?
  9. Seberapa besar suasana perasaan memengaruhi pekerjaanmu?
  10. Berapa persen kepuasanmu dalam melakukan setiap pekerjaan di sini?
  11. Kalau belum puas 100%, apa yang bisa diubah untuk mencapai 100%?
  12. Apa saran kamu untuk meningkatkan growth perusahaan ini?
  13. Bagaimana caramu untuk menjadi lebih baik dari sekarang?
  14. Hal apa yang membuat kamu merasa tidak aman atau cemas di tempat kerja?
  15. Bagaimana kehidupanmu selepas bekerja? Apakah semuanya baik-baik saja?
  16. Di mana kamu ingin berada di masa depan?
  17. Apakah ada pengembangan pribadi atau profesional yang ingin kamu kejar?

Kamu perlu membuat suasana senyaman mungkin saat melakukan sesi 1-on-1 ini. Pertanyaan di atas bisa kamu sesuaikan juga dengan budaya komunikasi yang ada di startup-mu ya. Kalau kamu merasa keberatan untuk melakukannya satu per satu dengan anggota tim, kamu juga bisa terapkan cara yang sama namun dalam bentuk forum atau kelompok-kelompok kecil. Misal, jadwal sesi bulan ini dengan tim kreatif, bulan berikutnya dengan para project officer, bulan berikutnya lagi dengan tim finance, dan seterusnya.

Jadi gimana? Sudah ada belum kebiasaan rutin di startup kamu yang bisa membangun kepercayaan dan keterbukaan? Kalau belum, yuk mulai bangun budaya komunikasi yang baik dari sekarang.


Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.

Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!

Bagikan artikel ini