<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Synthesis Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/synthesis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/synthesis/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Dec 2021 06:30:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Synthesis Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/synthesis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kamu Perlu Tahu: Menggali Insight Lewat Proses Sintesis</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/kamu-perlu-tahu-menggali-insight-lewat-proses-sintesis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2021 04:47:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Design Research]]></category>
		<category><![CDATA[Product Development]]></category>
		<category><![CDATA[Research]]></category>
		<category><![CDATA[Synthesis]]></category>
		<category><![CDATA[User Research]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=5128</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam&#160;design research,&#160;keterampilan membuat&#160;synthesis&#160;sangatlah diperlukan.&#160;Synthesis&#160;sendiri pada umumnya adalah merangkum intisari dari proses pengumpulan data yang berasal dari beberapa sumber.&#160;Synthesis&#160;atau dalam bahasa Indonesia disebut sintesis, adalah komposisi dari bagian atau elemen yang dapat membentuk satu kesatuan. Salah satu cara untuk membuat sintesis menggunakan&#160;affinity diagram&#160;atau diagram afinitas. Affinity diagram&#160;bertujuan untuk mengumpulkan gagasan, opini, masalah, yang semuanya berasal dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/kamu-perlu-tahu-menggali-insight-lewat-proses-sintesis/">Kamu Perlu Tahu: Menggali Insight Lewat Proses Sintesis</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/1400/0*HKXoQbh66Q33Xdqr" alt=""/><figcaption>Photo by&nbsp;<a href="https://unsplash.com/@joszczepanska?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral">Jo Szczepanska</a>&nbsp;on&nbsp;<a href="https://unsplash.com/?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral">Unsplash</a></figcaption></figure>



<p id="7b7c">Dalam&nbsp;<em>design research,&nbsp;</em>keterampilan membuat&nbsp;<em>synthesis&nbsp;</em>sangatlah diperlukan.&nbsp;<em>Synthesis&nbsp;</em>sendiri pada umumnya adalah merangkum intisari dari proses pengumpulan data yang berasal dari beberapa sumber.&nbsp;<em>Synthesis&nbsp;</em>atau dalam bahasa Indonesia disebut sintesis, adalah komposisi dari bagian atau elemen yang dapat membentuk satu kesatuan. Salah satu cara untuk membuat sintesis menggunakan&nbsp;<em>affinity diagram&nbsp;</em>atau diagram afinitas.</p>



<p id="3b5d"><em>Affinity diagram&nbsp;</em>bertujuan untuk mengumpulkan gagasan, opini, masalah, yang semuanya berasal dari data verbal. Dalam&nbsp;<em>affinity diagram,&nbsp;</em>seluruh data verbal ini kemudian dibagi menjadi beberapa kategori sesuai dengan jenis kelompoknya.</p>



<p id="52c1"><em>For your information, affinity diagram&nbsp;</em>ini juga disebut dengan metode KJ, yang diambil dari penemunya yaitu Kawakita Jiro pada tahun 1960-an. Metode&nbsp;<em>affinity diagram&nbsp;</em>biasanya digunakan jika terdapat banyak masalah atau situasi yang&nbsp;<em>chaotic.&nbsp;</em>Dengan dilakukannya metode ini, harapannya dapat menghasilkan solusi dan strategi yang tepat dari seluruh pihak yang terlibat dalam organisasi.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/700/0*ttCYoov7E69DJVep" alt=""/><figcaption>Photo by&nbsp;<a href="https://unsplash.com/@jamesponddotco?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral">James Pond</a>&nbsp;on&nbsp;<a href="https://unsplash.com/?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral">Unsplash</a></figcaption></figure></div>



<p id="4493">Sebelum memulai metode ini, ada beberapa hal yang perlu disiapkan lebih dulu,&nbsp;<em>nih,&nbsp;</em>antara lain&nbsp;<em>sticky notes,&nbsp;</em>alat tulis, karton manila atau permukaan yang luas untuk membuat klasifikasi kategori (bisa juga menggunakan papan tulis, meja yang luas, atau di lantai).</p>



<p id="6e67">Selain membutuhkan peralatan, ada beberapa&nbsp;<em>skills</em>&nbsp;yang dibutuhkan untuk mengubah data menjadi&nbsp;<em>insights</em>, beberapa diantaranya adalah:</p>



<p id="47cc">&#8211; Data yang akurat yang dikumpulkan dari proses&nbsp;<em>user research</em></p>



<p id="bc2f">&#8211; Pengetahuan tentang psikologi dan perilaku manusia</p>



<p id="0dc9">&#8211; Pengetahuan tentang domain (industri, bisnis terkait, dan produk)</p>



<p id="be17">&#8211; Empati</p>



<p id="9656">&#8211; Ketelitian untuk menganalisis data berulang kali</p>



<p id="fc1c">Supaya lebih ringkas,&nbsp;<em>affinity diagram&nbsp;</em>dapat disederhanakan melalui 4 tahap seperti berikut:</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/700/0*-eCbqkjMhR52e6Km" alt=""/><figcaption>Photo by&nbsp;<a href="https://unsplash.com/@olloweb?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral">Agence Olloweb</a>&nbsp;on&nbsp;<a href="https://unsplash.com/?utm_source=medium&amp;utm_medium=referral">Unsplash</a></figcaption></figure></div>



<p id="f72c">1. Meringkas Data</p>



<p id="6396">Dari setiap sesi diskusi yang sudah berjalan dan catatan yang sudah dikumpulkan, cari setiap poin dari seluruh informasi. Agar lebih fokus, kamu dapat menuliskan satu poin informasi dalam satu&nbsp;<em>sticky notes.&nbsp;</em>Usahakan tulis secara singkat namun mencakup satu masalah yang dibahas ke dalam satu&nbsp;<em>sticky notes.&nbsp;</em>Gunanya adalah agar nantinya kamu tidak kesulitan dalam mengelompokkan ke dalam beberapa kategori.</p>



<p id="1a8e">2. Menemukan Pola</p>



<p id="dda5">Setelah mengumpulkan keseluruhan informasi, baca satu per satu dari informasi yang tertulis di&nbsp;<em>sticky notes.&nbsp;</em>Pahami keseluruhan bagian dari setiap informasi yang ada, kemudian temukan pola yang saling berkaitan satu sama lain. Kelompokkan pola tersebut ke dalam beberapa kategori, contohnya saja kategori&nbsp;<em>pain points,&nbsp;</em>demografi,&nbsp;<em>workflow,&nbsp;</em>dan lain-lain. Contohnya adalah sebagai berikut:</p>



<p id="896c">Informasi yang ada di dalam&nbsp;<em>sticky notes&nbsp;</em>adalah:</p>



<p id="6764">&#8211; Tidak adanya Standar Operasional Prosedur (SOP)</p>



<p id="60d2">&#8211;&nbsp;<em>Job description&nbsp;</em>saling bertabrakan</p>



<p id="c79f">&#8211; Tidak adanya pelatihan karyawan</p>



<p id="12e2">&#8211; Perputaran uang lambat</p>



<p id="f534">&#8211; Jumlah karyawan sedikit</p>



<p id="bab6">&#8211; Bahan baku sering datang terlambat</p>



<p id="33e9">&#8211; Piutang yang macet</p>



<p id="4e2d">Dari sekumpulan informasi di atas, kita dapat menemukan pola yang saling berkaitan. Kemudian membaginya ke dalam beberapa kategori sebagai berikut:</p>



<p id="c149">Kategori Sistem:</p>



<p id="e3b7">&#8211; Tidak adanya Standar Operasional Prosedur (SOP)</p>



<p id="fef3">&#8211;&nbsp;<em>Job description&nbsp;</em>saling bertabrakan</p>



<p id="227b">Kategori Sumber Daya Manusia:</p>



<p id="a13f">&#8211; Tidak adanya pelatihan karyawan</p>



<p id="9477">&#8211; Jumlah karyawan sedikit</p>



<p id="6209">Kategori Keuangan:</p>



<p id="001c">&#8211; Piutang yang macet</p>



<p id="7b6c">&#8211; Perputaran uang lambat</p>



<p id="f538">Kategori Operasional:</p>



<p id="7d0d">&#8211; Bahan baku sering datang terlambat</p>



<p id="ed2d">3. Membuat&nbsp;<em>Insights</em></p>



<p id="8bb3">Selanjutnya adalah langkah untuk membuat&nbsp;<em>insights.&nbsp;</em>Tips paling mudah untuk dapat menggali&nbsp;<em>insights&nbsp;</em>adalah dengan mencermati dalam setiap kepingan data yang berbeda, apakah mereka saling berkaitan satu sama lain. Kemudian apa saja yang mendasari perilaku dan kebutuhannya. Lalu kamu dapat mengatur ulang&nbsp;<em>sticky notes&nbsp;</em>sebelumnya menjadi beberapa&nbsp;<em>insights.&nbsp;</em>Untuk memperjelas saat menggali&nbsp;<em>insights,&nbsp;</em>kamu bisa menggunakan&nbsp;<em>format&nbsp;</em>pertanyaan seperti ini:</p>



<p id="e921">(<em>User</em>) perlu (<em>Sesuatu</em>) untuk mencapai (<em>Tujuan</em>)</p>



<p id="fcad">Namun, bagaimana cara menggali&nbsp;<em>insights&nbsp;</em>yang nantinya relevan dan berdampak pada hasil penelitian?</p>



<p id="698f">Memang&nbsp;<em>insights&nbsp;</em>yang dihasilkan akan berbeda-beda pada setiap orang. Akan tetapi, kamu dapat mencoba menemukan&nbsp;<em>insights&nbsp;</em>melalui beberapa perspektif seperti:</p>



<p id="26ad">&#8211;&nbsp;<em>Insights&nbsp;</em>yang digali merupakan ide baru yang sama sekali berbeda dan melawan asumsi lama</p>



<p id="78f7">&#8211;&nbsp;<em>Insights&nbsp;</em>merupakan kebutuhan dan masalah yang dialami oleh&nbsp;<em>user&nbsp;</em>dan tidak dapat diterjemahkan secara&nbsp;<em>verbal</em></p>



<p id="5bf3">&#8211;&nbsp;<em>Insights&nbsp;</em>adalah sekumpulan fakta-fakta yang tersembunyi, contohnya saja seperti bagaimana alur berpikir konsumen sebelum memutuskan untuk membeli produk.</p>



<p id="3f60">4. Mengubah<em>&nbsp;Insight&nbsp;</em>ke Format yang Sesuai</p>



<p id="f6a3">Setelah kamu menemukan&nbsp;<em>insights,&nbsp;</em>selanjutnya kamu dapat mengubahnya ke dalam format yang sesuai agar dapat dibaca oleh orang lain. Beberapa&nbsp;<em>output&nbsp;</em>yang umum dalam&nbsp;<em>user research&nbsp;</em>adalah&nbsp;<em>user persona, journey map,&nbsp;</em>atau&nbsp;<em>empathy map.</em></p>



<p id="2b57">Semoga dengan empat langkah di atas, dapat membantumu untuk membuat sintesis dan menggali&nbsp;<em>insights&nbsp;</em>dari&nbsp;<em>user,&nbsp;</em>ya!</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p><em>— Tulisan dibuat oleh Sofy Nito.</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/kamu-perlu-tahu-menggali-insight-lewat-proses-sintesis/">Kamu Perlu Tahu: Menggali Insight Lewat Proses Sintesis</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
