<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Revenue Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/revenue/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/revenue/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 May 2024 11:04:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Revenue Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/revenue/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Alasan Mengapa Pendapatan Startup Belum Sesuai Harapan</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/5-alasan-mengapa-pendapatan-startup-belum-sesuai-harapan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 May 2024 10:59:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Revenue]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<category><![CDATA[startup digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=10683</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjadi founder startup memang perjuangan yang tidak mudah, ya. Faktanya, mayoritas startup bisa bertahan hanya sekitar 2 tahun pertama, lalu gugur sebelum memasuki tahun kelima. Hanya ada 10% startup yang bisa bertahan menjadi perusahaan yang stabil. Tapi, bukan berarti kamu harus menyerah. Jika startupmu belum menunjukkan pendapatan yang baik, ada beberapa hal yang bisa kamu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-alasan-mengapa-pendapatan-startup-belum-sesuai-harapan/">5 Alasan Mengapa Pendapatan Startup Belum Sesuai Harapan</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="4011">Menjadi founder startup memang perjuangan yang tidak mudah, ya. Faktanya, mayoritas startup bisa bertahan hanya sekitar 2 tahun pertama, lalu gugur sebelum memasuki tahun kelima. Hanya ada 10% startup yang bisa bertahan menjadi perusahaan yang stabil. Tapi, bukan berarti kamu harus menyerah. Jika startupmu belum menunjukkan pendapatan yang baik, ada beberapa hal yang bisa kamu evaluasi.</p>



<p id="677d">Dilansir dari foundr.com, artikel kali ini akan membahas 5 faktor yang perlu kamu perhatikan untuk membantumu meningkatkan pendapatan startup. Yuk, cermati dengan seksama!</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="15c1"><strong>1. Tidak Ada&nbsp;<em>Product-Market Fit</em></strong></h3>



<p id="aa01">Banyak startup yang berfokus memberikan solusi menarik dibandingkan memberikan apa yang dibutuhkan pasar. Hasilnya, banyak pula yang tidak bisa bertahan. Ingatlah bahwa solusi menarik tidak selalu menghasilkan uang.</p>



<p id="79b4">Mari kita ambil contoh dari produk ‘Spectacles’ dari Snapchat. ‘Snapchat Spectacles’ adalah kacamata yang bisa merekam momen keseharian kita serta langsung terhubung dengan<em>&nbsp;smartphone</em>&nbsp;lewat aplikasi. ‘Spectacles’ memang produk yang terlihat unik dan keren, namun produk ini gagal menarik perhatian pasar. Selama ini, pengguna media sosial tidak kesulitan saat merekam video lewat&nbsp;<em>handphone.</em>&nbsp;Sehingga, mengapa harus mengeluarkan banyak uang untuk membeli ‘Spectacles’? Itulah kira-kira yang dipikirkan audiens.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="88f8"><strong>2. Ketatnya Persaingan Bisnis</strong></h3>



<p id="68fc">Persaingan bisnis akan selalu ada. Untuk itu, kamu perlu mental yang kuat serta ketangguhan untuk unggul dari kompetitor. Kamu bisa melakukan cara-cara berikut ini:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pivot produk untuk menyasar pasar yang tidak begitu kompetitif.</li>



<li>Identifikasi <em>Unique Selling Proposition</em> (USP) atau nilai produk yang tidak dimiliki kompetitor.</li>



<li><em>Upgrade</em> produkmu untuk mengalahkan produk pesaing.</li>
</ul>



<p id="f213">Jika pesaingmu adalah perusahaan-perusahaan besar, maka pikirkanlah poin-poin yang bisa kamu terapkan untuk memenangkan hati pelanggan. Misalnya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Fokus pada <em>niche </em>spesifik yang mungkin diabaikan oleh perusahaan besar.</li>



<li>Utamakan keunggulan produk lokal yang lebih relevan bagi target audiens di wilayahmu.</li>



<li>Berikan layanan pelanggan yang sangat responsif dan cepat untuk membangun loyalitas dan kepuasan pelanggan.</li>



<li>Bangun <em>branding</em> yang kuat untuk membedakanmu dari pesaing.</li>



<li>Membuat produk yang ramah lingkungan untuk menarik pelanggan yang peduli pada isu-isu keberlanjutan.</li>



<li>Tunjukkan komitmen startupmu terhadap kegiatan filantropi dan kontribusi sosial.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading" id="e495"><strong>3.&nbsp;<em>Budget&nbsp;</em>Berlebihan untuk Iklan</strong></h3>



<p id="8d60">Banyak startup yang mengiklankan produk digital secara besar-besaran di berbagai kanal tanpa menganalisis mana iklan yang memilki&nbsp;<em>performance</em>&nbsp;baik dan mana yang tidak. Konsekuensinya, mereka harus menanggung biaya iklan yang membengkak tanpa pendapatan yang mengimbangi.</p>



<p id="6968">Jadi, lakukan analisis data pada setiap pemasangan iklan atau&nbsp;<em>ads</em>&nbsp;yang telah kamu lakukan. Lanjutkan iklan yang membuahkan hasil dan hentikan iklan yang hanya menguras<em>&nbsp;budget&nbsp;</em>perusahaan. Dengan rutin menganalisis hasil data, kamu pasti akan mengetahui audiens mana yang cocok dengan iklan dan produkmu. Kamu pun jadi memiliki target audiens yang lebih matang dan dapat memaksimalkan biaya akuisisi dengan efektif.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="cd02"><strong>4. Model Bisnis Tidak Sesuai</strong></h3>



<p id="d845">Bisa jadi bisnismu belum memperoleh keuntungan karena model bisnis yang belum sesuai. Merekonstruksi ulang model bisnis memang tidak mudah, tapi setidaknya kamu tidak perlu mengembangkan produk dari awal atau harus mencari&nbsp;<em>product-market fit&nbsp;</em>kembali. Lakukanlah hal-hal ini untuk membantumu mendapatkan model bisnis yang tepat:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Dapatkan perspektif baru dari rekan bisnis, sesama founder startup, atau konsultasi dengan mentor berpengalaman.</li>



<li>Identifikasi pro dan kontra bisnis model yang dimiliki oleh kompetitor.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading" id="03f1"><strong>5. Masalah Harga</strong></h3>



<p id="32e2">Apakah harga produkmu terlalu murah hingga tidak bisa menutup biaya produksi? Atau, terlalu mahal hingga tidak bisa menarik banyak pelanggan? Coba deh, renungkan lagi kesesuaian harga produkmu. Temukanlah titik harga yang “pas” dengan mempertimbangkan harga pasar, biaya produksi, gaji karyawanmu, dan penghasilan rata-rata target audiens. Carilah cara untuk menambah nilai produkmu agar bisa menaikkan harga produk.</p>



<p id="70c5">Itulah 5 faktor yang membuat startupmu kesulitan menaikkan pendapatan. Kalau kamu ingin punya kesempatan berkonsultasi dengan mentor dari praktisi digital berpengalaman, jangan lupa untuk ikutan program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, ya! Semangat terus, founder!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="6964"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="0002"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="0670"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@avifakhairunisa98?source=post_page-----b61597da2998--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/5-alasan-mengapa-pendapatan-startup-belum-sesuai-harapan/">5 Alasan Mengapa Pendapatan Startup Belum Sesuai Harapan</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Best Practice Cara Menaikkan Revenue Startupmu</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/best-practice-cara-menaikkan-revenue-startupmu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2021 08:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business Model]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Best Practice]]></category>
		<category><![CDATA[Revenue]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=6742</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengukur skala pertumbuhan sebuah startup, ada banyak macamnya. Salah satunya diukur melalui pendapatan. Bagaimana pun, uang yang didapat, atau dalam konteks kali ini kita sebut dengan&#160;revenue, menjadi penentu apakah bisnis akan terus&#160;running, atau harus mengalami kenyataan pahit terseok-seok. Tentu opsi terakhir sangat kita hindari, bukan? Agar lebih paham bagaimana cara mendapatkan cuan dengan melipatgandakan pendapatan, di [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/best-practice-cara-menaikkan-revenue-startupmu/">Best Practice Cara Menaikkan Revenue Startupmu</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow" id="2313"><p>Mengukur skala pertumbuhan sebuah <em>startup</em>, ada banyak macamnya. Salah satunya diukur melalui pendapatan.</p></blockquote>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/1400/1*1mXzqclKoUy6Vo0EEtcqXg.jpeg" alt=""/><figcaption>Photo by <a href="https://unsplash.com/@sharonmccutcheon?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText" rel="noreferrer noopener" target="_blank">Sharon McCutcheon</a> on <a href="https://unsplash.com/s/photos/money?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText" rel="noreferrer noopener" target="_blank">Unsplash</a></figcaption></figure>



<p id="708d">Bagaimana pun, uang yang didapat, atau dalam konteks kali ini kita sebut dengan&nbsp;<em>revenue</em>, menjadi penentu apakah bisnis akan terus&nbsp;<em>running</em>, atau harus mengalami kenyataan pahit terseok-seok. Tentu opsi terakhir sangat kita hindari, bukan?</p>



<p id="745c">Agar lebih paham bagaimana cara mendapatkan cuan dengan melipatgandakan pendapatan, di bawah ini adalah penjelasan berdasarkan acuan dari buku yang berjudul “The Personal MBA”, karya Josh Kaufman:</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="9183"><strong>1. Meningkatkan Jumlah<em>&nbsp;Customer</em></strong></h2>



<p id="3fd0">Seperti judulnya, semakin banyak jumlah&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;yang membeli produk, maka semakin besar&nbsp;<em>revenue&nbsp;</em>yang akan didapatkan. Terutama bagi<em>&nbsp;startup</em>&nbsp;yang sedang tumbuh, memperbanyak&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;menjadi salah satu cara efektif untuk mendorong kenaikan pemasukan.</p>



<p id="bbd0">Lalu, pertanyaannya, bagaimana caranya meningkatkan jumlah&nbsp;<em>customer</em>?</p>



<p id="3f00">Banyak hal yang bisa dilakukan antara lain dengan memberi layanan gratis pada awal transaksi. Misalnya,&nbsp;<em>free trial</em>, atau&nbsp;<em>free newsletter</em>&nbsp;setiap minggunya. Pemberian diskon juga termasuk strategi yang efektif untuk menarik calon&nbsp;<em>customer&nbsp;</em>melakukan transaksi.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/1400/0*uxQBjlZL5OnPYkSF" alt=""/><figcaption>Gambar: freepik.com</figcaption></figure>



<p id="4603">Yang perlu diingat, buat&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;semakin mudah berbelanja atau menggunakan layananmu dengan memberikan mereka beberapa pilihan. Contohnya seperti Freepik yang memberikan pilihan bagi&nbsp;<em>user&nbsp;</em>untuk melakukan<em>&nbsp;subscription</em>&nbsp;secara bulanan atau tahunan. Di mana, pembayaran dengan tahunan akan mendapat diskon dibandingkan pembayaran bulanan. Ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga&nbsp;<em>customer retention</em>. Karena jika user membayar secara bulanan, akan ada peluang lebih besar bagi mereka untuk tidak melanjutkan&nbsp;<em>subscription</em>&nbsp;lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="40cc"><strong>2. Meningkatkan Transaksi Rata-rata</strong></h2>



<p id="4da4">Transaksi rata-rata yang dilakukan oleh&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;bisa dilipatgandakan melalui satu teknik rahasia, yaitu dengan&nbsp;<em>upselling</em>. Sebagai&nbsp;<em>startup founder&nbsp;</em>atau&nbsp;<em>business owner</em>, punya&nbsp;<em>mindset</em>&nbsp;yang tepat dan&nbsp;<em>skill</em>&nbsp;jago&nbsp;<em>upselling</em>&nbsp;sebaiknya dipraktikkan sedini mungkin. Karena, dengan menjual produk yang nilainya lebih tinggi, tentu saja akan berdampak langsung pada peningkatan jumlah&nbsp;<em>revenue</em>.</p>



<p id="6de8">Contoh praktik&nbsp;<em>upselling</em>&nbsp;adalah sebagai berikut, kamu bisa menawarkan produk dengan harga yang lebih mahal. Akan tetapi, mungkin di dalam hatimu kamu berdalih dengan alasan, “Hmm, kan harganya lebih mahal, memangnya&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;nanti mau beli?”</p>



<p id="4c62">Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa memberikan&nbsp;<em>value added</em>&nbsp;pada layananmu yang lebih&nbsp;<em>premium</em>&nbsp;dengan bonus tertentu. Misalnya, bagi kamu yang punya&nbsp;<em>startup</em>&nbsp;kursus&nbsp;<em>online</em>, maka untuk jasa layanan paket Gold,&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;akan mendapatkan banyak fasilitas kursus yang mendukung pengembangan&nbsp;<em>skill</em>. Sertakan juga bonus&nbsp;<em>template-template</em>&nbsp;presentasi yang bisa mereka gunakan dan modifikasi. Dengan ini, calon&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;akan mempertimbangkan manfaat layanan dan beralih dari layanan paket Standard ke layanan paket Gold.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="88e1"><strong>3. Meningkatkan Frekuensi Transaksi Tiap Customer</strong></h2>



<p id="c4ff">Cara ketiga yang bisa kamu tempuh untuk menaikkan&nbsp;<em>revenue&nbsp;</em>adalah dengan meningkatkan frekuensi transaksi tiap customer. Grab Rewards adalah salah satu contoh yang dapat mewakili&nbsp;<em>case</em>&nbsp;ini. Setiap&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;yang menggunakan layanan Grab, baik itu Grab Bike, Grab Car, atau yang lainnya, akan mendapatkan poin yang nanti dapat diakumulasikan ke dalam&nbsp;<em>reward</em>. Jika jumlah poinnya mencapai angka tertentu, maka&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;berhak mendapatkan voucher atau hadiah dari Grab. Misal, voucher diskon layanan Grab atau&nbsp;<em>voucher</em>&nbsp;diskon di restoran terpilih yang bekerja sama dengan Grab.</p>



<p id="de1f">Semakin banyak poin yang didapatkan&nbsp;<em>customer</em>, maka&nbsp;<em>badge user</em>&nbsp;juga akan meningkat (<em>badge</em>&nbsp;silver, gold, dan platinum, yang memiliki&nbsp;<em>benefit</em>&nbsp;masing-masing).</p>



<p id="e354">Contoh lain yang menggunakan&nbsp;<em>gamification</em>&nbsp;untuk meningkatkan frekuensi transaksi tiap&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;adalah di perusahaan Garuda Indonesia. Setiap&nbsp;<em>customer&nbsp;</em>yang terbang menggunakan Garuda dan menjadi&nbsp;<em>member</em>, akan mendapatkan tambahan&nbsp;<em>miles</em>&nbsp;yaitu GarudaMiles yang nantinya dapat dilakukan&nbsp;<em>redeem rewards</em>. GarudaMiles juga bisa ditukarkan dengan tiket penerbangan berupa destinasi tujuan atau&nbsp;<em>upgrade&nbsp;</em>kelas penerbangan dari ekonomi menjadi bisnis.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="708e"><strong>4. Menaikkan Harga</strong></h2>



<p id="3842">Poin terakhir ini sangat menentukan kenaikan&nbsp;<em>revenue&nbsp;</em>yang bisa kamu peroleh, lho. Bahkan apabila kamu tidak menambah&nbsp;<em>customer</em>, meningkatkan transaksi, dan frekuensi, kenaikan&nbsp;<em>revenue</em>&nbsp;tetap bisa kamu dapatkan jika harga layanan dinaikkan.</p>



<p id="c7b3">Memang, mungkin ada ketakutan tersendiri akan kehilangan&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;apabila harga layanan dinaikkan. Akan tetapi, kamu dapat mencoba cara yang berbeda dengan menyediakan alternatif layanan premium dengan harga yang lebih tinggi.</p>



<p id="2b04">Contohnya yang dilakukan oleh startup Mention, lewat layanan SaaS (<em>software as a service</em>)&nbsp;<em>freemium</em>&nbsp;yang berhasil mencapai Average Revenue Per Account (ARPA) sebesar 296% dengan mengalihkan&nbsp;<em>freemium</em>&nbsp;ke premium. Dengan berhenti mengiklankan paket gratisnya, Mention sukses menggaet&nbsp;<em>customer</em>&nbsp;ke opsi berbayar untuk bisa menikmati paket layanannya dengan&nbsp;<em>benefit&nbsp;</em>yang optimal.</p>



<p id="c8fe">Dari empat cara di atas untuk menaikkan&nbsp;<em>revenue</em>, cara yang mana yang akan kamu tempuh?</p>



<p id="12f0">Apa pun strategi yang akan kamu gunakan, semoga semakin memuluskan langkahmu untuk menaikkan&nbsp;<em>revenue</em>. Salam cuan!</p>



<p id="7918">[Video] Ide bentuk business model lainnya:</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/400/0*E3bVIpfA3qROIYZF" alt=""/><figcaption>Scan QR di atas atau&nbsp;<a href="https://www.youtube.com/watch?v=6dKIOSe2A2o" rel="noreferrer noopener" target="_blank">klik di sini</a>!</figcaption></figure>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="e302"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a> adalah sebuah gerakan untuk mewujudkan potensi Indonesia menjadi<em> The Digital Energy of Asia</em> dengan mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital.</p>



<p id="59cd">Diinisiasi sejak 2016, #1000StartupDigital berfokus mendorong&nbsp;<em>early-stage startup</em>&nbsp;pada sektor agrikultur, kesehatan, pendidikan, pariwisata, logistik, dan maritim.</p>



<p id="5383">Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p><meta charset="utf-8"><em>— Tulisan ini dibuat oleh </em>Sofy Nito.</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/best-practice-cara-menaikkan-revenue-startupmu/">Best Practice Cara Menaikkan Revenue Startupmu</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari mana Startup &#038; Tech Company ‘Making Money’?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/dari-mana-startup-tech-company-making-money/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 04:54:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Business Model]]></category>
		<category><![CDATA[Making Money]]></category>
		<category><![CDATA[Revenue]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=5146</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ngomongin tentang&#160;startup&#160;dan&#160;tech company&#160;itu nggak melulu tentang ‘bakar duit’. Di sisi lainnya, potensi pertumbuhan startup yang pesat adalah efek dari kemampuan&#160;‘making money’&#160;atau&#160;revenue stream&#160;yang bisa dihasilkan. Lalu, apa saja contoh&#160;startup&#160;dan&#160;tech company&#160;yang berhasil membukukan pendapatan fantastis? Dan dari mana mereka mendapatkannya? Simak dulu ulasan yang satu ini, ya. Discord Buat kamu yang doyan nge-game, pasti nggak asing sama [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/dari-mana-startup-tech-company-making-money/">Dari mana Startup &#038; Tech Company ‘Making Money’?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/1400/0*al2GZsy1zyYSLfMm" alt=""/></figure></div>



<p id="3289">Ngomongin tentang&nbsp;<em>startup&nbsp;</em>dan&nbsp;<em>tech company</em>&nbsp;itu nggak melulu tentang ‘bakar duit’. Di sisi lainnya, potensi pertumbuhan startup yang pesat adalah efek dari kemampuan&nbsp;<em>‘making money’</em>&nbsp;atau&nbsp;<em>revenue stream</em>&nbsp;yang bisa dihasilkan.</p>



<p id="cba4">Lalu, apa saja contoh&nbsp;<em>startup</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>tech company</em>&nbsp;yang berhasil membukukan pendapatan fantastis? Dan dari mana mereka mendapatkannya? Simak dulu ulasan yang satu ini, ya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/650/0*Y_K0vAf8cfsrflJB" alt="" width="650" height="533"/><figcaption>(Gambar:&nbsp;<a href="https://www.howtogeek.com/659237/what-is-discord-and-is-it-only-for-gamers/">howtogeek.com/659237/what-is-discord-and-is-it-only-for-gamers/</a>)</figcaption></figure></div>



<p id="a699"><strong>Discord</strong></p>



<p id="73d3">Buat kamu yang doyan nge-<em>game</em>, pasti nggak asing sama yang namanya aplikasi Discord. Didirikan oleh Jason Citron (CEO), yang juga seorang&nbsp;<em>gamers</em>, Discord hadir sebagai jawaban untuk obrolan suara berkualitas tinggi,&nbsp;<em>text all-in-one</em>&nbsp;dengan fitur&nbsp;<em>server</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>channel</em>&nbsp;yang luas, dan bebas dari&nbsp;<em>lag</em>&nbsp;saat berkomunikasi dengan&nbsp;<em>playmates</em>&nbsp;di dunia&nbsp;<em>game</em>.</p>



<p id="6511">Dengan aplikasi VoIP (<em>voice-over-internet-protocol</em>) tanpa iklan, bagaimana Discord menghasilkan pendapatan?</p>



<p id="56b7">Menganut model bisnis&nbsp;<em>freemium</em>, Discord memberikan layanan gratis untuk&nbsp;<em>user</em>&nbsp;dan akses layanan premium dengan tambahan biaya tertentu. Pendapatannya diperoleh dari layanan langganan yang diberi nama Nitro.</p>



<p id="586c">Bagi&nbsp;<em>user&nbsp;</em>yang menggunakan Discord Nitro bisa mendapatkan akses ke&nbsp;<em>library game</em>, fitur premium, Discord&nbsp;<em>tag&nbsp;</em>yang bisa dipersonalisasi (seperti&nbsp;<em>username</em>),&nbsp;<em>badge</em>&nbsp;khusus, resolusi tampilan bermain game lebih dari 720p atau 1020p dalam satu&nbsp;<em>screen share</em>, dan masih banyak lagi keunggulannya. Tidak hanya itu saja, pundi-pundi&nbsp;<em>revenue</em>&nbsp;dari penjualan Discord senilai total $120 juta didapatkan dari penjualan&nbsp;<em>game store</em>,&nbsp;<em>merchandise store</em>, hingga&nbsp;<em>cosmetic items</em>&nbsp;untuk mendukung performa permainan, seperti&nbsp;<em>emojis</em>,&nbsp;<em>skin</em>, dan&nbsp;<em>stickers</em>.</p>



<p id="1202">[Video] Discord Business Model:</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/200/0*yC_QfTEAIo4yUr74" alt=""/></figure></div>



<p id="2b97"><strong>Zomato</strong></p>



<p id="2796"><em>Bentar lagi udah jam makan siang, lalu kamu bingung mau makan di mana?</em></p>



<p id="f14b"><em>Seperti apa menu makanannya? Apakah ada menu untuk vegetarian?</em></p>



<p id="9c1e"><em>Bagaimana dengan harga makanannya? Apakah harga merakyat atau harga sultan?</em></p>



<p id="05f0">Zomato ternyata paham betul bahwa urusan mengenyangkan perut bisa menjadi masalah yang dihadapi oleh banyak orang. Untuk itu, Zomato menghadirkan aplikasi&nbsp;<em>food and restaurant directory</em>&nbsp;yang bisa diakses gratis oleh<em>&nbsp;user</em>&nbsp;berdasarkan lokasi resto terdekat, nama resto, atau kategori lainnya yang bisa ditelusuri lebih jauh.</p>



<p id="1d41">Berbicara mengenai&nbsp;<em>revenue stream</em>, Zomato mengenakan biaya untuk layanan antar makanan,&nbsp;<em>advertisement&nbsp;</em>bagi restoran yang ingin pasang iklan, dan layanan konsultasi untuk<em>&nbsp;client&nbsp;</em>yang ingin membuka bisnis di industri&nbsp;<em>food and beverage</em>. Selain itu, Zomato menjalin kerjasama dengan banyak restoran untuk menyediakan makanan dan minuman gratis dengan syarat tertentu bagi&nbsp;<em>user</em>&nbsp;yang menjadi member Zomato Gold dengan&nbsp;<em>subscription</em>&nbsp;per tahun.</p>



<p id="7cc5">Startup yang berasal dari India dan beroperasi di lebih dari 10.000 kota di seluruh dunia, termasuk di Jakarta, juga menyediakan fitur penjualan tiket untuk acara dan pertunjukan. Dari penjualan tiket ini, Zomato mendapatkan komisi penjualan sebagai tambahan kanal untuk meraup keuntungan.&nbsp;<em>Fun fact,&nbsp;</em>total pendapatan yang diperoleh Zomato per Maret 2020 adalah $394 juta. Wow, fantastis, ya!</p>



<p id="94bf">[Video] Zomato Business Model:</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/200/0*72BTxCvHKoirT8_W" alt=""/></figure></div>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/700/0*Chz3eRbVIURXzH3v" alt=""/></figure></div>



<p id="f4ca"><strong>Pinterest</strong></p>



<p id="beec">Ingin tampil kece ala OOTD (<em>outfit of the day</em>) saat keluar rumah di era&nbsp;<em>new normal</em>, mencari resep&nbsp;<em>dalgona coffee</em>, hingga tutorial&nbsp;<em>Do-It-Yourself</em>&nbsp;untuk kerajinan tangan, semuanya ada di Pinterest.</p>



<p id="7a85">Aplikasi besutan Ben Silbermann, Paul Sciarra, dan Evan Sharp ini adalah sumber referensi lengkap jika kamu mencari ide berupa gambar dan video. Pinterest menyediakan referensi gambar dan video dari beberapa kategori yang bisa dikelompokkan ke dalam Pins dan Board untuk memudahkanmu saat mencari informasi. Terhitung sejak kuartal kedua di 2020, Pinterest mencatatkan&nbsp;<em>revenue&nbsp;</em>sebanyak $272 juta.</p>



<p id="f470">Sepanjang tiga tahun perjalanan dari 2010 hingga 2013, Pinterest tidak memperoleh pendapatan hingga ia meluncurkan layanan terbarunya yang diberi nama Promoted Pins. Sebelum layanan Promoted Pins ini terbentuk, Pinterest fokus untuk mengembangkan&nbsp;<em>user</em>&nbsp;secara masif dan dilanjutkan dengan strateginya untuk menarik biaya dari iklan.</p>



<p id="ec87">Promoted Pins ini akan ditampilkan ke dalam Home&nbsp;<em>user,</em>&nbsp;sehingga sama seperti postingan dari user yang lainnya. Pengaturannya dilakukan berdasarkan minat kategori&nbsp;<em>user</em>, kata kunci khusus, serta faktor demografis lainnya. Hingga saat ini, Pinterest telah berhasil melaju ke bursa saham dengan mencatatkan saham perdananya (<em>initial public offering</em>) di New York Stock Exchange pada kuartal kedua 2019.</p>



<p id="daca">[Video] Pinterest Business Model:</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/200/0*3CkmRgcdKYdrr6OR" alt=""/></figure></div>



<p id="45d3"><strong>TikTok</strong></p>



<p id="6a5c">Sebelum menjadi salah satu aplikasi yang&nbsp;<em>booming&nbsp;</em>di tahun ini, TikTok dulu bernama Douyin. Dengan fokus menjadi aplikasi&nbsp;<em>video mobile</em>&nbsp;dengan durasi singkat disertai dengan&nbsp;<em>tools</em>&nbsp;yang&nbsp;<em>user friendly</em>, perusahaan raksasa milik Zhang Yiming ini tengah populer dan fenomenal. Pasalnya, TikTok telah diunduh lebih dari 2 miliar kali di Playstore dan juga App Store.</p>



<p id="4900">Selama 2019,&nbsp;<em>revenue</em>&nbsp;TikTok diestimasi sebesar $176,9 juta. Pendapatan terbesarnya mayoritas diperoleh dari iklan yang dihasilkan dari promosi&nbsp;<em>brand</em>. Banyak&nbsp;<em>brand</em>&nbsp;kecil maupun raksasa yang menggunakan TikTok sebagai ajang untuk mengiklankan produk mereka dalam format video.</p>



<p id="24fe">Video iklan ini akan ditampilkan di antara konten yang dibuat oleh&nbsp;<em>user</em>&nbsp;lainnya. Berbagai&nbsp;<em>pricing model</em>&nbsp;yang ditawarkan oleh TikTok antara lain&nbsp;<em>cost per click</em>&nbsp;untuk setiap iklan yang di klik oleh&nbsp;<em>user</em>,&nbsp;<em>cost per view</em>, dan&nbsp;<em>cost per action</em>&nbsp;(misalnya berupa pengiriman formulir,&nbsp;<em>newsletter subscription</em>, atau&nbsp;<em>link</em>&nbsp;menuju&nbsp;<em>install</em>&nbsp;aplikasi).</p>



<p id="3ccd">[Video] TikTok Business Model:</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/200/0*LjIDXF6NgUatH4jQ" alt=""/></figure></div>



<p><em>Pitch Deck TikTok untuk kerjasama dengan brand (November 2018):</em></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/200/0*we-foE541vZgRqxA" alt=""/></figure></div>



<p id="a503">— —</p>



<p id="792f">Itu tadi ulasan singkat tentang&nbsp;<em>revenue stream</em>&nbsp;dari&nbsp;<em>startup</em>&nbsp;dan&nbsp;<em>tech company</em>&nbsp;terpilih. Semoga memberikan inspirasi dan menjadikanmu lebih bersemangat untuk merancang<em>&nbsp;revenue stream&nbsp;</em>demi masa depan<em>&nbsp;startup</em>mu, ya!</p>



<p class="has-text-align-center">.  .  .</p>



<p><em>— Tulisan dibuat oleh Sofy Nito.</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/dari-mana-startup-tech-company-making-money/">Dari mana Startup &#038; Tech Company ‘Making Money’?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
