<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Public Speaking Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/public-speaking/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/public-speaking/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Sep 2023 09:56:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Public Speaking Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/public-speaking/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jurus Membuat Audiens Tetap Fokus Selama Kamu Presentasi!</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/jurus-membuat-audiens-tetap-fokus-selama-kamu-presentasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Aug 2023 14:21:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch & Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[Public Speaking]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9860</guid>

					<description><![CDATA[<p>75% populasi orang takut dengan&#160;public speaking. Pernyataan tersebut dikutip dari blogs.ifals.ufl.edu, yang menunjukkan bahwa berbicara di depan umum ternyata cukup ‘ditakuti’. Salah satunya termasuk presentasi, bisa jadi momok untuk sebagian besar orang. Salah satu alasannya, bisa jadi karena mencuri perhatian audiens itu sulit sekali di era yang serba cepat seperti saat ini. Audiens disuguhi dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/jurus-membuat-audiens-tetap-fokus-selama-kamu-presentasi/">Jurus Membuat Audiens Tetap Fokus Selama Kamu Presentasi!</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="8728">75% populasi orang takut dengan&nbsp;<em>public speaking</em>. Pernyataan tersebut dikutip dari blogs.ifals.ufl.edu, yang menunjukkan bahwa berbicara di depan umum ternyata cukup ‘ditakuti’. Salah satunya termasuk presentasi, bisa jadi momok untuk sebagian besar orang.</p>



<p id="d7ff">Salah satu alasannya, bisa jadi karena mencuri perhatian audiens itu sulit sekali di era yang serba cepat seperti saat ini. Audiens disuguhi dengan berbagai macam platform digital. Setiap harinya audiens dihadapkan dengan banjir informasi yang begitu deras sehingga akan timbul rasa ‘kewalahan’ untuk menyaring mana informasi yang valid dan yang tidak. Kita terbiasa untuk hidup serba cepat dan ingin instan, sehingga semakin sulit menangkap dan mempertahankan perhatian dari audiens. Ini yang membuat presentasi jadi suatu hal yang menakutkan karena tantangannya begitu besar.</p>



<p id="727e">Jika kita sedang melakukan presentasi, bagaimana cara agar menjaga audiens tetap fokus untuk mendengarkan apa yang kita sampaikan?</p>



<p id="a991">Kamu perlu menghadapi tantangan pertama, di mana misinya adalah mencuri perhatian audiens. Jika misi tantangan pertama tercapai, kamu bisa lanjut ke tantangan yang kedua, yakni mempertahankan perhatian audiens. Bagaimana caranya? Keterlibatan adalah kuncinya. Kamu bisa memanfaatkan teknik keterlibatan agar audiens fokus pada presentasimu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="9403"><strong>Ajak untuk terlibat secara fisik</strong></h2>



<p id="a981">Secara sains, teorinya adalah ke mana pun tubuh pergi, otak akan mengikuti. Untuk itu, kamu dapat mengajak audiens untuk melakukan sesuatu dengan tubuhnya untuk membangun keterlibatan. Entah itu mengadakan presentasi tatap muka, atau secara virtual, kamu dapat merencanakan untuk mengajak audiens terlibat secara fisik dalam kegiatan presentasimu. Misalnya meminta orang menonton video, membaca selebaran, klik sesuatu di layar, atau menggunakan reaksi virtual.</p>



<p id="4063"><strong>Ajak untuk terlibat secara mental</strong></p>



<p id="ad83">Selanjutnya, kamu dapat mengajak audiens untuk keluar dari zona nyaman. Biarkan mereka tidak hanya duduk manis menonton presentasimu, mungkin pikiran mereka berlarian kesana-kemari dan tidak fokus dengan pesanmu. Ajak mereka untuk terlibat secara kognitif lewat tiga cara sederhana. Pertama, mengajukan pertanyaan sepanjang presentasi. Kedua, memasukkan pernyataan, data, dan statistik yang provokatif. Terakhir, memperkenalkan analogi cerdas.</p>



<p id="2ec3">Yang pertama, ketika kamu mengajukan pertanyaan, orang secara otomatis akan berpikir, apa jawaban yang ingin mereka utarakan. Hal tersebut mengubah mereka dari yang semula mendengarkan secara pasif, menjadi berpartisipasi secara aktif. Kedua, pernyataan provokatif atau data yang menarik ternyata membangkitkan rasa ingin tahu dari audiens. Mereka cenderung akan berpikir untuk mengajukan pertanyaan secara internal. Dengan kata lain, mereka akan tenggelam dalam pikirannya sendiri dan bertanya, apakah mereka sependapat dengan pesanmu atau tidak.</p>



<p id="8b8e">Ketiga, analogi yang mudah dipahami. Ini akan membuat audiens membandingkan apa yang mereka ketahui dengan apa yang tidak. Maksudnya, kita menggunakan hal yang familiar untuk menjelaskan hal yang tidak familiar. Memanfaatkan analogi adalah sebuah cara cerdas untuk mengundang audiens terlibat lebih dalam dan membuat mereka berpikir secara aktif.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="fc4f"><strong>Ajak untuk terlibat secara linguistik</strong></h2>



<p id="87a7">Melibatkan audiens secara linguistik artinya menggunakan kata-kata inklusif dalam presentasi sehingga audiens merasakan kedekatan denganmu. Jika mereka merasa nyaman mendengarkan pesanmu, mereka akan merasakan bahwa tidak ada jarak antara mereka denganmu. Ini kabar yang sangat baik. Jadi, manfaatkan penggunaan kata-kata seperti ‘kita’, ‘kamu’, menyebutkan nama peserta, mencoba untuk mengajak audiens seperti, ‘bayangkan jika kamu…’, dan seterusnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="3bd9"><strong>Menggabungkan teknik keterlibatan</strong></h2>



<p id="a8e7">Kamu bisa menggabungkan teknik keterlibatan dalam satu waktu untuk meningkatkan efeknya. Misalnya melakukan jajak pendapat (<em>polling questions</em>).</p>



<p id="e12c">Itu tadi beberapa teknik yang dapat kamu manfaatkan agar audiens bisa mendengarkan presentasimu dengan fokus dan penuh perhatian. Mereka akan lekat memperhatikan dan mencerna setiap kalimat yang kamu sampaikan. Baik itu responnya mereka setuju, merasa relevan dan menerima pendapatmu, atau bahkan sebaliknya. Latihlah teknik keterlibatan itu secara konsisten. Kamu dapat menggunakannya kapan saja dalam situasi komunikasi, misalnya memulai rapat, presentasi mingguan, atau promosi.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="3925"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="c7f9"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="2708"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----c4cfd4bb32e7--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/jurus-membuat-audiens-tetap-fokus-selama-kamu-presentasi/">Jurus Membuat Audiens Tetap Fokus Selama Kamu Presentasi!</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Mundur, Ini Cara Mengatasi Ketakutan saat Public Speaking</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/jangan-mundur-ini-cara-mengatasi-ketakutan-saat-public-speaking/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jul 2023 04:46:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Communication]]></category>
		<category><![CDATA[Public Speaking]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9608</guid>

					<description><![CDATA[<p>Public speaking&#160;adalah keterampilan yang seharusnya dipelajari oleh siapa pun. Baik itu seorang eksekutif seperti CEO, pemimpin divisi, hingga anggota tim startup. Alasannya, akan ada masa di mana kamu perlu menjelaskan informasi kepada orang banyak, dan hal ini membutuhkan keterampilan yang mumpuni dengan latihan yang berulang. Untuk itu, kamu dapat menyiapkan diri mulai dari sekarang dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/jangan-mundur-ini-cara-mengatasi-ketakutan-saat-public-speaking/">Jangan Mundur, Ini Cara Mengatasi Ketakutan saat Public Speaking</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="de70"><em>Public speaking</em>&nbsp;adalah keterampilan yang seharusnya dipelajari oleh siapa pun. Baik itu seorang eksekutif seperti CEO, pemimpin divisi, hingga anggota tim startup. Alasannya, akan ada masa di mana kamu perlu menjelaskan informasi kepada orang banyak, dan hal ini membutuhkan keterampilan yang mumpuni dengan latihan yang berulang. Untuk itu, kamu dapat menyiapkan diri mulai dari sekarang dengan mengasah keterampilan&nbsp;<em>public speaking.&nbsp;</em>Seperti apa caranya? Dan bagaimana cara mengurangi rasa gugup ketika tampil di hadapan banyak orang? Berikut adalah tipsnya.</p>



<p id="704f"><strong>Ketika kamu bersiap-siap, mulailah memikirkan tentang audiensmu</strong></p>



<p id="b3b8">Kesalahan pertama, kita umumnya langsung memulai dengan topik dan membahas detailnya. Sebaliknya, mulailah dengan audiens. Dengan begitu, kamu akan fokus untuk menyelesaikan masalah mereka. Misalnya, kamu dapat bertanya hal-hal seputar audiens seperti berikut:</p>



<p id="8cf4">Siapa yang akan berada di ruangan itu?</p>



<p id="061e">Mengapa mereka ada di sana?</p>



<p id="d84d">Apa yang mereka butuhkan?</p>



<p id="b31a">Cobalah jawab pertanyaan tersebut secara spesifik untuk mengidentifikasi kebutuhan audiens. Selanjutnya, kamu dapat membuat pesan presentasi seakan sedang berbicara langsung dengan audiens dan menjawab kegelisahan mereka.</p>



<p id="f924"><strong>Tepat sebelum berbicara, fokuskan kembali otakmu.</strong></p>



<p id="9870">Daripada berpikir, “semua orang akan menilaiku, bagaimana jika aku gagal?”, lebih baik katakan pada diri sendiri tentang, “presentasi ini akan membantu audiensmu, jadi lakukan yang terbaik”. Hal tersebut akan sangat membantumu untuk mengurangi rasa gugup. Alasannya, rasa gugup pada umumnya dapat muncul karena kamu terlalu fokus terhadap diri sendiri, seperti ‘Apakah nanti penampilanku akan memuaskan?’, ‘Apakah semua orang akan melihatku dan mempermalukanku?’. Padahal sebenarnya audiens melihatmu secara netral dan tidak memberimu beban sama sekali. Untuk itu, rilekslah dan berikan penampilan terbaikmu agar audiens merasakan manfaat dari pesan yang disampaikan.</p>



<p id="6daa"><strong>Saat kamu berbicara, lakukan kontak mata.</strong></p>



<p id="1a3c">Salah satu kesalahan terbesar yang kita buat adalah berbicara kepada orang-orang sebagai sebuah kelompok. Buruknya, kita umumnya memindai semua ruangan, mencoba melihat semua orang sekaligus, dan akhirnya terhubung dengan siapa pun. Padahal, kenyataannya, setiap orang di ruangan mendengarkanmu sebagai individu. Jadi cara terbaik untuk terhubung dengan audiensmu adalah dengan berbicara kepada mereka sebagai individu. Caranya dengan melakukan kontak mata terus-menerus dengan satu orang per pikiran. Meski ini sulit, tapi yakinlah kamu bisa dengan memperbanyak latihan dan jam terbang.</p>



<p id="6c53">Hal yang sudah dijelaskan ini membutuhkan kekuatan dan kemurahan hati untuk berbagi pesan dan memberikan manfaat bagi audiens yang akan datang. Jika niat untuk berbicara di depan publik sudah bagus, maka hal tersebut dapat mengubah pengalaman yang menegangkan menjadi pengalaman yang memberi manfaat dan membantu orang lain dengan informasi yang disampaikan. Pembicara yang berhasil akan berbicara lebih tenang, lebih santai, tidak terburu-buru, dan memberikan informasi secara jelas, akan lebih efektif dalam memenangkan hati audiens dan membuat dampak yang diinginkan.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="b6c7"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="dae4"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="fd81"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----70715caa21f9--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/jangan-mundur-ini-cara-mengatasi-ketakutan-saat-public-speaking/">Jangan Mundur, Ini Cara Mengatasi Ketakutan saat Public Speaking</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menjelaskan Ide Startup dengan Singkat dan Memikat lewat Elevator Pitch</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/menjelaskan-ide-startup-dengan-singkat-dan-memikat-lewat-elevator-pitch/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jul 2023 04:39:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pitch & Presentation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Elevator Pitch]]></category>
		<category><![CDATA[Public Speaking]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=9602</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa itu&#160;elevator pitch? Deskripsi singkat tentang ide, produk, atau perusahaan, dengan perkiraan disampaikan dalam waktu 30 detik atau kurang (seperti ketika sedang naik lift). Sebenarnya, konsep&#160;elevator pitch&#160;dapat berlaku untuk mempromosikan banyak hal, seperti misalnya&#160;personal branding,&#160;hingga melamar pekerjaan. Namun,&#160;elevator pitch&#160;di artikel ini akan berfokus pada startup yang ingin menyampaikan ide kepada mitra kerja, baik itu investor [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/menjelaskan-ide-startup-dengan-singkat-dan-memikat-lewat-elevator-pitch/">Menjelaskan Ide Startup dengan Singkat dan Memikat lewat Elevator Pitch</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="3952">Apa itu&nbsp;<em>elevator pitch</em>?</p>



<p id="e63f">Deskripsi singkat tentang ide, produk, atau perusahaan, dengan perkiraan disampaikan dalam waktu 30 detik atau kurang (seperti ketika sedang naik lift). Sebenarnya, konsep&nbsp;<em>elevator pitch&nbsp;</em>dapat berlaku untuk mempromosikan banyak hal, seperti misalnya&nbsp;<em>personal branding,&nbsp;</em>hingga melamar pekerjaan. Namun,&nbsp;<em>elevator pitch&nbsp;</em>di artikel ini akan berfokus pada startup yang ingin menyampaikan ide kepada mitra kerja, baik itu investor atau vendor lain. Lalu, bagaimana cara menulis&nbsp;<em>elevator pitch&nbsp;</em>yang tepat?</p>



<p id="2724"><strong>Mulailah dengan pertanyaan</strong></p>



<p id="37c4">Kamu dapat mengawali kalimat dengan pertanyaan pembuka yang dialami oleh banyak orang. Pertanyaan ini mewakili kegelisahan banyak orang karena mereka memiliki masalah yang serupa dan sedang mencari solusinya. Pertanyaan ini dapat memungkinkanmu untuk mengubahnya menjadi percakapan yang terkontrol, daripada hanya sekadar pertanyaan biasa. Di bawah nanti akan ada contoh-contoh&nbsp;<em>elevator pitch&nbsp;</em>dari startup ternama yang dapat memberikanmu gambaran untuk memahami tentang praktiknya.</p>



<p id="9727"><strong>Tantangan</strong></p>



<p id="8979">Di poin ini, kamu dapat menjelaskan tentang kesulitan atau masalah yang dialami pelanggan. Bagaimana tantangan itu begitu ‘menyiksa’ kegiatan mereka sehingga harus dicari solusinya.</p>



<p id="773f"><strong>Jumlah atau data sederhana</strong></p>



<p id="81e6">Kamu juga dapat menyertakan sedikit angka sebagai daya tarik bahwa masalah tersebut penting untuk diselesaikan dan dicari solusinya</p>



<p id="6c2c"><strong>Tidak ada jargon</strong></p>



<p id="7373">Sebaiknya, jangan gunakan istilah khusus, istilah yang berkaitan dengan teknologi, atau yang hanya dimengerti oleh startupmu saja. Kurangi kata-kata yang sulit dipahami oleh orang awam yang tidak berkecimpung di industrimu. Sebisa mungkin gunakan kalimat penjelas yang mudah dipahami.</p>



<p id="541b"><strong>Berikan sedikit traksi</strong></p>



<p id="4d4a">Kamu bisa memberikan traksi atau mungkin menjelaskan metrik sebagai gambaran tentang skala bisnis untuk daya tarik.</p>



<p id="b563">Contoh&nbsp;<em>elevator pitch</em>&nbsp;Airbnb (diluncurkan tahun 2008)</p>



<p id="99a7">Sebagian besar turis yang memesan secara online memikirkan tentang harga hotel sebagai biaya tertinggi ketika traveling. Di sisi lain, platform seperti Couchsurfing telah membuktikan bahwa lebih dari setengah juta orang bersedia meminjamkan sofa atau kamar tidur cadangan mereka. Kami telah membuat platform yang menghubungkan turis dengan penduduk setempat, membiarkan mereka menyewa kamar kami, atau bahkan seluruh tempat. Wisatawan menghemat uang, dan penduduk setempat dapat memonetisasi kamar kosong mereka. Kami hanya mengambil komisi 10%.</p>



<p id="ca34">Contoh&nbsp;<em>elevator pitch</em>&nbsp;WeWork</p>



<p id="93e1">Ada 40 juta pekerja independen di AS: konsultan, pekerja lepas, dan pemilik usaha kecil. Memiliki ruang kantor itu sulit dan mahal, terutama di kota-kota seperti New York. Kami menciptakan konsep ruang sebagai layanan, di mana kami punya 20 lokasi di kota, yang orang dapat menyewa meja atau kantor tanpa kerumitan sewa tradisional. Ini efektif menghemat setidaknya 25% dari biaya. Mereka mendapatkan akses ke meja depan bersama, ruang surat, dan komunitas orang-orang yang berpikiran sama.</p>



<p id="eb97">Contoh&nbsp;<em>elevator pitch</em>&nbsp;Slack</p>



<p id="6e84">Rata-rata pekerja kantor menerima 304 email per minggu. Mereka juga menghadiri rata-rata 62 pertemuan bulanan, setengahnya mereka anggap sebagai ‘buang-buang waktu’. Slack dibuat untuk membuat pekerjaan lebih efisien. Ini mengatur percakapan berdasarkan saluran dan secara drastis mengurangi kebutuhan akan email atau rapat. Slack terintegrasi dengan 100 lebih alat produktivitas seperti Google Docs,Calendar, Email, Dropbox, Zoom, sehingga kamu dapat menerima notifikasi otomatis dan mengambil tindakan tanpa meninggalkan layar&nbsp;<em>gadget.</em></p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="4125"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="83a3"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="0c9c"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>



<p><a href="https://medium.com/@sofynito?source=post_page-----435328503145--------------------------------"></a></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/menjelaskan-ide-startup-dengan-singkat-dan-memikat-lewat-elevator-pitch/">Menjelaskan Ide Startup dengan Singkat dan Memikat lewat Elevator Pitch</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
