<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Creative Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/creative/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/creative/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 May 2023 04:22:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>Creative Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/creative/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Praktik Terbaik Meningkatkan Ide Kreatif Pada Anggota Tim</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/praktik-terbaik-meningkatkan-ide-kreatif-pada-anggota-tim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Apr 2023 03:22:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Team Work]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Creative]]></category>
		<category><![CDATA[Creativity]]></category>
		<category><![CDATA[Inovation]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8949</guid>

					<description><![CDATA[<p>Inovasi datang dari lahirnya ide-ide kreatif yang tak terbatas dan berani untuk diwujudkan. Namun masalahnya, banyak pemimpin organisasi tidak tahu bagaimana memanfaatkan hal ini di antara karyawannya. Justru para pemimpin ini memaksa karyawan dengan tuntutan rapat yang panjang dan tidak menghasilkan apa-apa. Untuk memberikanmu wawasan baru tentang kreativitas, berikut adalah beberapa ide cara untuk meningkatkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/praktik-terbaik-meningkatkan-ide-kreatif-pada-anggota-tim/">Praktik Terbaik Meningkatkan Ide Kreatif Pada Anggota Tim</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="5f25">Inovasi datang dari lahirnya ide-ide kreatif yang tak terbatas dan berani untuk diwujudkan. Namun masalahnya, banyak pemimpin organisasi tidak tahu bagaimana memanfaatkan hal ini di antara karyawannya. Justru para pemimpin ini memaksa karyawan dengan tuntutan rapat yang panjang dan tidak menghasilkan apa-apa. Untuk memberikanmu wawasan baru tentang kreativitas, berikut adalah beberapa ide cara untuk meningkatkan kreativitas anggota tim, berdasarkan artikel yang ditulis oleh Jeremy Utley dan Perry Klebahn pada Harvard Business Review.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="8fe7"><strong>Menghasilkan sebanyak mungkin ide</strong></h2>



<p id="75a9">Profesor Stanford bernama Robert McKim memberikan tanggapan tiap kali siswanya meminta umpan balik tentang konsep baru, “Tunjukkan tiga pilihan.” Sebab, ia tahu bahwa pilihan adalah kunci untuk melakukan terobosan. Ide sebanyak mungkin perlu dihasilkan, tanpa memandang ide itu bagus atau buruk. Maksudnya, berikan pilihan tidak hanya ide yang bagus saja. Terkadang kita terlalu memilih dan menganggap bahwa ide A, B, C tidak layak, kemudian membuangnya. Padahal mungkin mereka punya peluang sama besar dengan ide D, E, F yang kita rasa lebih baik. Menurut pelatih strategi kepemimpinan, David Noble, dan asisten profesor Harvard Medical School, Carol Kauffman, mengatakan, “pemimpin hebat menghasilkan pilihan sehingga ketika peluang muncul atau krisis melanda, mereka dapat berputar secara real time dan membuat langkah optimal.”</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="b861"><strong>Menciptakan ruang untuk kegagalan</strong></h2>



<p id="f709">Banyak orang takut akan gagal. Sekilas memang wajar. Namun ternyata kegagalan adalah salah satu syarat untuk menjadi kreatif. Orang yang berani bereksperimen artinya ia juga siap untuk sewaktu-waktu gagal. Ia sudah menyiapkan sebuah tempat di mana ia bisa bebas menuangkan idenya di situ, meskipun nanti pada akhirnya mengalami kegagalan. Tidak masalah. Sebab, jika tidak pernah gagal, maka kamu benar-benar terancam untuk gagal. Kegagalan yang ada pada sampai tingkat tertentu menjelaskan bahwa kamu sudah berani melakukan eksplorasi dan menjelajah ke berbagai hal, sehingga banyak wawasan yang bisa kamu dapatkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="e4b0"><strong>Menetapkan waktu eksplorasi secara rutin</strong></h2>



<p id="8352">Melakukan inovasi dan menjadi orang kreatif membutuhkan waktu. Jam terbang dan latihan tidak bisa berbohong. Untuk itu, kamu bisa melatihnya dengan menyediakan waktu untuk melakukan eksplorasi secara rutin, mungkin 1–3 hari dalam satu bulan. Di awal, mungkin terlihat seperti membuang-buang waktu di antara kesibukan yang ada. Namun, pikirkan ini untuk jangka panjang. Jika kamu tidak memblokir waktu sebelumnya, jangan kaget jika tim-mu merasa tidak punya waktu untuk berinovasi ketika badai krisis datang.</p>



<p id="fae3">Contohnya adalah Jeff Bezos. Ia terkenal suka meluangkan dua hari tidak terjadwal untuk menjelajahi internet dan mencari peluang baru. Bahkan ia tetap melakukan hal itu ketika perusahaannya di atas angin, alias menjadi pemenang di industrinya, ketika kapitalisasi pasar Amazon 17 kali lipat dari Barnes &amp; Noble.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="7b50"><strong>Menghargai penemuan masalah</strong></h2>



<p id="a39a">Solusi tidak datang tiba-tiba tanpa hadirnya masalah terlebih dahulu. Untuk itu, jika masalah datang, jangan takut. Sambutlah masalah itu dan hargai ketika waktunya tiba. Para pemimpin yang inovatif sangat memahami dan memupuk kesadaran akan masalah di seluruh anggota timnya. Seperti yang dilakukan oleh Robert McKim yang meminta siswa menyimpan “daftar bug” jauh sebelum pemrograman komputer memasuki bahasa umum. Dia mengatakan kepada mereka untuk menuliskan hal-hal yang mengganggu mereka, karena mengetahui bahwa perhatian terhadap masalah merupakan benih bagi inovasi untuk tumbuh.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="80e0"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="e519"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="3ee3"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/praktik-terbaik-meningkatkan-ide-kreatif-pada-anggota-tim/">Praktik Terbaik Meningkatkan Ide Kreatif Pada Anggota Tim</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apa Rahasia Para Inovator?</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/apa-rahasia-para-inovator/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2023 04:27:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[1000startupdigital]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Creative]]></category>
		<category><![CDATA[Innovation]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=8676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu pertanyaan paling klasik dan paling banyak ditanyakan oleh orang-orang adalah, “Bagaimana caranya agar bisa menjadi orang yang inovatif?” Kemampuan melakukan inovasi, apa pun bidang yang ditekuni, akan membawa seseorang jauh melampaui orang-orang dengan ‘ide biasa’. Untuk menjawab pertanyaan di atas, para peneliti yang terdiri dari Dyer, dari Universitas Brigham Young; Gregersen, dari Insead; [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/apa-rahasia-para-inovator/">Apa Rahasia Para Inovator?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="8d3c">Salah satu pertanyaan paling klasik dan paling banyak ditanyakan oleh orang-orang adalah, “Bagaimana caranya agar bisa menjadi orang yang inovatif?”</p>



<p id="0159">Kemampuan melakukan inovasi, apa pun bidang yang ditekuni, akan membawa seseorang jauh melampaui orang-orang dengan ‘ide biasa’. Untuk menjawab pertanyaan di atas, para peneliti yang terdiri dari Dyer, dari Universitas Brigham Young; Gregersen, dari Insead; dan Christensen, dari Harvard Business School, mengungkapkan bagaimana pengusaha inovatif berbeda dari eksekutif pada umumnya. Penelitian mereka menunjukkan bahwa lima “keterampilan penemuan” membuat para inovator begitu spesial sehingga disebut memiliki ‘<em>DNA Innovator</em>’. Apa saja DNA Inovator itu? Simak ceritanya lewat artikel berikut ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="e551"><strong>Keterampilan 1: mengasosiasi</strong></h3>



<p id="14b8">Salah satu DNA inovator adalah mengasosiasi, yaitu kemampuan untuk berhasil menghubungkan pertanyaan, masalah, atau ide yang tampaknya tidak terkait dari berbagai bidang. Contohnya adalah kasus nyata yang dialami oleh Pierre Omidyar yang berhasil meluncurkan eBay pada tahun 1996 setelah menghubungkan tiga titik yang tidak terhubung. Pertama, daya tarik untuk menciptakan pasar yang lebih efisien, setelah ditutup dari IPO perusahaan internet panas pada pertengahan 1990-an. Kedua, tunangannya kesulitan dalam menemukan dispenser Pez. Ketiga, ketidakefektifan iklan baris lokal dalam menemukan barang-barang tersebut. Inovasi dapat muncul ketika seseorang berhasil membangun kemampuan dalam menghasilkan ide dan dapat digabungkan dengan cara baru.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="285e"><strong>Keterampilan 2: bertanya</strong></h3>



<p id="1319">Peter Drucker, seorang ‘ayah’ yang ahli di bidang pemikiran manajemen, menggambarkan kekuatan tentang pertanyaan. “Pekerjaan yang penting dan sulit bukanlah menemukan jawaban yang tepat, melainkan menemukan pertanyaan yang tepat,” tulisnya. Orang yang memiliki DNA inovator akan mengajukan pertanyaan yang menantang kebijaksanaan umum. Umumnya mereka tidak tahan dengan status quo, dan bertanya secara efektif dengan, “Mengapa?”, “Mengapa tidak…?”, atau “Bagaimana jika…?”</p>



<p id="e2aa">Gambarannya akan terlihat jelas dengan membandingkan keterampilan antara manajer ‘biasa’ dengan pengusaha yang inovatif. Jika manajer memiliki pemahaman tentang membuat proses yang sudah ada menjadi lebih baik, maka pertanyaan yang muncul adalah, “Bagaimana kami dapat meningkatkan penjualan widget?”. Lain halnya dengan pengusaha inovatif yang menanyakan tentang, “Jika kita memotong setengah ukuran atau berat widget, bagaimana hal itu mengubah proposisi nilai yang ditawarkannya?”.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="9f51"><strong>Keterampilan 3: mengamati</strong></h3>



<p id="9170">Inovator yang berhasil menelurkan ide-ide bisnis cemerlang ternyata meneliti fenomena umum, terutama perilaku pelanggan potensial. Mereka secara hati-hati mengamati dan konsisten mencari detail perilaku kegiatan targetnya, misalnya pelanggan, pemasok, perusahaan, dan lain-lain. Tujuan dari mengamati ini adalah mendapatkan wawasan tentang cara-cara baru dalam melakukan sesuatu.</p>



<p id="fbb4">Contoh terbaik datang dari pendiri Intuit.com, yaitu Scott Cook yang membuat perangkat lunak keuangan setelah dua pengamatan utama. Pertama dia menyaksikan istrinya yang frustasi ketika melacak keuangan mereka. “Seringkali kejutan yang mengarah pada ide -ide bisnis baru datang dari menonton orang lain bekerja dan menjalani kehidupan normal mereka,” kata Cook. Lalu seorang teman memperlihatkan Apple Lisa sebelum diluncurkan. Setelah dari markas Apple, Cook pergi ke restoran terdekat untuk menuliskan semua yang dia perhatikan tentang Lisa. Pengamatannya menghadirkan wawasan tentang membangun antarmuka pengguna grafis agar terlihat seperti rekannya di dunia nyata (misalnya sebuah buku cek), sehingga memudahkan orang untuk menggunakannya. Kemudian Cook memecahkan masalah istrinya dan meraih 50% dari pasar untuk perangkat lunak keuangan di tahun pertama.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="cb1a"><strong>Keterampilan 4: bereksperimen</strong></h3>



<p id="eb52">Inovator akan selalu mencoba ide-ide baru dengan membuat prototipe dan meluncurkannya. Orang-orang yang bereksperimen membangun pengalaman interaktif dan mencoba memancing respons yang unik dari pengamatannya untuk melihat wawasan apa yang akan mereka dapatkan. Salah satu eksperimen paling kuat yang dapat dilakukan oleh para inovator adalah tinggal dan bekerja di luar negeri. Penelitian mengungkapkan bahwa semakin banyak negara yang pernah ditinggali seseorang, semakin besar kemungkinan dia memanfaatkan pengalaman tersebut untuk menghasilkan produk, proses, atau bisnis yang inovatif. Bahkan, jika manajer mencoba bahkan satu penugasan internasional sebelum menjadi CEO, perusahaan mereka memberikan hasil keuangan yang lebih kuat daripada perusahaan yang dijalankan oleh CEO tanpa pengalaman seperti itu, yakni rata-rata kinerja pasar sekitar 7% lebih tinggi, menurut penelitian oleh Gregeren, Mason A. Carpenter, dan Gerard W. Sanders. A.G.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="d4b7"><strong>Keterampilan 5: jaringan</strong></h3>



<p id="90ad">Pengusaha secara umum berjejaring untuk mengakses sumber daya, ‘menjual diri’ atau perusahaan, atau meningkatkan karir mereka. Namun perspektif seorang inovator sungguh berbeda. Mereka berjejaring untuk menemukan dan menguji ide dari orang lain yang memiliki latar belakang berbeda. Para inovator berusaha untuk bisa bertemu dan berkenalan dengan orang-orang dari berbagai jenis ide dan perspektif untuk memperluas pengetahuan. Bahkan, inovator tidak segan untuk mengunjungi negara lain dan bertemu orang-orang dari lapisan masyarakat lain. Banyak masalah berhasil dipecahkan ketika solusinya didapatkan dari berbagai industri dan bermacam ilmu pengetahuan.</p>



<p class="has-text-align-center">. . .</p>



<p id="4801"><a href="https://1000startupdigital.id/" rel="noreferrer noopener" target="_blank"><em>Gerakan Nasional 1000 Startup Digital</em></a><em>&nbsp;adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.</em></p>



<p id="f05e"><em>Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.</em></p>



<p id="36be"><em>Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/apa-rahasia-para-inovator/">Apa Rahasia Para Inovator?</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
