fbpx

Praktik Terbaik Meningkatkan Ide Kreatif Pada Anggota Tim

Inovasi datang dari lahirnya ide-ide kreatif yang tak terbatas dan berani untuk diwujudkan. Namun masalahnya, banyak pemimpin organisasi tidak tahu bagaimana memanfaatkan hal ini di antara karyawannya. Justru para pemimpin ini memaksa karyawan dengan tuntutan rapat yang panjang dan tidak menghasilkan apa-apa. Untuk memberikanmu wawasan baru tentang kreativitas, berikut adalah beberapa ide cara untuk meningkatkan kreativitas anggota tim, berdasarkan artikel yang ditulis oleh Jeremy Utley dan Perry Klebahn pada Harvard Business Review.

Menghasilkan sebanyak mungkin ide

Profesor Stanford bernama Robert McKim memberikan tanggapan tiap kali siswanya meminta umpan balik tentang konsep baru, “Tunjukkan tiga pilihan.” Sebab, ia tahu bahwa pilihan adalah kunci untuk melakukan terobosan. Ide sebanyak mungkin perlu dihasilkan, tanpa memandang ide itu bagus atau buruk. Maksudnya, berikan pilihan tidak hanya ide yang bagus saja. Terkadang kita terlalu memilih dan menganggap bahwa ide A, B, C tidak layak, kemudian membuangnya. Padahal mungkin mereka punya peluang sama besar dengan ide D, E, F yang kita rasa lebih baik. Menurut pelatih strategi kepemimpinan, David Noble, dan asisten profesor Harvard Medical School, Carol Kauffman, mengatakan, “pemimpin hebat menghasilkan pilihan sehingga ketika peluang muncul atau krisis melanda, mereka dapat berputar secara real time dan membuat langkah optimal.”

Menciptakan ruang untuk kegagalan

Banyak orang takut akan gagal. Sekilas memang wajar. Namun ternyata kegagalan adalah salah satu syarat untuk menjadi kreatif. Orang yang berani bereksperimen artinya ia juga siap untuk sewaktu-waktu gagal. Ia sudah menyiapkan sebuah tempat di mana ia bisa bebas menuangkan idenya di situ, meskipun nanti pada akhirnya mengalami kegagalan. Tidak masalah. Sebab, jika tidak pernah gagal, maka kamu benar-benar terancam untuk gagal. Kegagalan yang ada pada sampai tingkat tertentu menjelaskan bahwa kamu sudah berani melakukan eksplorasi dan menjelajah ke berbagai hal, sehingga banyak wawasan yang bisa kamu dapatkan.

Menetapkan waktu eksplorasi secara rutin

Melakukan inovasi dan menjadi orang kreatif membutuhkan waktu. Jam terbang dan latihan tidak bisa berbohong. Untuk itu, kamu bisa melatihnya dengan menyediakan waktu untuk melakukan eksplorasi secara rutin, mungkin 1–3 hari dalam satu bulan. Di awal, mungkin terlihat seperti membuang-buang waktu di antara kesibukan yang ada. Namun, pikirkan ini untuk jangka panjang. Jika kamu tidak memblokir waktu sebelumnya, jangan kaget jika tim-mu merasa tidak punya waktu untuk berinovasi ketika badai krisis datang.

Contohnya adalah Jeff Bezos. Ia terkenal suka meluangkan dua hari tidak terjadwal untuk menjelajahi internet dan mencari peluang baru. Bahkan ia tetap melakukan hal itu ketika perusahaannya di atas angin, alias menjadi pemenang di industrinya, ketika kapitalisasi pasar Amazon 17 kali lipat dari Barnes & Noble.

Menghargai penemuan masalah

Solusi tidak datang tiba-tiba tanpa hadirnya masalah terlebih dahulu. Untuk itu, jika masalah datang, jangan takut. Sambutlah masalah itu dan hargai ketika waktunya tiba. Para pemimpin yang inovatif sangat memahami dan memupuk kesadaran akan masalah di seluruh anggota timnya. Seperti yang dilakukan oleh Robert McKim yang meminta siswa menyimpan “daftar bug” jauh sebelum pemrograman komputer memasuki bahasa umum. Dia mengatakan kepada mereka untuk menuliskan hal-hal yang mengganggu mereka, karena mengetahui bahwa perhatian terhadap masalah merupakan benih bagi inovasi untuk tumbuh.

. . .

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.

Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!

Bagikan artikel ini