fbpx

Praktik Terbaik Startup untuk Memanfaatkan Content Marketing

Tahukah kamu, menurut Fiverr, sebanyak 34% konsumen akan cenderung melakukan pembelian tidak terencana setelah membaca konten yang menarik dan berkualitas. Secara tidak sadar, kamu juga sering melakukan pembelian impulsif, bukan?

Kita hidup di tengah gegap gempita konten yang ramai. Akan tetapi, tidak semuanya ‘cocok’ untuk kita. Lalu, bagaimana startup dapat memanfaatkan content marketing untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi dan relevan dengan target audiensnya?

Nah, kamu dapat mengikuti best practice di bawah ini untuk menjangkau, melibatkan, dan membangun hubungan jangka panjang dengan target audiensmu melalui konten. Simak dengan baik, ya!

1. Menganalisis target audiens dan preferensinya

Untuk bisa memahami target audiens, kamu harus tahu apa yang diinginkan oleh mereka. Kumpulkan informasi untuk memahami apa yang diinginkan pelanggan dan prospekmu. Kemudian, Untuk membantumu, kamu bisa menjawab pertanyaan berikut:

  • Apa demografi, minat, dan lokasi audiens targetmu?
  • Apa yang ingin mereka pelajari tentang merek, produk, dan layananmu?
  • Jenis konten apa yang mereka sukai untuk ditonton? Video, konten tertulis, atau podcast, atau konten lainnya?
  • Pada tahap perjalanan pembelian manakah mereka berada? Kesadaran, evaluasi, atau konversi?
  • Platform mana yang sering dikunjungi prospekmu? Pencarian Google, Twitter, Instagram, atau media sosial lainnya?
  • Apa saja permasalahan umum atau pain points yang mungkin dialami audiensmu?

Dari semua jawaban yang kamu dapatkan, kamu dapat memulai untuk membuat konten yang menjawab keresahan target audiensmu. Hasil dari konten ini dapat ditampilkan dalam bentuk artikel atau postingan blog di situsmu. Hal ini dapat membantu mengarahkan traffic secara organik ke situs. Konten yang sama dalam format yang berbeda juga dapat ditampilkan dalam video di media sosial.

Tidak hanya itu, konten juga dapat digunakan oleh tim dukungan pelanggan dalam menanggapi pertanyaan pelanggan. Taktik ini memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi startup dalam memanfaatkan content marketing.

2. Membuat konten yang tepat untuk target audiens

Berdasarkan sumber dari situs shanebarker.com, berikut adalah beberapa tips yang dapat kamu manfaatkan dalam membuat konten:

  • Melakukan riset mendalam tentang topik yang diminati dan dibutuhkan oleh target audiens.
  • Membantu menjawab pertanyaan dari target audiens atau membantu memecahkan masalah mereka, misalnya konten tentang bagaimana cara membuat budgeting sederhana untuk keluarga (contoh, produkmu adalah aplikasi pencatatan keuangan).
  • Mengembangkan ide konten yang menarik untuk calon pelanggan seperti tren industri, perbandingan produk, dan wawasan berguna tentang niche-mu.
  • Melakukan diversifikasi untuk format konten yang akan kamu bagikan. Misalnya, konten postingan blog hingga video penjelasan, cerita di media sosial, infografis, e-Book, studi kasus, dan sebagainya.
  • Melakukan koreksi dan dan editing konten untuk mencegah duplikat konten, kesalahan tata bahasa, dan kesalahan pengetikan sebelum mempublikasikannya secara daring.
  • Memperbarui dan menggunakan kembali konten lama (yang sudah pernah ada), akan tetapi ditampilkan dalam bentuk atau sudut pandang yang berbeda. Bisa juga ditampilkan di berbagai format di saluran yang berbeda.

3. Mempromosikan konten melalui berbagai saluran

Di tahap ini, kamu perlu merancang strategi publikasi konten. Misalnya kamu bisa membuat template yang berisi jadwal untuk publikasi konten, mulai dari jenis saluran yang ada (Instagram, TikTok, dan lain-lain), format konten (video tutorial, blog, short video, dan lain-lain), tanggal publikasi, dan lainnya.

Misalnya, apabila di tanggal 1 Januari kamu mempublikasikan konten blog di situs, di tanggal 2 kamu bisa mendistribusikannya dengan format video di Instagram, dan di tanggal 3 konten tersebut dapat disebarkan lewat newsletter di email. Startup perlu memanfaatkan banyak platform untuk memasarkan konten yang berbeda dengan tujuan meningkatkan jangkauan kontenmu.

Itulah beberapa praktik yang dapat kamu coba dalam content marketing pada startup. Semoga membantu, ya!

. . .

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.

Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!

Bagikan artikel ini