fbpx

Perlukah Startup Menerapkan Influencer Marketing?

Media sosial memang platform yang ajaib, ya. Kini, media sosial telah digunakan oleh miliaran orang, mulai dari platform X, Instagram, Facebook, dan lain-lain.

Menurut McKinsey lewat survei yang dilakukan tahun 2014, media sosial telah memberikan dampak yang signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Di tahun 2022, analisis terhadap lebih dari 2.000 postingan influencer marketing menemukan bahwa strategi tersebut memang menghasilkan ROI (hasil investasi/Return on Investment) yang positif untuk merek.

Jadi, apa itu influencer marketing?

Ini adalah kerja sama bisnis dengan perorangan (sering disebut dengan KOL/Key Opinion Leader) yang punya pengaruh besar di sosial media untuk memasarkan produk atau layanan.

Saat ini, hampir semua orang punya minimal satu akun media sosial. Maka, ada ratusan juta orang yang menggunakan media sosial di seluruh dunia. Orang-orang saat ini lebih mempercayai influencer yang mereka follow ketimbang konten promosi langsung dari perusahaan atau sosok yang kurang mereka kenal.

Dampaknya, influencer marketing sekarang menjadi salah satu cara baru yang efektif dalam strategi pemasaran. Influencer ini punya banyak followers dan memiliki ER tinggi (Engangement Rates/tingkat keterlibatan). Merek yang menjalin kerja sama dengan influencer punya peluang besar untuk meningkatkan konversi produknya.

Tapi, seberapa efektif influencer marketing? Meskipun hasilnya akan tergantung dari seberapa sukses kampanyemu, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan jika menggunakan strategi pemasaran ini. Menurut Influencer Marketing Hub, bisnis memperoleh rata-rata $5,78 untuk setiap dolar yang mereka habiskan dalam influencer marketing!

Ini beberapa keuntungan influencer marketing:

1. Membangun kredibilitas dan kepercayaan

Salah satu tantangan bisnis dalam menjual produk adalah kurangnya kredibilitas. Bekerja sama dengan influencer yang dipercaya audiensnya dapat meningkatkan kredibilitas produkmu dengan lebih cepat.

2. Hemat biaya

Bisnis dapat hemat dari segi biaya apabila dapat menemukan influencer yang tepat sehingga memperoleh hasil investasi (ROI) yang signifikan dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan untuk kampanye.

3. Menarik prospek berkualitas

Influencer marketing bisa menjangkau orang-orang yang punya ketertarikan yang sama dengan produkmu. Itu karena setiap influencer umumnya punya audiens yang sudah tersegmentasi pada niche atau ceruk pasar tertentu.

4. Meningkatkan kesadaran merek

Memilih influencer yang tepat akan menaikkan kesadaran merek, terutama bagi mereka yang punya jutaan follower yang loyal.

Di sisi lain, keterbatasan atau kelemahan dari influencer marketing diantaranya adalah:

  • Influencer adalah cerminan dari merek. Jadi, apabila salah memilih influencer, misalnya tidak jujur, sedang berada dalam masalah, itu akan berpengaruh juga terhadap produk yang kamu jual.
  • Influencer yang mempromosikan produk dan layanan dapat berdampak buruk pada merek jika mereka punya later belakang dan gaya hidup yang tidak relevan dengan nilai dan visi misi dari merekmu.
  • Ada tantangan dalam mengukur ROI terutama jika kamu bekerja sama dengan banyak influencer yang menggunakan platform media sosial yang berbeda.

Jadi, apakah influencer marketing cocok diterapkan untuk startupmu?

Pada umumnya, strategi ini tidak sering diterapkan oleh perusahaan dengan model bisnis B2B. Jadi, jika ini adalah model bisnismu, kamu perlu memikirkan baik-baik bagaimana kerja sama dengan influencer yang tepat dapat mendongkrak penjualan produkmu.

Lain halnya jika model bisnismu adalah B2C, strategi ini bisa jadi taktik yang tepat untuk bisa meningkatkan pendapatanmu. Bagian terpentingnya adalah mencari influencer yang tepat untuk startupmu. Misalnya, jika kamu menjual jasa layanan antar makanan, maka kamu dapat bekerja sama dengan influencer yang punya niche seperti food vlogger dan food blogger. Penting juga untuk melihat rekam jejak yang kuat dalam mempromosikan produk atau layanan serupa.

. . .

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.

Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!

Bagikan artikel ini