Lean Start-Up, atau Banting Stir Startup-mu

Bambang dan Sri, dua wirausahawan muda, masing-masing ingin buat usaha untuk bantu petani di desa distribusikan hasil panennya lebih optimal dan tepat ke konsumen. Sebagai tahap awal Bambang mulai membangun tim, menghabiskan waktu kembangkan produk yg mumpuni sebaik mungkin agar bisa dipakai siapa saja. Sedangkan Sri berdiskusi dan berbincang dengan para petani dan teman-temannya di desa; mengembangkan projek sesuai kapasitas petani saja, nggak seperti Bambang.

Hari peluncuran tiba. Hasilnya? Para petani senang dengan apa yang Sri buat. Bambang? Nggak banyak yang berminat dengan produknya.

Lho, apa yang salah?

Membangun bisnis ataupun startup memang tantangan yang nggak akan luput dari resiko. Banyak startup yang berhasil dan menginspirasi startup lain untuk mencoba. Tapi ada pula yang harus berhenti di tengah jalan; atau malah sudah jalan dengan ceria, lalu stuck, dan terjun bebas ke titik nol. Minus. Stop. Sama seperti Bambang di cerita barusan.

Lho, apa yang salah?

Sebuah startup dimulai dengan sebuah masalah yang harus dipecahkan dengan sebuah ide yang tepat sasaran. Ide itu nantinya melahirkan produk yang dikembangkan dan dilepas ke pasar untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sampai situ aja? Sayangnya nggak; belum selesai. Startup-nya bisa aja berguna dan laris manis. Atau malah – poof! – rugi di pasaran. Untuk kecilin resiko gagalnya startup, metode “Lean Start-Up” hadir untuk membantu wirausahawan memaksimalkan startup mereka.

Apa, sih, Lean Start-Up?

Eric Ries, entrepreneur yang masih terbilang muda, menggagas sebuah metode bernama “Lean Start-Up” setelah gagal membangun usahanya berkali-kali. Metode ini fokus ke pengembangan produk yang lebih cepat, efisien, dan sesuai dengan apa yang konsumen butuhkan; melalui hipotesa/perkiraan. Dari feedback konsumen terhadap produknya, pendiri startup bisa menyempurnakan produk agar tepat sesuai dengan apa yang pasar mau. Metode ini meminimalisir waktu, tenaga, dan resource terbuang sia-sia.

Lean Start-Up berputar pola lingkaran Build – Measure – Learn. Seperti apa polanya di cerita Bambang dan Sri tadi?

Build

Seorang pendiri startup apa aja memulai usahanya dari sebuah gagasan/ide untuk menghadapi suatu masalah. Gagasan tersebut, nantinya, bakalan jadi rancangan usaha yang diharapkan tepat guna menyelesaikan masalah itu. Pada tahap ini, pendiri startup membuat hipotesis atau asumsi-asumsi yang memberi gambaran bagaimana startup mereka ke depannya, contohnya:

  1. masalah apa yang dihadapi
  2. peluang bisnis mereka;
  3. solusi apa yang bisa diberi; dan,
  4. gimana cara agar bisnisnya berjalan baik ke depannya.

Mari balik ke Bambang dan Sri. Mereka memulai usahanya dari masalah yang sama; masalah petani di desa mereka. Nah, dari sini pengembangan dari solusi itu dibuat. Tapi ada hal yang harus diperhatikan. Solusi yang dimiliki sudah tepat, belum? Apa solusi itu yang dibutuhkan calon konsumen? Apa sudah ada gambaran cara untuk memecahkan solusinya?

Di sini perbedaan Bambang dan Sri menyelesaikan masalahnya. Bambang di tahap ini mulai dengan mengembangkan produk yang baginya adalah solusi terbaik dari masalahnya. Sedangkan Sri masih membuat hipotesis dan rencana yang simpel untuk ia diskusikan ke petani nantinya. Dua arah yang berbeda, kan? Apa yang dilakukan Sri adalah perancangan sebuah prototype yang simpel dari bisnis yang ia tawarkan. Tahap ini akan sangat membantu startup untuk meyakinkan calon konsumen kalau produkmu nantinya berguna untuk mereka. Tentu saja juga bisa untuk calon investor agar mau menanamkan modal produksi lanjutanmu, ya kan? Selanjutnya, hipotesis di atas siap untuk diuji ke calon customer.

Measure

Pada tahap ini, pendiri startup mulai menguji produknya ke konsumen; apakah sudah tepat sesuai dengan harapan. Prototype yang sudah dibentuk pun harus sesimpel mungkin; atau dikenal dengan minimum viable product (MVP). Kenapa harus simpel, sih? MVP akan lebih mudah dan maksimal untuk diaplikasian oleh konsumen di masalah yang mereka hadapi. Di tahap ini, konsumen dan pendiri startup akan mengetahui kapasitas dari produknya; apakah sesuai dengan yang konsumen butuhkan atau perlu diperbaiki lagi.

Dalam kasus Bambang, produknya ia buat agar bisa digunakan oleh siapa saja saat targetnya adalah petani; bukan untuk konsumen umum, sudah pasti beda. Produk yang Bambang kembangkan malah sulit dipakai karena nggak sesuai dengan kapasitas yang konsumennya punya.

Lain halnya dengan Sri. Rancangan produk yang ia buat sudah ia diskusikan sebelumnya dengan konsumennya. Diskusi itu yang memberi gambaran dari kapasitas konsumen dan kebutuhan yang mereka butuh. Dari sinilah seorang pendiri startup bisa melanjutkan rancangan prototype-nya jadi sempurna dan punya nilai yang tepat pula untuk konsumen. Makanya produk milik Sri lebih unggul dari yang Bambang punya.

Jadi langkah yang Bambang ambil salah? Yes. Tapi nggak seterusnya juga salah. Masih ada satu tahapan lagi dalam lingkaran metode ini untuk Bambang lewati untuk berbenah, yaitu…

Learn

Setelah uji coba dilakukan di tahap sebelumnya, feedback dari konsumen untuk produk tersebut akan jadi acuan untuk startup melanjutkan bisnis. Dari titik ini, pendiri startup bisa evaluasi langkah yang sudah diambil. Perbaiki dan lanjut, tambah hipotesis baru dan uji lagi, atau banting setir dan ubah. Sama-sama menyesuaikan demand yang dibutuhkan konsumen.

Sri bisa perbaiki produk yang ia tawarkan atau menyempurnakannya sesuai dengan kebutuhan para petani. Sedangkan Bambang bisa ikut memperbaiki prosesnya kembali atau memilih target konsumen yang tepat dengan produk yang ia sudah buat sedemikian rupa.

Dari cerita tentang Sri dan Bambang barusan, apa sih yang sudah kita pelajari dalam memulai sebuah usaha?

Perancangan sebuah usaha memang akan memakan waktu yang banyak, tenaga, dan resource material ataupun non-material. Nggak terkecuali resiko yang harus dihadapi pra ataupun pasca produk yang dibuat dilepas ke pasar. Daripada pakai metode startup tradisional, metode Lean Start-Up mengurangi resiko yang dihadapi dan pengerjaan produk akan lebih cepat lagi. Metode ini memangkas pengeluaran tenaga ataupun resource yang nggak perlu, karena hanya fokus ke demand dari konsumen; lebih efisien. Yang lebih pentingnya lagi, penggiat startup bakalan jauh lebih paham masalah yang dihadapi di sektor yang dituju; lebih mengenal target konsumen melalui pendekatan, diskusi, ataupun uji coba produk ke mereka. Begitu pula sebaliknya, calon konsumen pun akan lebih mengenal produk yang kamu tawarkan dan ikut serta memberi feedback; secara nggak langsung membantu bisnismu berkembang bersama dengan konsumen.

*****

Lingkaran Lean Start-Up nggak berputar sekali. Metode ini bisa dipakai berkali-kali di produk atau startup yang sama untuk makin menyempurnakan value dari startup itu sendiri.

So, sudah siap untuk terjun lebih dalam di bisnis impianmu?

oleh Adhitya Putra

41 Responses

  1. I’ll right away grasp your rss feed as I can’t in finding your e-mail subscription link or e-newsletter service.
    Do you have any? Kindly allow me recognize so that I may subscribe.
    Thanks.

  2. My brother suggested I might like this website. He was entirely right.
    This post truly made my day. You can not imagine simply how much time
    I had spent for this information! Thanks!

    Feel free to visit my blog post i1 aaa1188

  3. You really make it appear really easy along with your presentation but I
    find this topic to be really something which I think I’d by no means understand.
    It sort of feels too complex and extremely extensive for me.
    I’m taking a look ahead to your subsequent put up,
    I will attempt to get the hold of it!

    Feel free to visit my homepage :: sky1388 game list

  4. Have you ever considered about adding a little bit more than just your articles?

    I mean, what you say is important and all.

    However imagine if you added some great visuals or video clips to give your posts more,
    “pop”! Your content is excellent but with images and video clips, this blog could
    certainly be one of the most beneficial in its field. Wonderful blog!

    Take a look at my web blog sky777 test id

  5. Greetings from Los angeles! I’m bored at work so I decided to
    browse your blog on my iphone during lunch break. I really like the info you present here
    and can’t wait to take a look when I get home. I’m surprised at how quick your blog loaded on my mobile ..

    I’m not even using WIFI, just 3G .. Anyways, fantastic
    site!

    Feel free to surf to my web blog :: home 918kiss 2 download

  6. I have been surfing online more than 3 hours as of late, yet I by
    no means found any interesting article like yours. It’s beautiful
    price enough for me. In my opinion, if all site owners and bloggers made excellent content material as you
    did, the net can be much more helpful than ever before.

  7. Hi there, I found your blog via Google while
    searching for a comparable subject, your website got here up, it looks good.
    I’ve bookmarked it in my google bookmarks.
    Hi there, just become alert to your weblog via Google,
    and located that it is truly informative. I’m going to be careful for brussels.
    I’ll be grateful when you proceed this in future. Many other people
    will probably be benefited out of your writing. Cheers!

    My blog post :: id rollex11

  8. I have read so many content about the blogger lovers however this article
    is really a pleasant paragraph, keep it up.

    Here is my webpage; ok388 slot (Raquel)

  9. My developer is trying to persuade me to
    move to .net from PHP. I have always disliked the idea
    because of the expenses. But he’s tryiong none the less.
    I’ve been using Movable-type on various websites for
    about a year and am nervous about switching to another platform.

    I have heard good things about blogengine.net. Is there a way I can transfer all
    my wordpress content into it? Any kind of help would be really appreciated!

    My site ntc33 kiosk download

  10. I know this if off topic but I’m looking into starting my own weblog and was wondering what all is required
    to get set up? I’m assuming having a blog like yours would cost a pretty penny?
    I’m not very web smart so I’m not 100% sure. Any tips or advice would be greatly appreciated.
    Thanks

    my blog: lpe88 test id free (918kiss-m.com)

  11. Having read this I thought it was really enlightening.
    I appreciate you taking the time and effort to put this information together.
    I once again find myself spending a significant amount of time
    both reading and leaving comments. But so what, it was still worth it!

    My homepage; wm casinoapk; https://918kiss-m.com/,

  12. I don’t even know hoᴡ I endeԁ up here, but Ι thought this post was ɡreat.
    I ԁo not know ԝho you are but certainly you are going to a
    famous blogger if youu are not already 😉 Cheers!

  13. I would like to thank you for the efforts you have put in writing this blog.

    I am hoping to see the same high-grade content from you later on as well.
    In truth, your creative writing abilities has motivated me to get my
    own blog now 😉

  14. Normally I do not learn article on blogs, but
    I wish to say that this write-up very forced me to take a look at and do so!

    Your writing style has been surprised me.
    Thanks, very nice post.

  15. What’s up, yup this paragraph is genuinely nice and I have learned lot of things from it concerning blogging.
    thanks.

  16. Saya telah berselancar online lebih dari 4 jam hari ini, namun saya tidak
    pernah menemukan artikel menarik seperti milik Anda.
    It is cukup berharga bagi saya. Menurut pendapat saya , jika semua webmaster dan blogger membuat konten yang baik seperti yang Anda lakukan, web akan menjadi lebih berguna dari sebelumnya.

    Take a look at my webpage: Www joker3939 net login –
    https://gameaco.com/belajar-untuk-lakukan-slotxo-123-seperti-berpengetahuan-luas

  17. I feel that is one of the such a lot significant information for me.
    And i’m satisfied studying your article. However wanna statement on few common things, The web site style is great,
    the articles is in reality great : D. Just right process, cheers

  18. I feel that is among the most vital info for me. And i’m glad reading your article.
    However wanna commentary on few general things, The site style is wonderful, the articles is really great : D.

    Good activity, cheers

  19. Hey just wanted to give you a quick heads up and let you know a few of the images aren’t loading properly.
    I’m not sure why but I think its a linking issue. I’ve
    tried it in two different internet browsers and both show the
    same outcome.

  20. Every weekend i used to pay a quick visit this site, because i
    wish for enjoyment, since this this web site conations in fact fastidious
    funny stuff too.

  21. Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for?
    you make blogging look easy. The overall look of your website
    is wonderful, as well as the content!

  22. Thanks for finally talking about > Lean Start-Up, atau Banting Stir Startup-mu – 1000 Startup
    Digital < Liked it!

  23. Post writing is also a fun, if you be familiar with after that you can write or else it is complex to write.

  24. Hi, Neat post. There’s an issue along with your website in web explorer, would test
    this? IE still is the market leader and a big portion of folks will miss your great writing due to this problem.

  25. Hi it’s me, I am also visiting this web page regularly,
    this website is genuinely good and the people are
    really sharing good thoughts.

  26. үou arе actually a just rright webmaster. The website loading sρeed is incredible.
    It seems that you arre doing any distinctive trіck.
    In addition, The contents аre masterpiece. you have done
    a excellent tassk in this topiϲ!

  27. Good post. I learn something totally new
    and challenging on blogs I stumbleupon everyday. It’s always
    exciting to read content from other writers and use
    a little something from other websites.

Leave a Reply

Your email address will not be published.