fbpx

Kamu Melakukan Kesalahan Saat Bekerja? Segera Lakukan 4 Hal Ini!

Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan. Tapi, gimana kalau kesalahan tersebut berhubungan dengan pekerjaan? Situasi bisa menjadi kacau, satu stim terkena dampak, dan segalanya terlihat susah untuk dikondisikan. Maka, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi itu?

Jangan panik, kamu perlu membaca wawasan penting yang diambil dari artikel Harvard Business Review tentang langkah taktis yang harus dilakukan ketika kita membuat kesalahan di tempat kerja. Yuk, cermati dengan baik!

1. Meminta maaf

Pertama-tama, akui kesalahanmu dan ucapkanlah permintaan maaf dengan tulus dan rendah hati. Tidak perlu menyangkal atas kesalahan dan kerugian yang ditimbulkan pada orang lain, tim, atau bisnis. Usahakan untuk tidak bersikap defensif karena orang lain tidak peduli dengan alasannya.

Contohnya, seorang rekan kerja memberitahumu bahwa mereka tersinggung dengan komentarmu. Maka kamu bisa meresponnya dengan, “Saya menghargai Anda mengatakan hal itu kepada saya. Saya minta maaf karena apa yang saya katakan menyinggung dan menyakiti Anda. Saya akan lebih berhati-hati.”

2. Bersikap proaktif

Saat kamu sadar bahwa telah melakukan kesalahan, reaksi pertama adalah sikap takut. Takut dimarahi, takut membuat kekacauan, dan rasa takut lainnya. Tapi, kamu perlu memberanikan diri untuk segera menghadapi situasi tersebut sebelum menjadi lebih buruk. Dengan bersikap proaktif menangani situasi dan menunjukkan kesadaran akan masalah tersebut, kamu dianggap sebagai pribadi yang punya tanggung jawab.

Contoh ini diambil dari artikel Business Harvard Review. Sabina, seorang eksekutif keuangan, yang mulai mendengar bisikan bahwa orang-orang di timnya menganggapnya merendahkan dan terlalu mengontrol pekerjaan mereka. Daripada mengabaikan komentar tersebut dan membiarkan situasi menjadi lebih buruk, dia langsung melakukan pertemuan one-on-one dengan setiap anggota tim untuk meminta masukan dari mereka dan mempelajari lebih lanjut. Kemudian, dia mengadakan pertemuan untuk berterima kasih kepada anggota timnya atas masukan mereka, mengungkapkan penyesalannya, dan berbagi rencananya untuk memperbaiki situasi tersebut.

Dengan bersikap proaktif, Sabina dapat memperoleh masukan penting untuk kemajuannya sebagai seorang pemimpin dan menghentikan ketidakpuasan timnya yang semakin meningkat sebelum situasi memburuk. Bahkan jika kamu bukan pemimpin, kamu tetap dapat berupaya untuk bersikap proaktif dan menjangkau mereka yang terkena dampak dari tindakanmu. Dengarkanlah keluhan dan masukan mereka lalu bagikan rencana perbaikanmu.

3. Berdamailah dengan orang-orang yang terkena dampak

Meminta maaf dan mengakui kesalahan memang harus dilakukan. Tapi, di mata orang-orang yang terkena dampak atas kesalahanmu, kamu perlu melakukan lebih dari meminta maaf. Kamu bisa membangun kepercayaan lagi dari orang-orang tersebut apabila kamu memperbaiki masalahnya. Bagikan apa yang menjadi pelajaran terbaikmu dan bagaimana selanjutnya kamu akan berupaya untuk melakukan lebih baik lagi.

4. Tunjukkan kepada atasan bahwa kamu membuat kemajuan

Saat seseorang membuat kesalahan, biasanya akan muncul bias negatif dari orang lain terhadap orang yang melakukan kesalahan. Orang lain cenderung lebih sering mengingat tindakan negatif yang dilakukan seseorang, dibandingkan hal-hal positif yang sudah dilakukan oleh orang itu. Untuk itu, kamu perlu menemukan cara untuk bisa menunjukkan bahwa kamu telah berupaya lebih baik, membangun kembali kepercayaan, dan mengubah persepsi orang lain terkait bias negatif.

Kita ambil contoh nyata dari artikel Harvard Business Review. Jared, seorang karyawan di perusahaan teknologi, mengetahui dari tinjauan tahunannya bahwa dia gagal meningkatkan skala organisasinya seperti yang diharapkan manajernya. Manajer memandangnya sebagai orang yang tidak bertanggung jawab dan menciptakan churn dibandingkan memungkinkan timnya bekerja lebih efisien.

Untuk meningkatkan kinerjanya dan mengatasi persepsi tersebut, Jared membuat dan memetakan rencana rinci, termasuk langkah-langkah dan tenggat waktu yang ingin dicapai. Yang terpenting, dia memberi kabar kepada atasannya setiap dua minggu sekali untuk memberikan visibilitas mengenai kemajuannya dan melawan potensi bias konfirmasi.

Kesalahan dan kegagalan memberikan kita ruang untuk introspeksi dan belajar. Jika kamu melakukan kesalahan di tempat kerja, jangan pernah bersembunyi dan mencela diri sendiri. Semoga artikel ini membantu, ya. Tetap semangat!

. . .

Gerakan Nasional 1000 Startup Digital adalah upaya bahu membahu penggerak ekosistem startup digital Indonesia untuk saling terkoneksi, saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Diinisiasi sejak 2016, gerakan ini diharapkan mendorong terciptanya mencetak startup yang menjadi solusi atas masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. #1000StartupDigital memberikan pembinaan bagi calon founder untuk membentuk tim, membuat MVP, hingga meluncurkan produknya ke pasar.

Karena Indonesia maju, #MulaiDariKamu!

Bagikan artikel ini