fbpx

Bikin Tim Makin Kompak, Ini Ide Sederhana untuk Meningkatkan Employee Engagement

“Apa saja benefit yang nanti saya terima jika bekerja di tempat ini?”
“Bagaimana mekanisme penggunaannya?”
Pemberian benefit adalah hak karyawan yang bisa didapatkan selain gaji, tunjangan, bonus, hingga asuransi.

Di bawah ini sudah kami rangkum beberapa benefit yang populer untuk diaplikasikan di startup. Cek dulu, yuk!


Apa itu employee engagement?

Dilansir dari artikel Forbes, employee engagement atau keterlibatan karyawan merupakan komitmen emosional yang dimiliki karyawan terhadap perusahaan.

Employee engagement timbul didasari oleh rasa saling percaya, integritas, komitmen dua arah, serta komunikasi yang intensif yang dilakukan oleh anggota tim. Dengan adanya employee engagement, perusahaan akan lebih memiliki peluang bisnis yang lebih luas, meningkatkan kontribusi pada kinerja perusahaan, produktivitas, serta kesejahteraan seluruh anggota tim.

Kabar baiknya, employee engagement merupakan hal yang bisa ditingkatkan dan juga dikelola dengan beberapa cara tertentu. Namun, jika budaya startup di lingkunganmu kurang mendukung adanya keterlibatan karyawan, maka hubungan kerja antar karyawan bisa renggang dan dapat menimbulkan akibat buruk bagi jangka panjang.

Nah, bagi kamu yang ingin memulai untuk meningkatkan employee engagement supaya semua anggota tim bisa makin kompak, cek dulu beberapa ide di bawah ini, ya!

Employee engagement timbul didasari oleh rasa saling percaya, integritas, komitmen dua arah, serta komunikasi yang intensif yang dilakukan oleh anggota tim.

Mendorong lahirnya inovasi

Inovasi lahir dari proses munculnya ide-ide baru yang dikembangkan, dites, dan diaplikasikan. Jika startupmu ingin mendorong lahirnya inovasi, maka kamu dan tim mulai dari sekarang membiasakan untuk terbuka terhadap masukan baru, ide yang unik, serta input apa pun yang dikemukakan oleh anggota tim-mu. Mengapa menjadi open minded sangat penting saat ingin berinovasi? Karena anggota tim akan berhenti terlibat jika merasa perusahaan tempatnya bekerja menolak perubahan atau ide-ide baru. Dengan mendorong lahirnya inovasi dan saling transparan terhadap berbagai masukan, kamu dapat meningkatkan employee engagement di lingkungan startupmu.

Pastikan setiap new joiner punya mentor

Apakah kamu tahu, bahwa employee engagement dapat ditanamkan pada new joiner atau karyawan baru yang ada di kantor? Salah satu caranya adalah memberikan mentor bagi new joiner tersebut. Dengan begini, maka new joiner bisa membangun hubungan yang baik selama proses pengenalan atau orientasi. Dengan adanya mentor, new joiner akan merasa lebih terkoneksi dengan lingkungan kerja dan menjadikan pekerjaan terasa lebih menyenangkan.

Merayakan keberhasilan

Tidak ada yang salah dengan merayakan keberhasilan, terutama setelah semua anggota tim bekerja keras sesuai dengan role masing-masing. Justru dengan merayakan pencapaian, baik itu prestasi individu atau pun tim, kamu dapat memperkuat employee engagement.

Dengan merayakan keberhasilan bersama, ini menunjukkan motivasi bahwa mereka semua turut andil dan punya kontribusi besar terhadap kemajuan startup. Salah satu cara merayakan keberhasilan adalah dengan memberikan pengakuan dan mengirim e-mail ke seluruh anggota. Jangan ragu untuk sebutkan nama-nama anggota tim yang berhasil memberikan pencapaian. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan makan bersama tim yang terbukti dapat meningkatkan bonding antar anggota.

Work-life balance itu penting

Berbicara tentang employee engagement, bukan berarti semuanya tentang pekerjaan atau performa di tempat kerja. Kamu bisa melihat dari sisi lain bahwa employee engagement berkaitan dengan work life balance. Diskusikan dengan seluruh anggota tim mengenai hal ini. Dari proses diskusi, akan timbul beberapa kesepakatan atau rules baru yang berhubungan dengan work life balance. Misalnya saja, anggota tim bersepakat bahwa tidak akan ada e-mail di atas jam 18.30 pada hari kerja, atau jadwalkan sehari dalam 2 minggu untuk semua anggota bisa work from anywhere. Mungkin secara tidak langsung, perusahaan terkesan memberi kebebasan bagi para karyawan. Namun di sisi lain, perusahaan justru memberi kepercayaan penuh kepada karyawan untuk bisa tetap bekerja maksimal dengan cara yang berbeda.

Lebih bonding dengan bikin klub

Keterlibatan karyawan bisa dimaksimalkan jika para anggotanya berinteraksi dan melakukan komunikasi secara intens. Salah satu cara yang bisa kamu terapkan adalah dengan membuat klub. Nggak harus berhubungan sama pekerjaan, kamu bisa membuat klub sesuai hobi atau hal-hal lain yang bermanfaat. Mungkin kamu punya ide untuk membuat klub bagi para mobile gamers sehingga kalian bisa mabar (main bareng). Atau, bagi kalian yang suka nonton film, maka nggak ada salahnya bikin klub film dan bisa nonton bareng dengan rekan-rekan kerja. Namun yang terpenting adalah, apa pun klub yang dibuat, usahakan untuk bisa menampung partisipasi para anggotanya dengan baik, ya.


Nah, dari kelima ide untuk meningkatkan employee engagement di atas, mana yang ingin kamu terapkan di startupmu?

. . .

Artikel ini telah terbit pada Buku Saku RINTISAN Edisi 6: Talent. Silakan klik link ini untuk membaca artikel eksklusif lainnya di RINTISAN.

Bagikan artikel ini