<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>1000startudigital Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<atom:link href="https://1000startupdigital.id/tag/1000startudigital/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/1000startudigital/</link>
	<description>Rintis startupmu bersama mentor &#38; praktisi digital</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Jan 2022 12:57:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://1000startupdigital.id/wp-content/uploads/2021/08/cropped-ICON-1-32x32.png</url>
	<title>1000startudigital Archives - 1000 Startup Digital</title>
	<link>https://1000startupdigital.id/tag/1000startudigital/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tahu Tata Cara Brainstorming Itu Penting</title>
		<link>https://1000startupdigital.id/tahu-tata-cara-brainstorming-penting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[#1000StartupDigital]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2021 09:51:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ideation]]></category>
		<category><![CDATA[1000startudigital]]></category>
		<category><![CDATA[Brainstorming]]></category>
		<category><![CDATA[Startup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://1000startupdigital.id/?p=5050</guid>

					<description><![CDATA[<p>Supaya ngga buang-buang waktu cari ide startup. Seberapa sering kamu habisin waktu duduk mikirin ide untuk&#160;startup-mu? Duduk manis sama satu tim di ruangan ber-AC; berharap ada ilham datang entah darimana memberi sedikit penerangan. Ya, kalau ilhamnya datang. Kalau nggak? Ketimbang menunggu hal yang nggak pasti dan akhirnya kamu cuma buang-buang waktu, mending mulai mikirin cara [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tahu-tata-cara-brainstorming-penting/">Tahu Tata Cara Brainstorming Itu Penting</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow" id="1449"><p>Supaya ngga buang-buang waktu cari ide startup.</p></blockquote>



<p id="efd5">Seberapa sering kamu habisin waktu duduk mikirin ide untuk&nbsp;<em>startup</em>-mu? Duduk manis sama satu tim di ruangan ber-AC; berharap ada ilham datang entah darimana memberi sedikit penerangan. Ya, kalau ilhamnya datang. Kalau nggak?</p>



<p id="dfed">Ketimbang menunggu hal yang nggak pasti dan akhirnya kamu cuma buang-buang waktu, mending mulai mikirin cara yang lebih efisien untuk menemukan ide. Ada berbagai cara untuk nemuin ide saat kamu dan timmu lagi sibuk mempersiapkan bangun&nbsp;<em>startup</em>. Salah satunya adalah dengan cara&nbsp;<em>brainstorming</em>.</p>



<p id="94bc">Untuk sekian banyak orang,&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>dianggap&nbsp;<em>wasting time&nbsp;</em>banget. Mungkin kamu juga berpikiran sama. Timmu bakalan mengeluarkan ide-ide yang random di tengah-tengah sesi. Malah bisa saja satu ruangan sesi sepi, terlalu&nbsp;<em>overthinking&nbsp;</em>mencari ide bagus berkualitas untuk dibahas.&nbsp;<em>Brainstorming&nbsp;</em>itu bukan soal menemukan banyak ide yang bagus untuk dieksekusi, melainkan menemukan banyak ide bagus untuk dieksekusi.</p>



<p id="d67b">Kelihatan perbedaannya?&nbsp;<em>Well</em>, boleh, sih, menemukan banyak ide-ide yang kualitasnya harus bagus, tapi ayo kita fokus dulu ke berapa banyak ide yang bisa kita dapat selama sesi&nbsp;<em>brainstorming</em>.</p>



<figure class="wp-block-image is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/467/0*KSlhLvHDr5CaGVFW" alt="" width="839" height="1256"/><figcaption>Sumber foto:&nbsp;<a href="https://www.pexels.com/photo/women-and-men-standing-near-table-3205568/">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p id="e2bb">Banyaknya ide yang bisa didapat jadi fokus dari setiap kegiatan&nbsp;<em>brainstorming</em>. Ada anggota tim yang&nbsp;<em>speak-up</em>, ada yang cuma jadi pendengar angguk-angguk. Selain itu, ada kecenderungan saat ada satu atau dua ide muncul dan dianggap bagus, semua anggota tim akan terlalu fokus ke ide tersebut tanpa mencari kemungkinan ide-ide lain. Ini baru namanya&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>yang nggak bagus.</p>



<p id="60b5">Saat semua anggota duduk bareng untuk&nbsp;<em>brainstorming</em>, memang seluruh anggota tim diharapkan untuk ikut menyumbang ide-ide mereka masing-masing. Namun kita juga mesti sadar kalau anggota tim kita masing-masing punya sifat yang berbeda-beda; ada yang&nbsp;<em>introvert</em>, ada yang&nbsp;<em>extrovert</em>. Anggota yang&nbsp;<em>extrovert&nbsp;</em>akan lebih cenderung untuk lebih bersuara. Sedangkan para&nbsp;<em>introvert&nbsp;</em>hanya diam menerima saja, mengangguk-angguk. Itu udah pasti berita buruk untuk sebuah sesi&nbsp;<em>brainstorming</em>. Jadi&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>dengan cara satu arah itu nggak cocok dan nggak efektif.</p>



<p id="3f38"><em>Brainstorming&nbsp;</em>memang menjadi salah satu cara untuk bisa dapetin ide saat tim kita memang sudah&nbsp;<em>stuck&nbsp;</em>(atau malah sebelum keburu&nbsp;<em>stuck</em>) untuk cari solusi yang bakalan dihadapi oleh&nbsp;<em>startup&nbsp;</em>kita. Biar&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>jadi efektif dan menyenangkan, ada trik yang bisa kita pakai.</p>



<figure class="wp-block-image is-resized"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/467/1*V14mwKg_edpb-4qir6lCMA.png" alt="" width="839" height="563"/><figcaption>Sumber:&nbsp;<a href="https://unsplash.com/photos/-1_RZL8BGBM">Unsplash</a></figcaption></figure>



<h1 class="wp-block-heading" id="5722"><em>Quantity over Quality</em></h1>



<p id="2819">Ketimbang minta siapapun di tim untuk menyumbangkan ide secara sukarela, atau nungguin ada yang angkat bicara, kasi timmu waktu untuk menulis ide-ide yang bisa mereka cari dan beri. Siapkan secarik kertas atau lebih, beserta alat tulis, bagikan ke masing-masing (atau pakai punya sendiri juga boleh, jadi nggak repot!).</p>



<p id="ac99">Beri waktu anggota tim untuk menulis ide-ide yang sesuai dengan topik yang&nbsp;<em>startup</em>-mu angkat di kertas yang sudah diberikan. Bisa satu hari, satu minggu, satu bulan, bebas, sesuai dengan kesepakatan. Cara ini akan menghindari timmu agar nggak terlalu fokus pada ide-ide tertentu yang sudah dibagikan oleh anggota lain. Semua anggota tim, termasuk yang pasif pun, jadi bisa berkontribusi dengan lebih leluasa.</p>



<p id="1b36">Tapi nggak mesti harus pakai kertas, kok. Kalau kalian adalah tim startup yang lebih sering komunikasi secara online pun bisa dengan cara bertukar e-mail atau file dokumen. Tulis ide sebanyak mungkin. Ingat,&nbsp;<em>quantity over quality</em>.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="fe27"><em>Brainstorming Kilat</em></h1>



<p id="b70e">Sejatinya sama dengan trik yang pertama; namun dengan ditambah sedikit tekanan. Kalau biasanya saat melamar pekerjaan ada kriteria “bisa bekerja dalam tekanan”, mungkin ini yang dimaksud salah satunya.</p>



<p id="e3b7">Tekanan yang dimaksud di sini adalah dengan memberikan&nbsp;<em>time limit&nbsp;</em>pada sesi&nbsp;<em>brainstorming</em>. Dengan nambahin batas waktu akan beri anggota timmu tekanan untuk bisa&nbsp;<em>produce&nbsp;</em>ide sebanyak mungkin sebelum waktu habis.</p>



<p id="be55">Panjang-pendeknya batas waktu yang diberikan tergantung kesulitan dari topik yang kalian tentukan. Sejam, dua jam,&nbsp;<em>your choice.</em></p>



<h1 class="wp-block-heading" id="a7d5"><em>Dibawa Santai</em></h1>



<p id="fbbd">Kalau disuruh&nbsp;<em>brainstorming</em>&nbsp;ide untuk startup, biasanya kita akan terlalu&nbsp;<em>overthinking</em>. Ujung-ujungnya nyangkut juga, nggak ada&nbsp;<em>progress</em>.&nbsp;<em>Sayonara, idea.</em></p>



<p id="906a">Ketimbang terlalu fokus cari yang serius-serius di sekitarmu, coba deh sesekali perhatiin masalah-masalah konyol yang kamu atau sekelilingmu alami. Masalah kecil yang lucu pun, siapa tahu, bisa bawa timmu jadi sukses. Siapa tahu, kan ya.</p>



<p id="5803">Coba dari hal-hal kecil dulu ketimbang langsung lompat ke ide yang lebih besar. Ga perlu harus ide yang super serius.&nbsp;<em>Absurd&nbsp;</em>pun&nbsp;<em>is fine</em>.</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="caa0"><em>Mulai dari Pertanyaan</em></h1>



<p id="088e">Kalau disuruh mikir cari ide itu bikin kamu dan timmu capek, coba ganti metode&nbsp;<em>brainstorming</em>-mu. Daripada ngumpulin pernyataan berbentuk ide, ubah aja jadi ngumpulin ide berbentuk pertanyaan. Buat&nbsp;<em>list&nbsp;</em>pertanyaan mulai dari apa, siapa, kapan, dimana, kenapa, sampai bagaimana.</p>



<p id="f9d1"><em>“Apa yang dibutuhkan customer agar bisa memesan makanan kapan saja, di mana saja?”</em></p>



<p id="6bd6"><em>“Bagaimana caranya agar para penyandang difabel bisa mendapatkan akses ke pekerjaan yang layak?”</em></p>



<p id="29a9"><em>“Kenapa persentase pemerataan literasi anak-anak di Indonesia masih kecil?”</em></p>



<p id="648c">dan lain-lain.</p>



<p id="7100">Nah, dari daftar pertanyaan yang kamu buat, ide dan solusinya pun bisa kamu temukan dan bisa dibahas nantinya sama timmu saat sesi&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>selesai. Tulis&nbsp;<em>frequently asked questions&nbsp;</em>punya&nbsp;<em>startup</em>-mu dari sekarang!</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="e79e"><em>No Judgement!</em></h1>



<p id="9612">Emang udah jadi kebiasaan kita untuk menilai sesuatu lebih dulu, dan selalu ada kecenderungan untuk nge-<em>judge&nbsp;</em>opini orang. Tapi dalam suasana&nbsp;<em>brainstorming</em>, kita harus tahan diri untuk nggak menghakimi lebih dulu.</p>



<p id="0ce7"><em>“Idemu kayaknya kurang pas untuk topik startup kita.”</em></p>



<p id="7d8d"><em>“Wah, asyik tuh idenya, boleh juga.”</em></p>



<p id="74cd"><em>“Kalau seandainya idenya kayak gitu, eksekusinya gimana?”<br>“Sama aja dong sama idenya startup A?”</em></p>



<p id="080a">STOP!</p>



<p id="9453">Kamu bakalan memberi batasan ke ide-ide yang akan muncul.</p>



<p id="49c0">Jangan coba untuk memberi penilaian dulu sebelum sesinya selesai. Walaupun penilaiannya bagus, ini bisa membuat timmu untuk stop dan fokus ke ide yang dinyatakan bagus. Ataupun kalo kamu nilai idenya nggak pas, timmu akan semakin tertekan untuk mencari ide yg cocok untukmu karena takut akan&nbsp;<em>judgement&nbsp;</em>kritis setelahnya. Jadi biarkan semua ide terkumpul hingga sesi selesai, baru dianalisis satu per satu.</p>



<figure class="wp-block-image is-resized"><img decoding="async" src="https://miro.medium.com/max/467/0*Im9ZOwSlc1-t9tqn" alt="" width="839" height="560"/><figcaption>Sumber:&nbsp;<a href="https://www.pexels.com/photo/photo-of-people-in-front-of-laptops-2789303">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p id="012a">Nah, sudah terkumpul semua ide-ide brilian dari timmu? Keren!&nbsp;<em>Brainstorming&nbsp;</em>dengan cara seperti ini terasa lebih menyenangkan, ya nggak? Tapi itu baru fase ngumpulin ide aja.&nbsp;<em>Now we’re talking about the real game</em>.</p>



<p id="67fb">Semua ide yang terkumpul itu bisa saja tepat sama topik yang diangkat&nbsp;<em>startup-</em>mu. Bisa saja ide yang cuma&nbsp;<em>popped-up&nbsp;</em>secara&nbsp;<em>random</em>.&nbsp;<em>Which one is gold? which one belongs to the trash bin?&nbsp;</em>Tapi gimana caranya?</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="ff79"><em>Dots!</em></h1>



<p id="afff">Kalau tadi semua anggota tim ikut serta untuk memberi ide saat sesi&nbsp;<em>brainstorming</em>, sekarang semua anggota tim juga ikut serta untuk memberi penilaian dari semua ide yang ada.</p>



<p id="c79a">Tempelkan semua kertas yang berisi ide-ide tersebut di tembok atau papan. Berikan setiap anggota tim&nbsp;<em>sticker dots&nbsp;</em>atau yang sejenisnya. Biarkan mereka memilih ide yang mana yang menarik perhatian mereka dan punya prospek untuk bisa dieksekusi, sesuai dengan ide topik&nbsp;<em>startup&nbsp;</em>yang kalian geluti. Tempelkan stikernya di ide tersebut. Ide dengan stiker terbanyak, itulah ide yang sepertinya cocok untuk seluruh anggota tim.</p>



<p id="8b28">Kalau&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>via&nbsp;<em>online</em>? Nggak masalah. Bisa dibuat dalam bentuk&nbsp;<em>polling.</em></p>



<p id="fee0">Namun, anggota timmu tidak boleh memilih ide yang mereka buat sendiri. Biar adil, dong!</p>



<h1 class="wp-block-heading" id="89d9"><em>Pros and Cons</em></h1>



<p id="18c1">Selain pakai sticky dots, kamu juga bisa mengarahkan timmu untuk memilih dengan cara lebih subjektif. Berikan anggota timmu waktu (kamu juga ikut, dong) untuk menulis apa pro dan kontra dari ide-ide yang sudah dikumpulkan bersama (bukan ide sendiri).</p>



<p id="29a7">Buat daftar alasan kenapa ide-idenya akan berhasil, gagal, atau bisa dipertimbangkan. Beri anggota timmu ruang untuk memberikan&nbsp;<em>value judgement&nbsp;</em>mereka terhadap ide-ide yang ada.</p>



<p id="e8d4">Setelah penjelasan tadi, jadi apa, sih, keuntungan dari&nbsp;<em>brainstorming</em>?</p>



<p id="54ee">Selain jadi cara cepat buat menghasilkan banyak ide dalam kurun waktu tertentu,&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>juga bisa membantu tim&nbsp;<em>startup-</em>mu untuk nemuin ide dari berbagai sudut pandang yang mungkin ga akan terjamah kalau yang bicara cuma satu-dua orang saja. Jadi makin lebih paham dengan potensi pasar dan perkembangan&nbsp;<em>startup</em>-mu ke depannya.</p>



<p id="8657">Tapi tetap saja ada yang harus dihindari kalau mengadakan sesi&nbsp;<em>brainstorming</em>. Jadi jangan biarin satu-dua orang untuk bagiin ide mereka terlebih dahulu sebelum mulai sesi diskusi setelah&nbsp;<em>brainstorming</em>, karena kebanyakan anggota pasti akan fokus ke ide tersebut (atau yang sejenis dengan idenya). Jadi nggak akan ada ide yang&nbsp;<em>fresh&nbsp;</em>nantinya. Selain itu, kamu sebagai&nbsp;<em>leader&nbsp;</em>dari sesi&nbsp;<em>brainstorming&nbsp;</em>pun harus bisa mengajak anggota tim untuk mengeluarkan ide sesimpel, sekonyol, seliar, sebanyak mungkin. Ingat,&nbsp;<em>quantity over quality</em>. Kualitas bisa nanti. Jadi biarin anggota timmu menggali ide mereka sendiri tanpa harus kamu&nbsp;<em>judge&nbsp;</em>terlebih dahulu.</p>



<p id="35a9"><em>— Tulisan ini dibuat oleh Adhitya Putra.</em></p>
<p>The post <a href="https://1000startupdigital.id/tahu-tata-cara-brainstorming-penting/">Tahu Tata Cara Brainstorming Itu Penting</a> appeared first on <a href="https://1000startupdigital.id">1000 Startup Digital</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
